Real Count KPU Rabu Pukul 14.00 WIB: Jokowi Gas Pol, Prabowo Terseok-seok

Suara.com – Perolehan suara sementara Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin semakin melesat maju dibandingkan sang rival, paslon nomor undi 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, berdasarkan penghitungan suara KPU per Rabu (24/4/2019) pukul 12.30 WIB.

Jokowi – Maruf sementara unggul hampir 4,89 juta suara pemilih dibandingkan Prabowo – Sandiaga. Jarak perolehan suara tersebut lebih besar dibandingkan penghitungan Rabu pagi, 05.15 WIB, di mana Jokowi – Maruf baru unggul 4,42 juta suara.

Sementara pada Selasa petang (23/04) kemarin, perbedaan perolehan suara hanya sekitar 3,5 juta suara.

Hingga Rabu, pukul 12.30 WIB, data yang masuk berasal dari 230.901 TPS dari total 813.350 TPS yang tersebar di seluruh Indonesia dan juga luar negeri.

Apabila dipresentasikan, jumlah data tersebut baru mencapai 28,38 persen, sehingga data masih ada kemungkinan terus berubah.

Jokowi – Maruf meraih jumlah perolehan 24.157.515 suara atau 55,63 persen, sedangkan Prabowo – Sandiaga meraih perolehan 19.268.690 juta suara atau 44,37 persen.

Pada Rabu, pukul 05.15 WIB, pasangan Jokowi – Maruf memperoleh 22.622.014 suara atau 55,42 persen. Sedangkan pasangan Prabowo – Sandiaga memperoleh 18.200.027 suara atau 44,58 persen.

Merujuk data Rabu siang, Jokowi – Maruf unggul sementara di 22 provinsi di antaranya Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Yogyakarta, Sulawesi Utara dan Papua, termasuk juga luar negeri.

Adapun Prabowo – Sandiaga unggul di 12 provinsi, di antaranya Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Aceh, Banten, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi Selatan.

Data situng ini bersumber dari pemindaian formulir C1 dari setiap TPS di luar negeri dan 34 provinsi di Indonesia. Formulir C1 merupakan catatan hasil penghitungan suara.

Persentase situng masih bisa berubah dan bersifat sementara, karena banyak TPS di daerah maupun luar negeri belum melaporkan hasil penghitungan perolehan suara.

Adapun terkait hasil penghitungan suara akhir akan ditetapkan KPU RI berdasarkan rekapitulasi fisik berjenjang paling lambat 35 hari usai penyelenggaraan pemilu pada 17 April 2019 lalu.

Jokowi Belanja Batik Jambi dan Kain Betawi di Inacraft 2019

Suara.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat memborong sejumlah produk yang dipamerkan di Jakarta International Handicraft (Inacraft) ke 21 di Assembly Hall, JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (24/4/2019). Peninjauan pameran dilakukan Jokowi usai membuka Inacraft 2019.

Jokowi mengaku banyak membeli produk kerajinan tangan. Diantaranya seperti kain batik yang berasal dari Jambi dan kain khas Betawi.

“Banyak, banyak, banyak. Tadi ada Batik Jambi, ada beli kain Betawi juga tadi. Banyak (yang dibeli),” ujar Jokowi usai meninjau pameran

Menurut Jokowi, produk yang dipamerkan di Inacraft 2019 sudah semakin baik. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut produk kerajinan para pelaku UMKM sudah sesuai dengan keinginan pasar.

“Kita melihat desain semakin baik, ada perubahan-perubahan desain terus ya. Itu memang harus setiap tahunnya, setiap waktu harus berubah karena desain mengikuti keinginan pasar,” kata dia.

Di Inacraft 2019 kata Jokowi, banyak produk kerajinan yang diangkat.

“Banyak produk dari bahan-bahan baru, misalnya tadi biji kapas untuk sutra. Banyak hal baru yang memang bisa diangkat dari Inacraft ini,” kata Jokowi.

Untuk diketahui, pameran Inacraft 2019 dibuka mulai tanggal 24 April hingga tanggal 28 April 2019 di Balai Sidang Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta.

Adapun jenis produk-produk kerajinan yang dipamerkan diantaranya batik, asesoris, kalucng, gelang, dan kerajinan tangan.

Alasan Anak Penyapu Jalan Ini Pilih Fakultas Kedokteran UI Bikin Baper

Suara.com – Syahrul (18) pria asal Riau berhasil menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI). Pria yang kerap disapa Arul ini merupakan anak dari tukang las dan penyapu jalanan.

“Alhamdulillah saya diterima, saya lulusan SMA Negeri 2 Bangko, Rokan Hilir, Riau. Saya masuk Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) melawan ribuan pesaing lainnya,” kata Arul di UI, Depok, Jawa Barat, Rabu (24/4/2019).

Meski Arul memiliki orangtua yang berprofesi sebagai tukang las dan penyapu jalan, namun Arul tidak merasa minder untuk meraih cita-citanya sebagai dokter.

Kunci untuk meraih hal itu, Arul hanya memiliki semangat dan ketekunan belajar hingga bisa tembus masuk di Fakultas Kedokteran UI.

“Kemarin, Senin (22/4/2019), saya melakukan verifikasi rapor di kantor penerimaan mahasiswa baru UI kampus dan nanti dilanjutkan proses daftar ulang yang akan dilakukan pada Kamis (25/4/2019) di Balairung UI,” jelasnya.

Awalnya Arul ragu setelah diterima di UI karena dipikir-pikir hidup dan angkos serta biaya kuliah akan besar selama menuntut ilmu.

Namun, masalah biaya, Arul mendapatkan dukungan dana dari Iluni FKUI dan Dekan FKUI.

“Dapat dukungan dana sehingga keraguan saya seketika sirna,” ucap Arul sambil tersenyum.

Anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Azman dan Neni Marlina ini mengaku selalu meraih Juara Umum dengan rata-rata nilai di atas 90.

Maka dari itu, Arul memberanikan diri untuk mengambil jurusan kedokteran di UI.

“Harapan saya ingin sekali mengangkat derajat orangtua serta mengabdi kepada daerah asal saya, Rokan Hilir. Saya melihat daerah saya membutuhkan Dokter Spesialis Jantung dan Kandungan. Semoga saya bisa menempuh pendidikan dokter hingga spesialis dan dapat memberikan manfaat bagi kota kelahiran saya,” kata dia.

Arul menjadi bukti nyata bahwa UI menyediakan akses yang luas dan adil, serta pendidikan dan pengajaran yang berkualitas bagi seluruh siswa di Indonesia yang telah lulus seleksi akademik.

Kondisi finansial bukanlah penghalang untuk dapat menempuh perkuliahan di UI.

UI juga memberikan banyak kesempatan beasiswa baik itu beasiswa prestasi maupun beasiswa bagi siswa yang tidak mampu.

Kontributor : Supriyadi

Prabowo Meninggal Dunia Kena Serangan Jantung, 1 Hari Tak Makan Urus Pemilu

Suara.com – Rudi Mulia Prabowo (57), Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara di Kecamatan Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, meninggal dunia karena kelelahan serta tak makan saat bertugas.

Sukaesih (58), istri Prabowo, menuturkan sang suami dinyatakan meninggal karena serangan jantung akibat kelelahan dan kurang asupan masakan selama bertugas di TPS 009.

“Kelelahan sehingga terkena serangan jantung. Selain itu, bapak juga kurang makan selama bekerja. Sewaktu berangkat ke TPS, dia tak sarapan. Dia Cuma mengonsumsi camilan pisang goreng,” tuturnya, Rabu (24/4/2019).

Inez (22), anak Prabowo, menuturkan sang ayah tak memakan dua jatah nasi kotak untuk siang dan malam hari saat pencoblosan, Kamis (17/4) pekan lalu.

“Dia menolak makan, katanya karena belum selesai pekerjaannya. Dia bilang tunggu penghitungan suara selesai dulu baru makan. Padahal panitia lain sudah makan,” katanya.

Ia menuturkan, Prabowo setelah hari pencoblosan, persisnya tanggal 18 sampai 22 April selalu mengeluhkan kepalanya pusing dan terlihat pucat.

Namun, Inez mengatakan ayahnya itu tetap mengurus pemilu seperti permintaan tanda tangan dan urusan lain.

Alhasil, tanggal 22 April Inez menyebut Prabowo sempat muntah saat tertidur dan langsung dilarikan ke RSUD Matraman. Sesampainya di RS, Prabowo sudah tak bernyawa.

“Papa bilang katanya keliyengan (pusing) terus, sempet ngobrol dengan saya, minta diambilkan air hangat terus tidur. Pas saya keluar, tiba-tiba mama teriak papa muntah. Terus pas saya periksa sudah tak ada denyut (nadi),” tuturnya.

Prabowo kekinian sudah dimakamkan di TPU Prumpung, Jatinegara, Jakarta Timur. Ia dimakamkan pada Selasa (23/4) pagi.

Teror Bom di Sri Lanka, Polri Terus Pantau Kelompok Radikal di Tanah Air

Suara.com – Polri akan meningkatkan pengawasan terhadap kelompok radikal di tanah air. Hal ini untuk melakukan antisipasi terkait teror bom di Sri Lanka saat perayaan Hari Raya Paskah pada Minggu (21/4/2019) lalu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya akan melakukan peningkatan pengawasan pada kelompok-kelompok radikal.

“Polri sudah laksanakan mapping dan profiling sleeping-sleeping cell di seluruh wililayah Indonesia dengan terus memonitoring pergerakan kelompok tersebut,” ujar Dedi saat dikonfirmasi, Rabu (24/4/2019).

Dedi menerangkan hingga kini belum terlihat peningkatan pergerakan dari kelompok radikal di Indonesia. Dirinya menyebut, penangkapan yang belakangan dilakuakan menjadi satu bukti pengamanan yang Polri lakukan.

“Tidak ada (pergerakan), tapi tetap diantisipasi,” tambahnya.

Sebuah mobil ambulan disiagakan di depan gereja yang terkena ledakan di Sri Lanka saat perayaan Paskah. (AFP)Sebuah mobil ambulan disiagakan di depan gereja yang terkena ledakan di Sri Lanka saat perayaan Paskah. (AFP)

Diberitakan sebelumnya, lebih dari 290 orang dilaporkan meninggal dunia dalam serangkaian serangan di sejumlah gereja dan hotel mewah saat perayaan Paskah di Sri Lanka. Sementara korban luka-luka mencapai sekitar 500 orang.

Otoritas pemerintah Sri Lanka mencurigai kelompok militan lokal National Thowheeth Jama’ath (NTJ) sebagai dalang aksi teror tersebut.

Tsamara Labrak Hanum Rais karena Sindir Grace Natalie: Mbak Boleh Hina

Suara.com – Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Tsamara Amany Alatas geram dengan pernyataan anak Amien Rais, Hanum Rais. Tsamara labrak Hanum Rais karena Hamum menyindir pernyataan Ketua Umum PSI Grace Natalie.

Awalnya Grace Natalie dalam sebuah media online menyatakan akan golput seumur hidup jika PSI bubar atau mati. Hanum pun me-retweet berita itu.

“Partai NasaKom. Bukan Nasional Komunis lho. Tapi Partai Nasib Satu Koma,” sindir Hanum Rais di akun Twitternya, @Hanumrais.

Tsamara pun berkomentar atas kicauan Hanum Rais. Tsamara mengarakan Hanum Rais boleh hina PSI. Namun PSI berjanji akan menjaga kepercayaan kurang lebih 3 juta rakyat yang memilihnya.

Tsamara Amany berpose saat berkunjung ke Kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Jumat (21/9). [Suara.com/Muhaimin A Untung] Tsamara Amany berpose saat berkunjung ke Kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Jumat (21/9). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

“Mbak boleh hina kami apa pun. Tapi satu hal penting: kami akan selalu jaga kepercayaan 3 juta rakyat Indonesia dengan terus memegang idealisme kami. Tidak akan pernah kami melakukan pembodohan publik dengan kebohongan. Lebih baik kalah dengan integritas dibanding berbohong. Itu sikap,” kata Tsamara.

Partai Solidaritas Indonesia alias PSI mengakui kekalahannya dalam Pemilu 2019, setelah mayoritas lembaga survei yang menggelar hitung cepat perolehan suara menunjukkan partai baru tersebut meraih suara di bawah 4 persen.

Untuk diketahui, ambang batas parlemen yang diatur dalam perundang-undangan menyebutkan, setiap parpol harus mendapatkan persentase suara minimal 4 persen untuk memunyai perwakilan di DPR RI.

Soal Aksi Boikot Nasi Padang, Sandiaga: Rendang Itu Juara Dunia

Suara.com – Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menanggapi menyeruaknya aksi boikot rumah makan khas Padang yang kini ramai di jejaring media sosial pasca pasangan nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin kalah telak di Sumatera Barat.

Menanggapi adanya aksi boikot itu, Sandiaga menilai bahwa masakan khas padang sudah menjadi salah satu kuliner khas Indonesia yang terbaik. Bahkan salah satu jenis masakan padang, yakni rendang telah dinobatkan sebagai makanan terbaik peringkat pertama di dunia versi CNN Travel.

“Soal masakan padang kita harus jauh lebih dewasa, kita punya kuliner yang terbaik, rendang itu juara dunia, salah satu makanan yang tren,” ujarnya di Prabowo – Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019).

Seharusnya, kata dia, seluruh masyarakat bisa legawa dengan menerima hasil hitungan suara di Pilpres 2019. Mantan Wagub DKI Jakarta itu pun menilai aksi boikot-boikot semacam itu merupakan tindakan yang tidak dewasa.

Boikot nasi padang. [Twitter]Boikot nasi padang. [Twitter]

“Hasil seperti apanya jangan diartikan masakan padang itu terus harus di boikot atau apapun yang tidak memilih Prabowo Sandi enggak boleh masak, makan masakan padang, menurut saya itu sangat tidak dewasa, sangat kekanak-kanakan,” kata dia.

Boikot nasi padang. [Twitter]Boikot nasi padang. [Twitter]

Lebih lanjut, dia pun meminta seluruh warga tak mudah gampang terprovokasi dengan ajakan-ajakan yang dianggap bisa memicu disintegrasi bangsa.

“Jangan karena ada pilpres ini kita kekuatan bangsa kita ini membuat kita terpecah belah, ini menurut saya kita harus dewasa,” sambungnya.

Untuk diketahui, jagat media sosial diramaikan dengan munculnya rencana aksi memboikot Rumah Makan Padang. Aksi boikot ini muncul seusai Jokowi – Maruf Amin kalah telak di Sumatera Barat.

Merujuk hasil real count Komisi Pemilihan Umum, Senin (22/4/2019), perolehan suara Jokowi – Maruf di Sumatera Barat hanya sebesar 13,37 persen. Sementara, pasangan Prabowo – Sandiaga menang telak dengan perolehan 86,63 persen.

Sejumlah pendukung Jokowi – Maruf kecewa terhadap perolehan suara yang begitu kecil di Sumatera Barat. Akun Facebook bernama Satria lantas mengajak para pendukung Jokowi – Maruf untuk melakukan boikot rumah makan padang.

“Jadi malas makan di Rumah Makan Padang, kayaknya rakyat yang harus membalas. Bangkrutkan semua Rumah Makan Padang,” ujar akun itu seperti dikutip Suara.com, Senin (22/4/2019).

Diduga Retas Website KPU, Pemuda Payakumbuh Diperiksa di Mabes Polri

Suara.com – MAA (sebelumnya ditulis MA) pemuda 19 tahun asal Payakumbuh, Sumatera Barat ditangkap polisi lantaran diduga hendak meretas website KPU pada Jumat (19/04/2019) lalu. Saat ini ia masih menjalani pemeriksaan intensif di Mabes Polri.

“Saat ini masih ditangani oleh Dit Tipidsiber Bareskrim Polri,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Rabu (24/4/2019).

Untuk itu, kata dia, polisi belum dapat memastiaon motif MAA mencoba mengkases website KPU tersebut. Polisi meminta bersabar hingga pemeriksaan rampung, baru akan dijelaskan apa motif pelaku.

Sebelumnya, MAA (19), pemuda asal Kelurahan Nunang Daya Bangun, Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, ditangkap oleh tim cyber Mabes Polri pada Senin (22/04/2019) sekitar pukul 17.00 WIB. Pemuda itu diduga hendak mencoba meretas website KPU pada Jumat (19/04/2019) lalu.

Informasi yang dihimpun Covesia.com (jaringan Suara.com), MA mencoba menembus sistem keamanan website KPU RI dari Payakumbuh. Namun, usaha ini terbaca oleh tim IT KPU dan terlacak pada posisi di Kelurahan Parit Rantang, Payakumbuh Barat.

Selanjutnya tim IT KPU melaporkan hal ini kepada Mabes Polri dengan nomor LP/B/392/IV/2019/Bareskrim, tanggal 19 April 2019.

Menindaklanjuti laporan ini, Mabes Polri langsung melakukan pengejaran ke Payakumbuh. Saat tim cyber Mabes Polri berada di Payakumbuh, ternyata MA mengulangi usaha untuk meretas Website KPU RI dan posisinya berada di tempat yang sama.

Atas penangkapan itu, pihak keluarga membantah apabila MAA berniat mengakses secara ilegal atau meretas website KPU RI. Justru MAA disebut akan menolong tim IT KPU RI karena disebut kerap menjadi sasaran para hacker dari luar negeri.

MAA juga disebut sebagai salah satu pemuda yang berprestasi di bidang IT. Ini dibuktikan dengan pengakuan dari beberapa perusahaan dunia yang dibuktikan dengan berbagai sertifikat yang diterimanya.

Mengamuk dan Bakar Surat Suara, Caleg Khairul Kini Meringkuk di Bui

Suara.com – Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Jambi resmi menetapkan seorang calon anggota legislatif (Caleg) bernama  Khairul Saleh (52) terkait kasus pembakaran  surat suara hasil Pemilu 17 April 2019 di Kota Sungai Penuh, Jambi.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jambi AKBP M Edi Faryadi seperti dikutip Antara pada Rabu (24/4/2019) mengatakan, setelah  menjalani pemeriksaan di Mapolda Jambi, Khairul telah resmi ditahan di rutan Mapolda.

Selain Khairul, polisi juga telah menetapkan seorang pemuda bernama Robin Yanet (31) sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Robin merupakan Pengawas Lapangan Daerah Pemilihan Desa Koto Padang.

Edi Faryadi menjelaskan, kedua tersangka dalan kasus ini dikenakan Pasal 187 (1) KUHPidana juncto Pasal 55 KUHPidana atau Pasal 56 KUHPidana atau Pasal 170 ayat 1 KHUPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun hingga 10 tahun penjara.

Sampai saat ini tim penyidik polda sudah memeriksa sebanyak dua belas orang saksi.

Sedangkan barang bukti yang diamankan penyidik Polda Jambi ada 14 item terdiri dari surat suara Pemilu 2019 DPRD Kota Sungai Penuh sebanyak 70 lembar, 110 lembar surat suara DPR RI, satu lembar C1 plano DPRD Kota TPS 02 Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung.

Satu lembar surat suara tidak sah TPS 01, surat suara DPRD Kota Sungai Penuh TPS 02, sertifikat hasil penghitungan suara caleg DPRD Provinsi Jambi dari TPS 02, laporan hasil pengawasan pemilu Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh.

Kemudian ada 74 lembar surat suara DPRD Kota Sungai Penuh dalam keadaan rusak, 76 surat suara DPRD Provinsi Jambi rusak, 79 lembar surat suara DPR RI rusak dan 85 lembar surat suara Pilpres yang rusak.

Kejadian perusakan dan pembakaran surat suara itu terjadi pada Kamis 18 April pukul 03:30 WIB, di Desa Kota Padang Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Jambi (berjarak 450 km dari Kota Jambi). Kedua pelaku mengamuk di salah satu TPS dan kemudian membawa kabur dan membakar surat suara dengan merusak kotak suara.

Edi Faryadi juga menjelaskan, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain dalam kasus ini yang kini terus dikembangkan penyidik.

Polda Jambi Resmi Menahan Dua Pelaku Pembakaran Surat Suara

Suara.com – Dua orang tersangka pelaku perusakan dan pembakaran surat suara hasil Pemilu 17 April 2019 ditahan Kepolisian Daerah (Polda) Jambi. Keduanya ditangkap di Kota Sungai Penuh, Jambi.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jambi AKBP M Edi Faryadi di Jambi, Rabu mengatakan, setelah kedua pelaku atau tersangka menjalani pemeriksaan di Mapolda Jambi, saat ini keduanya resmi ditahan di rutan Mapolda.

“Kedua tersangka yang ditahan dalam kasus perusakan dan pembakaran surat suara pemilu itu adalah Khairul Saleh (52), warga Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, yang juga caleg dari salah satu partai,” ujarnya dilansir dari Antara, Rabu (24/4/2019).

Tersangka kedua, Robin Yanet (31) diketahui adalah Warga Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh yang juga Pengawas Lapangan Daerah Pemilihan Desa Koto Padang.

Edi Faryadi menjelaskan, kedua tersangka dalan kasus ini dikenakan Pasal 187 (1) KUHPidana juncto Pasal 55 KUHPidana atau Pasal 56 KUHPidana atau Pasal 170 ayat 1 KHUPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun hingga 10 tahun penjara.

Sampai saat ini tim penyidik polda sudah memeriksa sebanyak dua belas orang saksi. AKBP M Edi Faryadi juga menjelaskan, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain dalam kasus ini yang kini terus dikembangkan penyidik.

Sedangkan barang bukti yang diamankan penyidik Polda Jambi ada 14 item terdiri dari surat suara Pemilu 2019 DPRD Kota Sungai Penuh sebanyak 70 lembar, 110 lembar surat suara DPR RI, satu lembar C1 plano DPRD Kota TPS 02 Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung.

Satu lembar surat suara tidak sah TPS 01, surat suara DPRD Kota Sungai Penuh TPS 02, sertifikat hasil penghitungan suara caleg DPRD Provinsi Jambi dari TPS 02, laporan hasil pengawasan pemilu Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh.

Kemudian ada 74 lembar surat suara DPRD Kota Sungai Penuh dalam keadaan rusak, 76 surat suara DPRD Provinsi Jambi rusak, 79 lembar surat suara DPR RI rusak dan 85 lembar surat suara Pilpres yang rusak.

Kejadian perusakan dan pembakaran surat suara itu terjadi pada Kamis 18 April pukul 03:30 WIB, di Desa Kota Padang Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Jambi (berjarak 450 km dari Kota Jambi).

Kedua pelaku mengamuk di salah satu TPS dan kemudian membawa kabur dan membakar surat suara dengan merusak kotak suara. (Antara)

Karangan-karangan Bunga Lucu dari Amerika Serikat untuk Jokowi

Suara.com – Relawan Jokowi di Amerika Serikat yang tergabung dalam #AmerikaBerSATU, mengirimkan sejumlah karangan bunga untuk menyuarakan dukungan bagi pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 2 Jokowi – Maruf Amin.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Rabu(24/4/2019), Denny Sosa, yang memprakarsai pengiriman bunga dari Washington DC menyatakan langkah mengirimkan bunga ini sebagai ucapan kebahagiaan dan selamat atas kemenangan Jokowi – Maruf Amin.

“Inisiatif ini mendadak dan murni sebagai bentuk terima kasih kami kepada mereka,” ucap Denny.

Berbagai ucapan dituliskan melalui karangan bunga tersebut.

Relawan Jokowi dari Chicago, Henny Brown, misalnya, mengirimkan karangan bunga bertuliskan nada canda yakni “Pak Jokowi dan Kyai Amin kaya di film-film: Jagoan yang menang keluarnya belakangan.”

Karangan bunga yang mengundang tawa juga datang dari Greater Austin. Febby Sheehan dari komunitas #GreaterAustin4Jokowi mengatakan, relawan sepakat saweran dan mengirimkan bunga karena merespons permintaan TKN untuk tidak segan-segan merayakan kemenangan.

Terlihat di atas tagar #GreaterAustin4Jokowi pada bunga itu ada ucapan: Dari kami warga Greater Austin USA yang cerdas waras yang anti-halu-halu, apalagi baper.

Selain ucapan yang mengundang tawa, para relawan juga mempergunakan karangan bunga untuk menyampaikan pesan.

Dari New York, di mana pemungutan suara terjadi sampai lewat tengah malam, Yayuk Kristanto dan Aryani Hamid yang juga merupakan koordinator #RelawanJokowiNY menyampaikan pesan:

“Selamat untuk Jokowi – Kiai Amin. Dari kami yang rela ngantre nyoblos sampai pagi dan mantengin penghitungan sampe pagi juga di KJRI New York.”

Sementara Yanti Gordon dan Herning Grissom, koordinator Amerika BerSATU dari San Francisco (#SFBayArea4Jokowi) dan Sacramento (#Sacramento4Jokowi) kompak mengatakan melalui pesan tertulis, seperti ini:

“Mendengar Pak Jokowi dihina dan difitnah oleh lawan politiknya karena memberantas koruptor, kami selalu tak gentar untuk mendukung beliau. Salam dua periode dari Amerika BerSATU, dari komunitas cerdas anti hoax.”

Adapun di Amerika Serikat, perolehan suara Jokowi – Amin sangat signifikan. Tercatat total suara untuk Jokowi-Amin sebanyak 17.794 suara (85 persen).

Sedangkan Prabowo – Sandiaga 2.610 suara (12 persen), dan suara tidak sah 531 suara (3 persen).

Selain mengirimkan bunga sebagai bentuk dukungan, para relawan pada saat ini juga mengumpulkan dana yang ditujukan untuk para personel KPPS dan anggota Polri yang gugur dalam tugas melalui crowdsourcing laman Go Fund Me.

Prabowo Meninggal, 2 Jatah Nasi Kotak di TPS Tak Dimakan

Suara.com – Sebelum Prabowo meninggal, dia tidak sempat memakan dua jatah nasi kotaknya yang disediakan panitia pemungutan suara. Prabowo meninggal karena kelelahan hingga kena serangan jantung saat mengawal proses pencoblosan.

Prabowo, bernama lengkap Rudi Mulia Prabowo adalah ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Prabowo yang berusia 57 tahun itu meninggal karena kelelahan selama bertugas. Menurut Istri Prabowo, Sukaesih (58), Prabowo sudah bekerja keras menyiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 009 sejak tiga hari sebelum waktu pemungutan suara, 14 April 2019.

Anak Prabowo, Inez (22), mengatakan ayahnya itu tidak memakan dua jatah nasi kotak untuk siang dan malam hari. Inez mengaku sudah menyarankannya untuk makan tapi Prabowo menolak dengan alasan tanggung hingga penghitungan selesai.

“Saya lihat nasi kotak punya dia dua kotak belum di makan. Saya bilang Papa makan dulu tapi katanya nanggung. Padahal panitia lain sudah pada makan,” jelas Inez di rumahnya, Pisangan Baru Matraman, Jakarta Timur (24/4/2019).

Selama masa pencoblosan, Prabowo sudah terlihat kelelahan dan terus lanjut mengerjakan tugasnya sampai pemungutan suara selesai pukul 13.00 WIB. Lanjut ke perhitungan suara, Prabowo terus memimpin prosesnya dengan baik sampai selesai.

Proses perhitungan baru selesai sekitar pukul 05.00 WIB. Usai suara dihitung dan dimasukan kembali ke kotak suara, Prabowo juga lanjut mengantar kotak suara ke Kecamatan sampai pukul 10.00 WIB.

Hingga akhirnya 22 April Inez menyebut Prabowo sempat muntah saat tertidur dan langsung dilarikan ke RSUD Matraman. Sesampainya di RS, Prabowo sudah tak bernyawa.

Prabowo akhirnya dimakamkan di TPU Prumpung, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (23/4/2019) pagi. Prabowo meninggalkan istri, satu anaknya. Menurut Inez, berdasarkan keterangan dokter RSUD Matraman, Prabowo kelelahan dan serangan jantung mendadak.

Kumpulkan Pengusaha, Sandiaga Minta Harga Bisa Stabil Selama Ramadan

Suara.com – Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga melakukan pertemuan bersama sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Aliansi Pengusaha Nasional di Prabowo – Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019).

Dalam pertemuan itu, Sandiaga menitipkan pesan kepada pengusaha agar menjaga kestabilan harga menjelang bulan suci Ramadan.

Sandiaga menjelaskan dalam pertemuan tersebut dirinya berdialog bersama sejumlah pengusaha termasuk, Erwin Aksa membahas soal kondisi ekonomi bangsa. Menurutnya, para pengusaha harus tetap menggerakkan roda perekonomian dengan membuka lapangan kerja.

“Saya menyampaikan bahwa situasi ekonomi kita harus ditopang oleh kegiatan para pengusaha kita untuk terus menggerakkan perkembangan ekonomi kita membuka lapangan kerja,” jelas Sandiaga.

Kemudian Sandiaga juga sempat menyinggung soal bulan Ramadan yang jatuh pada bulan Mei mendatang. Dirinya menitipkan kepada para pengusaha yang hadir untuk bisa menjaga harga-harga bahan pokok untuk tetap stabil agar tidak membebani masyarakat.

“Saya menitipkan pesan kepada pengusaha ini akan masuk bulan suci Ramadan dan biasanya bulan suci Ramadhan ini diikuti dengan kenaikan harga-harga bahan pokok,” ujarnya.

“Saya yakin para pengusaha nasional ini memastikan lapangan kerja terus terbuka dan juga memasuki bulan suci ramadan ini harga-harga bisa stabil dan tidak bergejolak karena ini sangat membebani masyarakat,” sambungnya.

Membicarakan soal ekonomi, Sandiaga mengungkapkan bahwa para pengusaha sebaiknya tidak perlu menunggu hasil Pemilu 2019. Demi terus menggerakkan roda ekonomi, Sandiaga meminta kepada para pengusaha untuk langsung melakukan investasi.

“Para pengusaha sekarang pemilunya sudah selesai, fokus untuk menggerakan ekonomi kita, membuka lapangan kerja. Oleh karena itu para pengusaha di sini jangan menunggu lagi, jangan bilang hasil pemilu hasil pemilu. Langsung berinvestasi. Investasi yang selama ini ditunggu-tunggu untuk membuka lapangan kerja,” pungkasnya.

Real Count KPU Rabu Siang: Kedua Paslon Capres Imbang di Pulau Sumatera

Suara.com – Penghitungan Real Count yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu (24/4/2019) siang pada Pukul 12.00 WIB dalam penghitungan pemilihan presiden telah masuk data dari 229.804 tempat pemungutan suara (TPS) dari total 813.350 TPS atau 28,25401 persen.

Secara umum Pasangan Capres – Cawapres Nomor Urut 01 Joko Widodo – Maruf Amin masih unggul dengan presentase 55,62 persen. Sedangkan, Pasangan Capres – Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno memperoleh 44,38 persen.

Dalam angka riil, pasangan nomor urut 01 mendapatkan suara sebanyak 24.039.659 suara, sedangkan pasangan nomor urut 02 meraih 19.184.873 suara.

Keunggulan Joko Widodo – Maruf Amin paling krusial berada di pulau terpadat di Indonesia, yakni Pulau Jawa. Pasangan nomor urut 01 ini unggul di DKI Jakarta, Jawa Tengah, DIY dan Jatim. Sedangkan, Pasangan Prabowo – Maruf Amin hanya unggul di Jawa Barat dan Banten.

Namun untuk di wilayah Pulau Sumatera, kedua pasangan tersebut sama-sama unggul di lima provinsi dari 10 provinsi yang ada. Pasangan Joko Widodo – Maruf Amin kalah di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Sumatera Selatan.

Secara umum keunggulan pasangan Joko Widodo masih mayoritas di 20 provinsi yang ada di Indonesia. Sedangkan Prabowo – Sandiaga menguasai 12 provinsi.

[kpu.go.id][kpu.go.id]

Sementara itu, perolehan suara untuk pemilihan legislatif (pileg) tingkat DPR RI Pemilu 2019, tercatat hingga pukul 12.15 WIB sudah masuk 78.430 TPS dari 813 TPS atau 9,64284 persen.

Perolehan tertinggi masih dipegang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dengan jumlah 19,65 persen, kemudian Golkar 14,07 persen, Gerindra 11,13 persen, Nasdem 10,06 persen, Demokrat 8,14 persen, PKB 7,93 persen, PKS 7,47 persen, PAN 6,87 persen dan PPP 4,28 persen.

Sedangkan, sisa parpol lainnya masih belum memenuhi Parliamentary Threshold sebesar empat persen.

KPU Investigasi Surat Suara Dibakar di Papua

Suara.com – Komisioner KPU RI Ilham Saputra mengatakan pihaknya telah melakukan investigasi terkait adanya surat suara dibakar yang terjadi di Papua. Hal itu untuk mengetahui pelaku, jumlah kotak dan surat suara yang dibakar.

Menurut Ilham, investigasi tersebut dilakukan oleh KPU bersama dengan Bawaslu Papua.

“Sekarang sedang diinvestigasi siapa pelaku pembakaran, berapa TPS, kotak dan surat suara yang dibakar,” ujar Ilham saat dikonfirmasi, Rabu (24/4/2019).

Ilham mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima dari KPU Papua, peristiwa tersebut terjadi di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua pada Selasa (23/4) kemarin. Namun ia menegaskan, proses pemungutan suara di Papua sudah berjalan dengan lancar.

“Untuk sementara kami masih menunggu informasi lanjutan dari KPU Puncak Jaya,” katanya.

Sebelumnya, mantan Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia Letnan Jenderal (purn) Johannes Suryo Prabowo mengunggah video yang berisi surat suara pemilu 2019 di bakar di sebuah wilayah di Papua. Aksi pembakaran surat suara itu dinilai sadis dan brutal.

Dalam video berdurasi 2.12 menit itu terlihat kotak suara berhamburan di sebuah lapangan berumput. Sementara surat suara dibakar di tengah lapangan itu.

Tidak ada pilpres di desa-desa, di distrik-distrik. Surat suara diikat jadi satu oleh bupati, dikasihkan ke Bapak Joko Widodo. Ini namanya tidak adil, pilpres macam apa ini. Tidak pilpres, cuma pemilihan legislatif. Pilpresnya diikat jadi satu, dikasihkan ke bapak Jokowi,” begitu seorang lelaki bicara di video tersebut.

Video itu diunggah di akun Twitter JS Prabowo, @berteman_mari. JS Prabowo.

Ini parahhh, sadisss dan brutalll sekali… kertas suara Pemilu sampau dibakar seperti membakar sampah. Apakah kecurangan ini mau didiamkan karena dilindungi oleh aparat dan pejabat? Ini soal masa depan Indonesia, bukan soal nasib aparat dan pejabat.. #JagaSuara02AmankanC1” tulis JS Prabowo.

Twitter itu pun dikomentari Ustaz Tengku Zulkarnain. Ustaz Tengku Zulkarnain meminta aparat keamanan harus segera mengusut video itu.

Ngerinya melihat surat suara dibakar terang terangan Begini… Polisi usut dong video Ini… Jika tidak benar klarifikasi biar tidak jadi fitnah. Jika benar tangkap orang orangnya…” kata Tengku Zulkarnain.

Sofyan Basir Jadi Tersangka, Jokowi: Berikan Kewenangan ke KPK

Suara.com – Sofyan Basir telah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap PLTU Riau-1.

Terkait hal tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan kewenangan sepenuhnya kepada KPK untuk menyelesaikan kasus-kasus yang berkaitan dengan korupsi.

“Iya, berikan kewenangan ke KPK untuk menyelesaikan setiap masalah-masalah hukum yang ada terutama dalam hal ini terkait korupsi,” ujar Jokowi di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Seperti diketahui, KPK menetapkan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir sebagai tersangka baru dalam kasus suap proyek PLTU Riau-1.

Sofyan Basir diduga bersama-sama atau membantu anggota nonaktif Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih Cs menerima hadiah atau janji dari Johannes Budisutrisno Kotjo terkait kesepakatan kontrak kerja sama Pembangunan PLTU Riau-1.

Sofyan Basir disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 ayat (2) KUHP Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Terkait dengan penanganan perkara pokok, KPK mulai menangani kasus ini sejak operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan pada 13 Juli 2018 dan kemudian menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu Eni Maulani Saragih dan Johannes Budisutrisno Kotjo.

“Dua pihak ini telah divonis bersalah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada PN Jakarta Pusat hingga berkekuatan hukum tetap,” ucap Saut.

Dalam perkembangannya, KPK menemukan sejumlah bukti penerimaan lain oleh Eni Maulani Saragih dari berbagai pihak dan peran pihak-pihak lain dan melakukan penyidikan untuk dua tersangka, yaitu mantan Sekjen Partai Golkar dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham dan pemilik PT Borneo Lumbung Energi & Metal (BLEM) Samin Tan.

Pasar Tanah Abang Blok G Dibongkar, 500 Pedagang Direlokasi

Suara.com – Pemprov DKI Jakarta melalui BUMD PD Pasar Jaya memutuskan pedagang yang ada di Blok G Pasar Tanah Abang akan direlokasi ke Tempat Penampungan Sementara (TPS). Mereka akan ditempatkan di lahan parkir Blok G.

Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, lokasi ini sudah sesuai dengan permintaan para pedagang agar TPS tak terlalu jauh dari Blok G tempat mereka biasa berjualan.

“Jadi dulu sempat kita dekat Hotel Pharmin situ. Kemudian sempat juga izin kepada teman-teman kereta api ada juga ke Blok F, tapi ada juga pedagang memutuskan untuk meminta kalau bisa di area parkir sini,” kata Arief saat groundbreaking TPS Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).

Sementara untuk dana renovasi Pasar Tanah Abang Blok G, Pemprov DKI mengucurkan dana sebesar Rp 32 miliar dengan target waktu pengerjaan selama satu tahun.

“Ada 2 blok nanti di depan sama di belakang sini. Jadi ini yang kemudian nantinya kurang lebih memakan waktu 8 sampai 12 bulan, tapi mudah-mudahan bisa dipercepat lagi nantinya karena memang kita dagang meminta koneksi dari JPM (Jembatan Penyeberangan Multiguna) juga ke TPS juga,” imbuh Arief.

Seperti diketahui, proyek renovasi Blok G pasar tanah abang yang menampung 500-an pedagang sudah direncanakan sejak tahun lalu, namun groundbreakingnya baru terlaksana pada Rabu (24/4/2019) hari ini.

Ada Pembakaran Surat Suara di Puncak Jaya, Bawaslu Meluncur ke Tingginambut

Suara.com – Komisioner Bawasalu Provinsi Papua ke lokasi pembakaran surat suara dan kotak suara di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya. Di sana ada kejadian pembakaran surat suara dan kotak suara pertama kali pasca pencoblosan 17 April 2019 lalu.

Pembakaran surat suara dan kotak suara itu diketahui setelah video pembakarannya viral di media sosial.

“Jadi, nanti Pak Niko Tunjanan, komisioner Bawasalu Kordiv Pengawasan yang akan ke Puncak Jaya,” kata Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Provinsi Papua Amandus Situmorang di Kota Jayapura, Rabu (24/4/2019).

Amandus yang juga Ketua Koordinator Gakkumdu Provinsi Papua mengatakan Niko Tunjanan akan dijadwalkan berangkat pada Kamis (25/4/2019) ke Kabupaten Puncak Jaya dengan harapan bisa mendapat keterangan terkait video tersebut.

Surat Suara dibakar. (@berteman_mari)Surat Suara dibakar. (@berteman_mari)

“Kami juga sudah sampaikan ke Bawaslu Puncak Jaya agar segera telusuri peristiwa ini, termasuk proses pemilunya di sana bagaimana,” katanya.

Dalam video yang berdurasi kurang lebih 5 menit 7 detik itu, terlihat tumpukan surat dan kota suara yang sedang terbakar dan diduga sebagai logistik pemilu 2019. Selain itu terlihat juga seorang ibu dan anak yang sedang membuang sejumlah surat suara kearah tumpukan tersebut.

Ada juga suara dari orang yang merekam video tersebut dan menyebutkan bahwa “Selamat siang. Inilah tempat pembakaran kotak suara maupun surat suara di Distrik Tingginambut. Masyarakat melakukan pembakaran, tolong teman-teman viralkan di media sosial….” (Antara)

Jokowi Lantik Mantan Kakor Brimob Polri Jadi Gubernur Maluku Siang Ini

Suara.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku terpilih Murad Ismail dan Barnabas Orno di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/4/2019) siang ini.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik mengatakan, Murad dan Barmanas akan dilantik Rabu siang ini pukul 14.00 WIB.

“Iya rencananya jam dua (siang) nanti,” ujar Akmal saat dihubungi, Rabu (24/4/2019).

Murad dan Barnabas terpilih dari hasil pemilihan gubernur atau Pilgub Maluku 2018.

Pasangan Murad – Barnabas unggul dari pasangan petahana Said Assagaff – Anderias Rentanubun, dan pasangan Herman Adrian Koedoeboen – Abdullah Vanat.

Dari hasil perolehan suara, pasangan yang diusung oleh PDIP, Gerindra, NasDem, PKB, Hanura, PKPI, PAN dan PPP itu mendapat 328.982 suara. Disusul kemudian pasangan Said-Anderias dengan 251.036 suara. Sementara pasangan Herman-Abdullah mendapat 225.636 suara.

Untuk diketahui, Murad Ismail merupakan Mantan Kakor Brimob Polri. Sedangkan Barnabas Orno mantan Bupati Maluku Barat Daya. Murad-Orno terpilih dalam Pilkada Maluku pada 27 Juni 2018 lalu.

Sandiaga Respons Aksi Boikot Nasi Padang: Kita Jangan Juniper

Suara.com – Aksi boikot nasi padang sempat marak dibahas warganet di jejaring media sosial Twitter lantaran Capres – Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi – Maruf Amin kalah suara di Sumatera Barat.

Merespons soal aksi boikot, Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno meminta kepada masyarakat untuk tidak bersikap jeniper alias julid, nyinyir dan baper. Dia menganggap, seharusnya seluruh warga lebih menghargai adanya beda pilihan politik di Pilpres 2019.

“Kita pastikan jangan juniper, hasil dari pilpres ini jangan buat orang julid, nyinyir, dan baper. Ini pilihan rakyat,” kata Sandiaga di Prabowo – Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019).

Boikot nasi padang. [Twitter]Boikot nasi padang. [Twitter]

Sandiaga juga menilai apabila masyarakat lebih baik ikut mengawal Pemilu 2019 hingga usai tanpa perlu melakukan aksi boikot-boikot semacam itu. Jika memang kecewa apabila unggulannya kalah seperti Jokowi – Maruf yang kalah di Sumatera Barat, Sandiaga meminta kepada seluruh pihak untuk bisa menerimanya dengan lapang dada.

Topik nasi padang menguasai daftar trending topic Twitter Indonesia, Senin (22/4/2019). Nasi padang ramaii dibahas di Twitter menanggapi isu boikot makanan khas Sumatera Barat tersebut di media sosial. [Twitter]Topik nasi padang menguasai daftar trending topic Twitter Indonesia, Senin (22/4/2019). Nasi padang ramaii dibahas di Twitter menanggapi isu boikot makanan khas Sumatera Barat tersebut di media sosial. [Twitter]

“Mari para elit dan masyarakat semua menyikapi hasil pilpres ini dengan hati yang lapang dan Sumatera Barat sudah sampaikan apa yang jadi pilihannya dan akan kita kawal nanti hasil C1 nya,” ucapnya.

Boikot nasi padang. [Twitter]Boikot nasi padang. [Twitter]

Untuk diketahui, jagat media sosial dihebohkan dengan munculnya rencana aksi memboikot Rumah Makan Padang. Aksi boikot ini muncul seusai Jokowi – Maruf Amin kalah telak di Sumatera Barat.

Merujuk hasil real count Komisi Pemilihan Umum, Senin (22/4/2019), perolehan suara Jokowi – Maruf di Sumatera Barat hanya sebesar 13,37 persen. Sementara, pasangan Prabowo – Sandiaga menang telak dengan perolehan 86,63 persen.

Sejumlah pendukung Jokowi – Maruf kecewa terhadap perolehan suara yang begitu kecil di Sumatera Barat. Akun Facebook bernama Satria lantas mengajak para pendukung Jokowi – Maruf untuk melakukan boikot Rumah Makan khas Padang.

“Jadi malas makan di Rumah Makan Padang, kayaknya rakyat yang harus membalas. Bangkrutkan semua Rumah Makan Padang,” ujar akun itu seperti dikutip Suara.com, Senin (22/4/2019).

Prabowo Meninggal Kena Serangan Jantung saat Kawal Proses Pencoblosan

Suara.com – Prabowo meninggal kena serangan jantung saat mengawal proses pencoblosan. Prabowo, bernama lengkap Rudi Mulia Prabowo adalah ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Prabowo yang berusia 57 tahun itu meninggal karena kelelahan selama bertugas. Menurut Istri Prabowo, Sukaesih (58), Prabowo sudah bekerja keras menyiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 009 sejak tiga hari sebelum waktu pemungutan suara, 14 April 2019.

Sukaesih mengatakan TPS 009 sempat kesulitan karena tidak mendapat penyewaan tenda.

Akhirnya Prabowo disebut Sukaesih berinisiatif membangun tenda TPS menggunakan peralatan seadanya yakni dari bambu dan terpal. Sukaesih mengatakan Prabowo membangun tenda tersebut dan persiapan lainnya jelang pencoblosan pada tanggal 16 April bersama tujuh anggota TPSnya sampai dari siang sampai pukul 02.00 WIB pagi.

“Emang udah kerja dari tiga hari sebelum nyoblos. Gak dapet sewa tenda akhirnya bikin tuh bareng panitia,” kata Sukaesih di rumahnya, Pisangan Baru Matraman, Jakarta Timur (24/4/2019).

Lebih lanjut, Sukaesih menceritakan setelah Prabowo pulang mempersiapkan TPS, Prabowo sempat tidur pukul 02.00 WIB dan pergi lagi ke TPS untuk persiapan pencoblosan pukul 05.00 WIB. TPS 009 disebut Sukaesih sudah dibuka pukul 07.00 WIB.

Selama masa pencoblosan, diceritakan Sukaesih, Prabowo sudah terlihat kelelahan dan terus lanjut mengerjakan tugasnya sampai pemungutan suara selesai pukul 13.00 WIB. Lanjut ke perhitungan suara, Sukaesih menyebut suaminya itu terus memimpin prosesnya dengan baik sampai selesai.

“Dia kan ketua jadi sampai perhitungan dia yang baca-bacain surat suara yang sudah dicoblos,” kata Sukaesih.

Proses perhitungan baru selesai sekitar pukul 05.00 WIB. Usai suara dihitung dan dimasukan kembali ke kotak suara, Prabowo juga dikatakan Sukaesih lanjut mengantar kotak suara ke Kecamatan sampai pukul 10.00 WIB.

Karena sempat mengeluh kecapekan ke panitia, Sukaesih mengatakan panitia lain sudah menyarankan untuk istirahat namun ia menolak dan ikut mengantar ke kantor Kecamatan. Prabowo baru tiba lagi di rumahnya pukul 10.00 WIB dan langsung tidur.

“Habis hitung suara selesai, bapak sempat ditawarkan nggak usah ke Kecamatan. Katanya ‘sudah bapak istirahat saja, biar kita yang antar’ tapi dia gak mau katanya mau ikut sampai bener-bener selesai,” tutur Sukaesih sambil menirukan ucapan panitia yang menawarkan Prabowo istirahat.

Faktor lain selain kelelahan menurut Sukaesih Prabowo kurang makan selama bekerja. Ia mengatakan suaminya itu sejak berangkat ke TPS tidak sarapan. Sukaesih yang juga panitia konsumsi TPS 009, mengaku terakhir melihat Prabowo makan mukul 14.00 WIB. Itupun hanya snack seperti pisang goreng.

Bahkan menurut anak Prabowo, Inez (22), ayahnya itu tidak memakan dua jatah nasi kotak untuk siang dan malam hari. Inez mengaku sudah menyarankannya untuk makan tapi Prabkwo menolak dengan alasan tanggung hingga penghitungan selesai.

“Saya lihat nasi kotak punya dia dua kotak belum di makan. Saya bilang Papa makan dulu tapi katanya nanggung. Padahal panitia lain sudah pada makan,” jelas Inez.

Prabowo diceritakan Inez pasca hari Pemilu tanggal 18-22 April selalu mengeluh kepalanya pusing dan terlihat pucat. Namun Inez mengatakan ayahnya itu tetap mengurus Pemilu seperti permintaan tanda tangan dan urusan lainnya.

Hingga akhirnya tanggal 22 April Inez menyebut Prabowo sempat muntah saat tertidur dan langsung dilarikan ke RSUD Matraman. Sesampainya di RS, Prabowo sudah tak bernyawa.

“Papa bilang katanya keliyengan (pusing) terus, sempet ngobrol sama saya, minta ambilin air hangat terus tidur. Pas saya keluar tiba-tiba mama teriak papa muntah terus pas saya periksa sudah gak ada denyut (nadi),” pungkas Inez.

Prabowo akhirnya dimakamkan di TPU Prumpung, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (23/4/2019) pagi. Prabowo meninggalkan istri, satu anaknya. Menurut Inez, berdasarkan keterangan dokter RSUD Matraman, Prabowo kelelahan dan serangan jantung mendadak.

Sesak Nafas Dipukul Wakil Wali Kota, Pejabat Kota Sungai Penuh Lapor Polisi

Suara.com – Wakil Wali Kota (Wawako) Sungai Penuh, Provinsi Jambi, Zulhelmi dilaporkan ke polisi oleh salah satu bawahannya yakni Kasi di kantor Kesbangpol Kota Sungai Penuh bernama Gusnaidi.

Zulhelmi dilaporkan ke Mapolres Kerinci atas dugaan pemukulan terhadap Gusnaidi.

Dilansir dari Metrojambi.com (jaringan Suara.com), Wakil Wali Kota Sungai Penuh itu dilaporkan pada Selasa (23/4/2019) siang kemarin sekitar 13.30 WIB.

Gusnaidi datang melapor ke Mapolres Kerinci didampingi keluarga dan anak-anaknya. Selanjutnya, Gusnaidi di BAP di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kerinci.

Martis, selaku keluarga dari Gusnaidi mengatakan, bahwa laporan ini dilakukan karena pihak keluarga tidak terima dengan kejadian pemukulan terhadap Gusnaidi.

“Orang tua dipukuli, siapapun yang mengalami kejadian ini juga tidak terima, dan juga akan melaporkan (ke polisi),” ujar Martis.

Pihak keluarga berharap, kepolisian untuk menindak lanjuti laporan tersebut. Meskipun yang dilaporkan merupakan pejabatan tinggi Kota Sungai Penuh.

Usai melapor di Mapolres Kerinci, Gusnaidi mengaku telah diperiksa oleh polisi selama 45 menit atas laporannya tersebut.

“Kita resmi melaporkan Wawako, atas perbuatan tindakan tidak menyenangkan,” katanya.

“Kita berharap, Polres Kerinci bertindak sesuai aturan atas kejadian ini,” imbuh dia.

Diketahui, insiden pemukulan itu bermula saat menjelang pemantauan di sejumlah TPS dalam pelaksanaan Pemilu 2019 pada 17 April 2019 lalu. Sesuai jadwal, pemantauan dilaksanakan pada Selasa (16/4/2019) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Tiba-tiba menjelang keberangkatan, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Zulhelmi yang merupakan Ketua tim 2 dalam pelaksanaan pemantauan TPS tersebut, melakukan pemukulan kepada Kasi di Kesbangpol Kota Sungai Penuh. Akibatnya, Gusnaidi yang terkena pukulan sempat mengalami sesak nafas.

CEK FAKTA: Prabowo Unggah Video Surat Suara Dibakar di Papua, Faktanya?

Suara.com – Pendukung Prabowo Subianto – Sandiaga Uno yang juga Mantan Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia Letnan Jenderal (purn) Johannes Suryo Prabowo mengunggah video yang berisi surat suara pemilu 2019 dibakar di sebuah wilayah di Papua. Aksi pembakaran surat suara itu dinilai sadis dan brutal.

Dalam video berdurasi 2.12 menit itu terlihat kotak suara berhamburan di sebuah lapangan berumput. Sementara surat suara dibakar di tengah lapangan itu.

Tidak ada pilpres di desa-desa, di distrik-distrik. Surat suara diikat jadi satu oleh bupati, dikasihkan ke Bapak Joko Widodo. Ini namanya tidak adil, pilpres macam apa ini. Tidak pilpres, cuma pemilihan legislatif. Pilpresnya diikat jadi satu, dikasihkan ke bapak Jokowi,” begitu suara seorang lelaki bicara di video tersebut.

Video itu diunggah di akun Twitter JS Prabowo, @berteman_mari. JS Prabowo.

Ini parahhh, sadisss dan brutalll sekali… kertas suara Pemilu sampau dibakar seperti membakar sampah. Apakah kecurangan ini mau didiamkan karena dilindungi oleh aparat dan pejabat? Ini soal masa depan Indonesia, bukan soal nasib aparat dan pejabat.. #JagaSuara02AmankanC1” tulis JS Prabowo.

Twitter itu pun dikomentari Ustaz Tengku Zulkarnain. Ustaz Tengku Zulkarnain meminta aparat keamanan harus segera mengusut video itu.

Ngerinya melihat surat suara dibakar terang terangan Begini… Polisi usut dong video Ini… Jika tidak benar klarifikasi biar tidak jadi fitnah. Jika benar tangkap orang orangnya…” kata Tengku Zulkarnain.

Lantas bagaimana fakta sebenarnya atas aksi pembakaran surat suara di Papua itu?

Penjelasan Kapolres Puncak Jaya

Mengutip pemberitaan di Kantor Berita Antara pada Rabu (24/4/2019) siang, Kapolres Puncak Jaya AKBP Ari Purwanto mengklarifikasi soal video pembakaran kotak dan surat suara di Distrik Tingginambut yang menjadi viral di media sosial dan mengundang beragam tanggapan.

“Tadi, pagi saya bersama Dandim 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Agus Sunaryo sedang berada di mapolres, kemudian menerima video yang dikirimkan tersebut dan kami langsung cek ke Ketua PPD dan Panwas Distrik yang sedang berada di Mulia,” kata Ari ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, Rabu (24/4/2019).

Para PPD dan Panwas Distrik, kata dia, sedang berada di Mulia, ibu kota Kabupaten Puncak Jaya terkait rekapitulasi surat suara dan membenarkan bahwa kotak dan surat suarat yang jadi viral dalam video memang dibakar warga karena tidak lagi digunakan.

“Mereka mengakui memang betul video itu terjadi di Tinggunambut, namun mereka sampaikan bahwa yang dibakar oleh warga itu adalah dokumen-dokumen yang tidak diperlukan lagi, karena dokumen negara yang penting seperti rekapan, berita acara distrik, C1 plano dan lainnya itu semua sudah di bawa ke Mulia untuk rekapan rekapitulasi,” katanya

AKBP Ari menduga bahwa pembakaran surat dan kotak suara yang menjadi viral lewat video itu adalah ketidaktahuan masyarakat tentang hal itu.

“Kami menduga warga tidak paham soal itu dan mereka membakarnya (kotak dan surat suara) tetapi dokumen penting sudah diamankan atau dibawa oleh PPD dan Panwas Distrik untuk rekap suara di Mulia,” kata AKBP Ari.

Sementara itu, Dandim 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Agus Sunaryo menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengecek soal informasi atau video yang jadi viral tersebut.

“Memang benar ada peristiwa itu, tapi dokumen pentingnya sudah ada di perangkat penyelenggara. Tadi saya bersama Pak Kapolres Puncak Jaya AKBP Ari Purwanto sudah cek langsung,” katanya.

Budi Dipenggal Kepalanya setelah Threesome Homoseks dengan Aziz dan Aris

Suara.com – Adegan 1 yang dilakukan di Sanggar Tari di Gor Joyoboyo Kediri Kota, memperagakan awal sebelum pertemuan korban Budi Hartanto (28) dengan dua tersangka Aziz dan Aris di warung lokasi pembunuhan, Jalan Surya Desa Sambi Kabupaten Kediri.

Dalam adegan tersebut, korban Budi datang ke sanggar tari CK Dance, Jalan Surya Desa Sambi Kabupaten Kediri. Ada beberapa teman di sanggae tari yang menjadi saksi adanya pertemuan Budi dengan dua tersangka.

“Sesampainya di sangar tari, korban janjian dengan Aris di warungnya. Karena tidak tahu tempat pertemuan, Aris mengirimkan lokasinya via WhatsApp ke korban dengan disaksikan tiga teman korban,” terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Rabu (24/4/2019).

Dengan mengendarai motor Honda Scoopy warna coklat, korban pun berangkat untuk bertemu tersangka Aris.

“Korban bertemu tersangka dengan mengendarai motor Scoopy,” jelasnya.

Sesampainya di tempat Aris, di situlah terjadilah hubungan intim sesama jenis antara korban Budi dan tersangka Aris.

“Usai melakukan hubungan terjadilah cek-cok mulut hingga pembunuhan yang dilakukan tersangka Aziz dengan tersangka Aris,” terangnya.

Kontributor : Achmad Ali

Jelang Ramadan, Pemprov DKI Antisipasi Serbuan PKL di Pasar Tanah Abang

Suara.com – Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Megantara menyatakan, Pemprov DKI sudah mulai menyiapkan rencana antisipasi serbuan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Tanah Abang selama bulan Ramadan 2019. Titik-titik rawan PKL dijaga ketat oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Bayu mengatakan mulai pekan ini pihaknya sudah mengerahkan Satpol PP untuk mensterilkan dan menjaga beberapa titik rawan ditempati PKL di Tanah Abang seperti di Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM).

“Antisipasi sejak kemarin kita sudah lakukan dengan teman-teman Satpol PP. Mulai hari ini kita sudah berupaya mensterilisasi tempat-tempat yang rawan. Mereka sudah kita tempatkan di atas JPM. Tentu nanti akan kami ingatkan kalau ada (yang jualan di atas trotoar),” kata Bayu saat ditemui di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).

Setidaknya 400 personel Satpol PP diturunkan untuk menjaga kawasan Tanah Abang dari PKL selama Ramadan.

“Kita ingatkan dengan humanis. Kita tambah anggota 250, sebelumnya ada 157,” ujar dia.

Dua mobil ambulance juga disiagakan di sekitar kolong JPM Tanah Abang untuk mengantisipasi pengunjung yang mengalami sakit di kawasan Tanah Abang.

“Tidak hanya itu kita juga sudah mengantisipasi seperti penempatan mobil ambulans dua mobil. Di bawah blok G dan di dekat JPM. Karena kita tahu nanti pas jelang Ramadan pasti banyak masyarakat berbondong belanja di sini. Makanya kita sediakan dua ambulans itu,” imbuh Bayu.

Wiranto Kumpulkan Menteri Bahas Pasca Pemilu

Suara.com – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menggelar rapat koordinasi khusus (rakorsus) tingkat menteri, membahas permasalahan pasca pemilu.

Wiranto menjelaskan secara umum kondisi pasca-pemilu tetap aman dan damai, tidak terjadi hal yang mengganggu keamanan layaknya sempat dikhawatirkan sejumlah pihak.

“Hari ini kita rapat koordinasi, membahas hal-hal yang sangat penting menyangkut pasca-pemilu,” kata Wiranto di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Kesuksesan Pemilu 2019 ini, kata dia, telah mendapat apresiasi dari sejumlah negara sahabat. Adapun dalam proses rekapitulasi suara dilaksanakan, muncul berbagai hoaks dan tudingan adanya kecurangan pemilu.

Wiranto menekankan bahwa aparat kepolisian bersama TNI terus menjaga proses penghitungan suara pemilu oleh KPU agar terlepas dari segala intervensi manapun yang dapat mengganggu aktivitas rekapitulasi suara.

Hal-hal tersebut menjadi pokok pembahasan dalam rakorsus tingkat menteri yang dihadiri Kepala Staf Presiden Moeldoko, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kejaksaan Agung. (Antara)

Update Real Count KPU: Prabowo Tertinggal 4 Juta Suara dari Jokowi

Suara.com – Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tertinggal sekitar empat juta suara dari pasangan nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi – Ma’ruf Amin.

Angka tersebut berdasarkan data penghitungan suara atau real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI hingga Rabu (24/4/2019) pukul 11.30 WIB.

Berdasarkan data KPU di situs Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) mencatat, pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin memperoleh suara sebanyak 23.933.133 atau setara dengan 55,60 persen dari suara yang masuk.

Sedangkan pasangan Prabowo – Sandiaga Uno baru memperoleh 19.110.032 suara atau setara dengan 44,40 persen.

Perolehan suara kedua pasangan calon tersebut akan terus mengalami perubahan karena belum seluruh data dihimpun dari 34 provinsi di Indonesia oleh KPU RI melalui situs resminya.

Jika dibandingkan dengan data satu hari sebelumnya melalui situs yang sama, perolehan suara pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin mengalami kenaikan sekitar tujuh juta suara. Sedangkan, Prabowo – Sandiaga Uno mengalami kenaikan sekitar lima juta suara.

Hingga Rabu (24/4/2019) pukul 11.30 WIB, KPU RI baru menghimpun data 228.824 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 813.350 TPS atau setara dengan 28,13 persen.

Untuk diketahui, Situng KPU merupakan penghitungan resmi KPU RI menggunakan pemindaian form C1 dari setiap TPS di Tanah Air. Namun KPU tetap akan menggunakan perhitungan manual berjenjang untuk memutuskan penetapan hasil Pemilu 2019.

Seorang Wanita Jadi Tersangka Hoaks Ricuh Surat Suara di Batam Centre

Suara.com – Penyidik Subdit V Direktorat Kriminal Khusus Polda Kepulauan Riau menetapkan seorang wanita bernama Khalizah, sebagai tersangka kasus penyebar hoaks kericuhan yang melibatkan polisi di GOR Odessa, Batam Centre.

Perempuan bernama Khalizah, warga Tanjung Piayu diduga menyebarkan hoaks adanya suara tembakan di GOR Odessa, Batam Centre, tempat penyimpanan surat suara sementara.

Informasi hoaks berbentuk suara (voice) itu disebarkannya melalui grup WhatsApp. Dalam rekaman WhatsApp tersebut, dia merekam suara berisi kalimat fitnah yang ditujukan kepada polisi. Informasi itu beredar luas di sejumlah grup WhatsApp. Ia juga menuding polisi sengaja berbuat demikian agar dia lengah.

Dia meminta agar relawan pendukung capres nomor urut 02 untuk merapat ke GOR Odessa karena disebutnya ada dua tembakan dari kepolisian.

Polisi juga dikabarkan memeriksa sejumlah orang terkait kasus tersebut. Belum diketahui status orang yang diperiksa. Diduga mereka ikut menyebarkan hoaks.

“Kami (polisi) menjadi korban fitnah atas rekaman voice WhatsApp yang mengatakan bahwa polisi melakukan penembakan kepada kerumunan massa di GOR Odessa Bandara,” kata Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri seperti dilansir Batamnews.co.id (jaringan Suara.com), Senin (22/4/2019) sore.

Yan Fitri sangat menyayangkan fitnah itu. Menurut dia, tindakan tersangka membuat citra (image) Batam kacau sehingga memperburuk penyelenggaraan Pemilu 2019.

Dia berharap kepada masyarakat agar tidak menyebarkan informasi hoaks dan pintar sekaligus bijak menggunakan media sosial.

“Semoga dengan kasus ini bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat,” kata Yan Fitri.

Dalam kasus ini, Khalizah dijerat pasal berlapis, yakni pasal 45A ayat 2 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto pasal 28 ayat 2 UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau pasal 14 ayat (1), ayat (2) dan pasal 15 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana

Pengirim Logistik Pemilu Bertaruh Nyawa di Jembatan Reot, Dikejar Kobra

Suara.com – Di balik pencoblosan Pemilu 2019 ada perjuangan pengiriman logistik Pemilu ke daerah terpencil. Para pengirim harus bertaruh nyawa di sebuah jembatan kecil sampai dikejar ular kobra.

Bripka Suryadi salah satu pengitim itu. Suryadi adalah polisi yang bertugas sebagai pengamanan tempat pemungutan suara (PAM TPS).

Misalnya mulai dikejar ular kobra, tak tidur lebih 48 jam, berjalan berkilo-kilometer ke TPS, hingga harus masuk rumah sakit karena kelelahan.

Suryadi bercerita pendistribusian kotak suara di Desa Gentong ke TPS 6 Dusun Becangan, Kecamatan Taman Krocok, dari balai desa menuju lokasi harus menempuh jarak sekitar 5 kilometer.

“Melewati 2 jembatan gantung. Yaitu Dusun Kalianyar dan Dusun Becangan. Hambatannya jembatan tersebut sempit dan kontruksinya seadanya,” katanya, Selasa (23/4/219).

Pengirim logistik pemilu. (Timesindonesia/ist)Pengirim logistik pemilu. (Timesindonesia/ist)

Bahkan, saat memanggul kotak suara, tiba-tiba ada ular kobra cukup besar melintas. Karena sama-sama kaget, ular itu lantas mengejarnya.

“Spontan saya lempar kotak suaranya dan lari,” kenang Bripka Suryadi.

Menurutnya, setelah ular kobra sepanjang sekitar 3 meter itu berlalu, Suryadi mengambil kembali kotak suara yang tadi sempat dilemparkannya. Beruntung, tak ada kerusakan sama sekali. Dia kemudian melanjutkan perjalanannya mengirim kotak suara ke tiap-tiap TPS.

“Jika dihitung, lebih 48 jam saya gak tidur. Karena sejak kotak suara datang, coblosan, hingga penghitungan, saya keliling terus dari TPS ke TPS,” tutur bintara yang sehari-hari berdinas di Polsub Sektor Taman Krocok ini.

Belum lagi, untuk menuju beberapa TPS, petugas harus melalui jembatan desa sepanjang sekitar 100 meter, berkedalaman 50 meter. Jembatan gantung sempit itu hanya bisa dilewati untuk orang berjalan. Untuk membawa kotak suara, satu-satunya jalan hanya dengan memanggul.

Polisi berumur 35 tahun ini memang bertugas sebagai PAM TPS di Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok, Bondowoso. Desa ini berada di kawasan cukup terpencil berbatasan langsung dengan wilayah Perhutani KPH Bondowoso.

Tugas Suryadi dalam pengamanan TPS memang cukup berat. Karena dia bertanggungjawab dalam keamanan di satu desa yang terdapat 13 TPS. Itu pun jarak antar TPS sangat jauh, dan harus ditempuh dengan jalan kaki.

“Setelah pelaksanaan coblosan itu, kondisi fisik langsung drop. Saya sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis,” imbuhnya.

Sementara itu, ditemui terpisah Kapolres Bondowoso, AKBP Febriansyah, mengapresiasi anak buahnya yang bertugas di lapangan selama pelaksanaan Pemilu tersebut. Meski, hal itu sudah merupakan tanggungjawab polisi sebagai aparat keamanan.

“Polisi kan memang harus siap ditugaskan di mana saja dan dalam kondisi apapun,” tandas mantan Kasat Reskrim Polrestabes Jakarta Utara ini.

Pembunuhan Mayat Dalam Koper, Ajis dan Aris Potong kepala Budi Bergantian

Suara.com – Tersangka pembunuhan mayat dalam koper, Ajis Prakoso dan Aris memotong kepala Budi Hartanto secara bergantian. Sebelum memotong, Ajis menusuk Budi dengan sebilah pisau sepanjang 30 cm.

Kelakuan sadis itu terekam dalam olah rekonstruksi pembunuhan Budi di Kota Kediri, Rabu (24/4/2019). Adegan-adegan penting itu adalah adegan ke-10 hingga ke 13 dari sekitar 38 adegan yang disusun polisi dalam rekonstruksi.

Dalam reka ulang adegan-adegan tersebut, terlihat bagaimana tersangka Ajis Prakoso menyerang korban menggunakan sebilah pisau berukuran sekitar 30 cm yang dia rebut dari korban.

Rekonstruksi pembunuhan mutilasi mayat dalam koper. (Suara.com/Achmad Ali)Rekonstruksi pembunuhan mutilasi mayat dalam koper. (Suara.com/Achmad Ali)

Dengan pisau tersebut Ajis membacok membabi buta ke korban yang juga berusaha menangkis. Namun korban segera roboh setelah pisau mengenai bagian-bagian vital termasuk leher dan punggung.

Pada adegan selanjutnya, Ajis dan Aris bergantian memotong leher korban.

Rekonstruksi pembunuhan mutilasi mayat dalam koper. (Suara.com/Achmad Ali)Rekonstruksi pembunuhan mutilasi mayat dalam koper. (Suara.com/Achmad Ali)

Rekonstruksi di warung tempat dilakukan pembunuhan dan mutilasi ini disaksikan ratusan warga yang datang silih berganti. Rekonstruksi dimulai sekitar pukul 09.00 Wib. Warga bersorak layaknya menyambut artis saat tersangka Ajis dan Aris turun dari mobil polisi dengan jalan terpincang-pincang.

Terlihat ekspresi wajah Aris menyeringai menahan sakit dan sesekali menampakkan ekspresi sedih. Sedangkan Ajis terlihat lebih tenang dan dingin pun selama mengikuti seluruh rekonstruksi.

Rekonstruksi pembunuhan mutilasi mayat dalam koper. (Suara.com/Achmad Ali)Rekonstruksi pembunuhan mutilasi mayat dalam koper. (Suara.com/Achmad Ali)

Kontributor : Agus H

Ditangkap Polisi karena Diduga Retas Website KPU, Prestasi MA Diakui Dunia

Suara.com – Orang tua Muhammad Arik Alfiki (19) alias MA, warga Kelurahan Nunang Daya bangun, Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh yang ditangkap tim cyber Mabes Polri pada Senin (22/04/2019) membantah anaknya melakukan percobaan ilegal ingin meretas website KPU RI.

Menurut keluarga, Arik hanya berupaya memperingati tim IT KPU RI karena menemukan Bug Open Redirection yang terbuka dan menjadi celah untuk dibobol.

“Anak saya bukan berniat untuk membobol website KPU. Tetapi untuk menolong. Terjadi mis komunikasi antara anak saya dengan tim IT KPU yang berujung pada penangkapan anak saya oleh tim Cyber Mabes Polri,” kata orang tua Arik, Dedi Hendri melalui akun Facebook pribadinya yang diunggah, Rabu (24/04/2019) pagi sebagaimana dilansir Covesia.com (jaringan Suara.com).

Dijelaskannya, tanggal 1 April 2019 Arik menemukan ada celah yang terbuka pada server KPU RI dan hal tersebut langsung disampaikan kepada tim IT KPU. Tetapi tidak mendapatan respon.

Kemudian tanggal 2 April 2019 Arik memberitahukan hal ini kepada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI dan mendapatkan balasan tanggal 3 April 2019. Dalam balasan tersebut, BSSN berterima kasih kepada Arik telah memberikan informasi penting ini.

Keesokan harinya, tanggal 4 April 2019 BSSN meminta identitas diri Arik dan diberikannya melalui email bantuan70@bssn.go.id. Di tanggal 11 April 2019, BSSN membalas email Arik yang menyebutkan celah pada Bug Open Redirection yang dimaksud Arik sudah diperbaiki dan sudah aman dari aksi pembobolan.

Usai mendapatkan balasan dari BSSN ini, Arik merasa apa yang telah ia temukan tersebut sudah aman dan tidak ada melakukan penetration testing pada wwebsite KPU RI. Namun, karena banyak informasi adanya upaya hacker luar negeri yang mencoba membobol Website KPU RI, Arik mencoba melihat lagi temuannya sebelumnya tanggal 18 April 2019 malam.

Saat itulah, tim IT KPU RI mendapati aktivitas Arik dan melaporkannya ke Mabes Polri tangal 19 April 2019. Hal inilah yang menjadi alasan Tim Cyber Mabes Polri melakukan penangkapan terhadap Arik pada Senin (22/04/2019) di rumah sepupunya di Parik Rantang, Kota Payakumbuh.

“Saya harap informasi yang sekarang beredar menganggap anak saya sebagai orang yang membobol website KPU RI. Hal tersebut tidak benar karena anak saya punya niat membantu. Ini dibuktikan keseriusan anak saya untuk memperingati tim IT KPU RI dan SBBN,” katanya.

Dedi juga meminta pada masyarakat agar tidak membully anaknya karena akan disayangkan kemampuan yang dimiliki oleh Arik akan redup. Padahal Arik memiliki segudang prestasi di bidang IT dan sudah mengantongi pengakuan dari beberapa perusahaan IT dunia yang dibuktikan dengan berbagai sertifikat.

Bawaslu: Surat Suara Dibakar di Distrik Tingginambut Puncak Jaya

Suara.com – Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja mengatakan pihaknya tengah melakukan pengecekan terkait adanya dugaan surat suara terbakar di Papua. Bagja mengatakan pihaknya telah menginstruksikan Bawaslu Papua untuk mengecek langsung ke lokasi kejadian.

Bagja menuturkan berdasarkan informasi yang diterima dari Bawaslu Papua lokasi yang diduga adanya surat suara dibakar itu terletak di Distrik Tingginambut, Puncak Jaya. Kekinian, kata Bagja jajaran Bawaslu Papua tengah mengecek langsung ke lokasi guna memastikan kejadian tersebut.

“Lagi diselidiki Bawaslu Papua, lokasinya di Puncak Jaya, lagi dicek disana,” tutur Bagja saat dihubungi Suara.com, Rabu (24/4/2019).

Sebelumnya, mantan Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia Letnan Jenderal (purn) Johannes Suryo Prabowo mengunggah video yang berisi surat suara pemilu 2019 di bakar di sebuah wilayah di Papua. Aksi pembakaran surat suara itu dinilai sadis dan brutal.

Dalam video berdurasi 2.12 menit itu terlihat kotak suara berhamburan di sebuah lapangan berumput. Sementara surat suara dibakar di tengah lapangan itu.

“Tidak ada pilpres di desa-desa, di distrik-distrik. Surat suara diikat jadi satu oleh bupati, dikasihkan ke Bapak Joko Widodo. Ini namanya tidak adil, pilpres macam apa ini. Tidak pilpres, cuma pemilihan legislatif. Pilpresnya diikat jadi satu, dikasihkan ke bapak Jokowi,” begitu seorang lelaki bicara di video tersebut.

Video itu diunggah di akun Twitter JS Prabowo, @berteman_mari. JS Prabowo.

“Ini parahhh, sadisss dan brutalll sekali… kertas suara Pemilu sampau dibakar seperti membakar sampah. Apakah kecurangan ini mau didiamkan karena dilindungi oleh aparat dan pejabat? Ini soal masa depan Indonesia, bukan soal nasib aparat dan pejabat.. #JagaSuara02AmankanC1” tulis JS Prabowo.

Twitter itu pun dikomentari Ustaz Tengku Zulkarnain. Ustaz Tengku Zulkarnain meminta aparat keamanan harus segera mengusut video itu.

“Ngerinya melihat surat suara dibakar terang terangan Begini… Polisi usut dong video Ini… Jika tidak benar klarifikasi biar tidak jadi fitnah. Jika benar tangkap orang orangnya…” kata Tengku Zulkarnain.

Terlihat Jelas, Detik-detik Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Sri Lanka

Suara.com – Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan detik-detik tersangka pelaku ledakan bom memasuki Gereja St Sebastian di Kolombo, Sri Lanka, pada Senin (22/4/2019) silam.

Seperti dikutip SUARA.com dari channel Youtube Global News, rekaman peristiwa di Minggu Paskah tersebut disiarkan di sejumlah stasiun televisi berita di Sri Lanka.

Dalam video tersebut, terlihat seorang pria berjenggot yang menggendong tas ransel. Pria berambut pendek tersebut mengenakan tshirt dan celana panjang berwarna hitam.

Di video, sosok pria itu dilingkari merah. Dia tampak berjalan di pelataran parkir diduga menuju pintu masuk Gereja St Sebastian. Video diambil CCTV di area parkir.

Detik-detik penampakan bomber Sri Lanka. [Youtube]Detik-detik penampakan bomber Sri Lanka. [Youtube]

Dalam adegan ke-dua, dia berada di selasar diduga di Gereja St Sebastian. Tampak, beberapa orang yang disinyalir jemaat berdiri di selasar dengan beberapa pilar berjejer di sebelah kiri.

Dia tampak berjalan santai melalui jemaat yang berdiri di selasar. Kemudian di adegan ke-tiga yang diambil dari CCTV di dalam bangunan, sosok tersebut menuju ke bagian dalam gereja.

Sosok diduga pelaku pun sempat duduk di antara para jemaat gereja. Ketika itu, gereja tersebut tengah menggelar ibadah Minggu Paskah. Terlihat, banyak jemaat di dalamnya.

Video bisa dilihat di SINI

Tragedi Kematian Junko Furuta, Diperkosa 44 Hari Sebelum Mayatnya Dibeton

Suara.com – Junko Furuta bukanlah nama yang asing bagi telinga orang Jepang, bahkan hampir seluruh dunia. Kisah pembunuhan gadis remaja itu selalu diingat oleh banyak orang.

Di usianya yang baru 17 tahun, Junko Furuta mengalami kekerasan seksual sebelum dibunuh empat pemuda. Lalu mayatnya ditemukan dalam beton di drum minyak yang dibuang di Koto Ward Tokyo pada 1989.

Kasus ini, menurut Tokyo Reporter, Senin (25/3/2019), menjadi dikenal makin banyak orang bukan hanya karena kejinya empat pemuda yang menghabisi nyawa Junko Furuta, tetapi juga karena hukuman yang mereka terima dinilai terlalu ringan.

Pembunuhan Junko Furuta

Pada November 1988, Shinji Minato (15), yang saat itu menggunakan nama depan Nobuharu, dan Hiroshi Miyano (18), yang kini menggunakan nama keluarga Yokoyama, menculik Junko Furuta. Gadis malang itu baru pulang dari pekerjaan paruh waktunya.

Setelah itu, Shinji Minato dan Hiroshi Miyano, bersama dua pemuda lainnya, Jo Ogura (17) dan Yasushi Watanabe (16), membawa korban ke sebuah rumah di daerah Ayase di Adachi Ward. Mereka berulang kali memerkosa, menyodomi, dan menyiksa korban selama 44 hari.

Pada 4 Januari 1989, Junko Furuta meninggal dibakar oleh empat pemuda itu. Para pelaku kemudian membungkus tubuhnya dengan selimut dan memasukkannya dalam drum minyak yang diisi cairan beton. Drum tersebut lalu dibuang ke tempat yang sekarang bernama Taman Wakasu.

Suatu hari, Hiroshi Miyano dan Jo Ogura ditangkap karena kasus pemerkosaan lain. Dari situ kemudian polisi mengungkap keterlibatan mereka dalam menghilangnya Junko Furuta.

Saat ditanyai, Hiroshi Miyano mengatakan kepada polisi lokasi mayat Junko Furuta, yang akhirnya ditemukan pada 29 Maret.

Pengadilan pun memberikan hukuman penjara yang berbeda kepada para pelaku: Shinji Minato antara lima hingga sembilan tahun, Jo Ogura antara lima hingga 10 tahun, Hiroshi Miyano 20 tahun, dan Yasushi Watanabe antara lima hingga tujuh tahun.

Namun, hukuman penjara yang diterima ternyata tak cukup untuk membuat jera para pelaku. Setelah melakukan pembunuhan terhadap Junko Furuta, tiga pelaku ditangkap lagi. Hanya Yasushi Watanabe yang menghindari masalah hukum setelah itu.

Salah satu pelaku, Shinji Minato (46), ditangkap pada 2018 atas dugaan percobaan pembunuhan terhadap Saitama, seorang karyawan berusia 32 tahun.

Kejadian ini mengobarkan lagi amarah publik yang menilai hukuman bagi para pelaku pembunuhan terhadap Junko Furuta terlalu ringan. Mereka beranggapan, proses pidana yang dilakukan untuk para terdakwa, yang kala itu dianggap masih remaja, tak bararti apa pun.

Bentrok Agenda Pembinaan Haji, Menteri Lukman Urung Penuhi Panggilan KPK

Suara.com – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin batal memenuhi panggilan penyidik KPK terkait kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama, Rabu (24/4/2019), hari ini.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agama Mastuki mengatakan alasan Menteri Lukman batal menghadiri agenda pemeriksaan kasus tersebut lantaran bentrok dengan kegiatan di luar daerah.

“Tidak (hadir pemeriksaan) hari, ini Pak Menteri (Lukman) sudah terjadwal mengisi acara pembinaan haji di Jawa Barat,” Matsuki dihubungi, Rabu (24/4/2019).

Menurut Matsuki, penyidik KPK baru mengirimkan surat panggilan kepada Menteri Lukman pada Selasa (23/4/2019) sore. Sementara, Lukman sudah dijadwalkan akan menghadiri acara kegiatan pembinaan haji di Jawa Barat.

Terkait hal ini, Kemenag meminta agar penyidik lembaga antirasuah itu untuk menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Menteri Lukman.

“Sementara undangan KPK baru sore kemarin diterima. Jadi meminta dijadwal ulang,” tutup Matsuki.

Diketahui, KPK sempat menggeledah ruang kerja Menteri Lukman Hakim lantaran dianggap berkaitan dengan kasus suap. Dari serangkaian penggeledahan itu, penyidik KPK menemukan uang sebesar Rp 180 juta dan 30 ribu dolar Amerika Serikat di laci meja ruangan Lukman.

Namun, sejauh ini belum diketahui apakah ada uang yang kini disita itu berkaitan dengan kasus suap jual beli jabatan di Kemenag.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan tiga orang tersangka. Mereka adalah mantan Ketum PPP Romahurmuziy atau Rommy, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin.

Kasus suap jual beli jabatan ini terungkap setelah KPK menciduk Rommy terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan sejumlah uang sebesar Rp 156 juta. Uang suap tersebut diterima Romi dari Muafaq dan Haris dalam memuluskan jabatan mereka menjadi pejabat di kantor wilayah Kementerian Agama, Jawa Timur.

Diketahui, sudah ada sebanyak 63 saksi yang diperiksa KPK terkait kasus suap jual beli jabatan di Kemenag.

Heboh Spanduk Ejek Prabowo karena Menang di Banten

Suara.com – Sebuah spanduk bernada ejek Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto – Sandiaga Uno muncul di Kota Serang, Banten. Spanduk itu menyindir Prabowo – Sandiaga yang diprediksi unggul di Banten.

Spanduk itu diklaim milik Aliansi Warga Banten Santai Tapi Menang. Spanduk itu bertuliskan Prabowo menang di tingkat Pemilihan Gubernur atau Pilgub.

“Selamat Prabowo-Sandi, menang di Banten, tapi sayang ini pilpres bukan Pilgub,” begitu tulisan spanduk itu.

Spanduk ejek Prabowo itu tersebar hampir di sejumlah lokasi di Kota Serang.

Menanggapi hal ini Divisi hukum dan pengawasan Patrudin KPU Kota Serang menyampaikan pada pasal 550 undang-undang pemilu berisi, setiap pelaksana atau peserta kampanye yang terbukti mengakibatkan terganggunya tahapan pemilu akan dipidana 2 tahun penjara, sanksi uang 24 juta.

“Segala macam ucapan oleh tim boleh tapi dalam hal suasana bikin kisruh segala macam itu tidak di bolehkan,”ujar Patrudin temui di kantornya, Selasa (23/4/2019) kemarin.

Menurutnya, Spanduk yang sudah banyak bertebaran tersebut dinilai Provokatif.

“Nah ini ranah temen Bawaslu sekiranya buat kegaduhan dan tidak kondusif, saya kira temen Bawaslu sudah koordinasi dengan tim TKN 01 dan BPN 02 di tingkatan daerah dan beberapa peserta pemilu,”paparnya.

Polisi Benarkan Ada Pembakaran Surat Suara dan Kotak Suara di Puncak Jaya

Suara.com – Kepolisian Puncak Jaya, Papua membenarkan ada pembakaran surat suara dan kotak suara di sana. Namun polisi mengklaim surat suara yang dibakar itu adalah surat suara yang tidak diperlukan lagi.

Kapolres Puncak Jaya AKBP Ari Purwanto juga membenarkan video pembakaran kotak dan surat suara di Distrik Tingginambut yang menjadi viral di media sosial.

“Tadi, pagi saya bersama Dandim 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Agus Sunaryo sedang berada di mapolres, kemudian menerima video yang dikirimkan tersebut dan kami langsung cek ke Ketua PPD dan Panwas Distrik yang sedang berada di Mulia,” katanya ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, Rabu (24/4/2019).

Para PPD dan Panwas Distrik, kata dia, sedang berada di Mulia, ibu kota Kabupaten Puncak Jaya terkait rekapitulasi surat suara dan membenarkan bahwa kotak dan surat suarat yang jadi viral dalam video memang dibakar warga karena tidak lagi digunakan.

“Mereka mengakui memang betul video itu terjadi di Tinggunambut, namun mereka sampaikan bahwa yang dibakar oleh warga itu adalah dokumen-dokumen yang tidak diperlukan lagi, karena dokumen negara yang penting seperti rekapan, berita acara distrik, C1 plano dan lainnya itu semua sudah di bawa ke Mulia untuk rekapan rekapitulasi,” katanya

AKBP Ari menduga bahwa pembakaran surat dan kotak suara yang menjadi viral lewat video itu adalah ketidaktahuan masyarakat tentang hal itu.

“Kami menduga warga tidak paham soal itu dan mereka membakarnya (kotak dan surat suara) tetapi dokumen penting sudah diamankan atau dibawa oleh PPD dan Panwas Distrik untuk rekap suara di Mulia,” kata AKBP Ari.

Senada itu, Dandim 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Agus Sunaryo menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengecek soal informasi atau video yang jadi viral tersebut.

“Memang benar ada peristiwa itu, tapi dokumen pentingnya sudah ada di perangkat penyelenggara. Tadi saya bersama Pak Kapolres Puncak Jaya AKBP Ari Purwanto sudah cek langsung,” katanya. (Antara)

Terima KLJ, Kakek Muntori Menangis sambil Memeluk Anies

Suara.com – Seorang kakek warga Kecamatan Koja, Muntori menangis di hadapan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menerima Kartu Lansia Jakarta (KLJ) pada Rabu (24/4/2019). Ia bersyukur bisa mendapatkan bantuan uang tunai dari KLJ.

Kakek Muntori awalnya mengikuti acara simbolis pembagian 40.419 KLJ di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Amanah Komplek Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara. Setelah acara, ia diajak Anies untuk melakukan simulasi pengambilan uang bantuan langsung dari mesin ATM Bank DKI.

Anies membantu Muntori dengan menunjukkan cara mengambil uang dari mesin ATM, mereka kemudian mengambil uang sebesar Rp 300 ribu dan seketika Muntori langsung menangis terharu mendapatkan bantuan dari Pemprov DKI.

“Terima kasih bantuannya Bapak Gubernur DKI Jakarta atas bantuan untuk nambah-nambah kebutuhan rumah dan istri saya karena saya sekarang seorang pengangguran,” kata Muntori sambil menghapus air matanya.

Untuk diketahui, Anies telah membagikan sebanyak 40.419 KLJ kepada lansia di RPTRA Amanah Komplek Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara.

Dia pun berharap KLJ bisa membantu mengurangi beban ekonomi para lansia.

“Pembagian tahun 2019 jumlahnya 40419 lansia, kita mengharapkan agar orang tua yang menerima ini akan bisa memanfaatkan uang yang diterimanya untuk kebutuhan sehari-hari jadi bisa membantu mengurangi biaya yang selama ini,” kata Anies dalam sambutannya di Koja.

Penerima KLJ adalah para lansia yang sudah berusia 60 tahun, ber-KTP Provinsi DKI Jakarta, tidak memiliki penghasilan tetap atau tidak mampu sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya, terlantar secara psikis dan sosial, dan sakit telah menahun dan atau hanya bisa terbaring di tempat tidur.

Masing-masing lansia menerima dana bansos PKD Lansia sebesar Rp 600.000 per orang setiap bulan dengan mekanisme penyaluran dananya per triwulan dari Rekening KLJ Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta ke masing-masing rekening lansia dengan pengambilan dananya per bulan.

Kebut Kasus PLTU Riau-1, KPK Periksa Eks Staf Ahli Eni untuk Sofyan Basir

Suara.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung mengebut pemeriksaan setelah menetapkan Direktur Utama PT. PLN Sofyan Basir sebagai tersangka baru dalam kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Hari ini, penyidik lembaga antirasuah itu memangil mantan staf ahli Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Eni Maulani Saragih, Tahta Maharaya sebagai saksi untuk Sofyan.

“Kapasitas Tahta kami periksa sebagai saksi untuk tersangka SFB (Sofyan Basyir),” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (24/4/2019).

Namun, belum diketahui apa yang akan didalami penyidik KPK dalam pemeriksaan Tahta setelah Sofyan berstatus tersangka dalam kasus ini.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan penetapan tersangka Sofyan Basir dilakukan setelah KPK mengumpulkan sejumlah bukti maupun fakta-fakta persidangan dalam kasus yang telah menjerat beberapa terpidana.

Sebelum Sofyan, KPK telah menjerat beberapa orang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum. Mereka adalah Eni Maulani Saragih, mantan Menteri Sosial Idrus Marham, dan Bos Blackgold Natural ResourceJohannes B. Kotjo.

“KPK menemukan bukti permulaan yang cukup tentang dugaan keterlibatan pihak lain dalam dugaan tindak pidana korupsi suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1,” kata Saut Situmorang saat jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, kemarin.

Saut mengatakan, penyidik KPK telah memantau Sofyan Basir sejak tahun 2015. Sebab, KPK meyakini Sofyan Basir telah terbukti membantu memuluskan proyek PLTU Riau-1 untuk dimenangkan oleh pengusaha Johannes B Kotjo.

“Dia bersama-sama membantu Eni Saragih selaku anggota DPR dan kawan-kawannya untuk menerima hadiah dari Johannes terkait kesepakatan kontrak proyek PLTU Riau-1,” ucap Saut.

Dalam kasus ini, Sofyan Basir dijerat Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 ayat (2) KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Kasus Serangan Fajar Bowo Sidik, KPK Periksa Staf Ahli Hingga Ajudan

Suara.com – Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap tenaga ahli eks Anggota DPR RI Bowo Sidik Pangarso, Santosa. Pemeriksaan itu dalam kasus suap kerja sama pengangkutan distribusi pupuk menggunakan kapal PT Humpuss Transportasi Kimia (PT HTK) bersama PT Pupuk Indonesia Logistik.

Dalam kasus tersebut Bowo Sidik telah dijerat KPK dan dilakukan penahanan. Santosa akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka pemberi suap ke Bowo, yakni manajer pemasaran PT HTK, Asty Winasti.

“Kapasitas Santosa kami periksa sebagai saksi untuk tersangka AWI (Asty Winasti),” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Rabu (24/4/2019).

Selain Santosa, penyidik KPK turut melakukan pemeriksaan terhadap Okta yang merupakan Ajudan Bowo Sidik.

Kemudian dari pihak perusahaan penyidik KPK turut melakukan pemeriksaan terhadap, Clara Agustine selaku staf PT. Inersia Ampak Engginering, Latif staf PT HTK, dan Desi Ardinesti selaku staf keuangan PT. HTK. Ketiga saksi tersebut turut diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi untuk tersangka Bowo.

Untuk diketahui, Bowo bersama Manajer PT HTK, Asty Winasty dan Staf PT Inersia, Indung sudah ditetapkan sebagai tersangka. Uang sebesar Rp 8 miliar yang disimpan dalam 82 kardus yang merupakan hasil suap itu, disimpan di kantor PT Inersia di Jalan Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Duit tersebut dikumpulkan Bowo Sidik Pangarso bukan hanya diterima dari PT HTK, tapi dari sejumlah pihak. Rencananya, uang miliaran rupiah itu akan dibagikan kepada masyarakat Jawa Tengah agar dirinya bisa kembali terpilih sebagai anggota DPR RI.

Seribu Personel Gabungan Disiagakan Saat Deklarasi Relawan Prabowo di TMII

Suara.com – Kepolisian menyiapkan pengamanan terkait acara deklarasi kemenangan relawan Capres dan Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Gedung Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019). Diketahui, acara tersebut akan berlangsung pada pukul 12.00 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan pihaknya akan mengerahkan sekitar seribu personel gabungan guna mengamankan acara tersebut.

“Kita kerahkan 1000 personel gabungan,” ujar Argo saat dikonfirmasi, Rabu (24/4/2019).

Terkait pengalihan arus di sekitar lokasi acara, Argo menyebut sifatnya situasional. Artinya, melihat situasi di lapangan saat acara berlangsung, apakah akan diberlakukan sistem buka tutup atau tidak.

“Ya sifatnya situasional, itu nanti anggota di lapangan yang melihat,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Makasar Kompol Lindang Lumban mengatakan pihaknya akan mengerahkan satu satuan setingkat peleton (SSP) yang berjumlah 30 personel ditambah bantuan dari Polres Jakarta Timur.

“Paling sekitar satu SPP, jumlahnya 30 personel,” tambah Lumban.

Seperti diketahui sebelumnya, Capres Prabowo Subianto telah mengumumkan klaim kemenangan kubunya di rumah yang berada di Jalan Kertanegara Nomor 4 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, tak lama usai perhitungan quick count pada Rabu (17/4/2019) silam.

Mantan Danjen Kopassus tersebut mengklaim telah mendapatkan suara 62 persen berdasarkan hasil real count yang dilakukan internal tim BPN Prabowo – Sandiaga.

Hilang Kendali, 2 Pemotor Tewas Tabrak Pembatas Jalan di Permata Hijau

Suara.com – Anton Martono (49), tewas usai mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Arteri Permara Hijau, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019) dini hari. Tak sendiri, rekan wanitanya yang belum diketahui identitasnya juga tewas.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Lilik Sumardi mengatakan, kecelakaan terjadi saat Anton mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi B 37773 TRQ sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, Anton tak dapat mengendalikan sepeda motornya hingga akhirnya menabrak pembatas jalan.

“Kurang hati-hati menabrak pembatas jalan kemudian oleng terus menabrak pohon yang berada di sisi kiri jalan, sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban meninggal dunia serta kerusakan pada kendaraan,” ujar Lilik dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/4/2019).

Lilik menyebut, hingga kini identitas perempuan yang dibonceng Anton belum diketahui. Perempuan itu tewas saat dibawa menuju Rumah Sakit Medika Permata Hijau.

“Untuk perempuan alamat belum diketahui mengalami luka pada bagian kaki kiri dan dagu, dibawa ke RS Medika Permata Hijau meninggal di RS Medika,” tambahnya.

Sementara, Anton mengalami luka di bagian kepala dan tewas di lokasi kejadian. Kedua korban kini berada di Rumah Sakit Fatmawati.

Prabowo di HUT Kopassus: Ingat Masih Muda, Masa Masih Agak Kurus

Suara.com – Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto ikut menghadiri acara ke-67 HUT ke-67 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).

Sebagai mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Prabowo merasa bangga melihat prajurit-prajurit Kopassus dan langsung teringat masa mudanya sebagai tentara.

Prabowo hadiri acara tersebut dengan mengenakan stelan jas berwarna krem dan baret merah khas Kopassus. Selama acara, Prabowo menyaksikan sejumlah aksi yang ditampilkan oleh prajurit Kopassus dan membuatnya bangga.

“Jadi saya hari ini sangat bahagia. Sangat bangga. Saya lihat penampilan prajurit Kopassus luar biasa. Semangat, kemampuan mereka, fisik mereka menunjukkan kemampuan yang luar biasa,” kata Prabowo di lokasi.

“Saya bangga sekali bahwa kualitas Kopassus masih sangat, sangat, sangat tinggi. Jadi saya sangat bangga hari ini,” sambungnya.

Prabowo pun sempat mengatakan kalau dirinya jadi teringat saat masih menjadi prajurit. Prabowo memulai kariernya sebagai anggota TNI pada 1974. Dirinya lulus dari akademi militer di Magelang dengan pangkat letnan dua.

“Iya, ingat masa muda. Ingat masa masih agak kurus,” ujarnya.

Usai menghadiri acara tersebut, Prabowo berpesan kepada Kopassus untuk tetap mempertahankan kekuatan yang dimiliki saat ini. Dirinya juga meminta untuk tetap setia kepada bangsa dan negara.

“Kopassus agar tetap semangat. Pertahankan kemampuan. Selalu setia kepada negara dan bangsa,” pungkasnya.

Coba Retas Website KPU, Pemuda 19 Tahun di Payakumbuh Ditangkap Polisi

Suara.com – Seorang pemuda inisial MA (19) asal Kelurahan Nunang Daya Bangun, Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat ditangkap oleh tim cyber Mabes Polri pada Senin (22/04/2019) sekitar pukul 17.00 WIB. Pemuda itu diduga hendak mencoba meretas website KPU pada Jumat (19/04/2019) lalu.

Informasi yang dihimpun Covesia.com (jaringan Suara.com), MA mencoba menembus sistem keamanan website KPU RI dari Payakumbuh. Namun, usaha ini terbaca oleh tim IT KPU dan terlacak pada posisi di Kelurahan Parit Rantang, Payakumbuh Barat.

Selanjutnya tim IT KPU melaporkan hal ini kepada Mabes Polri dengan nomor LP/B/392/IV/2019/Bareskrim, tanggal 19 April 2019.

Menindak lanjuti laporan ini, Mabes Polri langsung melakukan pengejaran ke Payakumbuh. Saat tim cyber Mabes Polri berada di Payakumbuh, ternyata MA mengulangi usaha untuk meretas Website KPU RI dan posisinya berada di tempat yang sama.

Atas laporan itu, polisi melakukan pengejaran ke sebuah rumah di Kelurahan Parit Rantang yang ternyata rumah sepupu MA.

Usai ditangkap, MA menjalani pemeriksaan terlebih dahulu di Polres Kota Payakumbuh dan dibawa ke Mabes Polri pada Senin malam.

”Iya, kemarin kita mendampingi tim Mabes Polri untuk melakukan penangkapan terhadap seorang warga. Ia langsung dibawa ke Mabes Polri.” Kata Kapolres Payakumbub, AKBP. Endrasetiawan kepada Covesia.com, Selasa (23/4/2019).

Ia juga mengatakan atas perbuatan MA, Website KPU RI mengalami gangguan dan susah untuk di akses oleh masyarakat Indonesia.
Dalam.penangkapan ini, diamankan barang bukti (BB) 1 buah laptop merek Lenovo, 2 buah flash disk, 2 unit HP merek Samsung dan sim card, 1 buah modem merek Andromax M2Y dan 2 buah sim card.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kapolres mengaku tidak memiliki kewenangan memberikan keterangan karena sudah menjadi ranah Mabes Polri.

“Soal proses dan hasil pemeriksaan atau yang lain. Itu kewenangan Mabes Polri. Saya tidak bisa menjelaskan yang lain,” katanya.

Wiranto Menjamin KPU Tak Akan Diintervensi

Suara.com – Menkopolhukam Wiranto memastikan pihaknya akan mengawal proses penghitungan suara Pemilu 2019 yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka rapat koordinasi di Kemenko Polhukam.

Wiranto juga menjamin petugas KPU tidak akan bisa diintervensi oleh pihak manapun dalam melakukan perhitungan suara.

“Kita sudah menyatakan bahwa perhitungan suara oleh KPU akan kita kawal dengan baik, kita amankan dari segala intervensi-intervensi yang dapat mengganggu aktivitas petugas KPU baik di daerah maupun di pusat,” ujar Wiranto membuka rapat koordinasi di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).

Dalam rapat tersebut hadir pula Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Kepala Staf Kepresidenen Moeldoko dan perwakilan sejumlah kementerian.

Adapun rapat tersebut dilakukan, kta Wiranto, guna membahas hal-hal mengenai pengamaban pasca pemilu sampai penghitungan suara agar tetap berjalan dengan aman, damai, dan lancar.

“Kita akan membahas banyak hal, tentang hoaks, tuduhan-tuduhan tentang adanya konspirasi-konspirasi pemilu dan sebagainya,” kata Wiranto.

Lagi, Polda Metro Panggil Ahmad Fanani Terkait Kasus Dana Kemah

Suara.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus penyelewengan dana Kemah Pemuda Islam Indonesia 2017. Dalam kasus ini, polisi kembali memanggil Ahmad Fanani selaku panitia acara itu untuk diperiksa sebagai saksi, hari ini.

“Iya kita agendakan pemeriksaan untuk Ahmad Fanani hari ini,” kata Kasubdit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendrawan, kepada wartawan, Rabu (24/4/2019).

Sesuai agenda penyidik, pemeriksaan terhadap Fanani dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB. Namun, menurut pantauan Suara.com, batang hidung Fanani belum tampak terlihat di gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Polisi sebelumnya pernah memeriksa Fanani pada 2018 lalu. Fanani diperiksa bersamaaan mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

Selain itu, polisi juga pernah memeriksa staf Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Abdul Latif, Ketua Panitia dari Gerakan Pemuda (GP) Anshor Safarudin sebagai saksi dalam kasus yang sama.

Untuk diketahui, kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia digelar memakai dana APBN Kemenpora di Pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah pada 16 sampai 17 Desember 2017. Diduga, dalam kegiatan itu ditemukan penyelewengan dana, sehingga Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Kemenpora untuk mengumpulkan sejumlah barang bukti dan melakukan penyidikan.

Prabowo Unggah Video Surat Suara Dibakar di Papua: Parah, Sadis, Brutal

Suara.com – Pendukung Prabowo Subianto – Sandiaga Uno yang juga Mantan Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia Letnan Jenderal (purn) Johannes Suryo Prabowo mengunggah video yang berisi surat suara pemilu 2019 di bakar di sebuah wilayah di Papua. Aksi pembakaran surat suara itu dinilai sadis dan brutal.

Dalam video berdurasi 2.12 menit itu terlihat kotak suara berhamburan di sebuah lapangan berumput. Sementara surat suara dibakar di tengah lapangan itu.

“Tidak ada pilpres di desa-desa, di distrik-distrik. Surat suara diikat jadi satu oleh bupati, dikasihkan ke Bapak Joko Widodo. Ini namanya tidak adil, pilpres macam apa ini. Tidak pilpres, cuma pemilihan legislatif. Pilpresnya diikat jadi satu, dikasihkan ke bapak Jokowi,” begitu seorang lelaki bicara di video tersebut.

Video itu diunggah di akun Twitter JS Prabowo, @berteman_mari. JS Prabowo.

“Ini parahhh, sadisss dan brutalll sekali… kertas suara Pemilu sampau dibakar seperti membakar sampah. Apakah kecurangan ini mau didiamkan karena dilindungi oleh aparat dan pejabat? Ini soal masa depan Indonesia, bukan soal nasib aparat dan pejabat.. #JagaSuara02AmankanC1” tulis JS Prabowo.

Twitter itu pun dikomentari Ustaz Tengku Zulkarnain. Ustaz Tengku Zulkarnain meminta aparat keamanan harus segera mengusut video itu.

“Ngerinya melihat surat suara dibakar terang terangan Begini… Polisi usut dong video Ini… Jika tidak benar klarifikasi biar tidak jadi fitnah. Jika benar tangkap orang orangnya…” kata Tengku Zulkarnain.

Sindiran PKPI: Kubu 02 Enggak Punya Data, Kalaupun Ada Prabowo Kalah

Suara.com – Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi mengklaim tidak pernah meleset meramalkan strategi yang dilakukan kubu Capres – Cawapres nomor urut 02 Prabowo – Sandiaga. Teddy bahkan mengaku sudah memberitahu Prabowo kalau timnya tidak begitu hebat.

Hal itu disampaikan Teddy melalui akun Twitter pribadinya @TeddyGusnaidi pada Selasa (23/4/2019). Maksud ucapan Teddy tersebut bermula saat mengomentari soal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga yang belum mau membuka soal metodologi penghitungan suara versi BPN.

“Bukan sombong, tapi dari awal tidak ada satu pun statement gue saat membongkar strategi kubu 02 meleset. Terakhir gue bilang, kubu 02 enggak punya data, kalaupun ada tapi @Prabowo kalah,” cuit Teddy.

Namun, Teddy enggan bersombong diri. Teddy hanya menyampaikan bahwa pernyataannya tersebut semata-mata karena menganggap tim Prabowo tidak hebat.

“Apakah gue hebat? Enggak juga.. Ini karena tim Prabowo enggak ada yang hebat. Gue udah ingatkan Prabowo,” pungkasnya.

Diketahui, Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo – Sandiaga, Sudirman Said menjawab tantangan dari sejumlah lembaga survei untuk membuka data yang digunakan Prabowo saat mendeklarasikan klaim kemenangannya di Pilpres 2019.

Alih-alih menjawab, Sudirman malah menantang lembaga survei itu buka-bukaan soal sokongan dana di balik pelaksanaan quick count atau penghitungan cepat.

Sudirman menantang kepada seluruh lembaga survei untuk berani membuka siapa sosok yang menyalurkan dana kepada lembaga survei tersebut.

“Saya tantang mereka untuk buka dana dari siapa. Dananya dari siapa,” kata Sudirman di Prabowo – Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019).

Kemudian, Sudirman sempat kembali ditanyakan soal kesiapan BPN untuk membongkar metodologi yang dilakukannya dalam mengumpulkan hasil quick count dan real count yang sempat diumumkan Prabowo dalam deklarasinya beberapa waktu lalu.

Sudirman mengaku BPN siap mengungkapkannya. Namun, Sudirman tidak menyebutkan kapan BPN akan membuka metodologi yang dilakukannya.

Kubu Prabowo Janjikan Rekonsiliasi Nasional, Jika…

Suara.com – Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga, Priyo Budi Santoso merespon pernyataan kubu Joko Widodo atau Jokowi yang menyebut Capres Prabowo Subianto sulit untuk diajak rekonsiliasi.

Priyo menyebut Prabowo akan mewujudkannya jika sudah dilantik menjadi Presiden RI.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Maruf Amin terus mengupayakan mengadakan rekonsiliasi antara Jokowi dengan Prabowo pasca Pilpres 2019. Meskipun Jokowi sudah mengirim utusan yakni Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, namun pertemuan itu urung dilakukan.

“Setelah nanti @prabowo dilantik sebagai Presiden RI akan segera melakukan rekonsiliasi nasional,” cuit Priyo di akun Twitternya @PriyoBudiS pada Selasa (23/4/2019).

Upaya rekonsiliasi yang dilakukan oleh pihak TKN Jokowi – Ma’ruf Amin mendapat respon beragam dari kubu BPN Prabowo – Sandiaga. Salah satunya ialah dari Juru Bicara BPN Prabowo – Sandiaga, Dian Islamiati Fatwa.

Dia mengatakan, pemilu bukan sebuah perang sehingga tidak perlu ada agenda rekonsiliasi antara pihaknya dengan siapapun.

“Apanya yang direkonsiliasikan? Kita kan sedang tidak perang, hanya berkompetisi yaitu pemilu saja,” kata Dian dalam keterangan persnya, Selasa (24/4/2019) malam.

Prabowo dan Sandiaga saat ini bersama tim BPN sedang sibuk menginventarisir C1 plano yang dikumpulkan para relawan dari seluruh pelosok negeri. Menurut dia, bagi Prabowo – Sandiaga, pemilu bukan persoalan kalah dan menang, namun bagaimana rakyat dapat merasakan keadilan.

Penolakan upaya rekonsiliasi dalam waktu dekat ini lantas disayangkan oleh anggota TKN Jokowi-Ma’ruf, Eva Kusuma Sundari. Dia mengatakan, pihaknya keberatan jika alasan penundaan rekonsiliasi lantaran belum ada urgensinya.

Prabowo Datang ke HUT Kopassus, Jokowi Cuma Kasih Selamat Lewat Video

Suara.com – Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri acara HUT ke-67 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019). Prabowo diundang sebagai mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus.

Pantauan Suara.com, rombongan Prabowo tiba di lokasi perayaan tersebut pada pukul 08.30 WIB. Kedatangannya langsung disambut oleh petinggi TNI dan para tamu undangan.

Dalam kesempatan itu, Prabowo terlihat mengenakan pakaian jas berwarna krem muda, baret merah khas Kopassus dan tak lupa kaca mata hitamnya. Dirinya berdiri di barisan paling depan bersama mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Acara perayaaan ulang tahun itu diramaikan oleh aksi dari prajurit-prajurit Kopassus. Selain itu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi juga sempat menyampaikan pesan dalam sebuah video yang diputar dalam acara tersebut.

Dalam videonya, Jokowi menyampaikan selamat kepada Kopassus yang tengah merayakan hari ulang tahunnya.

“Pasukan khusus TNI, yangg memiliki profesionalisme dan integritas tinggi dan selalu siap tunaikan pengabdian kepada rakyat negara dan bangsa. Dirgahayu Kopassus semoga Tuhan YME selalu memberi perlindungan dmna pun saudara bertugas,” kata Jokowi.

Beda Hitungan Suara Jokowi vs Prabowo di Situs Kawalpemilu dan AyoJagaTPS

Suara.com – Proses perhitungan suara peserta Pemilihan Presiden 2019 antara pasangan calon Joko Widodo – Maruf Amin dan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno masih terus berlangsung.

Selain Komisi Pemilihan Umum (KPU), dua situs gerakan urun dana yang ikut berpartisipasi, Kawalpemilu.org dan AyoJagaTPS.com, memiliki hitungan berbeda terkait keunggulan dua pasangan tersebut.

Terhitung hingga Rabu (24/4/2019) pukul 09.13 WIB, berdasarkan pantauan SUARA.com, pasangan Jokowi – Maruf unggul dengan total perolehan 16.279.935 suara.

Sementara, pasangan Prabowo – Sandiaga memiliki total perolehan 14.921.860 suara. Selisih atau perbedaan antara kedua pasangan calon tercatat hingga 1.358.075 suara.

Tercatat, berdasarkan situs Kawalpemilu.org, suara sah yang masuk sebanyak 31.187.781 suara. Sedangkan, ada 653.061 suara yang tidak sah. Data itu dihimpun dari 812.671 tempat pemungutan suara (TPS).

Situs tersebut juga menjabarkan secara detail dari wilayah-wilayah tempat suara diambil, dibuat lengkap dengan tabel-tabel yang berisi hasil data tabulasi perolehan suara.

Hasil bidik layar situs Kawalpemilu.orgHasil bidik layar situs Kawalpemilu.org

Lain halnya dengan situs AyoJagaTPS.com. Hingga Rabu (24/4/2019) pukul 09.45 WIB, situs tersebut menyebut Prabowo – Sandi unggul dengan perolehan 4.663.429 suara dengan persentase 62,90 persen.

Sementara, pasangan Jokowi – Maruf disebut meraup 2.751.135 suara dengan persentase 37,10 persen. Data tersebut disuguhkan dalam diagram berbentuk pie chart. Selisihnya 1.912.294 suara.

Disebutkan jumlah suara yang masuk sebanyak 7.414.564 dari 36.233 TPS. Keseluruhan data ditaruh di situs tersebut dalam format file Joint Photographic Experts Group (JPEG).

Diagram pie chart di situs AyoJagaTPSDiagram pie chart di situs AyoJagaTPS

Berbeda dengan situs Kawalpemilu.org, untuk melihat data tabulasi di situs AyoJagaTPS.com, SUARA.com mesti mengunduhnya dahulu dalam format file Excel.

Di file itu, tertera tulisan ‘AJT Data All TPS Tgl 22-04-2019 Jam 19-an.” Kemungkinan data tersebut terakhir diperbarui pada 22 April 2019 sekitar pukul 19.00-an.

Data dalam tabulasi tersebut menjabarkan secara detail juga jumlah suara untuk kedua pasangan calon dari sejumlah wilayah, nomor TPS, suara tidak sah hingga jumlah suara sisa.

Namun, ada perbedaan dari data tabulasi dengan diagram yang tercantum di laman depan situs. Di tabel tersebut, tertulis Jokowi – Maruf meraih 2.213.057 suara dengan hitungan 36,12 persen.

Sedangkan, pasangan Prabowo – Sandi unggul dengan 3.913.638 suara. Persentase suara untuk pasangan tersebut yakni 63,88 persen.

Tertulis di tabel tersebut, jumlah suara yang masuk sebesar 6.126.695 suara. Selisih suara kedua pasangan yakni 1.700.581 suara.

Hasil tabulasi di situs AyoJagaTPS.Hasil tabulasi di situs AyoJagaTPS.

Tempat Hitung Real Count di DPP Sepi, Gerindra: Kalau Bocor, Musuh Nyerang

Suara.com – Sepinya kantor DPP Gerindra dari aktivitas perhitungan real count Prabowo Subianto – Sandiaga Uno menjadi sorotoan. Media yang datang ke lokasi melihat tidak ada proses penghitungan real count perolehan suara Prabowo – Sandiaga.

Kantor DPP Partai Gerinda di Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, tampak sepi, Selasa (23/4/2019). Padahal sebelumnya, kantor ini disebut-sebut menjadi pusat pengumpulan data C1 sebagai dasar Partai Gerindra melakukan real count perolehan suara Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019.

Pantauan Suara.com, sejak menjelang waktu magrib dan sesudahnya, suasana di DPP Gerindra terlihat sepi, baik di luar maupun di lobi gedung.

Hanya ada segelintir remaja yang tampak keluar masuk untuk menunaikan salat Magrib di Masjid Jami Nurul Falah, tidak jauh dari kantor DPP Gerindra.

Ada juga sebagian dari remaja tersebut yang keluar, lalu meninggalkan gedung menumpangi ojek online maupun kendaraan roda dua milik pribadi.

Partai Gerindra mengklaim informasi tempat pernghitungan real count Prabowo – Sandiaga tidak mungkin dibocorkan. Dalam dunia militer, jika membocorkan informasi tersebut akan diserang oleh musuh.

“Dalam dunia militer itu, pantang membocorkan letak dan lokasi dari pangkalan-pangkalan strategis. Kalau dibocorkan begitu saja, nanti musuh mudah menyerangnya dong,” tulis Partai Gerindra dalam akun Twitternya, @Gerindra.

Sebelumnya, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo – Sandiaga, Andre Rosiade mengatakan, lokasi real count di lokasi itu tidak bisa diakses oleh sembarang orang.

“Real Count terus dilakukan oleh DPP Partai Gerindra dan BPN, mengenai lokasi tentu kami tempatkan di lokasi yang aman, dan tidak gampang diakses pihak yang tidak berkepentingan,” kata Andre kepada Suara.com.

Andre memaparkan, lokasi real count itu sengaja tidak terbuka kepada publik karena untuk menjaga form C1 yang dibawa oleh DPD Gerindra se-Indonesia. Karena itu tempat penghitungan real count tersebut sangat dijaga baik oleh DPP Gerindra.

“Apalagi C1 dari seluruh wilayah Indonesia terus berdatangan dikirim oleh DPD Gerindra se-Indonesia dan relawan-relawan pendukung pak Prabowo,” ujarnya.

“Logikanya mana mungkin petugas penerima tamu tahu mengenai hal ini,” tukasnya.

Gerilyawan New IRA Akui Bunuh Wartawati Lyra McKee di Irlandia Utara

Suara.com – Kelompok gerilyawan New IRA telah mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan wartawati Lyra McKee pekan lalu di Irlandia Utara.

Di dalam satu pernyataan yang dikeluarkan pada Selasa pagi (23/4) kepada The Irish News, kelompok tersebut mengaku para pegiatnya membunuh wartawati yang berusia 29 tahun itu, demikian laporan media setempat.

“Dalam serangan (kami) terhadap musuh, Lyra McKee secara tragis tewas saat ia berada di samping pasukan musuh,” kata pernyataan kelompok itu.

“IRA menyampaikan permohonan maaf tulus dan sepenuh hati kepada teman, keluarga dan mitra Lyra McKee atas kematiannya,” tambah pernyataan New IRA, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu, Rabu (24/4/2019) pagi.

Lyra McKee, yang telah mengamati operasi polisi di Daerah Creggan di Kota Londonderry, tertembak pada Kamis malam (18/4).

Asisten Kepala Polisi Mark Hamilton mengatakan penembakan tersebut terjadi ketika politi sedang mencari amunisi dan senjata api setelah mendapat keterangan bahwa serangan teror direncanakan pada akhir pekan Paskah.

Ia menyebut kematian Lyra McKee “mengerikan dan tak bisa dibenarkan”.

“Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di daerah permukiman di kota itu dan membuat Nona McKee terluka,” kata Hamilton di dalam satu pernyataan pada Jumat (19/4).

“Personel polisi segera memberikan pertolongan pertama sebelum membawa wartawati tersebut di belakang Land Rover ke rumah sakit. Tragis, ia meninggal akibat luka-lukanya.”

Perdana Menteri Inggris Theresa May menyebut peristiwa itu “mengejutkan dan benar-benar tak berperasaan”.

“Belasungkawa paling dalam saya sampaikan buat rekan, teman dan keluarganya. Ia adalah wartawan yang meninggal saat melakukan pekerjaan dengan penuh keberanian,” tulis May di Twitter.

Perbatasan antara Irlandia Utara dan Republik Irlandia telah menjadi salah satu masalah yang rumit dalam perundingan Brexit antara Inggris dan Uni Eropa.

Arsul Sani Sapa Prabowo di Twitter: Banyak Orang Waras Kehilangan Kewarasan

Suara.com – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin, Arsul Sani menyapa Calon Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto di Twitter. Sebelum menyapa, Arsul mengucapkan kata-kata mutiara.

Arsul Sani dalam Twitternya, @arsul_sani, mengatakan banyak orang waras kehilangan kewarasanya. Bahkan inteletual kehilangan intelektualitasnya.

“Banyak orang: waras kehilangan kewarasan-nya, intelektual kehilangan intelektualitasnya, alim menjadi dholim dalam kata dan perilaku plus orang bodoh bangga dengan kebodohannya. Semangat pagi…tuips, mudah-mudahan kita tidak termasuk kelompok di atas, semangat pagi Pak @jokowi & Pak @Prabowo,” kicau Arsul, Rabu (24/4/2019) pagi.

Rekonsiliasi

Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima kedatangan sejumlah tokoh muslim di kediaman resmi di Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin (22/4/2019) malam. Acara silaturahmi antara Wapres JK dengan tokoh umat Islam itu dimulai pada Senin sekitar pukul 19.00 WIB.

Dalam pertemuan itu, para tokoh meminta Jokowi dan Prabowo bertemu.

“Dalam pertemuan tadi, kami membicarakan banyak hal mengenai bangsa. Salah satunya, kami menyarankan Pak Jokowi dan Prabowo bertemu seusai pilpres,” tutur JK saat itu.

JK menuturkan, persamuhan antara Jokowi – Prabowo diperlukan untuk menyejukkan suasana setelah 8 bulan terakhir berkontestasi dalam Pilpres 2019.

Usulan JK dan para tokoh agama itu ditanggapi Calon Wakil Presiden Maruf Amin. Maruf Amin setuju Calon Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto bertemu untuk mencairkan suasana panasnya suhu politik. Maruf Amin setuju dengan usulan Wapres Jusuf Kalla agar mereka bertemu pasca Pilpres 2019.

Menurut Maruf Amin, usulan tersebut adalah ide yang bagus. Hal tersebut diungkap Maruf Amin usai melakukan rapat rutin di Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Maruf Amin menilai pertemuan Jokowi-Prabowo nantinya bisa mencairkan agar terjadi rekonsiliasi antara kedua kubu kontestan Pilpres.

“Ya bagus itu supaya mencairkan, supaya rekonsiliasi,” ujar Maruf Amin di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2019).

Maruf Amin juga menyatakan nantinya pertemuan kedua Capres itu akan menghilangkan kesan terjadi kerusuhan antar kedua kubu. Ia menegaskan suasana pasca Pilpres harus didinginkan dan menunggu hasil perhitungan suara resmi KPU.

“Jangan sampai ada kesan bahwa ada seperti kerusuhan ita tunggu supaya KPU selesai menghitung real countnya,” kata Maruf Amin.

Caleg dan Panwas Pembakar Kotak Suara di Jambi Ternyata Kakak Beradik

Suara.com – Tim gabungan dari Polda Jambi dan Polres Kerinci pada Minggu (21/4/2019) berhasil menangkap dua orang tersangka kasus pembakaran kotak dan surat suara Pemilu 2019 di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh.

Kedua pelaku yang ditangkap yakni RJ (31), warga RT 02 Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, yang merupakan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) atau pengawas desa. Ia ditangkap di lokasi kejadian pembakaran kotak dan surat suara.

Satu orang lainnya adalah KS (53), warga Desa Hamparan Pugu, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci, yang merupakan Caleg PDIP di Kota Sungai Penuh. KS ditangkap tim gabungan saat bersembunyi di rumah penduduk di kawasan Air Hangat, Kabupaten Kerinci.

KS dan RJ diketahui merupakan kakak beradik. Guna proses labih lanjut, keduanya telah dibawa ke Mapolda Jambi.

Direktur Reskrimum Polda Jambi AKBP Edi Faryadi saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, RJ dan KS diduga merupakan pelaku utama atau aktor intelektual dalam kasus ini. Keduanya ditenggarai merupakan orang yang menyuruh melakukan pembakaran.

“Keduanya merupakan pelaku utama, yang menyuruh. Yang membakar lain lagi orangnya,” ujar Edi seperti dikutip Metrojambi.com (jaringan Suara.com).

Untuk motif pembakaran, Edi mengatakan dugaan sementara karena tidak puas dengan perolehan suaranya di tiga TPS yang ada di Desa Koto Padang. Selain itu, juga diduga tidak terima ada caleg dari daerah lain yang justru perolehan suaranya lebih banyak.

“Mungkin karena merasa sudah berkorban banyak, namun hasilnya tidak memuaskan,” ujar Edi.

Sebelumnya, kotak dan surat suara yang dibakar berasal dari TPS 1, 2, dan 3 Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh.

Pengawas Pemilu Dilempari Batu saat Temukan Kecurangan

Suara.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Tengah di lempar batu saat menindak dan menemukan kecurangan. Pengawas pemilu itu pun terluka.

Sammpai 23 April 2019 kemarin Bawaslu Sulteng melaporkan sebanyak 51 orang pengawas pemilu yang ditugaskan di tempat pemungutan suara (TPS) jatuh sakit saat hari pencoblosan dan pascapencoblosan yang umumnya dipicu oleh karena kelelahan.

“Ada dua orang lainnya mengalami tindak kekerasan saat ingin menindak pelaku pelanggaran serta 13 orang lagi mengalami kecelakaan lalu lintas saat sedang bertugas,” kata Anayanti Sofianita, Kepala Sekretariat Bawaslu Sulteng saat dihubungi di Kota Palu, Rabu (23/4/2019).

Menurut dia, para petugas TPS yang menjadi korban itu berasal dari 10 kabupaten dan Kota Palu. Ada yang menjalani perawatan di rumah sakit dan ada pula yang rawat jalan.

Mengenai pembiayaan pemulihan kesehatan, Anayanti menyebutkan bahwa seluruh pengawas TPS di Sulteng sudah dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan, namun kasus-kasus yang tidak tercakup dalam kerja sama itu akan ditangani oleh Bawaslu, sementara yang kecelakaan lalu lintas akan ditangani PT.Jasa Raharja.

Mengenai pengawas TPS yang mengalami tindak kekerasan, Anayanti menyebut hal itu menimpa pengawas di Kabupaten Banggai Laut Syamsuddin Lanusi dan TPS di Kabupaten Buol atas nama Muhamad Quif.

Syamsuddin Lanusi mengalami intimidasi karena berusaha menangkap pelaku politik uang dalam pemilu, sedangkan Muh. Quif dilempari batu setelah kembali dari rumah Kepala Desa untuk meminta keterangan tentang tindakan menguntungkan salah satu calon legislatif dalam pencoblosan.

Sementara itu, data dari KPU Sulteng mencatat hingga saat ini ada 84 orang KPPS dari hampir seluruh kabupaten/kota se-Sulteng yang dilaporkan sakit, dan salah seorang di antaranya meninggal dunia yakni anggota KPPS Kelurahan Buluri, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu.

“Kami sedang menunggu dana sosial dari KPU pusat untuk disalurkan kepada mereka,” kata Ketua KPU Sulteng Tanwir Lamaming yang dihubungi melalui telepon genggamnya. (Antara)

Gubernur Anies Baswedan Bagikan 40.419 Kartu Lansia Jakarta

Suara.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan Kartu Lansia Jakarta (KLJ) di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Amanah Komplek Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, Rabu (24/4/2019). Sebanyak 40.419 akan dibagikan kepada lansia tahun ini.

“Pembagian tahun 2019 jumlahnya 40.419 lansia, kita mengharapkan agar orang tua yang menerima ini akan bisa memanfaatkan uang yang diterimanya untuk kebutuhan sehari-hari jadi bisa membantu mengurangi biaya yang selama ini,” kata Anies dalam sambutannya di Koja, Jakarta Utara.

Penerima KLJ adalah para lansia yang sudah berusia 60 tahun, ber-KTP Provinsi DKI Jakarta, tidak memiliki penghasilan tetap atau tidak mampu sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya, terlantar secara psikis dan sosial, dan sakit menahun dan atau hanya bisa terbaring di tempat tidur.

Masing-masing lansia menerima dana bansos PKD Lansia sebesar Rp. 600.000 per orang per bulan dengan mekanisme penyaluran dananya per triwulan dari Rekening KLJ Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta ke masing-masing rekening lansia dengan pengambilan dananya per bulan.

“Penyaluran Bantuan Sosial Pemenuhan Kebutuhan Dasar Lansia dengan menggunakan Kartu ATM atau kartu debit yang dikeluarkan oleh Bank DKI,” ujarnya menjelaskan.

Lansia yang mendapatkan Bansos PKD Lansia merupakan penduduk Provinsi DKI Jakarta telah terdaftar dan ditetapkan dalam Basis Data Terpadu (BDT). Untuk data lansia pada BDT Provinsi DKI Jakarta sebanyak 112.417 orang.

Tahun 2019 tersedia anggaran untuk Bansos PKD Lansia sebesar Rp. 291.016.800.000, dengan sasaran sebanyak 40.419 lansia penerima manfaat yang dibagi dalam dua tahap penyaluran.

Pertama, sebanyak 28.420 lansia yang telah mendapatkan Kartu Lansia Jakarta di tahun 2018 secara otomatis telah menerima dana bansos PKD lansia dan menarik dananya melalui ATM Bank DKI dari Januari – Maret 2019

Sedangkan Kartu Lansia Jakarta yang baru, akan didistribusikan kepada 11.999 Lansia penerima manfaat baru yang telah melalui proses verifikasi dan validasi Basis Data Terpadu (BDT) didistribusikan dimulai hari ini untuk 5 wilayah kota administrasi.

Pembagian KLJ ini sesuai dengan Pergub Nomor 142 tahun 2018 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari APBD dan Pergub Nomor 193 Tahun 2017 tentang Pemberian Bantuan Sosial Untuk pemenuhan Kebutuhan Dasar Bagi Lanjut Usia.

Nasi Padang Diboikot, Andi Arief Takut Warga Jakarta Minta Istana Pindah

Suara.com – Politisi Partai Demokrat Andi Arief ikut berkomentar soal aksi viral boikot nasi Padang karena Jokowi – Maruf Amin kalah suara quick count di Sumatera. Andi Arief sindir jangan sampai viral boikot nasi Padang di dunia maya terjadi di dunia nyata.

Andi Arief takut boikot nasi Padang akan menyebabkan warga Jawa Barat dan DKI Jakarta meminta Istana Kepresidenan pindah. Tak jelas maksud Andi Arief itu.

“Jangan boikot rumah makan Padang, nanti warga Jabar dan DKI minta istana Presiden pindah,” kata Andi Arief dalam akun Twitternya, @@AndiArief__, Rabu (24/4/2019).

Sebelumnya aksi viral boikot nasi Padang pun dikomentari Partai Gerindra. Gerindra menyindir aksi boikot nasi Padang karena Jokowi – Maruf Amin kalah di Sumatera sebuah penyesalan. Karena nasi Padang dianggap makanan lezat.

Sebelumnya, menjadi viral di Twitter, banyak warganet membalas unggahan tersebut dengan bukti-bukti boikot yang dilakukan. Seperti yang diposting akun @Imad_kun yang mengunggah screenshot kolom komentar Facebook beberapa pengguna.

“Salah satu penyesalan terbesar jika memboikot makanan nusantara, karena rasanya tiada tara. Wahai Komunitas Makan Nasi Padang Pakai Sendok dan Komunitas Makan Nasi Padang Pakai Tangan, nasi Padang mau dioikot nih katanya,” tulin Twitter Gerindra, @Gerindra.

Masyarakat Indonesia kini tengah menanti hasil pemungutan suara dari pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dalam Pemilu 2019. Meski tidak menjadi hasil resmi, perhitungan cepat (quick count) telah keluar dan diketahui Paslon nomor urut 1 Jokowi – Ma’ruf Amin kalah di daerah Sumatera.

Melihat hasil ini, para pendukung Paslon nomor urut 1 ini ramai-ramai berniat melakukan boikot nasi padang, pempek, dan mie Aceh.

“Sebentar sebentar, serius gara-gara Pilpres ada yang mau boikot Nasi Padang? Tolong bilang sama gue klo kabar itu gak bener. Plis..” tulis @ardibhironx dalam unggahannya.

Selain nasi padang, ada unggahan Facebook salah satu pengguna yang bersumpah untuk tidak lagi makan nasi padang, pempek Palembang, dan mie Aceh.

Niatan untuk melakukan boikot nasi padang, pempek, dan mie Aceh ini rupanya dilakukan karena ketiga makanan daerah ini berasal dari wilayah Sumatera.

Berdasarkan hasil quick count yang dilakukan Litbang Kompas, pasangan nomor urut 01, Jokowi – Ma’ruf Amin mendapat total suara 43,02 persen. Sedangkan pasangan nomor urut 02, Prabowo – Sandiaga Uno mendapat total suara 56,98 persen.

Aksi boikot nasi padang, pempek, dan mie Aceh akibat Pilpres ini dibanjiri komentar dari para warganet. Banyak yang tidak setuju dengan aksi aneh satu ini.

“Gaya2an boikot nasi padang, dapet lengkuas nyampur di bumbu rendang aja udah girang..” komentar akun @mhdgpr_.

“Padahal nasi padang kan ena… :(” tulis pemilik akun @bihunrebusena.

“Tapi tetep aja kalo dikasih, ya dimakan…” ungkap pemilik akun @Aldifrrr.

“Kasian bapak gue yang jualan nasi padang..” tulis akun @LilyNurlaeliyah.

Meski hasil quick count sudah dirilis beberapa pihak, hendaknya kita menunggu hasil pemungutan suara resmi dari pemerintah. Semoga apapun hasilnya, dapat diterima semua pihak.

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, LIPI Usul Pemilu 2024 Pakai e-Voting

Suara.com – Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI mengusulkan agar pemilihan umum 2024 atau di masa mendatang menggunakan pemungutan suara secara elektronik atau e-voting. Namun e-voting masih dalam perdebatan.

Pemungutan suara secara elektronik merupakan cara yang paling efektif, dibandingkan dengan pemungutan suara secara manual yang pada Pemilu 2019 menyebabkan sejumlah anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara atau KPPS meninggal dunia akibat kelelahan.

“Memang e-voting masih menjadi perdebatan. LIPI sendiri masih melakukan kajian karena e-voting tidak berarti juga bisa bebas dari kecurangan,” kata Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI Firman Noor saat dihubungi di Jakarta, Selasa (24/4/2019).

Terkait dengan penolakan sejumlah pihak terhadap pemungutan suara secara elektronik, Firman menilai hal itu dikembalikan kepada perpaduan teknologi dan niat baik politikus di DPR yang membuat aturan tentang pemilu.

“Jangan politisi mempertahankan pemungutan suara manual mengatasnamakan aturan main tetapi ada niat tersembunyi,” tutur dia.

Menurut Firman, pemungutan suara secara elektronik relevan untuk menjawab fenomena anggota KPPS yang meninggal dunia dalam tugas melaksanakan Pemilu 2019, daripada wacana kembali memisahkan pemilihan presiden dengan pemilihan legislatif.

“Korban yang jatuh menurut saya mencerminkan ketegangan dan tekanan mental para penyelenggara pemilu, di samping mungkin kondisi tubuh yang tidak optimal,” kata dia.

Firman mengatakan bahwa ketegangan dan tekanan mental yang dihadapi para penyelenggara pemilu itu bisa jadi karena rasa tanggung jawab yang besar terhadap tugas yang mereka emban.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyebutkan hingga Senin (22/4/2019) malam, jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia 91 orang tersebar di 19 provinsi, sedangkan 374 petugas sakit. (Antara)

Bertemu CEO Twitter, Presiden Trump Mengeluh Kehilangan Banyak Follower

Suara.com – Presiden AS Donald Trump pada Selasa (23/4) bertemu dengan Kepala Pejabat Pelaksana Twitter Inc’s Jack Dorsey dan menghabiskan waktu yang menyenangkan untuk menanyai dia mengenai mengapa presiden AS itu telah kehilangan sebagian “follower” di Twitter.

Pada Pertemuan yang diadakan di Gedung Putih pekan lalu, dilakukan beberapa jam setelah Trump kembali menyerang perusahaan media sosial itu mengenai klaimnya bahwa media tersebut bias terhadap kubu konservatif.

“Pertemuan luar biasa sore ini di @GedungPutih dengan @Jack fari @Twitter. Banyak topik dibahas berkaitan dengan landasan mereka, dan dunia media sosial secara umum. Sangat ingin terus mempertahankan dialog terbuka,” cuit Trump, sebagaimana dikutip Antara dari Reuters, Rabu (24/4) pagi.

Presiden AS tersebut menyiarkan gambar Dorsey dan orang lain bersama dia di Oval Office.

Pada Selasa pagi, Trump menyatakan Twitter bias terhadap dia tanpa memberi bukti. Ia menulis di Twitter bahwa perusahaan itu “tidak memperlakukan saya dengan baik sebagai anggota Partai Republik. Sangat diskriminasi.”

Di dalam satu pernyataan, Twitter mengatakan Dorsey mengadakan “pertemuan yang konstruktif dengan presiden Amerika Serikat hari ini atas undangan presiden. Mereka membahas komitmen Twitter untuk melindungi kesehatan percakapan umum sebelum pemilihan presiden 2020 dan upaya yang dilancarkan untuk menanggapi krisis opium”.

Tidak seperti pejabat pelaksana perusahaan teknologi utama lain di AS, Dorsey sebelumnya tak pernah bertemu dengan Trump.

Ia tidak diundang ke pertemuan Desember 2016 dengan presiden terpilih AS, Donald Trump, sedangkan wakil perusahaan utama teknologi lain diundang. Reuters pada 2016 melaporkan Trump marah dengan Twitter sebab perusahaan tersebut telah menolak kesepakatan iklan dengan kampanyenya.

Pada Oktober, Trump menulis bahwa “Twitter telah menghilangkan banyak orang dari akun saya dan, yang lebih penting, mereka tampaknya telah melakukan sesuatu yang membuat lebih sulit untuk bergabung –telah menahan pertumbuhan sampai tahap yang jelas buat semua orang …”

Trump kehilangan 204.000, atau 0,4 persen, dari 53,4 juta follower-nya pada Juli, ketika Twitter memulai pembersihannya terhadap akun yang mencurigakan, kata perusahaan data media sosial Keyhole.

Trump memiliki salah satu akun dengan follower paling banyak di Twitter. Tapi Presiden AS itu dan anggota Partai Republik di Kongres telah berulangkali mengkritik perusahaan tersebut dan pesaing media sosialnya atas apa yang telah mereka sebut bias terhadap kubu konservatif, tapi Twitter telah membantah tudingan itu.

Senator AS dari Demokrat Mazie Hirono pada awal April mengatakan, “Kita tak boleh membiarkan Partai Republik mengganggu perusahaan teknologi dengan melemahkan kebijakan isinya yang sudah gagal menghapuskan isi yang menyesatkan, berbahaya dan penuh kebencian”.