Iwan Fals Hingga Lalu Muhammad Zohri Akan Jadi Ikon Pancasila

Suara.com – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) akan memberikan apresiasi terhadap 74 tokoh yang dianggap sebagai ikon Pancasila. Mereka dinilai sebagai tokoh inspiratif yang mampu menggerakkan masyarakat untuk mengamalkan Pancasila.

“Kegiatan kami di BPIP khususnya pemberian apresiasi terhadap teman-teman, saudara-saudara kita yang berprestasi yang kami sebut sebagai Ikon Pancasila,” ujar Plt Kepala BPIP Hariyono saat konferensi pers bertajuk ‘Pemberian Apresiasi 74 Ikon Prestasi Pancasila’ di Kantor BPIP, Jalan Veteran III, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Hariyono menuturkan, alasan pemberian gelar tersebut karena masih minimnya keteladanan yang diberikan kepada masyarakat secara luas.

“Pertama adalah bahwa salah satu pengarus utamaan Pancasila, hambatannya adalah minimnya keteladanan,” ucap dia.

Hariyono menuturkan, pemahaman soal Pancasila melalui keteladanan sedianya mudah dipahami jika diimplementasikan oleh sosok-sosok inspiratif.

Pelari Indonesia Fadlin (kanan) menyerahkan tongkat kepada Lalu Muhammad Zohri pada babak penyisihan Lari Estafet 4x100m Putra Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Rabu (29/8). ANTARA FOTO/INASGOC/Andika WahyuPelari Indonesia Fadlin (kanan) menyerahkan tongkat kepada Lalu Muhammad Zohri pada babak penyisihan Lari Estafet 4x100m Putra Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Rabu (29/8). ANTARA FOTO/INASGOC/Andika Wahyu

Namun, kata Hariyono, tokoh yang memiliki kapabilitas dalam menggaungkan Pancasila kurang mendapatkan sorotan.

“Bukan karena tidak adanya keteladanan, tapi kurangnya sosok-sosok teladan yang diangkat di dalam ruang publik,” ucap dia.

BPIP memberikan apresiasi terhadap orang-orang yang berprestasi dalam berbagai bidang.

Pemberian apresiasi tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi bagi generasi penerus bangsa agar terus mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan mereka.

“Kami berharap bahwa apresiasi terhadap saudara-saudara kita yang berprestasi dibidangnya masing-masing, bisa mengangkat contoh-contoh yang positif di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap Hariyono.

Deputi bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP Rima Agristina menambahkan, mereka yang diberikan apresiasi sangat beragam yakni berusia 11 tahun hingga 96 tahun.

“Jadi ini mudah-mudahan bisa memberikan teladan bagi masyarakat bahwa tidak ada kendala usia untuk berprestasi. Dari mulai usia 11 tahun sampai usia 96 tahun pun masih aktif melaksanakan giatnya yang penuh Ke-Indonesiaan dan menorehkan prestasi,” tutur dia.

Untuk diketahui, Malam Apresiasi terhadap 74 Ikon Pancasila itu akan digelar bersamaan dengan rangkaian agenda BPIP pada 19 Agustus 2019 mendatang di Solo, Jawa Tengah.

Adapun pemberian apresiasi akan dilakukan tepatnya di Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah.

74 Ikon Pancasila yang menerima apresiasi akan berbagi pengalaman dalam kegiatan seminar-seminar yang akan digelar BPIP di Universitas Sebelas Maret (UNS).

Malam tahun baru, Ki Manteb Soedharsono bakal beraksi di TMII [ig @wokowidinugroho]Malam tahun baru, Ki Manteb Soedharsono bakal beraksi di TMII [ig @wokowidinugroho]

Setelah menerima apresiasi, perwakilan 74 Ikon Pancasila itu akan turut berbagi pengalaman mereka dalam kegiatan seminar-seminar yang akan digelar BPIP di Universitas Sebelas Maret (UNS).

Sejumlah nama tokoh hingga artis akan memperoleh predikat Ikon Pancasila.

Untuk di bidang Seni dan Budaya yakni Musisi Iwan Fals, Sineas Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen, serta Dalang Ki Manteb Sudarsono.

Selanjutnya, di bidang Olahraga, ada nama Atlet Pelari Cepat Lalu Muhammad Zohri serta Pecatur Wanita peraih Grand Master Woman Irene Kharisma, dan sejumlah nama lainnya termasuk di bidang IPTEK.