Selamat! Enzo Dipertahankan di TNI AD, Sempat Diisukan Terpapar Radikal

Suara.com – TNI Angkatan Darat tetap menerima Enzo Zenz Allie sebagai taruna Akademi Militer (Akmil). TNI AD mengklaim Enzo tidak terpapar radikal.

Hal itu dinyatakan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Andika Perkasa terkait isu Enzo terpapar radikal.

“Kami AD memutuskan untuk mempertahankan Enzo Zenz Allie dan semua taruna Akademi Militer yang kami terima,” kata Andika Perkasa di Mabes AD, Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).

Berdasarkan tes TNI AD, Enzo memiliki indeks moderasi bernegara yang cukup baik. Tes itu dilakukan Sabtu – Minggu (10-11/8/2019) lalu.

“Hasilnya di analisis pada Senin. Kesimpulannya, Enzo dilihat dari indeks moderasi bernegara itu ternyata nilainya 84 persen,” kata dia.

TNI AD akan membuka diri terhadap apapun masukan dari masyarakat terkait penerimaan taruna Akmil sesuai dengan prosedur yang berlaku. Enzo sempat menarik perhatian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan videonya viral di media sosial setelah diajak berbicara Bahasa Prancis oleh Panglima.

Enzo diketahui memang fasih berbicara empat bahasa yaitu Bahasa Prancis, Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia. Dia lahir di Prancis, tapi pindah ke Indonesia pada usia 13 tahun setelah ayahnya meninggal dunia dan memiliki status WNI.

Namun, dia diduga terpapar gerakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), yang diketahui dari salinan gambar di media sosial Facebooknya. (Antara)