Tewaskan Dua Bocah di Bogor, Granat GLM Punya Radius Mematikan 25 Meter

Suara.com – Komandan Detasemen Peralatan (Denpal) Bogor Letkol Cpl Asep Rahmatsyah mengatakan ledakan granat Granade Launcher Mortir (GLM) yang menewaskan dua anak di Cibungbulang, Kabupaten Bogor, memiliki radius mematikan hingga jarak 25 meter. Bahkan, kata dia, granat itu dibuat khusus untuk menghancurkan tubuh musuh di medan perang.

“Radius jarak mematikannya sekitar 10-25 meter, granat itu khusus untuk hancurkan personel, bukan untuk bangunan atau tank,” kata Asep, saat ditemui Suara.com, di lokasi, Jumat (15/2/2019).

Asep menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap sisa-sisa ledakan dipastikan granat tersebut bukanlah jenis granat tangan. Melainkan, granat ini yang dilontarkan menggunakan senjata.

Jenis granat GLM yang tewas dua bocah di Bogor. (Suara.com/Rambiga)Jenis granat GLM yang tewas dua bocah di Bogor. (Suara.com/Rambiga)

“Hasil kesimpulan sementara, dari serpihan dan keterangan orangtua korban yang pernah melihat bentuknya itu bukan jenis granat tangan, tetapi jenis GLM masih kategori granat tapi cara kerjanya yang berbeda harus dengan senjata pelontar,” jelas Asep.

Kekinian, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap serpihan granat dari lokasi kejadian untuk mengetahui secera detail asal-usul granat tersebut.

“Untuk tahunnya kapan, udah lama apa belum, buatan mana kami belum bisa pastikan karena kami temukan hanya tinggal serpihan-serpihan kecil saja. Tapi kita akan telusuri karakteristik granat itu,” tutup Asep.

Sebelumnya, dua anak bernama Muhammad Mubarok (10) dan Muhammad Doni (14) tewas akibat ledakan granat GLM di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor pada Kamis (14/2/2019) kemarin. Granat tersebut didapat dari area Lapangan Tembak TNI AD dan dimainkan kedua korban bersama temannya Khoirul Islami (10). Beruntung Khorirul selamat dan masih dirawat di RSUD Leuwiliang.

Kontributor : Rambiga

Agenda Akhir Pekan 16 – 17 Februari 2018, Cari Kampus di UK dan Tiket Murah

Suara.com – Agenda akhir Pekan 16 – 17 Februari 2018, memang tak banyak agenda hiburan akhir pekan yang tersaji. Meski sudah memasuki pertengahan bulan tanda kantong mulai menipis, jangan khawatir, masih ada beberapa agenda akhir pekan seru yang gratis kok.

Berikut agenda akhir pekan yang Suara.com merangkum beberapa agenda akhir pekan yang siap mewarnai liburanmu.

1.   Singapore Airlines – BCA Travel Fair 2019

Bagi kalian yang senang bepergian berlibur ke luar neger, ada baiknya kalian mendatangi acara Singapore Airlines – BCA Travel Fair 2019. Acara ini digelar sejak 15 hingga 17 Februari 2019 di Main Atrium Mal Gandaria City, Jakarta.

Selama pamerang berlangsung, para pengunjung bisa membeli tiket penerbangan pesawat Singapore Airlines dengan potongan harga.

2.   OVORIA

Para pengguna layanan OVO bisa memanfaatkan waktu dengan mengunjungi acara OVORIA yang digelar sejak 12 hingga 17 Februari 2019 di Mal Kota Kasablanka. Pastikan saldo OVO cash kalian terisi untuk bisa menikmati berbagai promo dari OVO dengan harga spesial.

3.   Tenun Ikat Sikka Auction & Marketplace

Menghadiri acara Tenun Ikat Sikka Auction & Marketplace di Century Park Hotel Senayan, Jakarta bisa menjadi alternative menghabiskan libur akhir pekan. Disana kamu bisa memborong tenun ikat sikka asal NTT yang mulai mendunia dan ikut goyang Maumere bersama pengunjung lainnya.

Acara akhir pekan ini digelar sejak 15 hingga 17 Februari 2019. Pameran dimulai sejak pukul 09.00 hingga 20.00 WIB.

4.   Australia & UK Application Day 2019

Apakah kalian berencana melanjutkan studi ke Australia dan UK? Nah, acara Australia & UK Application Day 2019 jangan sampai anda lewatkan, ya.

Acara yang hanya digelar sehari yakni Minggu, 17 Februari 2019 di The Westin Jakarta ini menawarkan informasi kuliah di berbagai kampus kenamaan di Australia dan UK. Kalian juga bisa langsung konsultasi dengan perwakilan mahasiswa di masing-masing kampus.

5.   Jazz Buzz: Eyal Maoz

Bagi penikmat music jazz, kalian bisa menghadiri konser Jazz Buzz: Eyal Maoz. Dalam konser itu, sosok gitaris dan composer asal Amerika Serikat, Eyal Maoz siap memanjakan telinga kalian dengan alunan music rock, jazz dan music elektronik yang menjadi ciri khasnya.

Agenda akhir pekan konser Eyal Maoz akan digelar pada Minggu, 17 Februari 2019 pukul 16.00 hingga 17.00 WIB di Komunitas Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Tak Terima Rekannya Ditegur Satpam, Ratusan Driver Ojol Kepung Mal Kokas

Suara.com – Ratusan pengemudi ojek online sempat mengepung gedung Mal Kota Kasablanca , Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (15/2/2019). Aksi tersebut terjadi setelah ada tindakan salah satu petugas keamanan yang menegur salah satu driver ojol.

Merasa tak terima rekannya ditegur satpam mal,  ratusan ojol lainnya lalu menggeruduk pusat perbelanjaan tersebut hingga membludak ke Jalan Casablanca Raya. 

“Ceritanya di depan Kokas (Kota Kasablanca), ada pengemudi ojol yang ditegur security dan pengemudi tidak terima,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol. Indra Jafar saat dikonfirmasi, Jumat (15/2/2019).

Menurut Indra, aksi peneguran itu sempat direkam aplikasi perekaman suara dan disebar ke komunitas ojol di media sosial.

“Dan pengemudi ojek lewat voice note melalui aplikasi, sehingga direspons oleh teman teman ojol lainnya,” kata dia.

Untungnya, aparat Polsek Tebet cepat bergegas ke lokasi untuk meredakan situasi. Indra menyampaikan, kedua belah pihak yang sempat berseteru pun akhirnya bisa dimediasi aparat kepolisian.

“Kapolsek Tebet yang memediasi kesalahpahaman antara ojol dan security Kokas, saat ini sedang dimediasi di basement, situasi aman kondusif,” tutup Indra.

Jumatan di Masjid Kauman, Prabowo Sempat Diminta Pindah Saf

Suara.com – Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto masuk ke Masjid Agung Kauman Semarang , Jumat (15/2/2019), melalui pintu belakang di sisi barat masjid untuk menunaikan ibadah salat.

Setelah wudu dan masuk ke Masjid Kauman, Prabowo sempat duduk di saf bagian tengah bersama jemaah lainnya. Namun kemudian Prabowo diminta salah seorang takmir untuk pindah ke bagian depan.

Prabowo tiba di Masjid Kauman Semarang sekitar pukul 11.50 WIB dengan didampingi beberapa pengawal.

Berdasarkan pengamatan, sejumlah kader Partai Gerinda terlihat berada di area Masjid Kauman Semarang dengan mengenakan baju muslim tanpa atribut partai.

Sekitar 90 personel dari Polrestabes Semarang, Polsek Semarang Tengah, dan Polsek Genuk dikerahkan untuk mengamankan kegiatan Capres Prabowo Masjid Kauman.

Anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Sudirman Said, kepada pers menyatakan Prabowo tetap melaksanakan salat Jumat di Masjid Kauman.

“Kalau sebelumnya terjadi kesalahpahaman, sekarang sudah klir, tidak ada masalah,” katanya.

Ia menyatakan setelah melaksanakan salat Jumat, Prabowo akan menyampaikan pidato kebangsaan di salah satu hotel di Semarang.

Kontributor : Adam Iyasa

Tak Jadi Ditolak di Masjid Kauman, Prabowo Jumatan di Barisan Saf Pertama

Suara.com – Calon Presiden Prabowo Subianto salat Jumat di barisan saf pertema di Masjid Kauman Semarang, Jawa Tengah, Jumat (15/2/2019). Prabowo datang lewat pintu belakang sekretariat Masjid Agung Kauman Semarang, sekitar pukul 11.45 WIB.

Sebelum adzan berkumandang pukul 12.00 WIB, Prabowo Subianto didampingi Direktur Materi Debat Sudirman Said menuju ruang utama salat. Sampai pada barisan di tengah, Prabowo Subianto dan Sudirman Said mengambil saf pada baris itu. Duduk bersila bergabung dengan jamaah Jumatan.

Tak berselang lama, mengetahui kedatangan Prabowo, jamaah lainnya justru mempersilakan Prabowo untuk maju di barisan saf pertama yang kebetulan masih lowong. Langkah itu juga disusul oleh Sudirman Said.

Mantan Danjen Kopassus itu mengenakan paduan baju koko warna putih dan berpeci, posisi saf Prabowo pas di samping mimbar khutbah atau tepat di belakang imam salat Jumat.

Prabowo terlihat khusyuk mendengarkan khutbah Jumat yang dibawakan oleh khatib H Abdul Hakim. Selanjutnya melangsungkan shalat Jumat yang di imami oleh KH Ahmad Najib Nur.

Salat Jumat pun selesai, rupanya para jamaah telah berkumpul menunggu kepulangan Prabowo Subianto menuju kendaraan. Meski hujan mengguyur tak menyurutkan jamaah untuk bisa menatap langsung Prabowo Subianto.

“Langsung masuk mobil, mungkin karena hujan,” kata Zainal Nur, salah satu jamaah yang ingin melihat Prabowo.

Zainal mengaku jika memang ingin melihat langsung kebenaran Prabowo Subianto melangsungkan salat Jumat di Masjid Kauman Semarang.

“Beritanya kan rame katanya tak diizinkan jumatan, tapi ini boleh salat. Menurut saya sih sah-sah saja dia jumatan di Masjid Kauman,” kata pria yang sehari-hari berdagang di Pasar Johar depan Masjid Kauman.

Kehadiran Prabowo, menurutnya juga tak terlalu menggangu ketertiban dan kekhusyukan ibadah salat Jumat. Karena sudah menjadi kebiasaan banyak pejabat yang salat jualnya di Masjid Kauman.

“Yang salat di sini banyak kok pejabat, para pedagang, dan warga sekitar, masjid selalu penuh. Saya rasa kedatangan Prabowo juga tak ganggu khusyuknya jamaah beribadah,” tukasnya.

Ikut Ekskul di Lokasi Bekas Tambang Timah, 2 Siswi Pramuka Tewas

Suara.com – Dua pelajar Pramuka dari Madrasah Darurrohma tewas setelah tenggelam saat melakukan lintas alam ( hiking ) di sebuah lubang bekas penambangan bijih timah di kawasan Bangka Tengah, Bangka Belitung pada Kamis (14/2/2019) sore. Korban yang tewas saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler itu bernama Citra Lesta (12) dan Ernita (15)

“Dua pelajar itu kami dapat informasi sedang melakukan kegiatan ekstrakurikuler, hiking Pramuka bersama 80 pelajar yang lainnya dan tenggelam saat melintasi kolong,” kata Kapolsek Lubuk Besar, Ipda Samsul Bayumi seperti dilansir dari Antara, Jumat (15/2/2019).

Ia menjelaskan, sebanyak 80 pelajar itu mengikuti hiking melintasi kolong yang luas dengan menggunakan tali yang dibentang secara horizontal. Diduga penyebab duanya jatuh dan tenggelam karena mengalami kram di bagian kaki saat menyebrang dengan tali yang sudah disiapkan.

“Dua korban menyeberang menggunakan tali tersebut, namun korban mengalami kram kaki sehingga tidak mampu memegang tali dan tenggelam ke dasar kolong berkedalaman sekitar tiga meter,” ujarnya.

Ia mengatakan, upaya penyelamatan sudah dilakukan tetapi korban sudah hilang tenggelam ke dasar kolong dan ditemukan setengah jam setelah kejadian.

“Diketahui kedua korban tidak bisa berenang, tenggelam saat tali pegangan mereka terlepas,” ujarnya.

Kedua korban sempat dilarikan ke Puskesmas namun nyawanya tidak tertolong lagi.

“Hasil visum memang mereka murni meninggal dunia karena tenggelam, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya.

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pemasok Sabu untuk Selebgram Reva Alexa

Suara.com – Polisi telah mengantongi identitas pelaku yang mendistribusikan narkotika jenis sabu pada selebgram Reva Alexa . Pelaku DPO berinisial RN dalam waktu dekat akan diringkus oleh pihak kepolisian.

“Ciri-ciri DPO RN sudah di dapat polisi, tinggal penangkapan. Ini masih dipantau anggota,” kata Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Dony Alexander, Jumat (15/2/2018).

Untuk diketahui, Reva kerap membeli serbuk putih tersebut dari tersangka RN. Kepada polisi, Reva mengakui membeli 1 gram sabu seharga Rp 1,6 juta dari RN.

Kekinian, Reva masih ditahan di Polda Metro Jaya. Proses penilaian Reva juga masih berlangsung, untuk menentukan bakal dipidana atau masuk panti rehabilitasi.

“Penilaian masih diproses dan Reva masih ditahan,” jelasnya.

Sebelumnya, Jajaran Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya meringkus model sekaligus selebgram Reva Alexa terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu pada Rabu (6/2/2019).

Reva diringkus di Perumahan Taman Beverly Golf, Jalan Danau Belida Nomor 12, Karawaci, Tangerang, sekitar pukul 00.30 WIB.

Selain Reva, polisi juga menangkap satu orang bernama Iwan Kurniawan. Dari tangan keduanya, polisi menyita sabu seberat 0,28 gram serta 5 buat alat hisap berupa botol minuman.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pemkot Bogor Janji Kasih Santunan ke Anak Korban Ledakan Granat

Suara.com – Bupati Bogor Ade Yasin mengucapkan belasungkawa atas insiden ledakan granat GLM yang menewaskan dua anak di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ia pun berjanji akan memberikan santunan kepada korban meninggal maupun yang selamat.

“Info terakhir ada dari tiga orang, ada dua yang meninggal dunia sementara satu orang masih dalam keadan kritis, ini akan kita jamin hingga sembuh,” kata Ade, kepada wartawan, Jumat (15/2/2019).

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor pun akan segera berkoordinasi dengan jajaran TNI maupun Polri atas peristiwa berdarah tersebut.

“Saya akan bertemu Danrem 061/Suryakencana untuk membahas peristiwa ini,” imbuh Ade.

Sebelumnya, dua anak bernama Muhammad Mubarok (10) dan Muhammad Doni (14) tewas akibat ledakan granat GLM di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Kamis (14/2/2019).

Granat tersebut didapat dari area Lapangan Tembak TNI AD dan dimainkan kedua korban bersama temannya Khoirul Islami (10). Beruntung Khorirul selamat dan masih dirawat di RSUD Leuwiliang.

Kontributor : Rambiga

Prabowo Berguyon Tampang Grobogan, TKN: Strategi Kampanye Gratisan!

Suara.com – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi – Maruf Amin, Irma Suryani Chaniago tak menyoal guyonan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyebut warga Grobogan berparas hitam. Sebab, dia menganggap Prabowo sudah biasa memberikan pernyataaan yang menjurus kepada fisik seseorang.

“Sudah biasa kan (Prabowo) bikin kalimat-kalimat seperti itu?,” kata Irma kepada Suara.com, Jumat (15/2/2019).

Dia mengaku guyonan seperti itu sengaja disampaikan Prabowo lantaran dianggap menjadi salah satu strategi kampanye gratis untuk mencari simpatik masyarakat. Dia pun tak mau menanggapi terlalu dalam agar pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra bisa viral di media sosial.

“Maksudnya biar viral dan kami komentarin gitu? Enggak ah. Sudah tahu strategi kampanye gratisnya hehe,” pungkasnya.

Diketahui, Prabowo Subianto kembali melemparkan guyonan mengenai tampang, ketika berpidato. Setelah sempat dipersoalkan gara-gara guyonan tampang Boyolali, Prabowo lagi-lagi bercanda mengenai tampang Grobogan yang baginya berparas hitam alias ireng.

Guyonan tersebut diucapkan Prabowo saat berpidato di hadapan pendukungnya di Kyriad Grand Master Hotel, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (14/2/2019).

Seperti yang terekam dalam video yang diunggah akun Facebook Partai Gerindra, guyonan itu bermula ketika Prabowo mempertanyakan apakah pendukungnya masih mau mendengarkan pidatonya.

Awalnya ajudan pribadinya menyampaikan kalau waktu pidatonya sudah berakhir. Tapi, pendukung mendesak Prabowo agar tetap berpidato. Mereka berteriak meminta Prabowo melanjutkan pidato.

Karena didesak itulah Prabowo mengatakan, “Ini aneh ini. Aneh Grobogan. Ini tampang Grobogan, tampang Grobogan,” tutur Prabowo yang disambut tawa pendengar.

Setelahnya, ia lantas melanjutkan, “wis ireng-ireng (hitam-hitam),” kata Prabowo dan pendengar lagi-lagi tertawa.

5 Fakta di Balik Ledakan Granat di Bogor, Ada 2 Anak Tewas

Suara.com – Fakta di balik ledakan granat di Bogor. Warga Desa Ciarutein Ilir, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dihebohkan dengan insiden ledakan pada Kamis (14/2/2019) pukul 14.00 WIB. Ledakan itu berasal dari granat GLM aktif yang sedang dimainkan oleh tiga orang anak.

Akibat insiden itu, dua anak tewas dan satu lainnya mengalami luka-luka. Saat ini korban sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Leuwiliang.

Insiden ledakan granat begitu mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, granat aktif itu ditemukan oleh ketiga anak hingga dijadikan bahan perimainan tanpa pengawasan orang tua.

Berikut Suara.com merangkum 5 fakta dibalik ledkan granat yang menewaskan 2 anak.

1. Granat Ditemukan di Arena Berlatih TNI

Kejadian bermula saat ketiga bocah yakni Muhammad Mubarok (10), Muhammad Doni (14) dan Khoirul Islami (10) sedang bermain di sekitar Lapangan Tembak arena berlatih TNI AD pada Minggu (10/2/2019). Area itu merupakan area steril dari warga sipil, namun ketiga anak itu bisa masuk.

Di lokasi itu lah ketiganya menemukan sebuah kaleng susu diduga berisi granat GLM aktif. Ketiganya pun membawa granat itu pulang kediamannya. Jarak dari lokasi penemuan granat menuju rumah korban sekitar 2 kilometer.

2. Sempat Dibuang Ibu

Dua hari berselang setelah ditemukan, tepatnya pada Selasa (12/2/2019) ibu korban yakni Siti Nurhasanah sempat melarang anak-anak memainkan kaleng susu itu. Tanpa pikir panjang, Siti pun membuang kaleng susu yang diduga berisi granat GLM ke sekitar kebun dekat rumah korban.

Namun, ketiga anak itu membntah sang ibu. Dua hari kemudian tepatnya pada Kamis (14/2/2019) mereka kembali mencari kaleng susu berisi diduga granat.

3.   Dijadikan Bola Permainan Kasti

Setelah berhasil menemukan kaleng susu berisi diduga granat GLM itu, ketiganya pun membawanya ke teras depan rumah. Mereka pun memainkannya seperti bola permainan kasti hingga akhirnya granat meledak pada Kamis siang sekira pukul 14.00 WIB.

“Granat itu dimainkan anak-anak dengan dipukul-pukul sehingga meledak,” Kepala Penerangan Korem 061/Suryakencana Mayor Inf Ermansyah.

4.   Korban Bertambah

Pukulan demi pukulan itulah yang membuat granat meledak hingga menimbulkan suara yang cukup besar. Akibat ledakan itu, Mubarok tewas di tempat dengan luka cukup parah di sekujur tubuhnya.

Sementara itu Doni dan Khoirul segera dilarikan ke RSUD Leuwiliang untuk perawatan intensif. Namun sayang, pada Kamis malam pukul 21.00 WIB Doni menghembuskan napas terakhirnya lantaran luka di tangan dan kaki yang cukup parah. Hingga kini, Khoirul masih menjalani perawatan intensif di RSUD.

5.   Kodim Bantah Ada Kelalaian Aparat

Pihak Kodim 0621 Kabupaten Bogor telah mendatangi kediaman para korban ledakan granat. Kodim pun bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ledakan granat ini.

Meski demikian, Komandan Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf Harry Eko Sutrisno menegaskan, insiden ini bukanlah murni kesalahan para aparat sekitar area lapangan tembak lokasi penemuan granat.

Pasalnya, ketiga anak itu secara sembunyi-sembunyi menerobos masuk ke area steril ketika tidak ada jadwal latihan tentara.

“Kita sudah datangi dan kasih bantuan buat korban, tapi ini kan bukan sepenuhnya kesalahan kita. Kita juga imbau agar masyarakat tidak masuk ke kawasan itu, karena khusus untuk latihan militer,” ungkap Harry.

Mau Gantikan Sandiaga, Ahmad Syaikhu Temui Ketua DPRD Jakarta

Reza Gunadha | Stephanus Aranditio

Mau Gantikan Sandiaga, Ahmad Syaikhu Temui Ketua DPRD Jakarta

Ahmad Syaikhu, satu dari dua Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno, menemui Ketua DPRD setempat Prasetio Edi Marsudi di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/2/2019) pagi. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

“Ya kalau sepanjang ini saya ikuti prosesnya insyallah lah yang terbaik,” ucapnya.

Valentine Berbuah Petaka, Tukang Ojek Dikepung Warga Saat Mesum sama Janda

Suara.com – DM (50), tukang ojek ditangkap warga saat sedang berbuat mesum dengan JA (31), pegawai kebersihan yang berstatus janda di malam valentine days, Kamis (14/2/2019) kemarin. Selain itu, petugas Satpol PP Damkar Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Bara juga turut menangkap pemuda pengangguran berinisial ADS (18) dengan pasangan WA (16) pelajar setelah dipergoki warga di lokasi berbeda.

“ADS dan WA kita amankan di Taman Makam Pahlawan Lama Belakang GOR Ilyas Yakub, pada pukul 20.30 WIB. Sementara DM dan JA di Pincuran Tarok Salido, pada pukul 20.45 WIB,” sebut Kadispol PP-Damkar Pesisir Selatan, Dailipal kepada KLIKPOSITIF–jaringan Suara.com, kemarin.

Menurutnya, saat petugas mendatangi lokasi, JA yang sudah berstatus berkeluarga dengan selingkuhannya sudah dikerumuni warga. Sedangkan, ADS dan kekasihnya dipergoki sedang mesum di tempat umum. Kedua pasangan tersebut diamankan karena diduga telah memicu keresahan masyarakat.

“Yang satunya lagi sedang berduaan di tempat keramaian diduga berbuat mesum,” ujarnya.

Saat digelandang ke kantor, petugas juga sudah memanggil keluarga mereka. Kedua pasangan mesum tersebut sudah diproses sesuai Perda trantimbun di daerah setempat.

“Yang satu pasangan muda-mudi sudah dipanggil orangtuanya, dan saat ini keduanya sudah diserahkan kepada keluarga masing-masing,” kata dia.

Sumber: Klikpositif.com

Sowan ke Ketua DPRD, Cawagub DKI Syaikhu Dihadiahkan Buku Kebijakan Ahok

Suara.com – Salah satu calon wakil gubernur DKI Jakarta Ahmad Syaikhu berkunjung ke rumah dinas Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi yang terletak di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/2/2019) pagi. Dalam pertemuan itu Syaikhu dihadiahi Prasetio sebuah buku berjudul Kebijakan Ahok.

Terkait pemberian buku itu, kata Syaikhu bisa menjadi bahan acuan tentang cara mengatur dan menjadi pemimpin di Ibu Kota Jakarta.

“Buku kebijakan Pak Ahok kayak sharing terkait pembangunan di DKI bagaimana pun sudah pernah memimpin di DKI Jakarta ini yang mungkin bagian dari sharing yang dilakukan,” kata Syaikhu kepada wartawan, Jumat (15/2/2019).

Dia menjelaskan pertemuan dengan Prasetio hanya sekadar bersilaturahmi membahas perkembangan Jakarta terkini terutama kosongnya kursi Wagub DKI selama enam bulan selepas ditinggal Sandiaga Uno maju ke Pillpres 2019.

“Ya salah satunya bahas perkembangan Jakarta di dalam proses pergantian gubernur, ini lebih pada sharing aja bagaimana membangun Jakarta kedepan lebih baik,” jelasnya.

Menurut Syaikhu, Prasetio berpesan untuk meningkatkan hal-hal baik yang sudah dijalankan di Pemprov DKI jika kelak terpilih menjadi pendamping baru Gubernur Anies Baswedan.

“Beliau berpesan bahwa apa yang sudha baik kita tingkatkan dan disempurnakan,” jelasnya.

Ahmad Syaikhu melakukan pertemuan tertutup di rumah Prasetyo sendirian sekitar pukul 09.00 WIB, sementara dua nama cawagub lainnya tidak tampak hadir bersama Syaikhu.

Sebelumnya diberitakan polemik cawagub DKI Jakarta belum juga menemui titik terang, dua nama yang direkomendasikan oleh panelis tes uji kelayakan belum menemui kata sepakat antara PKS dan Partai Gerindra

Tawarkan Video Call Sex, SF Peras Ratusan Lelaki

Suara.com – SF, lelaki berusia 25 tahun, pelaku pemerasan berkedok penyedia layanan video call sex , dibekuk Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Kasubag Opinev Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Ajun Komisaris Besar Z Pandra Arsyad mengatakan, SF beroperasi melalui media sosial Facebook dengan banyak membuat akun-akun palsu dengan nama perempuan.

”Pelaku ditangkap di Sidrap , Sulawesi Selatan, di sana rumahnya. Kami menangkap pelaku tanggal 6 Februari,” kata Pandra dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (15/2/2019).

Modus SF menipu korban adalah dengan membuat banyak akun palsu bernama perempuan dan menjajakan layanan VCS.

SF menghubungi calon korban via aplikasi obrolan Facebook Messenger atau WhatsApp, sesuai nomor ponsel yang dicantumkan pada profil akun media sosial mereka.

Ia kemudian menawarkan korban pelayanan VCS berbayar. Setelah terjadi kesepakatan dengan para korban, SF kemudian melakukan VCS.

SF, lelaki berusia 25 tahun, pelaku pemerasan berkedok penyedia layanan video call sex, dibekuk Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]SF, lelaki berusia 25 tahun, pelaku pemerasan berkedok penyedia layanan video call sex, dibekuk Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

”Tapi VCS itu tidak dilakukan perempuan asli, tapi menggunakan video porno yang didapatnya dari internet. Bila kemudian korban terpedaya dan ikut memperlihatkan aktifitas seksual atau ketelanjangan pribadi, maka SF akan merekam adegan dan menyimpan file tersebut,” ucap dia.

Setelah pelalu terpedaya, SF kemudian memaksa dan mengancam korban untuk mengirimkan sejumlah uang.

“Bila permintaan tidak dipenuhi, maka pelaku akan mengedarkan file video tersebut kepada teman-teman korban di media sosial dan kepada keluarganya,” ucap Pandra.

Selama melaksanakan aksinya, Pandra menuturkan pelaku tidak sendirian, namun dibantu kedua rekannya yakni AY dan VB.

Keduanya kekinian masuk daftar pencarian orang. AY dan VB berperan menyiapkan rekening tabungan untuk menampung uang hasil pemerasan.

Pandra menambahkan, pelaku telah menawarkan jasa pemerasan berkedok VCS sejak Februari 2019. Sementara korban kekinian berjumlah ratusan.

”Tapi baru dua orang yang berani melaporkan. Total kerugian korban yang melapor mencapai Rp 30 juta per orang. Uang hasil kejahatan itu dipakai pelaku untuk membeli barang mewah seperti Apple Watch dan iPhone,” tuturnya.

Atas perbuatannya, pelaku  SF yang merupakan penangguran dan masih tinggal bersama orangtuanya, dijerat pasal berlapis. Ia disangkakan melanggar Pasal 29 jo 30 UU No 44/2008 tentang Pornografi, Pasal 45 ayat 1 dan 4 Jo Pasal 27 ayat 1 dan 4 UU No 19/2016 tentang ITE, dan Pasal 369 KUHP, serta Pasal 3,4,5 UU No 8/2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Jokowi: Harga Daging dan Beras di Indonesia Paling Murah di Dunia

Suara.com – Presiden Jokowi menyebut harga daging dan beras di Indonesia paling murah di dunia. Jokowi membandingkan harga daging dan beras dengan negara-negara lain.

Jokowi menjelaskan harga-harga komoditas tersebut di Indonesia hanya kalah murah dibandingkan dengan negara-negara tertentu saja. Selebihnya, harga itu lebih kompetitif bahkan lebih murah.

“Coba dicek di seluruh dunia itu harga (daging dan beras) kita di seluruh dunia ada pada posisi yang seperti apa. Kita ini termasuk memiliki harga yang termurah di dunia. Baik itu yang namanya beras, maupun yang namanya daging,” kata Presiden Jokowi setelah membuka acara Tanwir Muhammadiyah di Bengkulu, Jumat (15/2/2019).

“Kita itu mungkin hanya kalah murahnya jika dibandingkan dengan 1, 2, 3, 4, 5, 6 negara. Sri Lanka kita kalah murah, Bangladesh kita kalah murah. Kemudian mana lagi? Vietnam kita kalah. Tapi untuk yang lain-lain kita masih lebih murah,” katanya.

Ia juga menegaskan harga daging di Indonesia pun bervariasi tergantung kualitas dan kebutuhan yang diinginkan oleh konsumen.

“Untuk daging, daging itu kan tergantung mau pilih yang mana. Ada yang Rp 80 ribu, ada. Ada yang Rp 120 ribu, ada. Yang wagyu, Rp 500 ribu juga ada,” katanya.

Saat ditanya terkait tudingan harga yang mahal, Jokowi mempersilakan untuk mengecek sendiri ke lapangan.

“Ya coba dicek sendiri,” katanya.

Sebelumnya, calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut harga beras dan daging di Indonesia menjadi salah satu yang tertinggi di dunia. Hal itu ia sampaikan saat berkunjung ke Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Sore Ini, Bawaslu DKI Rapat dengan Polda Metro Jaya Bahas Kampanye

Suara.com – Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu DKI Jakarta mengagendakan pertemuan dengan Polda Metro Jaya pada Jumat (15/2/2019). Pertemuan itu guna membahas persiapan kampanye rapat umum dan iklan media massa.

Pertemuan itu akan dilakukan pukul 15.00 WIB.

“Kami akan bertemu pihak Polda Metro Jaya sore ini pukul 15.00 WIB,” kata komisioner Bawaslu DKI, Puadi, saat dihubungi, Jumat (15/2/2019).

Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait pengamanan jalannya kampanye rapat besar. Selain itu, metode kampanye pemasangan iklan di media massa akan diawasai, termasuk pelanggaran yang dilakukan kedua pasangan calon presiden, para calon legislatif, partai, dan tim suksesnya.

Puadi berpendapat, metode kampanye rapat besar yang menghadirkan massa dalam jumlah besar rentan terjadi kericuhan.

“Maka kami meminta pengamanan ekstra dari kepolisian,” jelasnya.

Selain dihadiri Bawaslu dan kepolisian, pertemuan ini juga akan dihadiri oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU DKI.

AJI Minta Jokowi Bahas Mutilasi Khashoggi dengan Putra Mahkota Arab Saudi

Suara.com – Aliansi Jurnalis Independen atau AJI meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi membahas kasus mutilasi jurnalis senior asal Arab Saudi Jamal Khashoggi dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman .

Mohammed Bin Salman akan ke Jakarta pekan depan untuk bertemu dengan Jokowi. Mohammed Bin Salman mengunjungi beberapa negara di Asia untuk me “re-branding” nama baiknya dan keluarga.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) berharap presiden mau menyampaikan persoalan pembunuhan mutilasi Khashoggi saat melalukan pertemuan dengan Mohammed Bin Salman. Himbauan tersebut akan diberikan kepada Jokowi dari AJI dalam waktu dekat.

“Kita akan sampaikan hal tersebut kepada presiden. Kita masih berencana akan demo atau kirim surat saja. Dalam beberapa hari ini akan diputuskan,” Ketua AJI, Abdul Manan kepada Suara.com , Jumat, (15/2/2019).

Menurutnya hal ini harus dibahas dalam pertemuan tersebut. Pasalnya permasalahan ini sangat mengancam hak kebebasan berpendapat dan sudah menjadi sorotan mata dunia.

“Pembunuhan Khashoggi ini diangkat dan disampaikan kepada Pangeran Salman agar pangeran Salman tahu bahwa pembunugan khashoggi jadi pengaruh intetnasional termasuk komunitas wartawan,” jelasnya.

Pihaknya meyakini ada keterkibatan keluarga Salman dalam pembunuhan sadis. Namun sejauh ini pihak Arab Saudi hanya mengakui adanya pembunuhan tapi tidak mengakui adanya keterlibatan Arab Saudi.

“Karena kan komunitas international termasuk senat Amerika kan meyakini ada campur tangan salman dalam pembunuhan Khashoggi,” jelasnya.

Khashoggi, seorang kontributor The Washington Post, dibunuh di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Setelah mengeluarkan sejumlah penjelasan yang kontradiktif, Riyadh mengakui bahwa dia terbunuh di dalam gedung konsulat. Turki telah mengupayakan ekstradisi orang-orang yang terlibat dalam pembunuhan itu dari Arab Saudi.

Data BPS: Defisit 1,16 miliar Dolar AS Januari 2019 Paling Dalam Sejak 2014

Suara.com – Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat neraca perdagangan pada Januari 2019 alami defisit 1,16 miliar dolar AS. ‎Defisit neraca perdagangan pada periode Januari tersebut paling dalam sejak 2014.

Data BPS memperlihatkan pada tahun 2014 bulan Januari neraca perdagangan mengalami defisit 0,44 miliar dolar AS. Kemudian, pada 2015-2017 mengalami surplus yang masing-masing sebesar 0,63 miliar dolar AS, 0,11 miliar dolar AS, dan 1,42 miliar dolar AS.

Selanjutnya, pada 2018 kembali alami defisit 0,76 miliar dolar AS. Dan pada Januari 2019 alami defisit 1,6 miliar dolar AS.

“Saya punya datanya sampai 2014, kalau ditanya ini (Januari) defisit yang paling besar,” katanya di Kantor BPS Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Menurut Suhariyanto, defisit ini dikarenakan faktor global yang membuat harga komoditas yang anjlok. Padahal, ekspor beberapa komoditas ‎ekspornya mengalami kenaikan.

“Saya sampaikan tadi dari sisi volume beberapa komoditas kita masih bagus. Batu bara masih naik CPO naik tapi karena harganya turunnya jauh ini jadi tantangan besar buat CPO kita,” jelas dia.

Selain itu, tutur Suhariyanto, komoditas Indonesia juga mengalami tekanan dengan adanya kampanye negatif di Eropa dan bea masuk tinggi. Sehingga, volume ekspor naik tidak jadi mendorong penguatan ekspor Januari 2019.

“‎Dan ini (harga) semua kalau kita lihat dari prediksi sampai Desember 2019 akan cenderung menurun. Belum lagi kalau nanti negara-negara tujuan utama misal China agak melambat. Bagaomana pun ketika dia (China) melambat permintaan ekspor dari Indonesia bisa turun kan,” imbuhnya.

Maka dari itu, ‎Suhariyanto meminta kepada pemerintah untuk mengubah basis ekspor dari komoditas menjadi barang jadi. Pasalnya, Indonesia masih terpaku dengan basis ekspor komoditas.

“‎Bagaimana itu diolah dulu mendapatkan nilai tambah sehingga tidak dipengaruhi harga komoditas. Kita sangat sadar ke sana dan sebetulnya pemerintah di bawah pak Menko sudah buat road map,” pungkas dia.

Ramai Jamaah di Serambi Masjid Kauman, Prabowo Malah Lewat Belakang

Suara.com – Menjelang adzan salat Jumat jamaah memadati serambi Masjid Kauman Semarang. Jamaah masjid seakan tidak sabar untuk menyambut kedatangan Calon Presiden Prabowo Subianto.

Sampai pada adzan shalat Jumat pukul 12.00 WIB, Prabowo Subianto belum muncul juga. Justru diketahui jika Prabowo Subianto rupanya telah memasuki ruang utama salat, lewat akses pintu belakang Masjid Agung Kauman. Sesaat sebelum adzan berkumandang.

“Tadi lewat pintu belakang sebelum adzan Jumat. Padahal jamaah banyak yang menunggu di depan serambi masjid,” kata Aji Mahendra, jamaah yang mengetahui kedatangan Prabowo, Jumat (15/2/2019).

Mengetahui Prabowo sudah memasuki ruang salat, jamaah dan awak media yang sudah menunggu depan masjid pun akhirnya bubar dan memasuki masjid untuk ikut salat Jumat.

Masjid Kauman Semarang. (Suara.com/Adam Iyasa)Masjid Kauman Semarang. (Suara.com/Adam Iyasa)

Kebenaran kedatangan Prabowo untuk shalat Jumat di Masjid Kauman dibenarkan oleh Sekretaris Partai Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso, jika Prabowo datang melalui pintu belakang sekretariat Masjid Agung Kauman Semarang.

“Tadi lewat parkiran samping, lalu mampir ke sekretariat sebentar, sebelum adzan masuk ke ruang utama shalat,” kata Joko.

Joko mengatakan, jika pengalihan akses kedatangan Prabowo sengaja dialihkan agar tidak mengganggu kekhusyukan para jamaah shalat Jumat yang sudah berada di serambi masjid.

“Agar tidak menggangu saja, ini juga ramai para relawan dan simpatisan dari ibu-ibu di depan masjid,” ujarnya.

Prabowo datang dengan mobil Alphard warna putih. Terparkir depan Masjid Kauman berjejer dengan kendaraan jamaah shalat Jumat lainnya.

Kontributor : Adam Iyasa

Anies Gelontorkan Dana Ormas untuk Kelola Kampung Kumuh

Suara.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan mengucurkan dana untuk dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) langsung kepada sejumlah organisasi masyarakat untuk mengelola kampung- kampung kumuh . Dana ini digunakan untuk membangkitkan semangat gotong royong warga Ibu Kota.

Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan kebijakan ini mengkuti peraturan presiden Nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa yang mengatur empat tipe swakelola.

“Kita menjalankan apa yang menjadi peraturan pemerintah, dan ini biasanya disebut sebagai kegiatan partisipatory development, pembangunan partisipatif, dimana komunitas ikut di dalam kegiatan pembangunan,” kata Anies seusai meresmikan GOR Kecamatan Matraman, Kelurahan Utan Kayu, Jakarta Timur, Jumat (15/2/2019).

“Dalam PP yang lama, proses pembangunan itu tidak memberikan ruang bagi partisipasi masyarakat, Alhamdulillah bapak presiden mengeluarkan PP baru Nomor 16 tahun 2018,” tambahnya.

Empat tipe swakelola tersebut antara lain mengamanatkan pemerintah untuk langsung mengerjakan program, menunjuk pemerintah daerah dan kementerian/lembaga mengerjakan bersama-sama, hingga memungkinkan pemda mengajak ormas maupun masyarakat melaksanakan program pemerintah.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga meluruskan yang dimaksud organisasi masyarakat dalam kebijakan ini adalah lingkungan warga dari RT/RW hingga Karang Taruna.

“Itu kan organisasi massa, kalau ini kan organisasi kemasyarakatan, kemasyarakatan itu RT, RW ada ketentuannya, jadi LMK kemudian Karang Taruna, PKK, itu lah organisasi kemasyarakatan,” jelasnya.

Anies kemudian enggan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai hal teknis pemberian dana ke masyarakat nanti. Dia berdalih hanya menjalankan amanat dari peraturan presiden yang dibuat pemerintah pusat.

“Jadi kalau mau tanya tentang peraturan ini jangan tanya pada Gubernur DKI, Gubernur DKI sedang melaksanakan, tanya ke pemerintah pusat yang membuat aturan, karena aturan ini kita bersyukur alhamdulillah dalam pandangan kami, gotong royong bisa ikut didukung oleh pemerintah,” tutupnya.

Wanita Pingsan di Acara Peresmian GOR, Anies Larang Jurnalis Ambil Gambar

Suara.com – Seorang perempuan mendadak pingsan saat Gubernur Anies Baswedan menyampaikan sambutan di acara peresmian 7 Gelanggang Olahraga atau GOR baru di DKI Jakarta, Jumat (15/2/2019). Saat insiden perempuan itu roboh, para peserta yang sedang mendengarkan pidato Anies teralihkan kepada perempuan yang diduga mengalami epilepsi itu.

Anis pun sempat melarang awak media yang hendak mengambil gambar sosok perempuan yang mendadak pingsan di acara peresmian 7 GOR baru tersebut.

“Pak, jangan direkam pak, itu jangan untuk direkam pak, kita hormati privacy-nya,” kata Anies.

Anies kemudian mengapresiasi petugas kesehatan yang langsung bertindak sigap memberikan pertolongan pertama bagi perempuan tersebut. “Barusan yang kita saksikan adalah situasi krisis, situasi krisis semacam ini bisa teratasi dengan cepat jika kita memiliki antisipasi, memiliki fasilitas, kadang-kadang kita pikir buat apa Sat Pol PP latihan tiap hari, ya buat krisis seperti ini, begitu ada situasi yang sulit ambulancenya hanya 20 meter jaraknya, langsung masuk ke tempat kesehatan yang baik, Insyaallah nanti bisa ditangani dengan baik,” ucap Anies.

Setelah itu Anies melanjutkan pidato sambutannya sekaligus meresmikan tujuh GOR yang baru di renovasi di DKI Jakarta. Tujuh GOR yang direnovasi tersebut adalah GOR Kecamatan Matraman, GOR Pademangan, GOR Cilandak, GOR Pancoran, GOR Radin Inten, GOR Sunter dan GOR Pondok Bambu.

Prabowo Jadi Salat Jumat di Masjid Kauman, Setelah itu Pidato Kebangsaan

Suara.com – Calon Presiden Prabowo Subianto memastikan akan salat Jumat di Masjid Agung Semarang atau Masjid Kauman , Jumat (15/2/2019) siang ini. Selain itu, Prabowo akan pidato kebangsaan di lain tempat, namun masih di Semarang.

Saat ini jemaah lelaki sudah memenuhi Masjid Kauman Semarang. Namun sejumlah politisi dari Badan Pemenangan Nasional dan daerah Prabowo Subianto – Sandiaga Uno sudah hadir. Begitu juga Prabowo.

Setelah salat Jumat, Prabowo akan orasi pidato kebangsaan dengan tema Mewujudkan Swasembada Energi, Pangan, dan Air di Grand Ballroom, Po Hotel Semarang, Paragon Mall, Jl. Pemuda, Semarang, Jawa Tengah. Persiapan pun sudah dilakukan.

Sebelumnya Prabowo ditolak salat Jumat di Masjid Kauman karena dicurigai akan kampanye di sana. Namun Tim Prabowo membantah. Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu juga tidak mempermasalahkan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto ingin beribadah di Masjid Kauman , Semarang, Jumat (15/2/2019) besok. Prabowo dinilai tidak melanggar aturan pemilu.

Ketua Bawaslu RI Abhan menegaskan, tidak ada larangan politikus masuk ke dalam rumah ibadah asal jangan digunakan untuk kegiatan kampanye politik.

Peserta Tanwir Muhammadiyah Dilarang Pose 1 Jari saat Selfie dengan Jokowi

Suara.com – Peserta Tanwir Muhammadiyah dilarang pose 1 jari saat selfie dengan Jokowi , Calon Presiden pasangan Maruf Amin. Hal itu diumumkan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir sebelum Tanwir Muhammadiyah dimulai.

Alasan larangan pose 1 jari dengan Jokowi lantaran untuk menghindari kegaduhan politik. Muhammadiyah secara organisasi berkomitmen untuk netral di Pilpres 2019.

“Khusus peserta tanwir selamat bermusyawarah dengan spirit ukhuwah, cerdas, dan produktif. Jalani persidangan dengan suasana gembira dan bahagia. Di tanwir yang mencerahkan ini bila ingin berfoto bersama, beraksilah dengan riang gembira, tak perlu sambil mengangkat tangan satu atau dua,” kata Haedar Nashir dalam sambutannya saat acara Pembukaan Tanwir Muhammadiyah di Halaman Rumah Dinas Gubernur Bengkulu, Jumat (15/2/2019).

Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi hadir dan membuka tanwir yang mengambil tema “Beragama yang Mencerahkan” tersebut. Haedar menyebut berfoto dengan aksi jari tersebut bisa mengundang diskriminasi.

“Kasihanilah nasib 9 atau 8 jari lain yang sama-sama ciptaan Tuhan. Jangan sampai kedelapan atau kesembilan jari itu meminta pertanggungjawaban karena merasa terdiskriminasi,” katanya.

Pernyataan itu disampaikan di akhir pidato sambutannya dirangkai dengan anjuran untuk selalu tersenyum yang sedang dipraktikkan oleh anggota PP Muhammadiyah.

“Dianjurkan bersidanglah dengan tersenyum sebagaimana saat ini sedang dipraktikkan oleh anggota PP Muhammadiyah untuk belajar tersenyum 20 kali per-20 detik, sehingga selama tiga hari tanwir dapat tersenyum sebanyak 60 kali berdurasi 1.200 detik atau setara 20 menit,” katanya.

Tersenyum, kata dia, membuat raut muka cerah, sekaligus bershadaqah sebagaimana anjuran Nabi Muhammad.

“Dengan tersenyum insya Alloh segenap anggota dan peserta tanwir akan memancarkan wajah-wajah ceria sebagai wujud bermusyawarah yang mencerahkan, sehingga dapat dihasilkan keputusan yang menggembirakan dan membahagiakan umat dan bangsa,” katanya.

Presiden Jokowi mengatakan, rakyat Indonesia berterima kasih atas amal usaha Muhammadiyah.

“Kita rakyat Indonesia sangat berterimakasih kepada Muhammadiyah yang berjuang untuk kemerdekaan negara ini dan meneguhkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Muhammadiyah juga melahirkan banyak pahlawan nasional, Kiai Ahmad Dahlan, Nyai Walidah Ahmad Dahlan, Kasman Singodimejo, dan lain-lain. Rakyat Indonesia juga makasih atas amal usaha Muhammadiyah,” kata Presiden.

Dalam kunjungan kerjanya ke Bengkulu, Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri dan pejabat di antaranya Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Selain itu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menkominfo Rudiantara, dan Mendikbud Muhadjir Effendy.

Hadir pada kesempatan itu Ketua Umum Aisyiah Noordjannah, Ketua MPR RI Zukifli Hasan, dan keluarga besar Muhammadiyah dari seluruh Indonesia. (Antara)

Neraca Perdagangan Januari 2019 Kembali Alami Defisit 1,16 Miliar Dolar AS

Suara.com – Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat neraca perdagangan pada Januari 2019 alami defisit 1,16 miliar dolar AS. Defisit ini karena impor pada Januari lebih tinggi dibanding ekspor.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, jumlah impor pada Januari 2019 mencapai 15,03 miliar dolar AS. Nilai tersebut turun dibandingkan bulan Desember 2018 sebesar 2,19 persen.

“Sedangkan, nilai ekspor Januari 2019 mencapai 13,87 miliar dolar AS. Kalau kita bandingkan dengan posisi Desember 2018, berarti ada penurunan ekspor sebesar 4,74 persen,” ujar Suhariyanto di kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (15/2/2019).

Defisit pada Januari disebabkan oleh defisit minyak dan gas (migas) yang sebesar 457 juta dolar AS. Selain itu, defisit juga disumbang oleh defisit non migas yang sebesar 704 juta dolar AS.

“Migas defisit karena minyak mentah dan hasil minyak. Surplus hanya gas saja,” kata dia.

Suhariyanto menambahkan, jika dihitung secara kumulatif pada tahun 2019 neraca perdagangan juga sama masih defisit 1,16 miliar dolar AS.

Diminati Pasar, Kementan Dorong Limbah Pertanian Masuk Pasar Ekspor

Suara.com – Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) lakukan penjaminan kesehatan dan keamanan terhadap limbah produk pertanian yang diminati pasar ekspor yakni Palm Kernel Expeler (PKE) dan Copra Expeller (Copex).

Sebanyak 6.850 MT limbah asal Manado inipun siap dikirim ke Korea Selatan. Sebelumnya, komoditas senilai Rp 17 Miliar tersebut diawasi oleh petugas karantina Manado dan diberikan perlakuan fumigasi dengan PH3 (Phostoxin) sesuai persyaratan phytosanitary dari negara tujuan. “Ini sangat perlu kita dorong, pastikan persyaratan karantina negara tujuan sudah dipenuhi, ini adalah limbah yang jadi berkah,” kata Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Pertanian saat lepas ekspor di Pelabuhan Laut Bitung, Sulawesi Utara.

PKE atau Palm Kernel Expeller adalah bungkil kelapa sawit, sedangkan Copex atau Copra Expeller adalah bungkil kelapa. Limbah tersebut akan dimanfaatkan untuk pakan ternak. Karantina memastikan bahwa produk ekspor tersebut bebas dari hama atau serangga yang menjadi target negara tujuan.

Barantan mencatat nilai nasional ekspor kedua komoditas tersebut senilai Rp 1,12 Triliun pada periode 2018 hingga awal Januari 2019. Sedangkan di Sulawesi Utara sendiri ekspor komoditas pertanian pada 2018 mencapai Rp 106,7 Miliar dengan negara tujuan ekspor antara lain India, Korea Selatan, China, Belanda dan Vietnam. Berbagai komoditas ekspor unggulan dari Sulut diantaranya bungkil kelapa, minyak sawit, ampas sawit, minyak kelapa dan tepung kelapa. “Potensinya ekspor disini besar, kita dorong bersama terutama komoditas non migas,” ungkap Jamil.

Menurutnya, perdagangan antar negara saat ini tidak lagi dibatasi oleh tarif, komponen utama yang menjadi rujukan internasional yaitu non tariff barriers atau hambatan non tarif salah satunya adalah persyaratan sanitary and phytosanitary (SPS) atau persyaratan kesehatan karantina oleh negara tujuan ekspor.

Selain memberikan jaminan kesehatan, karantina juga melakukan akselerasi atau percepatan ekspor melalui sistem pemeriksaan di Instalasi Karantina Tumbuhan (IKT ), yaitu pemeriksaan yang dilakukan langsung dilokasi gudang, sehingga dapat memangkas waktu proses dan biaya ekspor. Lokasi IKT sendiri tentunya sudah dilakukan penilaian oleh tim teknis karantina agar memenuhi standar lokasi pemeriksaan karantina.

Dalam acara tersebut, Jamil juga mengajak instansi dan para eksportir untuk bergabung dalam program Agro Gemilang (Ayo Galakkan Ekspor Pertanian, Generasi Millenial Bangsa), terutama bagi para kaum muda yang ada di Sulut. Barantan siap memberikan pelatihan SPS guna pemenuhan persyaratan ekspor.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyaksikan penyerahhan surat keputusan IKT pada 8 perusahaan yang sudah dinilai. Jamil berharap adanya IKT dapat menambah semangat eksportasi komoditas pertanian yang ada. “Pokoknya kita permudah, nggak ada yang dipersulit, laporkan kalau ada yang mempersulit, ya,” pungkasnya.

KPK Periksa Dua Pejabat PT Waskita Karya di Kasus Proyek Fiktif

Suara.com – Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Dono Parwoto selaku Kepala Divisi III PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Dono akan diperiksa dalam kasus suap proyek fiktif yang dilakukan empat perusahaan sub kontraktor yang dikerjakan Waskita Karya.

Dono rencana diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT. Waskita Karya, Yuly Ariandi Siregar (YAS).

“Kapasitas saksi Dono kami periksa sebagai saksi untuk tersangka YAS (Yuly Ariandi Siregar),” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah dikonfirmasi, Jumat (15/2/2019).

Selain Dono, KPK turut memanggil Kepala Seksi Keuangan proyek Banjir Kanal Timur (BKT) paket 22 PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, Satrio. Satrio akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Yuly.

Belum diketahii apa yang akan didalami oleh penyidik KPK, terhadap pemeriksaan dua saksi tersebut. Sebelumnya, KPK menetapkan dua mantan petinggi Waskita Karya sebagai tersangka kasus proyek fiktif pada Senin (17/12/2018).

Dua tersangka itu adalah mantan Kepala Divisi II PT. Waskita Karya Fathor Rachman dan mantan Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT. Waskita Karya Yuly Ariandi Siregar.

Fathor dan Yuly diduga menunjuk beberapa perusahaan subkontraktor untuk melakukan pekerjaan fiktif pada sejumlah proyek konstruksi yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya.

“Sebagian dari pekerjaan tersebut diduga telah dikerjakan oleh perusahaan lain, namun tetap dibuat seolah-olah akan dikerjakan oleh empat perusahaan subkontraktor yang teridentifikasi sampai saat ini,” ujar Ketua KPK Agus Rahardjo.

Diduga empat perusahaan tersebut tidak melakukan pekerjaan sebagaimana yang tertuang dalam kontrak. Atas subkontrak pekerjaan fiktif itu, PT. Waskita Karya selanjutnya melakukan pembayaran kepada perusahaan subkontraktor tersebut.

Namun, selanjutnya, perusahaan-perusahaan subkontraktor tersebut menyerahkan kembali uang pembayaran dari PT. Waskita Karya kepada sejumlah pihak termasuk yang kemudian diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Fathor Rachman dan Yuly Ariandi Siregar.

Atas kasus tersebut, diduga kerugian negara dari hitungan sementara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mencapai Rp 186 miliar.

Perempuan Berhijab Terekam CCTV Bawa Kabur Uang Pesantren Ratusan Juta

Suara.com – Uang operasional Pondok Pesantren Al Ishlahiyah, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur sebesar Rp 135 juta raib setelah pesantren itu disantro pencuri pada Rabu (13/2/2019) pagi. Dari hasil rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di salah satu ruangan pesantren, seorang perempuan berhijab diduga menjadi pelaku pencurian.

Berdasarkan rekaman CCTV itu, perempuan itu terekam sedang membawa tas ransel mengendap-endap masuk di salah satu ruangan Ponpes. Sebelum masuk, perempuan itu sempat mengawasi kondisi sekitar.

Terkait kasus ini, Kanit Reskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono mengatakan, sejauh ini melalui rekaman CCTV menyimpulkan, pelaku tahu situasi ponpes dan tempat kejadian.

“Dari hasil rekaman kamera CCTV, kami menyimpulkan pelaku sudah paham tempat kejadian,” kata Supriyono seperti diwartakan Beritajatim.com, kemarin.

Dari penyelidikan sementara, polisi menyebut pelaku terkait kasus pencurian itu berjumlah dua orang. Perempuan berkerundung yang diduga menjadi pelaku pencurian turut dibantu seorang lelaki yang menggendarai sepeda motor matic.

“Dugaan ada dua orang pelaku. Satu orang pria memakai motor matic, menunggu di pinggir jalan. Satu orang perempuan masuk ke dalam dan terekam CCTV itu,” katanya.

Untuk melacak identitas sang pencuri, polisi pun berencana meminta daftar nama seluruh santri dan santriwati yang belajar di ponpes tersebut.

“Tidak menutup kemungkinan nanti kita data pengurus dan santri yang pernah mondok. Dari hasil penyelidikian identitas sementara masih kita dalami,” kata dia.

Sumber: Beritajatim.com

Sandiaga Mendadak Kalungkan Sorban ke Pendukung Jokowi, Simbol Apa?

Suara.com – Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menghentikan perjalanannya saat melihat ada sekelompok warga yang menyambutnya dengan membawa spanduk dukungan untuk Capres Joko Widodo atau Jokowi. Dalam kesempatan itu, Sandiaga malah memberikan sorban kepada salah satu pendukung Jokowi .

Momen tersebut terjadi saat Sandiaga melakukan kampanye di Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (15/2/2019). Para pendukung Jokowi tak henti-hentinya meneriakkan Jokowi ke arah rombongan Sandiaga.

Saat itu Sandiaga langsung turun dari mobilnya untuk menghampiri kelompok warga tersebut dan menyalaminya satu per satu. Kemudian kala itu juga Sandiaga memberikan sorban ke salah satu warga.

Sandiaga Uno. (Dok Timses)Sandiaga Uno. (Dok Timses)

“Terima kasih, terima kasih,” kata Sandiaga kepada pendukung Jokowi.

Sandiaga pun langsung meninggalkan pendukung Jokowi untuk melanjutkan kegiatan kampanyenya. Dirinya sempat mengungkapkan kalau pesta demokrasi yang akan berlangsung pada April mendatang harus dihadirkan dengan suasana yang damai serta sejuk.

“Kampanye itu harus mempersatukan, bukan memecah belah, kita buat politik teletubbies, politik berpelukan. Yuk kita bikin pilpres ini pesta demokrasi yang menggembirakan,” ucapnya.

Data BPS: Januari 2019 Indonesia Banyak Impor Bahan Kimia Hingga Perhiasan

Suara.com – Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat impor pada Januari 2019 mencapai 15,03 miliar dolar AS. Meski, jadi penyebab defisit neraca perdagangan , impor pada ‎Januari mengalami penurunan 2,19 persen dibandingkan Desember 2018.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, impor pada Januari 2019 masih disumbang oleh impor non migas yang sebesar 13,34 miliar dolar AS. Impor non migas disunmbang dari bahan kimia organik yang sebesar 119,5 juta diikuti.

“Yang diikuti plastik dan barang plastik 94,4 juta dolar AS, besi dan baja 75,9 juta dolar AS. Kendaraan dan bagiannya 65,1 juta dolarAS dan perhiasan 64,4 juta dolar AS,” ujarnya di Kantornya, Jumat (15/2/2019).

Sebaliknya, lanjut Suhariyanto, terdapat beberapa barang non migas mengalami penurunan. Dia memaparkan, penurunan terbesar dialami golongan mesin atau pesawat mekanik yang turun 8,54 persen jadi 212,2 juta dolar AS.

“Diikuti oleh golongan sayuran 112,5 juta dolar AS, gula dan kembang gula 113,8 juta dolar AS, kapal laut dan bangunan teraping 101,7 juta dolar AS, serta buah-buahan 78,0 juta dolar AS,” tutur dia.

Suhariyanto menambahakan, penurunan juga terjadi pada impor non migas pada Januari 2019 sebesar 16,58 persen menjadi 1,69 miliar dolar AS. Penurunan impor non migas hampir diseluruh komponen yaitu, minyak mentah, hasil minyak, dan gas.

“Non migasnya stagnan karena penurunannya tipis sebesar 13,33 miliar dolar AS. Impor pada Januari 2019 ini dibanding Januari 2018 berarti turun 1,83 persen. Komposisi terbesar impor masih dipegang oleh impor non migas sebesar 88,76 persen, sisanya 11,24 persen dari impor migas,” pungkas dia.

Cabuli Bocah di Teras Tetangga, Kakek SBS Kepergok Pemilik Rumah

Suara.com – Seorang lelaki paruh baya berinisial SBS (69) terpaksa kini harus mendekam di penjara lantaran perilaku bejatnya mencabuli anak perempuan yang masih berusia delapan tahun. Kasus itu terungkap saat aksi pencabulan SBS terhadap Bunga (nama samaran korban) dipergoki warga.

Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin mengatakan, tindakan cabul yang dilakukan SBS berlangsung di teras rumah warga di Jalan SM Raja Sibolga, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan.

“Kejadiannya pada hari Sabtu 9 Februari 2019, sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Sormin seperti diwartakan Medanheadlines.com–jaringan Suara.com, Kamis (14/2/2019) kemarin.

Sormin menjelaskan, tindakan cabul itu berawal saat pelaku melihat korban sedang asyik duduk di teras rumah warga. Tersangka ketika selepas pulang dari kedai lalu menghampiri korban dan duduk di sebelahnya. Namun, aksi bejat kakek itu diketahui pemilik rumah. Tak lama, warga sekitar lalu menangkap SBS.

“Saat SBS melakukan tindakan asusila itu, tiba-tiba ada warga yang keluar dari rumah dan memergokinya. Korban pun lari, sementara pelaku SBS langsung diamankan warga,” kata Sormin.

Polisi kemudian menangkap pelaku setelah orang tua korban bernama Nur Ainun Tanjung (52) melaporkan aksi pencabulan yang dilakukan SBS.

“Kita sudah menerima laporan dari keluarga korban, Nur Ainun Tanjung (52),” kata Sormin.

Dalam kasus ini, kakek cabul itu dijerat Pasal 76E Jo pasal 82 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan terancam hukuman pidan di atas 5 tahun penjara.

“Ada barang bukti lainnya yang kita amankan, termasuk pakaian yang dikenakan korban saat kejadian,” katanya

Sumber: Medanheadlines.com

Alih-alih Balas Dendam, Wahyu Malah Tewas di Tangan Penganiaya Adiknya

Suara.com – Mochammad Wahyu Setiawan (27) tewas setelah disabet senjata tajam di bagian kepala belakang oleh pemuda bernama Ganjar Adi Susilo (19). Peristiwa pembunuhan itu bermula saat korban bersama rekannya Faisal Adi Wiyudin (20) mencari-cari pelaku di depan Hotel Coconut, Jalan Mangun Suparjan, Mojoroto, Kediri pada Rabu (13/2/2019) malam lantaran diduga telah menganiaya adiknya.

Namun, nahas, korban malah terbunuh saat terlibat keributan dengan pelaku. Wahyu tersungkur setelah ditikam dengan pisau yang dibawa Ganjar. Melihat korban terkapar, teman-temannya menariaki pelaku dengan sebutan maling. Sontak, warga sekitar langsung menangkap pemuda tersebut.

Untungnya, aparat polisi dari cepat tiba di lokasi untuk mengamankan pelaku agar menghindari amuk massa. Pelaku dibawa ke Polsek Mojoroto. Sementara korban dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Kediri.

Korban mengalami luka robek di kepala bagian belakang dan robek pada bibir bagian atas. Oleh RS Muhammadiyah korban kemudian dirujuk ke RSUD Gambiran II Kota Kediri. Tetapi kondisi luka yang dideritanya parah, akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia, pukul 09.30 WIB.

Kasubbag Humas Polresta Kediri AKP Kamsudi mengatakan, polisi masih memeriksa keterangan Ganjar untuk menentukan status hukumnya dalam kasus tersebut. “Pelaku telah kita amankan. Kini masih dimintai keterangan,” kata AKP Kamsudi seperti diwartakan Beritajatim.com, Kamis (14/2/2019).

Atas perbuatannya itu, Ganjar terancam pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

Sumber: Beritajatim.com

Sepupu Jadi Makelar, Tiga Emak-emak Nyambi Jadi PSK di Warung

Suara.com – Polisi telah menangkap tiga ibu rumah tangga berinisial YA (27), R (37), dan LN (38) terkait kasus prostitusi . Penangkapan itu dilakukan saat polisi menggerebek dua buah warung di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Selain itu, polisi juga menetapan M dan J, dua orang pemilik warung lantaran menjadi makelar terkait praktik prostitusi tersebut. Bahkan, J adalah sepupur dari para pekerja seks komersial (PSK) itu.

“Modusnya, di belakang warung (di Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Pakusari), ada kamar yang diperuntukkan untuk perbuatan tidak senonoh pasangan bukan suami istri,” kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo seperti diwartakan Beritajatim.com, Kamis (14/2/2019).

Terungkapnya kasus ini berkat laporan dari ulama dan kiai yang merasa resah dengan kegiatan prostitusi di warung M dan J. Dalam bisnis lendir di warung remang-remang itu, para PSK memasang tarif dari Rp 85 ribu hingga Rp 120 ribu setiap kali kencan. Mereka pun berbagi hasil dengan pemilik warung.

Dari hasil penggeledahan di warung tersebut, polisi turut menyita dua alat kontrasepsi alias kondom yang berisi sperma sebagai barang bukti. Para pemilik warung ini dijerat dengan Pasal 296 jo Pasal 506 KUHPidana. Ancamannya hukuman pidana satu tahun empat bulan penjara.

“Warungnya sudah kami police line. Namun tersangka sudah tobat dan kamar itu akan dibongkar sendiri,” kata Kusworo.

Sumber: Beritajatim.com

Kasus Penayangan Skor Fiktif, Akun Bola Gila dan tvOne Akhirnya Berdamai

Suara.com – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terlapor akun Instagram @bola_gila akhirnya menempuh jalur damai dengan manejemen tvOne yang menjadi pelapor dalam kasus tersebut.

“Itu semua dari tvOne dan terlapor sudah ada komunikasi, sudah ada musyawarah,” ujar Argo saat dikonfirmasi, Jumat (15/2/2019).

Namum saat disinggung terkait berkas kasus sudah dihentikan atau di SP3, Argo mengaku belum tahu pasti. Dirinya meminta waktu untuk terlebih dulu melakukan pengecekan ke penyidik.

“SP3 harus sudah sidik. Jadi, saya cek dulu apakah sudah atau belum ya,” tambahnya.

Sebelumnya, manajemen tvOne melaporkan pemilik akun Instagram @bola_gila, karena mengunggah bidik layar tayangan berita baris skor laga Argentina versus Perancis dalam Piala Dunia 2018 Rusia yang sudah diedit sepihak. Skor yang sudah diedit itu, tidak sama dengan kenyataannya.

General Manager News Gathering tvOne, Ecep S Yasa menganggap penayangan skor fiktif pertandingan sepak bola melalui foto yang beredar di medsos telah merugikan nama perusahaannya.

“Ini kan sebuah berita bohong yang dipublikasikan di sosmed. Tidak bisa dipertanggung jawabkan. Mungkin maksudnya bercanda, tapi dampaknya sangat serius,” kata Ecep di Polda Metro Jaya, Senin (2/7/2018).

Laporan tersebut telah diterima polisi dengan nomor LP/3427/VII/2018/PMJ/Ditreskrimsus. Meski terlapor dalam kasus ini masih dalam penyelidikan, tvOne melaporkan Pasal 35 Jo Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 36 Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Telan Dana Rp 93,6 Miliar, Anies Resmikan 7 GOR Baru di Jakarta

Suara.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan 7 Gelanggang Olahraga atau GOR yang baru direnovasi di Ibu Kota. Peresmian kelima GOR ini dilakukan secara simbolis di GOR Kecamatan Matraman, Kelurahan Utan Kayu, Jakarta Timur, Jumat (15/2/2019) pagi.

Tujuh GOR yang direnovasi tersebut adalah GOR Kecamatan Matraman, GOR Pademangan, GOR Cilandak, GOR Pancoran, GOR Radin Inten, GOR Sunter dan GOR Pondok Bambu.

Anies mengatakan GOR ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk meningkatkan kegiatan olahraga dan interaksi antar masyarakat di Jakarta.

“Hari ini ada lima GOR yang diresmikan secara serentak, GOR ini harus dirasakan dampaknya, jangan sampai GOR ini menjadi indah difoto tapi minim kegiatan, indah dipandang tapi tak terasa manfaatnya,” kata Anies dalam sambutannya di GOR Kecamatan Matraman, Kelurahan Utan Kayu, Jakarta Timur, Jumat (15/2/2019).

Sementara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI, Ratiyono mengatakan pembangunan dan rehabilitasi ketujuh GOR ini memakan biaya total Rp 93,6 miliar.

“Kami laporkan secara keseluruhan totalnya 93,6 Miliar. Keberadaan fasilitas kelas internasional ini untuk meningkatkan interaksi masyarakat,” ujar Ratiyono.

Dia menambahkan GOR ini nantinya akan diberlakukan gratis untik anak sekolah tiap pukul 08.00 – 14.00 WIB dengan menggunakan Kartu Jakarta Pintar.

“Ini nanti gratis untuk anak sekolah, tiap jam 8-14 itu gratis, lansia juga kami persilahkan, kolam renang juga free untuk pemegang KJP,” jelasnya.

Jadi Gelandangan Selama di Riau, Tarek Ashour Dipulangkan ke Mesir

Suara.com – Pemerintah Indonesia mendeportasi Warga Negara Asing (WNA) asal Mesir bernama Tarek Ashour Mostafa Abdelaty karena statusnya hanya menjadi gelandangan. Selama berada di Indonesia, Tarek tak memiliki pekerjaan sampai akhirnya kedapatan menjadi pengemis di Provinsi Riau.

“Alasan deportasi karena dia selama di Indonesia luntang-lantung dan malah meminta-minta uang ke orang,” kata Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru, Junior Sigalingging kepada Antara di Pekanbaru, Jumat (15/2/2019).

Saat dideportasi, Tarek Ashour hanya membawa kantong plastik warna putih yang berisi sehelai baju. Bahkan petugas Rudenim Pekanbaru sampai memberikan pakaian muslim lengan panjang agar Tarek terlihat lebih rapi saat dipulangkan ke negara asal.

Junior mengatakan Tarek diberangkatkan ke Bandara Soekarno-Hatta menggunakan pesawat Batik Air pukul 08.00 WIB, dan di tempatkan semalam di ruang detensi imigrasi bandara tersebut. Sebabnya, pesawat Tarek ke Mesir dijadwalkan pada Sabtu (16/2).

Junior menjelaskan Tarek masuk ke Indonesia melalui Kota Dumai pada September 2018 sebagai turis, memanfaatkan kebijakan bebas Visa di Indonesia. Di paspornya, Tarik tercatat lahir di Giza tanggal 15 Agustus 1970.

“Dia (Tarek) lalu ke Pekanbaru dan aktivitasnya luntang-lantung saja,” kata Junior.

Ia mengatakan Tarek sempat mencoba menyeberang ke Malaysia dari Dumai pada November tahun lalu, namun ditolak oleh Imigrasi Malaysia dan diperintahkan kembali ke Indonesia melalui Dumai. Akhirnya, Imigrasi Dumai menahannya dan dipindahkan ke Rudenim Pekanbaru pada Desember 2018 untuk proses deportasi.

Junior mengatakan proses deportasi cukup memakan waktu lama karena Kedutaan Besar Mesir untuk Indonesia awalnya tidak mau membiayai deportasi Tarek. Akhirnya, Pemerintah Indonesia menyanggupi membelikan tiket pesawat dari Pekanbaru ke Bandara Soekarno-Hatta untuk Tarek, dan tiket pesawat selanjutnya dibiayai oleh Pemerintah Mesir.

“Jadi dia sudah dua bulan lebih di Rudemin Pekanbaru karena perwakilan Mesir awalnya cuek saja,” ujar Junior Sigalingging.

Rayakan Valentine Days di Hotel, 4 Pasangan Mesum Ditangkap Satpol PP

Suara.com – Sebanyak empat pasangan mesum ditangkap petugas Satpol PP saat menggelar razia cipta kondisi di sejumlah hotel di Kediri, Jawa Timur, Kamis (14/2/2019) malam. Pasangan bukan suami-istri itu digerebek petugas saat merayakan hari kasih sayang atau valentine days di lokasi penginapan.

“Razia ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga ketertiban Umum dan juga pencegahan tindak asusila dalam rangka hari valentine,” kata Kasi PPHD Satpol PP Kota Kediri, Edy S seperti dikutip dari Beritajatim.com.

Dari hasil operasi cipta kondisi, petugas menangkap dua pasangan mesum di Hotel Sentral di Jalan Letjen Sutoyo 104 Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Sementara dua pasangan lainnya, diamankan dari Hotel Pondok Indah, di Jalan Raden Patah Nomor 42, Kota Kediri.

Menurutnya, razia digelar untuk mencegah tindak asusila khususnya terhadap anak di bawah umur. Satpol PP khawatir momentum hari kasih sayang itu disalahgunakan para muda-mudi untuk seks bebas.

Empat pasangan yang terjaring langsung dibawa ke Mako Satpol PP Kota Kediri untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Selanjutnya mereka dikembalikan ke pihak keluarga.

Satpol PP juga menemuka masalah perijinan dari tiga hotel yang disasar. Di Hotel Sentral menurut Edy untuk SIUP-TDP habis masa berlakutya. Di Pondok Indah yang dapat ditunjukan hanya IMB sementara karyawan Hotel belum dapat menunjukkan SIUP-TDP. Sedangkan di Hotel coconut hanya terdapat SIUP-TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata) sementara untuk ijin yg lain belum dapat menunjukan.

“Rencana tindakan akan kita berikan purat peringatan untuk segera mengurus perpanjangan SIUP-TDP dan perijinan lain,” katanya.

Sumber: Beritajatim.com

Dibunuh Usai Disetubuhi, Nenek Sukimen Ternyata Dipacari 2 Brondong

Suara.com – Terungkapnya kasus pembunuhan terhadap Nenek Sukimen (83) ternyata menguak fakta baru yang sangat mencengangkan. Pasalnya, perempuan paruh baya itu memiliki hubungan asmara dengan dua lelaki yang usia terbilang jauh lebih muda alias brondong . Hubungan asmara tak lazim itu terungkap setelah polisi menetapkan dua tersangka kasus pembunuhan bernama Dedi Asmawan (25) dan Ahmad Setiawan (25).

Kedua pemuda itu ternyata menjalin asmara dengan korban. Mereka memacari korban bergantian. Sebelum menjalin cinta dengan Dedi, nenek pencari barang rongsokan itu terlebih dahulu berpacaran dengan Ahmad.

Dedi pun mengaku awalnya tak berniat membunuh Sukimen. Setelah melakukan hubungan intim, Dedi mengaku kebablasan sehingga membunuh korban saat hendak mencuri perhiasan dan uang di indekos Sukimen, di kawasan Pasar Setono Betek, Kota Kediri, Jawa Timur pada Senin (28/2/2019). Aksi pembunuhan itu terjadi lantaran korban melakukan perlawanan.

“Saat itu tidak sengaja, tetapi kebablasan,” kata Dedi seperti diwartakan Beritajatim.com, kemarin.

Dedi mulai berpacaran dengan korban, sejak Sukimen putus dari Ahmad pada 2013 lalu. Selama pacaran, tiga bulan sekali mereka bertemu dan berhubungan badan layaknya suami-istri di kamar kos Sukimen. Korban pun sering memberikan uang kepada pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan.

Kedua tersangka diringkus anggota Reskrim Polresta Kediri setelah melalui pengejaran selama dua minggu terakhir. Tersangka Dedi terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kakinya karena berusaha kabur. Sementara Ahmad dibekuk tanpa perlawanan.

Atas perbuatannya itu, Ahmad dan Dedi dijerat Pasal 339 KUHP tentang kejahatan terhadap manusia, Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan atau Pasal 365 ayat (3) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang dengan ancaman pidana maksimal penjara seumur hidup.

Sumber: Beritajatim.com

Ali Imron: Korban Kezaliman Patut Berbangga karena Dapat Pahala Besar

Suara.com – Ali Imron , mantan narapidana kasus bom Bali I meminta maaf kepada masyarakat yang anggota keluarganya menjadi korban dari kasus ledakan di gedung JW Marriot yang terjadi pada 2003 lalu. Ali Imron sendiri merupakan adik kandung dari otak peledakan bom JW Marriot , Amrozi.

Penyampaian maaf itu disampaikan Ali saat dipertemukan dengan salah satu korban bom JW Marriot bernama Vivi Normasari di acara peluncuran 4 buku karya Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Polisi Suhardi Alius di Gedung Lemhannas, Jakarta, Kamis (14/2/2019) kemarin.

“Jadi meskipun saya ketika kejadian itu sudah di penjara, tetapi saya perlu mewakili kawan-kawan, baik yang sudah sadar ataupun yang belum sadar, jadi yang paling dalam, kami mohon maaf sebesar besarnya karena pernah terlibat aksi terorisme,” kata Ali Imron.

Terkait bom Bali I, Ali Imron terhindar dari hukuman mati setelah mengaku bersalah dan bersedia bekerja sama dengan kepolisian. Imron yang hanya dikenakan penjara seumur hidup itu pun kini ikut menjalani program deradikalisasi dan mengubah pola pikir jihadnya.

Ali Imron juga kembali memohon maaf dan menyesali telah terlibat dalam kasus Bom Bali I pada 2002 yang telah menelan banyak nyawa.

“Kemudian dalam kesempatan ini pula untuk kesekian kalinya saya sampaikan kepada para korban dan keluarga bom Bali dan yang dirugikan untuk bom bali untuk kesekian kalinya saya mohon maaf sebesar-besarnya karena terlibat pengeboman di Bali,” kata dia.

Ali menceritakan bahwa ketika itu dirinya memutuskan keluar dari pemahaman yang salah. Ia juga membayangkan jika dirinya korban ketika pengeboman itu.

“Kemudian perlu kawan kawan juga ketahui bahwa saya pribadi ini juga korban berat, artinya ketika saya memutuskan (tobat) saya harus bertentangan dengan dua kakak saya, saya juga melihat seperti itu, bahwa bagaimana dengan korban,” ucap Ali.

Ali mengingat saat menjalani persidangan ketika itu, dirinya menangis dan memohon maaf kepada para korban selamat yang menderita cacat akibat ledakan bom. Namun, kata dia, permohonan maaf dan tangisannya tak akan bisa mengembalikan nyawa orang-orang yang menjadi korban tewas karena ledakan bom.

“Ada beberapa korban yang didatangkan ke persidangan pada waktu itu, pada waktu itu saya hanya bisa memohon maaf, dan nangis karena enggak bisa apa -apa lagi,” ucapnya.

Guna membalas kesalahan yang pernah dibuatnya, Ali Imron memutuskan bersedia menjadi informan agar tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri dapat menangkal jaringan teroris yang masih eksis di tanah air. Dia beralasan mau bekerja sama dengan pemerintah agar para pelaku teror yang masih berkeliaran bisa bertobat.

“Karena kalau tidak ditangkap nanti kemungkinan tidak bisa tobat, tapi kalau misalkan saya ingatkan dan mau datang ke polda saya kasih tahu mau datang ke polda, tentunya polisi juga menghormati Tetapi kalau tidak, terus saja (aksi teror) tentu saja saya suruh nangkap, karena apa ? Supaya tidak ada korban korban lagi,” kata dia. 

Di hadapan Vivi,  Imron mengatakan bahwa penderitaan yang dialami para keluarga korban pengeboman akan tetap mendapat balasan dari Allah SWT.  Sebab, menurutnya, seseorang yang menjadi korban kezaliman bakal diberikan pahala lebih banyak daripada orang yang menderita penyakit.

“Yang terakhir bahwa sakit apapun yang sampeyan-sampeyan (Vivi) derita itu tetap ada balasan dari Allah SWT, karena dalam sebuah hadits ‘Tidaklah Allah menguji hambanya berupa sakit walaupun duri, kecuali Allah mengangkat derajatnya atau mengurangi dosanya atau menambah pahalanya,” kata Imron.

“Nah apa yang sampeyan rasakan itu kezaliman, kezaliman kawan-kawan kami, itu yang harus menjadi kebanggaan karena balasan orang yang mendapat kezaliman itu pahalanya lebih banyak daripada orang-orang yang hanya diberi penyakit oleh Allah SWT.” 

Kementan Minta Pejabat Daerah Sukseskan Program Pemerintah

Suara.com – Berbagai program pertanian telah disiapkan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk bisa mencapai target 2019. Kesiapan dan komitmen pejabat daerah juga ditekankan untuk menyukseskan program pemerintah .

Demi tujuan tersebut, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Eddy menyelenggarakan rapat teknis (ratek) di Banjarmasin, 13-15 Februari 2019, yang diikuti 160 pejabat daerah dalam lingkup pertanian. Menurutnya, komitmen dan tanggungjawab pejabat daerah sangat penting karena merupakan kepanjangan tangan pemerintah untuk menggapai rakyat di daerah.

Ratek ini sendiri merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi dan sinkronisasi (rakorsin) yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu di Kota Bogor, Jawa Barat. Berbeda dengan rakorsin yang bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan Program lingkup Ditjen PSP sekaligus menyusun strategi percepatan pelaksanaan kegiatan lingkup Ditjen PSP tahun anggaran 2019, rapat teknis ini merupakan ajang untuk mendetailkan strategi percepatan pelaksanaan kegiatan lingkup Ditjen PSP tahun anggaran 2019 tersebut.

Pada kesempatan ini disepakati pula kebijakan relokasi kegiatan dan komitmen daerah terkait kesanggupan melaksanakan kegiatan lingkup Ditjen PSP. Tahun ini merupakan tahun terakhir  RPJMN 2015 – 2019.

Tahun ini, alokasi anggaran pembangunan prasarana dan sarana pertanian sebesar Rp4.927.538.742.000 atau 23,39 persen terbesar kedua dari total anggaran Kementan senilai Rp21.067.641.815.000.

“Proporsi besaran anggaran yang dialokasikan kepada Ditjen PSP ini menunjukkan bahwa program penyediaan dan pengembangan prasarana dan sarana pertanian masih menjadi prioritas utama pembangunan pertanian nasional. Oleh karena itu, secara khusus saya ingin memastikan dan meminta agar saudara-saudara bekerja serius dan bersungguh-sungguh agar anggaran yang sudah dialokasikan tersebut dapat segera diserap dan kegiatan lapangan dapat segera dieksekusi,” katanya.

Kita harus bekerja keras dan secara terus menerus meningkatkan kinerja, sehingga harapan dan target yang sudah ditetapkan dapat dicapai tepat waktu,” ujar Sarwo Eddy kepada para pejabat daerah lingkup pertanian saat membuka Ratek Ditjen PSP, Kamis (14/2/2019).

Berdasarkan data, capaian kinerja Ditjen PSP tahun 2018 mencapai 87,74 persen, atau Rp5.119.389.098.169 dari total pagu anggaran Ditjen PSP Tahun 2018 sebesar Rp 5.834.734.749.000. Berdasarkan data OM SPAN per 14 Januari 2019, sisa anggaran yang tidak terserap (sisa mati) sebesar Rp715.345.650.831 (12,26 persen).

“Namun demikian, kami tetap memberikan apresiasi kepada para stakeholder, terutama bagi dinas lingkup pertanian di daerah yang telah bekerja keras untuk mewujudkan swasembada pangan di Indonesia. Harapan kami, kinerja ini akan meningkat dan jauh lebih baik pada tahun 2019,” tuturnya.

Fokus utama Ditjen PSP sendiri tahun ini meliputi optimasi lahan rawa untuk mendukung produksi padi nasional serta dukungan Ditjen PSP terhadap Program  Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi). Serasi meliputi kegiatan cetak sawah terkait dengan pencapaian target Nawacita dan evaluasi.

Rapat teknis (ratek) Kementan di Banjarmasin, 13-15 Februari 2019. (Dok: Kementan)Rapat teknis (ratek) Kementan di Banjarmasin, 13-15 Februari 2019. (Dok: Kementan)

Pelaksanaannya berupa pemberdayaan dan pendayagunaan bantuan alat dan mesin pertanian, khususnya eskavator berat dan alsintan, kemudian Konsepsi Pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) Pembiayaan Pertanian, dan alokasi pupuk bersubsidi melalui penyusunan e-RDKK dan pendekatan kartu tani.

“Indonesia memiliki potensi lahan rawa yang sangat besar, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Daerah rawa di Indonesia memiliki potensi seluas 33,4 juta ha, yang terdiri dari lahan pasang surut seluas 23,05 juta ha dan rawa lebak seluas 10,35 juta ha. Dari jumlah tersebut, yang potensial untuk pertanian seluas 10,90 juta ha,” tambah Sarwo Eddy

Menurutnya, pada 2019, pengembangan lahan rawa akan ditargetkan seluas 500 ribu ha yang tersebar di 5 (lima) provinsi, yaitu Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Jambi, Lampung dan Sulawesi Selatan.

“Untuk merealisasikan target program tersebut, maka Ditjen PSP sesuai tugas dan fungsinya, bertanggung jawab terhadap aspek pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang diperlukan serta bantuan alat mesin pertanian pra panen yang diperlukan,” tandasnya.

Belum Uji Kendaraan, Skutik Migo Dilarang Mengaspal

Suara.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melarang sepeda listrik , Migo melintas di jalan raya. Pelarangan itu karena motor berwarna kuning yang kerap disewakan kepada warga itu belum tercatat di Kementerian Perhubungan sebagai salah jenis kendaraan bermotor.

Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir menjelaskan sejak muncul di masyarakat, skutik listrk Migo belum pernah menjalani uji kendaraan sebagai satu syarat agar bisa melintas di jalan raya.

“Dia (Migo) dilarang karena speknya tidak memenuhi untuk kendaraan bermotor, spesifikasi teknisnya. Karena kan setiap kendaraan bermotor itu harus memenuhi uji tipe yang dikeluarkan lembaga pemerintah oleh karena itu ketika dia berada di jalan raya dia harus memenuhi syarat itu,” kata Nasir saat dihubungi wartawan, Jumat (14/2/2019).

Nasir mengatakan, Migo memiliki spesifikasi yang berbeda dengan sepeda listrik. Dengan kecepatan Maksimum mencapai 40 kilomeeter per jam, kendaraan tersebut tak dapat disamakan dengan sepeda listik yang memiliki kecepatan maksimum 20 kilometer per jam.

“Kalau sepeda listrik kan kita tidak mempermasalahkan. Kecepatannya juga tidak lebih dari 20 kilometer per jam, terus masa pakainya tidak lama,” jelasnya.

Meski dilarang, polisi belum akan melakukan penindakan tilang jika melihat masyarakat mengendarai Migo.

“Kami belum ada tindakan dengan tindakan represif. Tindakan imbauan jadi penegakan hukum yang bersifat imbauan, kami mengimbau, mengarahkan mensosialisasikan. Kami sudah arahkan, baik itu dari media maupun langsung yang ada di lapangan,” kata dia.

Lebih jauh, Nasir belum dapat memastikan kapan penindakan tilang akan diterapkan. Dirinya menyebut polisi akan membicarakan hal tersebut dengan lembaga-lembaga terkait

“Ya sampai sejauh ini sifatnya masih persuasif seperti itu. Sampai kapannya kita akan berkoordinasi. Kita juga akan diskusi dengan stake holder lain terkait dengan kebijakan kendaraan tersebut,” kata dia.

Terungkap! Pengakuan Pembuat Leaflet Ajakan Salat Jumat Prabowo

Suara.com – Relawan Paslon calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi yang tergabung dalam Milenial Terdepan Prabowo-Sandi ( Mantaps ) Jateng mengaku, sebagai pihak yang pertama membuat leaflet ajakan salat Jumat bersama Prabowo Subianto .

Koordinator Nasional Relawan Mantaps Pusat, Helda Alvi, menyatakan ikhwal pertama membuat leaflet itu dalam bentuk digital dan disebarkan juga secara digital atau hanya lewat media online seperti Instagram, Facebook, Twitter dan medsos lainnya.

“Kami buat pada hari Selasa malam, Rabu pagi kami posting di medsos. Lalu Kamis ramai dibicarakan karena ternyata ada pihak yang membuat versi cetak dan disebar,” kata Helda, saat ditemui awak media, di Semarang Kamis (14/2/2019), malam.

Pihaknya mengaku tak menduga dan tak tahu jika ada oknum yang membuat secara versi cetak. Dan dari pemberitaan media sudah ramai telah tersebar dan tertempel di sejumlah kampus dan masjid di Semarang.

“Kami hanya menyebarkan via medsos tidak mencetak satu pun, lalu itu viral di medsos juga. Kami tahu ada versi cetak dari pemberitaan media jika pihak takmir Masjid Agung Kauman keberatan dengan leaflet di kampus dan masjid,” tuturnya.

Karenanya, sejak gencarnya pemberitaan tersebut pada hari itu juga dia bersama sejumlah relawan langsung bergerak menyusuri ke beberapa kampus dan masjid di Kota Semarang.

Beberapa kampus dia sambangi seperti Universitas Diponegoro, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Islam Sultan Agung, dan kampus lainnya. Area masjid dia sisir di daerah Kecamatan Tembalang, Kecamatan Karang Ayu, dan lokasi sekitar Masjid Kauman Semarang.

“Hasilnya setelah kami cek, kami tak menemukan satu pun leaflet yang tertempel atau tersebar baik di kampus maupun masjid,” terangnya.

Wakil Ketua Umum Mantaps Kota Semarang, Priyandifa Subagyo menambahkan, jika perihal pembuatan leaflet didasari atas inisiatif sendiri dengan tujuan mengajak pada kebaikan untuk salat Jumat di Masjid Kauman Semarang saat Prabowo Subianto juga shalat pada Jumat (15/2/2019) besok.

“Kami hanya berniat dan bertujuan mengajak kepada kebaikan, seruan shalat Jumat bersama. Tidak ada tujuan politik atau mengkampanyekan Pak Prabowo di masjid,” kata dia.

Di singgung apakah ada pihak lain yang tak bertanggung jawab sengaja mencetak dan menyebarkan leaflet, pihaknya tak mau menuduh siapa pelakunya.

“Kami berkhusnudzon (baik sangka), yang ingin menyiarkan Pak Prabowo datang, beliau itu tokoh besar sehingga pas hadir jadi heboh,” katanya.

Dia juga menjamin pencetak leaflet bukanlah dari pihak Mantaps Jateng maupun Mantaps Kota Semarang. Selain arahannya jelas hanya sekadar menyambut kedatangan Prabowo Subianto dengan mengajak pada kebaikan shalat Jumat bersama.

“Kami relawan ingin mengabarkan kepada seluruh fans yang ada disini mengajak menyambut beliau (Prabowo), bukan pencitraan tapi mengajak pada kebaikan. Dan di flayer juga tidak ada ajakan bersama capres,” katanya.

Pihaknya juga dengan yakin jika Takmir Masjid Kauman KH Hanif Ismail tidak berkata menolak Prabowo Subianto salat Jumat di Masjid Kauman.

“Saya yakin pak Hanif tidak berkata seperti itu (penolakan), setelah ada kabar itu kami cari siapa yang mengerjakan. Kami pastikan bukan dari Mantaps Jateng, Mantaps Kota Semarang, atau Milenial Jateng, kami tidak mencetak apalagi menempel di kampus dan masjid,” tukasnya.

Kontributor : Adam Iyasa

Kisah Penyintas: Vivi Normasari, Korban Pengeboman JW Marriot 2003

Suara.com – Dalam acara peluncuran dan bedah empat buku karya Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT ) Komjen Polisi Suhardi Alius di Gedung Lemhannas, Jakarta, Ali Imron , salah satu pelaku bom Bali I dipertemukan dengan Vivi Normasari , salah satu korban bom JW Marriot 2003 dan para korban sekaligus penyintas aksi terorisme itu, serta keluarga korban terorisme.

Vivi Normasari, salah satu korban Bom JW Marriot tampak meluapkan emosinya saat mengungkapkan kembali, peristiwa kelabu yang terjadi pada 5 Agustus 2003.

Di hadapan mantan teroris Ali Imron, adik dari ahli perakit bom dari Jamaah Islamiah (JI) Amrozi–otak dari Bom Bali I, Vivi Normasari menceritakan kisahnya tengah membahas persiapan pernikahan yang akan digelar pada November 2003 (saat kejadian itu).

Bersama calon suami dan koleganya, saat itu Vivi Normasari santap siang di Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta Selatan. Ia tak pernah menyangka bakal menjadi korban pengeboman ketika itu.

“Pada 5 Agustus 2003, saya makan siang bersama calon saya dan koleganya membahas kepanitiaan pernikahan kami, yang rencananya diadakan bulan November. Namun tepat jam 12 lewat, musibah itu menimpa saya dan teman-teman,” cerita Vivi Normasari, yang diundang menghadiri peluncuran sekaligus bedah buku, empat karya Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Polisi Suhardi Alius.

Vivi Normasari mengatakan, akibat dari pengeboman itu, dirinya harus menanggung penderitaan akibat luka berat di tubuhnya. Harus menjalani operasi beberapa kali di tangan. Kemudian operasi di punggung, kaki serta pinggang.

Selama tujuh bulan, Vivi Normasari menjalani pengobatan karena luka berat akibat pengeboman yang terjadi di Hotel JW Marriott.

Bahkan pernikahannya sendiri, sampai mengalami tiga kali pengunduran karena ia tidak siap menerima kondisi tubuhnya yang menjadi korban pengeboman.

“Yang paling berat dari kejadian ini, saya tidak siap untuk menghadapi pernikahan. Untuk berdiri di pelaminan pada saat itu, dan bagaimana menyalami dengan tangan yang dibungkus dan digips. Saya tak sanggup, akhirnya saya memutuskan untuk tidak jadi menikah dan itu ukuran saya terberat ketimbang dari sakit saya,” kata Vivi Normasari dengan berlinang air mata.

Laman berikutnya adalah kisah Vivi Normasari bertahan dengan luka fisik maupun batin akibat peristiwa pengeboman JW Marriott.

Kasus Pungli Dana Masjid, Berkas PNS Kemenag Diserahkan Polisi ke Jaksa

Suara.com – Polisi telah melimpahkan berkas milik pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian Agama berinisial BA terkait kasus pungutan liar (pungli) dana rekonstruksi masjid pascagempa Lombok, Nusa Tenggara Barat ke pihak kejaksaan .

Kasat Reskrim Polres Mataram AKP Joko Tamtomo, mengatakan pelimpahan tahap satu kasus BA, staf di KUA Gunungsari itu diserahkan ke kejaksaan setelah dinyatakan lengkap oleh penyidik.

“Jadi yang OTT itu (tersangka BA) sudah tahap satu (pelimpahan berkas ke jaksa), satu pekan lalu kami limpahkan,” kata Joko seperti dikutip dari Antara, Jumat (15/2/2019).

Sedangkan untuk dua tersangka lainnya, yakni Kasubbag Tata Usaha Kemenag Lombok Barat berinisial IK, dan Kepala Sub Bagian Ortala dan Kepegawaian Kanwil Kemenag NTB berinisial SL,  masih dalam tahap pemberkasan.

“Untuk yang dua tersangka lainnya belum, kami masih lakukan pemberkasan, nantinya akan menyusul,” ujarnya.

Dia menambahkan, dua PNS Kemenag yang ditetapkan sebagai tersangka itu merupakan dari hasil pengembangan dari penangkapan BA. 

“Dari tiga tersangka ini kami rampungkan jadi dua berkas. Satu untuk yang OTT (Operasi Tangkap Tangan), dan satu lagi untuk dua tersangka hasil pengembangan,” tandasnya.

Diketahui, BA tertangkap tangan telah menerima uang senilai Rp10 juta dari Pengurus Masjid Baiturrahman, wilayah Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.

Masjid yang terdampak gempa ini merupakan salah satu dari 58 penerima dana rekonstruksi pascagempa di Pulau Lombok yang mendapatkan bantuan tahap pertama Rp6 miliar dari Kemenag RI melalui Kemenag RI Perwakilan NTB.

Akibat perbuatannya, BA bersama dua tersangka lainnya disangkakan pidana pasal 12 huruf e Undang-Undang RI Nomor 20/2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto pasal 64 ayat 1 KUHP

Bantu Pelarian WN Prancis, Polisi di Polda NTB Dipecat

Suara.com – Seorang oknum anggota Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat berinisial TU alias TM ditangkap lantaran diduga menerima suap dari penyelundup narkoba asal Prancis bernama Dorfin Felix (35). Kasus ini terungkap setelah Dorfin dinyatakan melarikan diri dari Rumah Tahanan Polda NTB pada Minggu (21/2/2019) malam.

Wakil Kepala Polda NTB Brigjen Tajuddin mengatakan, meski penahanannya ditangguhkan, perwira polisi itu sudah diberhentikan dari jabatannnya.

“Penahanannya kami tangguhkan, tapi yang bersangkutan (TM) juga sudah kita ‘nonjobkan’ (diberhentikan dari jabatan),” kata Tajuddin seperti dikutip dari Antara, Jumat (15/2/2019).

Terkait penangguhan penahanan itu, Tajuddin mengatakan bahwa untuk kasus suap yang menjerat TM masih berjalan. Rangkaian penyidikannya menjadi atensi kepolisian untuk segera diselesaikan.

“Kasusnya (gratifikasi) tetap diproses, atensi kita juga, itu krimsus yang tangani,” tandasnya.

TM ditangkap lantaran terlibat dalam pelarian WNA Prancis bernama Dorfin yang mendekam di Rutan Polda NTB. Modus TM membantu Dorfin kabur dari tahanan itu diduga setelah menerima uang sogokan senilai Rp 10 miliar. Namun, dari pengungkapannya kasus ini, TM hanya baru menerima uang Rp 14,5 juta yang ditransfer orang tua Dorfin dari luar negeri.

Uang tersebut terindikasi digunakan TM untuk memberikan fasilitas mewah kepada Dorfin Felix selama berada di dalam rutan, dengan membeli handphone, televisi, selimut, dan juga kebutuhan hariannya.

Hal itu pun telah terungkap dari pelacakan nomor handphone Dorfin yang terdaftar menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) TM. Namun keberadaan Dorfin berhasil terungkap di kawasan Hutan Pusuk. Petugas kepolisian yang mengetahui keberadaannya langsung melakukan pengamanan dan kembali meringkus Dorfin ke Mapolda NTB pada Jumat (1/2/2019) malam.

Komnas HAM: Ahmad Dhani Tak Mesti Dipenjara karena Cuitan Menjengkelkan

Suara.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) menganggap caleg Partai Gerindra Ahmad Dhani tak seharusnya dipenjara gara-gara mengunggah cuitan di media sosial. Diketahui, buntut dari tulisan yang diunggah melalui akun Twitter pribadinya, Dhani sudah berstatus terpidana terkait kasus ujaran kebencian .

“Ahmad Dhani itu sebenarnya cuma membuat cuitan yang tidak sopan dan menjengkelkan di akun twitter akan tetapi tidak mesti dipenjara,” kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di Padang, Kamis (14/2/2019).

Menurut dia, ketika Dhani dipenjara akan kehilangan kesempatan untuk berkarir dan hubungan dengan keluarga menjadi terpisah.

“Sudah begitu negara keluar uang lagi, untuk bayar sidang, kasih makan dia di penjara 1,5 tahun,” ujarnya seperti dikutip dari Antara.

Akibatnya negara harus membangun lebih banyak penjara dan lebih besar karena daya tampung yang ada saat ini tidak mencukupi. Ia menilai jika ada mekanisme memberikan hukum sosial saja jauh akan lebih mudah, misalnya membersihkan masjid selama seminggu sehingga jauh lebih bermanfaat dan mendidik.

“Dengan demikian kasus Dhani tidak akan buat geger dan jadi pembicaraan di mana-mana,” ujarnya.

Ahmad menyampaikan Indonesia sudah harus mulai membangun suatu mekanisme hukuman sosial yang sebetulnya sudah ada. Namun demikian, Ia mengakui Ahmad Dhani itu menjengkelkan dan menyebalkan, tapi tidak mesti harus disidang sampai dipenjara karena saat ini sudah melebihi daya tampung.

“Kecuali kalau kasusnya sudah sangat berat baru dibawa ke jalur hukum,” katanya.

Debat Kedua, Capres Penantang Diprediksi Lontarkan Tiga Pertanyaan Ini

Suara.com – Pengamat ekonomi Syarkawi Rauf memperkirakan calon presiden (Capres) Penantang akan melontarkan tiga pertanyaan kepada Capres Petahana, terkait utang dan manfaat infrastruktur.

“Pertama, pasti efektifitas dari pembangunan infrastruktur. Mereka akan mempertanyakan infrastruktur ini dibangun untuk siapa?” ujar Syarkawi Rauf di Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan bahwa jawaban terkait pertanyaan sangat mudah yakni dengan melihat perkembangan harga-harga kebutuhan pokok yang dari waktu ke waktu terus mengalami penurunan.

Inflasi dari yang sebelumnya 11 persen sekarang tinggal 2,5 persen. Hal ini, kata dia karena pengangkutan atau distribusi barang antarpulau dan jalan lancar, sehingga harga-harga juga menjadi relatif turun.

“Pertanyaan kedua yang kemungkinan dilontarkan Capres Penantang ialah darimana membiayai pembangunan ini? Dalam diskusi hari ini sempat disinggung adanya ‘financial gap’ atau kebutuhan dana yang begitu besar, namun ketersediannya yang kecil,” kata Syarkawi Rauf usai menjadi narasumber dalam diskusi “Utang dan Manfaat Infrastruktur”.

Menurut pengamat ekonomi tersebut, salah satu kebijakan menarik yang sudah dilakukan oleh pemerintahan saat ini ialah memutus mata rantai ketidakadilan dalam konsumsi BBM bersubsidi yang banyak dikonsumsi orang-orang kaya atau pendapatan menengah ke atas.

Syarkawi menjelaskan bahwa dengan adanya pencabutan subsidi BBM yang dialihkan menjadi subsidi langsung seperti pelayanan kesehatan dan sebagainya, maka ada ruang fiskal bagi pemerintah untuk melakukan pembangunan infrastruktur.

“Ketiga, pastinya Capres Penantang akan mempertanyakan soal utang untuk infrastruktur. Kalau menurut saya, terkait hal ini paradigmanya yang harus diubah, jangan lagi infrastruktur ikut bisnis tapi sebaliknya bisnis yang mengikuti infrastruktur. Sarana infrastrukturnya dibangun terlebih dahulu, nanti bisnisnya akan ikut. Saya kira jika cara berpikir seperti itu yang kita ke depankan, maka pembangunan infrastruktur ini akan selalu dilihat dari sisi dampak positif perekonomiannya,” katanya.

Debat Pilpres 2019 babak kedua akan dilaksanakan pada Minggu 17 Februari 2019. Debat babak kedua tersebut akan membahas energi, pangan, infrastruktur, transportasi, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

Debat babak kedua termasuk dalam lima babak debat Pilpres 2019 dengan debat pertama mengenai hukum, HAM, korupsi dan terorisme telah digelar pada 17 Januari 2019.

Debat terakhir yakni debat kelima akan mengangkat tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, serta industri, sekaligus akan menjadi debat pamungkas bagi seluruh rangkaian debat Pilpres 2019. [Antara]

KPU Godok Aturan Dua Zona Kampanye Rapat Umum

Suara.com – KPU RI menetapkan jadwal untuk kampanye di media massa dan kampanye rapat umum selama 21 hari. Untuk kampanye rapat umum, KPU memiliki opsi membaginya menjadi dua zona.

Hal itu disampaikan saat KPU menggelar rapat bersama masing-masing tim sukses capres – cawapres dan Parpol peserta Pemilu 2019. Adapun jadwal tersebut ditetapkan mulai 24 Maret hingga 13 April.

“Untuk kampanye rapat umum dan kampanye di media massa itu selama 21 hari dari 24 Maret sampai 13 April,” kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2019).

Terkait dengan kampanye rapat umum, Wahyu mengungkapkan, kalau KPU akan membagi menjadi dua zona. Akan tetapi hal itu belum bersifat final karena masih digodok KPU.

KPU kini masih memiliki dua opsi terkait penyelenggaran kampanye rapat umum. Pertama ialah rapat umum tidak dibatasi oleh zona sehingga dapat dilaksanakan di seluruh wilayah NKRI selama 21 hari. Sedangkan opsi kedua ialah KPU akan membagi dua zona mengikuti jumlah kandidat capres – cawapres.

KPU RI menggodok aturan kampanye di Gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2019). [Suara.com/Ria Rizki]KPU RI menggodok aturan kampanye di Gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2019). [Suara.com/Ria Rizki]

Menurut Wahyu, pembagian dua zona tersebut dilakukan untuk menghindari adanya bentrok di antara pendukung masing-masing pasangan capres – cawapres.

“Pertimbangan kita dibagi menjadi zona supaya tidak ada yang curi waktu kampanye. Kemudian bagaimana aspek kemanan ini kan perlu ada pertimbangan. Itulah kenapa kita bagi beberapa zona,” ujarnya.

Rencana KPU itu ternyata belum disetujui oleh Ketua Bawaslu Abhan yang hadir di dalam rapat. Karena itu, Abhan sempat meminta kalau pelaksanaan kampanye rapat umum nantinya tidak dibatasi pembagian zona.

“Saya kira desain zona ini persoalan ada pada aspek keamanan dalam satu tempat waktu di mana massa bisa menumpuk,” kata Abhan.

Ungkapan Abhan tersebut kemudian diamini oleh perwakilan partai politik peserta pemilu yang hadir. Karena itulah KPU akan menggelar rapat selanjutnya untuk memutuskan terkait aturan penyelenggaraan kampanye rapat umum.

Golkar Targetkan 110 Kursi di Legislatif

Suara.com – Ketua umum Partai Golkar , Airlangga Hartarto menargetkan 110 kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk legislatornya pada pemilihan legislatif. Dia berambisi bahwa Golkar dan Capres-Cawapres Jokowi-Ma’ruf juga akan menjadi pemenang pemilu 2019.

“Target suara Golkar 18 persen atau 110 kursi, dan pilpres harus menang,” ujarnya di DPP Partai Golkar, Kamis (14/2/2019) dikutip dari Suara Indonesia.co.id–Jejaring Suara.com.

Lebih lanjut, Hartarto mengatakan, kader partainya mempunyai kompetensi yang sudah terbukti di parlemen, yaitu dengan membuat beberapa Undang-Undang yang berfungsi untuk masyarakat. Tidak hanya itu, beberapa kadernya terbukti sudah menjadi ketua komisi di DPR selama beberapa periode.

“Artinya kalo dilihat kader partai Golkar sudah mumpuni mengenai pembahasan dan menelorkan lebih dari lima undang-undang,” imbuhnya.

“Dan juga masing masing sudah menjadi ketua komisi dibidang masing-masing selama dua periode berturut-turut. Artinya sudah mempunyai kompetensi dalam parlemen,” tambahnya.

Ketika awak media menanyakan perihal partisipatif Golkar dalam Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Dia mengatakan, Golkar mempunyai simpatisan yang siap memenangkan Jokowi-Ma’ruf di daerah.

“Jadi kalau menurut saya ya lihat di ‘Grassroots’ bawah,saya sudah melihat banyak poster poster yang dibuat caleg partai Golkar yang juga ada Capres-Cawapres Jokowi-Maa’ruf,” tutupnya.

Abdul Somad Tak Hadir, Sidang Pencemaran Nama Baik Ditunda

Suara.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru, Provinsi Riau, menunda sidang lanjutan perkara pencemaran nama baik serta penghinaan setelah Ustaz Abdul Somad yang merupakan saksi berhalangan hadir.

Abdul Somad sejatinya dijadwalkan hadir dalam sidang kedua Kamis (14/2/2019) dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi untuk terdakwa tunggal Joni Boy alias Joni Boyok.

Majelis hakim yang diketuai Astriwati mengatakan dalam sidang ITE, Abdul Somad yang dalam hal ini sebagai korban harus terlebih dahulu dimintai keterangannya.

Hal itu tercantum dalam Pasal 160 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Kalau ada korban harus terlebih dahulu periksa korban dulu. Setelah itu, baru saksi lain,” kata Astriwati, didampingi hakim anggota Bosman dan Mangapul.

Pada persidangan ini, sejumlah saksi lain telah datang ke Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kota Pekanbaru. Menanggapi pernyataan hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta agar saksi yang telah hadir dimintai terlebih dulu keterangannya. Namun, Hakim menyatakan tetap berpegang pada aturan yakni Abdul Somad harus terlebih dahulu diperiksa baru kemudian saksi-saksi lainnya.

Usai sidang, JPU Syafril mengatakan bahwa Abdul Somad tidak bisa hadir di persidangan karena sedang menghadiri undangan dakwah di Johor, Malaysia. Meski begitu, pihaknya akan berusaha menghadirkan UAS di persidangan pekan depan.

“Kita akan koordinasi dengan pihak yang dekat dengan UAS, kapan bisa sidang. Kalau beliau bisa, langsung kita buka,” jelasnya.

Dalam sidang sebelumnya, JPU dalam surat dakwaannya menyebutkan, Joni melakukan pencemaran nama baik dan penghinaan terhadap UAS melalui akun Facebook pribadinya.

Perbuatan Joni Boy dilakukannya pada Minggu, 2 September 2018 silam sekitar pukul 12.00 WIB, di rumahnya di Jalan Kelapa Sawit Gang Dolok I Nomor 8 Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru.

Joni didakwa melanggar Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Jenguk ke Singapura, Prabowo Hanya Bisa Lihat Ani dari Kejauhan

Suara.com – Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menjenguk Ani Yudhoyono , isteri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono yang mengidap kanker darah di National University Hospital, Singapura, Kamis (14/2/2019).

Namun, Kadiv Komunikasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, Prabowo hanya bisa melihat kondisi Ani dari kejauhan.

Ia mengungkapkan, Prabowo berada di rumah sakit sekitar 30 menit. Prabowo hanya bisa melihat Ani dari kejauhan lantaran kondisi Ani yang tengah dirawat di ruang sterilisasi.

Ani dikabarkan mengidap kanker darah dan dirawat di ruang yang steril. Bagi pembesuk yang ingin melihat Ani, harus dari jarak tertentu lantaran dikhawatirkan akan mengganggu kondisi kesehatan.

“Jadi Pak Prabowo tadi melihat Ibu Ani, menyapa Ibu Ani dari jarak tertentu, sehingga tidak bisa bersentuhan secara fisik langsung ya,” kata Ferdinand saat dihubungi wartawan, Kamis (14/2/2019).

Setelah melihat kondisi Ani yang tengah terbaring sakit, Prabowo melanjutkan berbincang dengan SBY . Saat itu SBY ditemani oleh mantan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa.

Sedangkan Prabowo didampingi oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono. Adapun putera sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga ikut dalam perbincangan itu.

SBY dan Prabowo tidak membahas terkait di luar kondisi kesehatan Ani. Kebanyakan keduanya membahas soal penanganan Ani ke depannya.

“Ya seputar kesehatan Ibu Ani dan tindakan-tindakan penanganan yang akan dilakukan ke depan. Itu saja tidak ada bicara yang lain.”

Timses Sebut Prabowo Sudah Layak Disebut Profesor

Suara.com – Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Priyo Budi Santoso menjamin debat Capres kedua akan berlangsung seru. Priyo menganggap Prabowo sudah layak disebut sebagai profesor karena menguasai banyak bidang yang akan dibahas dalam debat.

Priyo mengatakan Ketua Umum Partai Gerindra itu rajin membaca buku. Ia mengklaim intelektual Prabowo seharusnya sudah bisa dikategorikan sebagai profesor.

“Seungguhnya beberapa profesor katakan bahwa Prabowo sudah layak untuk jadi Profesor, Doktor, termasuk di bidang yang akan didebatkan,” kata Priyo saat ditemui di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/2019).

Politisi Partai Berkarya itu juga menjamin akan ada kejutan dari Prabowo Subianto saat debat capres kedua yang membahas tema energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup, serta infrastruktur.

“Nanti akan ada kejutan karena beliau kuasai bidang. Masalah pangan, energi, energi terbarukan, konsentrasi beliau yang akan bangun swasembada pangan, swasembada energi, swasembada air. Itu kata2 kunci dan ada dipikiran beliau,” jelasnya.

Priyo menambahkan, Prabowo belakangan sering bertemu dengan akademisi dan profesor untuk menyerap sejumlah masukan jelang debat capres kedua yang akan berlangsung pada 17 Februari mendatang.

“Hari-hari ini beliau terima akademisi dan profesor, sepekan ini ya, beliau terima masukan. Tapi di bidang ini Prabowo sangat menguasai, jangan under estimate,” tutupnya.

Eks Buruh Freeport Diusir dari Seberang Istana, Aktivis Kritik Paspampres

Suara.com – Aktivis HAM Haris Azhar mengkritik perilaku Pasukan Pengamanan Presiden dalam insiden kericuhan massa aksi Awa Mobil Tangki PT Pertamina dan eks buruh PT Freeport Indonesia yang terjadi di depan Istana Negara, Rabu (13/2/2019).

Menurutnya, tindakan Paspampres dinilai menimbulkan masalah karena melarang warga untuk mengadukan nasibnya kepada presiden.

Alhasil, masa ATM PT Pertamina dan eks buruh PT Freeport Indonesia yang mau bertemu Presiden Jokowi urung terjadi karena dihalang-halangi dan memicu keributan.

“Ya artinya begini, tindakan-tindakan pengamanan itu kan tidak menyelesaikan masalah. Mestinya kan dilayani secara baik-baik dalam rangka mencari solusi besar,” ujar Haris Azhar kepada Suara.com, Kamis (14/2/2019).

Kedua kelompok massa tersebut, kata dia, sangat mengharapkan campur tangan Jokowi untuk mengatasi permasalah mereka karena di-PHK sepihak. Namun nyatanya, mereka tidak mendapatkan solusi.

“Ini solusi besarnya enggak ada, orang datang mengadu malah disuruh dibubarkan,” terangnya.

Buntut dari kericuhan yang terjadi di Jalan Medan Merdeka Barat itu, tenda di seberang Istana Negara tempat para buruh PT Freepot Indonesia digusur polisi.

Sementara sejumlah ibu-ibu anggota AMT diketahui pingsan karena aksi dorong-dorongan dalam kericuhan itu.

“Ini bukan abai lagi, tapi ketiadaan peran negara untuk menyelesaikan masalah,” tegasnya.

Anggaran Terbatas, KPU Hanya Siapkan 3 Spot Iklan Kampanye

Suara.com – Komisi Pemilihan Umum RI memfasilitasi spot iklan kampanye untuk peserta Pemilu 2019 di media massa dengan batasan tertentu. KPU hanya memberikan tiga spot iklan bagi mereka.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan anggaran penyelenggara pemilu hanya bisa memfasilitasi 3 spot iklan untuk peserta pemilu. Peserta bisa memasang iklan lebih dari 3 dengan biaya mandiri dengan batasan paling banyak 10 spot.

“Karena keterbatasan anggaran KPU maka KPU hanya mampu memfasilitasi 3 spot untuk fasilitas iklan kampanye,” kata Wahyu usai rapat koordonasi sosialisasi fasilitas iklan kampanye ke peserta pemilu di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/2019).

Wahyu menjelaskan tiga spot yang difasilitasi KPU hanya untuk media cetak, media elektronik seperti televisi dan radio, serta media online.

Dia menjelaskan untuk media cetak dan elektronik, proses pengadaannya melalui lelang sehingga KPU memberikan kesempatan kepada semua media untuk melakukan lelang secara terbuka.

“Terkait dengan iklan kampanye di media online tentu saja akan kita akomodir bahwa peserta pemilu dapat beriklan di media daring tetapi dengan jumlah yang terbatas,” terangnya.

Seluruh spot iklan ini baru bisa ditayangkan selama masa kampanye terbuka yang baru akan berlangsung mulai 23 September 2018 sampai 13 April 2019.

Polemik Salat Jumat di Masjid Kauman, Priyo: Jangan Persekusi Capres Kami

Suara.com – Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, tidak terima saat disinggung Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf Amin memgenai ada motif terselubung terkait pamflet ajakan salat Jumat bersama Prabowo di Masjid Agung Kauman Semarang, Jawa Tengah.

Wakil Ketua BPN Priyo Budi Santoso menegaskan, kubu Prabowo – Sandiaga masih cerdas dalam menjalankan kampanye Pilpres 2019.

Priyo menjelaskan, BPN tidak sampai harus menggunakan cara-cara seperti menyebarkan ajakan salat Jumat bersama Prabowo untuk mendulang simpati.

Apabila itu dilakukan, Priyo sudah membayangkan akan menjadi senjata bagi kubu TKN untuk menyerangnya.

“Apakah kami sebodoh itu? Menggunakan masjid untuk kampanye. Nanti yang tepuk tangan TKN juga kalau begitu,” kata Priyo di Gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/2019).

“Kami akan melaporkan kepada seluruh masyarakat muslim di Indonesia, apakah segitunya Pak Prabowo diperlakukan?” sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Priyo sempat menyampaikan keheranannya karena Prabowo ditolak salat Jumat di Masjid Kauman, Semarang, Jawa Tengah.

Menurutnya, apabila memang ada unsur keberpihakan terkait arah pilihan di Pilpres 2019 di balik pelarangan tersebut, Priyo meminta untuk tidak melakukan persekusi kepada Prabowo.

”Mestinya jangan dipersekusi capres kami. Mudah-mudahan ini hanya salah paham sejenak. Karena ini betul menimbulkan rasa geleng-geleng kepala.”

Untuk diketahui, Juru Bicara TKN Jokowi – Maruf Amin, Ace Hasan Syadzily menyampaikan warga Indonesia memiliki hak untuk menunaikan salat di mana saja.

Akan tetapi, dirinya beranggapan surat edaran yang berisikan ajakan salat Jumat bersama Prabowo di Masjid Kauman, Semarang tersebut memiliki motif terselubung.

“Saya tidak mengerti apa maksudnya menyebarkan pamflet yang isinya berisi Prabowo salat di masjid. Pasti ada motifnya di balik itu,” kata Ace.

Prabowo Ditolak Salat Jumat, TKN Jokowi: Mungkin Khawatir Jamaah Membludak

Suara.com – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi – Maruf Amin, Arsul Sani menilai larangan untuk Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto salat Jumat di Masjid Kauman Semarang sebagai bentuk kekhawatiran.

Kekhawatiran yang dimaksud Arsul terkait membludaknya umat muslim yang akan salat Jumat bersama Prabowo.

“Karena ada kekhawatiran juga, bahwa forum jumatan itu menjadi kemudian berubah menjadi dalam tanda kutip ya forum kampanye,” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Kamis (14/2/2019).

“Sehingga itu kemudian menimbulkan reaksi yang sebelahnya. Nah ini yang saya pahami itu menganggu kekhusyuan salat Jumat,” lanjut Arsul.

Politikus PPP ini mengatakan seharusnya ada semacam musyawarah diantara pihak masjid dengan Prabowo, sehingga akhirnya tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Bisa saja pak Prabowo datang ke sana tidak dengan romobongan yang besar setelah salat Jumat baru ketempat (kampanye) itu bertemu dengan massanya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, terungkap alasan Prabowo ditolak salat Jumat di Masjid Kauman Semarang, Jawa Tengah, Jumat (15/2/2019) besok. Ternyata Calon Presiden Prabowo Subianto menyebar pamflet yang isinya ajakan untuk ikut salat Jumat bersama.

Pihak takmir atau pengelola Masjid Agung Semarang mengadukan rencana Prabowo salat Jumat di Masjid Agung Kauman Semarang ke Bawaslu Kota Semarang.

Sebab, Prabowo dianggap memiliki nuansa politis. Rencana Prabowo menunaikan salat Jumat tersebut diumumkan secara meluas ke seantero Kota Semarang.

Ribuan pamflet tersebar, termasuk ditempel di kampus-kampus dan masjid maupun musala se-Kota Semarang.

Pamflet dan undangan mengikuti salat Jumat bersama Prabowo Subianto itu juga viral di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram.

Angka Kemiskinan di Indonesia Tinggi, Prabowo: Sudah Lama Elit Tipu-tipu

Suara.com – Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengungkapkan akar dari tingginya angka kemiskinan di Indonesia berasal dari para elite tanah air. Prabowo menyebut kemiskinan yang terjadi di Indonesia malah menjadi sebuah paradoks karena kemiskinan terjadi di negara yang kekayaannya berlimpah.

Prabowo pun menyimpulkan kalau kemiskinan di Indonesia terjadi akibat ulah para elite-elite Indonesia.

“Sudah lama tipu menipu, rekayasa, suduah terlalu lama elite kita berbuat seperti itu. Saya paham dan mengerti karena saya bagian dari elite, tapi saya muak dengan elite yang seperti itu,” kata Prabowo saat menyambut warga Blora, Jawa Tengah, Kamis (14/2/2019).

“Tugas elite adalah selalu membela kepentingan rakyatnya,” jelas Prabowo.

Menurut Prabowo elit di tanah air banyak yang pintar membohongi masyarakat. Meski demikian, Ketua Umum Partai Gerindra itu tidak menyebut elit yang dimaksud.

“Mungkin elite kita ini sudah terlalu pinter. Pinter ngapusi, pinter mencuri uang rakyat ,” kata Prabowo.

Menurutnya, elite yang ingin untung sendiri menyebabkan kondisi kesejahteraan masyarakat pun terlewatkan. Ia menyebut uang yang mengalir bukan untuk masyarakat melainkan ke luar negeri.

“Akibatnya kalau begini terus, mustahil Indonesia bisa bangkit. Bukan saya pesimis. Saya pernah mendapatkan pendidikan, saya pernah menjabat, saya tak akan tinggal diam kalau rakyat terus dimiskinkan,” ujar Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu.

Oleh karena itu, Prabowo berjanji akan merekrut putra-putri terbaik bangsa apabila dirinya menang di Pilpres 2019 . Namun, Prabowo tidak hanya akan merekrut putra-putri bangsa yang cerdas, akan tetapi yang memiliki sifat jujur.

“Tapi pintar saja tidak cukup, tapi juga harus jujur dan tidak memperkaya keluarga, teman atau tetanggnya. Putra putri yang siap mengabdi untuk rakyat,” pungkasnya.

Suap Kemenpora, KPK Perpanjang Masa Tahanan Tiga Tersanga

Suara.com – KPK memperpanjang masa penahanan tiga tersangka kasus suap dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga kepada KONI anggaran tahun 2018.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, ketiga tersangka itu ialah Deputi IV Kemenpora Mulyana, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Kemenpora Adhi Purnomo, dan Staf Kemenpora bernama Eko Triyanto.

“Masa penahanan ketiganya diperpanjang selama 30 hari ke depan. Mulai tanggal 16 Februari 2019 sampai 17 maret 2019,” kata Febri Diansyah, Kamis (14/2/2019).

Febri menuturkan, perpanjangan masa penahanan dilakukan bagian dari proses penyidikan terhadap ketiga tersangka tersebut.

“Penyidikan masih berjalan, sehingga sesuai dengan kebutuhan penanganan perkara serta alasan objektif dan subjektif.”

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima orang tersangka. Mereka adalah Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy (EFH); Bendum KONI Jhonny E Awuy; Deputi IV Kemenpora Mulyana; Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Kemenpora Adhi Purnomo; dan, staf Kemenpora bernama Eko Triyanto.

Kasus ini terungkap setelah tim penindakan KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 12 orang di beberapa lokasi di Jakarta, Selasa (19/12/2018).

Lima dari 12 orang yang ditangkap kemudian ditetapkan sebagai tersangka setelah KPK melakukan gelar perkara.

KPU Persilakan Prabowo Salat Jumat di Masjid Kauman Semarang

Suara.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Wahyu Setiawan memastikan rencana Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang ingin Salat Jumat di Masjid Kauman Semarang tidak melanggar aturan. Ia menegaskan tidak ada aturan yang dilanggar setiap pasangan calon yang ingin ibadah .

“Yang tidak boleh itu adalah di tempat beribadah berkampanye. Itu yang tidak boleh. Tetapi bahwa orang beribadah di negeri ini dilindungi,” kata Wahyu di Kantor KPU, Kamis (14/2/2019).

Dia juga mengatakan para calon presiden dan calon legislatif tetap diperbolehkan masuk ke tempat pendidikan seperti sekolah dan kampus, asalkan tidak kampanye atau mengajak orang untuk memilih salah satu calon.

“Boleh dong kalau dia lagi S3, Peserta pemilu tidak boleh berkampanye di tempat ibadah. Kalau orang mau sholat Maghrib, dia peserta pemilu, boleh ga? Boleh,” tegasnya.

Seperti diketahui, Prabowo Subianto akan melakukan ibadah Salat Jumat di Masjid Kauman, Semarang, Jumat (15/2/2019) besok.

Kabar kehadiran prabowo menyebar melalui ribuan pamflet yang sudah tersebar, termasuk ditempel di kampus-kampus dan masjid maupun musala se-Kota Semarang.

Pamflet dan undangan mengikuti salat Jumat bersama Prabowo Subianto itu juga viral di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram.

Faisal Basri Minta Prabowo dan Jokowi Berkomitmen Tertib RPJMN

Suara.com – Faisal Basri , ekonom dari Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance, menyatakan capres dan cawapres peserta Pilpres 2019 harus menawarkan keteraturan dalam menggarap‎ proyek infrastruktur. Artinya, program infrastruktur harus disusun teratur dan terarah.

Dia menerangkan, pembangunan infrastruktur harus susunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional ( RPJMN ).

Faisal mencontohkan, pembangunan infrastruktur pada era Presiden Jokowi yang dinilai tidak teratur dengan RPJMN. Alhasil, RPJMN yang telah disusun‎ tidak tercapai semua.

“2015 Jokowi bilang bangun MRT di 5 kota. Kalau Jokowi ngomong begitu, tidak tertib RPJMN. Jadi  Proyek yang disusun secara tertib oleh Bappenas hasilnya pasti bagus,” ujarnya dalam sebuah diskusi di Nifarro Park, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019).

Faisal mengungkapkan, proyek kereta cepat Jakarta – Bandung juga jalur trasenya tidak sesuai RPJMN.

‎Dia menuding, ada kepentingan perusahaan lain agar bisa mengambil keuntungan dengan adanya kereta cepat Jakarta – Bandung tersebut.

“Kereta cepat dibelokkan ke Meikarta dan Gedebage, itu ada proyek Sumarecon, itu proyek properti,” tutur dia.

Maka dari itu, Faisal meminta kepada kedua capres dan cawapres agar kampanye pembangunan bisa sesuai dengan RPJMN.

“Ayo tertib bernegara. Jangan tiru yang dilakukan negara lain yang tidak tertib, jadi jelas. Janji kampanye harus masuk RPJMN dan itu jadi acuan,” tutup Faisal.