Balas Video Abu Janda, Andre: Coba Anda Bicara 33 Warga Tewas di Wamena

Suara.com – Permadi Arya alias Abu Janda sempat menyebut kalau Indonesia sedang didera bahaya Islam radikal, Islam garis keras dan Islam ekstrimis seusai melihat beberapa peristiwa yang terjadi.

Namun pernyataan Abu Janda itu malah membuat anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade menantangnya untuk turut bersuara soal puluhan warga tewas atas kerusuhan yang terjadi di Wamena.

Mulanya Abu Janda menerangkan kalau penyerangan terhadap Menkopolhukam Wiranto itu dilakukan oleh terduga penganut paham radikal ISIS. Kemudian, ia juga menyinggung penganiayaan yang menimpa relawan Jokowi, Ninoy Karundeng itu dilakukan oleh Front Pembela Islam (FPI).

“Yang nusuk Pak Wiranto itu apa komunis? Bukan, yang nusuk Pak Wiranto itu adalah Jamaah Ansharut Daulah, afiliasinya ke ISIS. Yang aniaya Ninoy apakah PKI? Bukan, yang aniaya Nino itu adalah FPI dan 212,” ucap Abu Janda dalam video yang diunggah melalui akun Instagramnya @permadiaktivis2 pada Jumat (11/10/2019).

“Bahaya nyata yang sedang dihadapi oleh bangsa ini adalah Islam radikal, Islam garis keras dan Islam ekstrimis,” sambungnya.

Pernyataan Abu Janda itu ternyata disambut oleh Andre. Andre malah menantang Abu Janda untuk juga mengkritik soal banyaknya warga yang meninggal saat kerusuhan di Wamena, Papua, beberapa waktu lalu. Andre mengatakan bahwa musuh besar bangsa Indonesia ialah kaum separatis.

“Anda tahu presiden jagoan anda pak Jokowi hampir diam seribu bahasa, mengucapkan bela sungkawa pun harus dikritik ribuan orang. Coba anda bicara 33 orang tewas di Wamena, ke mana Abu Janda, saya tanya?” kata Andre melalui video yang diunggahnya melalui akun Instagram @andre_rosiade pada Sabtu (12/10/2019).

Andre meminta kepada Abu Janda tidak hanya fokus kepada kasus-kasus kekerasan yang dilakukan oleh kaum-kaum radikal.

Halo Abu Janda berperilakulah secara adil jangan terkesan Anda seperti fitnah ke akhir zaman. Terkesan seperti orang Islam tapi terkesan memusuhi juga Islam itulah fitnah akhir zaman,” ujar Andre.

Coba pikirkan siapa yang membunuh 33 orang rakyat Indonesia yang dibantai, dibakar dan di kampak, tolong komentar anda,” sambungnya.