Fadli Zon Bantah Minta Tantan Bikin Video Dukungan dari Markas Besar PBB

Suara.com – BPN Bantah Ada Di Balik Tantan Taufiq Lubis , Pendukung Prabowo – Sandiaga Di Ruang Sidang PBB

Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto – Sandiaga Uno membantah terlibat dalam pembuatan video Tantan Taufiq Lubis, yang mengungkapkan dukungannya saat berada di ruang sidang Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat.

Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo – Sandiaga, Fadli Zon , mengatakan video itu merupakan kreativitas Tantan sebagai pendukung capres dan cawapres nomor urut 2.

“Enggak ada, saya kira (itu) kreativitas. Ada yang pernah foto-foto di depan Capitol Hill menyatakan dukungan, bebas kan masyarakat kita di seluruh dunia,” kata Fadli di Gedung Nusantara III DPR, Selasa (12/2/2019).

“Kebetulan mereka yang ada di Amerika Serikat atau Inggris atau di mana, sah-sah saja. Apa urusannya dengan kami, mungkin (kubu rival) kalah kreatif saja,” sambungnya.

Fadli kemudian merespons pendapat sejumlah pihak yang berkeberatan Tantan menyatakan dukungan untuk Prabowo – Sandiaga saat berada di Markas Besar PBB.

Menurut Fadli, gedung PBB tidak hanya dikunjungi oleh delegasi-delegasi dari berbagai negara, tapi juga turis.

“Gedung PBB itu juga tempat orang bisa datang dan pergi, bukan hanya delegasi. Kan bisa saja mereka turis atau apa itu saya kira itu bagian dari kreativitas. Apa salahnya?” belanya.

Prabowo – Sandiaga Akan Jadikan Ulama Penasihat, Jika Menang Pilpres 2019

Suara.com – Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Fadli Zon menilai ulama memiliki peran yang penting. Fadli menyebut jika Prabowo – Sandiaga menang di Pemilu 2019 akan mengangkat sejumlah ulama untuk menduduki posisi penting di pemerintahan.

Fadli mengungkapkan bahwa sosok ulama di Indonesia sudah seharusnya menjadi penasihat penting untuk membantu jalannya pemerintahan.

“Tentu saja para ulama akan jadi penasihat-penasihat penting yang sebenarnya tidak perlu sudah jadi (presiden),” kata Fadli dalam diskusi bertajuk ‘Jokowi Blunder dan Panik?’ di Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandiaga, Jalan HOS Cokroaminoto, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2019).

Menurutnya kedekatan Ketua Umum Partai Gerindra dengan para ulama bukan hanya terjadi di Pilpres 2019. Fadli menyebut Prabowo sudah dekat dengan para ulama sejak 1998 silam.

Fadli mengatakan saat Prabowo masih menjabat sebagai Danjen Kopassus pernah mengundang tokoh ulama pada 23 Januari 1998 silam. Saat itu ribuan tokoh agama hadir di Markas Besar Kopassus di Cijantung.

“Beliau sudah lama dekat dengan ulama, bukan baru kemarin sore. Bahkan dari awal, dari tahun 1990, jadi bukan untuk pilpres,” ujarnya.

Fadli kemudian menyimpulkan bahwa Prabowo memiliki kedekatan dengan sejumlah tokoh agama, khususnya dengan tokoh muslim. Prabowo disebut Fadli selalu menempati rasa hormatnya kepada para ulama, habaib, serta tokoh-tokoh agama lain.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini kemudian menyinggung soal banyaknya kriminalisasi ulama yang terjadi di bawah rezim saat ini. Sebagai saksi kedekatan Prabowo dengan para ulama, dirinya menjamin di bawah pemerintahan Prabowo – Sandiaga tidak akan ada lagi kriminalisasi ulama.

“Saya kira tidak adalagi kriminalisasi terhadap ulama para habib, para kiai, dan saya kira akan mendapatkan tempat terhormat sebagai tokoh-tokoh bangsa,” pungkasnya.

Polri: Slamet Maarif Minta Pemeriksaan Diundur Pekan Depan

Suara.com – Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri , Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, jadwal pemeriksaan Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 sekaligus Juru Bicara FPI Slamet Maarif diundur pada Senin (18/2/2019), pekan depan. Awalnya, polisi akan memeriksa Slamet yang sudah berstatus tersangka kasus pelanggaran kampanye pada Rabu (13/2/2019) pekan ini.

Menurutnya, perubahan jadwal pemeriksaan itu atas permintaan Slamet melalui tim pengacara.

“Info terakhir yang kami dapat pemeriksaan pada hari Rabu minta dilakukan pada (hari) Senin. Dia minta diundur yang harusnya Rabu, diminta mundur Senin,” ucap Dedi di PTIK, Selasa (12/2/2019).

Selain adanya perubahan jadwal, pemeriksaan terhadap Slamet akan dipindahkan dari Polres Surakarta ke Polda Jawa Tengah. Dedi menjelaskan alasan pemindahan ruang pemeriksaan itu merupakan pertimbangan dari penyidik yang menangani kasus tersebut. “Dari berbagai aspek penyidik yang lebih paham, mulai dari keamanan dan efisiensi pemeriksaan,” jelasnya.

Lebih jauh, Dedi menambahkan, dalam pemeriksaan pekan depan pihaknya telah berkoordinasi dengan sentra penegakan hukum terpadu (gakkumdu), baik dari pihak Badan Pengawas Pemilu maupun Kejaksaan.

Nantinya, Slamet akan diperiksa terkait dugaan kampanye saat berorasi di acara Tabligh Akbar PA 212 di Bundaran Gladak, Jalan Slamet Riyadi pada Minggu (13/1/2019) lalu. Menurutnya, pemeriksaan itu untuk menanyakan hasil rancangan pasal yang telah disampaikan Bawaslu.

“Ada beberapa pasal yang sudah jadi rekomendasi dari Bawaslu. Nanti dalam proses pemeriksaan juga akan diverifikasi kembali sesuai dengan fakta yang diajukan oleh Bawaslu,” tambah Dedi.

Kasus ini beraawal dari laporan yang disampaikan Tim Kampanye Daerah (TKD) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Pada laporan itu, Bawaslu menindaklanjuti dengan membentuk Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).

Tim Gakumdu menyatakan bahwa terdapat unsur dugaan pelanggaran kampanye dalam kegiatan Tabligh Akbar. Polresta Surakarta akhirnta menetapkan Slamet sebagai tersangka. Dia dijerat Pasal 280 ayat 1 tentang tindakan kampanye diluar jadwal yang telah ditetapkan baik KPU pusat maupun daerah.

Selain itu, Slamet juga diduga melanggar Pasal 521 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang melakukan kampanye yang dilarang bagi peserta pemilu dan tim kampanye.

Fadli Zon Puji Aksi Tantan yang Beri Dukungan ke Prabowo di Gedung PBB

Suara.com – Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Fadli Zon menilai ungkapan dukungan Tantan Taufiq Lubis di ruang sidang Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) merupakan bentuk dari kreativitas. Bahkan, Fadli memuji aksi yang dilakukan Tantan sebagaimana video viral di media sosial.

Fadli menjelaskan bahwa gedung PBB di New York, Amerika Serikat bukan hanya boleh dikunjungi oleh delegasi-delegasi berbagai negara. Wakil Ketua DPR RI itu menyebut para turis pun bisa masuk ke dalam gedung PBB.

“Saya kira itu kreativitas yah, bagus-bagus saja. Gedung PBB itu juga tempat orang bisa datang dan pergi bukan hanya delegasi. Kan bisa saja mereka turis atau apa itu saya kira,” kata Fadli di Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen, Selasa (12/2/2019).

Hasil bidik layar video lelaki dukung Prabowo-Sandiaga di ruang PBB, (istimewa)Hasil bidik layar video lelaki dukung Prabowo-Sandiaga di ruang PBB, (istimewa)

Fadli sempat kebingungan saat ada komentar yang menyebut kalau pernyataan dukungan Pilpres 2019 tidak etis dilakukan di lingkungan ruang sidang PBB . Menurutnya, semua orang berhak melakukan itu dan tidak ada pula larangannya.

“Itu kreativitas saja di dalam. Mungkin menyatakan dukungan dan mendapat perhatian dan terbukti mendapat perhatian,” pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah video menampilkan sosok lelaki yang menyatakan dukungan kepada Prabowo-Sandiaga. Saat memberikan dukungan, Tantan yang mengklaim berada di ruang sidang PBB juga terlihat memegang secarik kertas yang bergambar Prabowo-Sandiaga. Diketahui, Tantan merupakan pendamping kelompok pemuda dari Indonesia yang menetap di New York, AS.

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Dari markas besar Persatuan Bangsa Bangsa, United Nations Headquarters, saya ingin menyatakan dukungan saya kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2019-2024,” kata pria dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial.

Sudah Lama Tak Bertemu, Ridwan Kamil Rindu dengan Ma’ruf Amin

Suara.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengklaim kedatangannya menemui Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin tidak ada kaitannya dengan Pemilu 2019 . Ia menyebut tujuan menemui Ma’ruf hanya untuk silaturahim antara anak dan orang tua.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengaku sudah lama tidak bertemu Ma’ruf Amin.

“Kebetulan ada kedinasan di Jakarta, tapi sebelum pulang, rindu sudah lama nggak ketemu (Ma’ruf Amin). Jadi saya ke sini minta doa beliau, dulu sebelum maju juga sering mendoakan Jawa Barat karena family dan pesantren juga banyak yang dalam jaringan beliau,” ujar Kang Emil di kediaman Ma’ruf Amin, Jalan Situbondo 12, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Kang Emil menegaskan, kedatangannya murni sebagai individu dan tidak ada kaitannya dengan tugas kedinasan.

Dalam pertemuan ini, mantan Wali Kota Bandung ini juga mengaku sempat mendoakan Ma’ruf Amin yang maju sebagai cawapres pendamping Joko Widodo di Pilpres 2019.

“Saya mendoakan mudah-mudahan niat-niat yang baik yang sedang diikhtiarkan Allah kabulkan. Itu aja sih, enggak banyak yang lain-lain,” ucapnya.

Senada dengan itu, Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin juga mengungkapkan kedatangan Kang Emil murni sebagai bentuk silaturahim. Ma’ruf Amin mengatakan silaturahim itu biasa terjadi sebagaimana anak dan ornagtua pada umumnya.

“Ini soal silaturahim aja. Orang tua ke anak, anak sama orang tua. Iya tentu kalau anak hajat orang tua ikut bantuin, kalau orang tua hajat anak ikut bantuin,” kata dia.

Moeldoko Tepis Pemerintah Pamer Kinerja Jokowi Buat Debat Capres

Suara.com – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menepis isu kegiatan pemerintah saat ini sering memamerkan capaian kinerja untuk dikaitkan dengan debat capres-cawapres yang bakal digelar pada 17 Februari 2019 mendatang. Menurutnya, informasi pencapaian kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo merupakan harus disampaikan karena menjadi salah satu bentuk tanggung jawab kepada seluruh masyarakat.

“Pemerintah punya tanggung jawab untuk mempromosikan, dalam arti menyampaikan kepada masyarakat atas apa yang pemerintah lakukan. Itu masyarakat punya hak untuk dapatkan informasi,” tutur Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Menurut mantan Panglima TNI itu kegiatan pemaparan hasil kinerja pemerintah ini sering dilakukan sesuai dengan perintah presiden Jokowi agar bisa disebarluaskan ke publik. Dia pun menepis jika informasi pencapaian itu berkaitan dengan politik terkait Pilpres 2019.

“Kita bicaranya 4 tahun pemerintahan. Penyampaian informasi kan terus menerus. Wacana bahwa ini dekat dengan pemilu ya, itu memang sudah jadwal. Bukan berarti, oh ada pemilu lantas kami sampaikan,” jelas Moeldoko.

“Melalui forum ini, kami sebar ke mana-mana. Ini perintah presiden, segera sampaikan ke publik bahwa kami telah lakukan ini ini ini. Jangan sampai dibilang mana pemerintah ga ada kerjanya,” tambahnya.

Para menteri kabinet kerja belakangan kerap melakukan kegiatan pemaparan capaian kinerja. Setelah Kemenko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, KSP menggelar diskusi media dengan tema Langkah Berani Pulihkan Lingkungan yang dihadiri Menteri KKP Susi Pudjiastuti dan Menteri KLKH Siti Nurbaya pada Selasa (12/2/2019) atau lima hari jelang debat capres kedua.

Seperti diketahui debat capres kedua akan digelar di Hotel Sultan pada Minggu (17/2/2019) dengan tema energi serta sumber daya alam (SDA), pangan, infrastruktur, dan lingkungan hidup.

Istri SBY Sakit, Moeldoko Ingin Jenguk Ani Yudhoyono

Suara.com – Kepala Staf Kepresiden Moeldoko mendoakan agar istri Presiden keenam RI, Ani Yudhoyono cepat sembuh. Moeldoko bahkan mengaku ingin menjenguk istri dari Susilo Bambang Yudhoyono yang kini tengah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Singapura.

Saat ia menyambangi Rumah Sakit Angkatan Darat ( RSPAD ), Moeldoko mengatakan sempat menanyakan kondisi terkini Ani Yudhoyono kepada pimpinan RSPAD .

“Saya tadi pagi ke RSPAD, kebetulan ketemu pimpinan RSPAD dan beliau akan berangkat ke Singapura, dan sampaikan kondisi bu Ani,” kata Moeldoko di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

“Dengan segala hormat saya ikut rasakan apa yang dihadapi bu Ani dan kami berdoa bu Ani segera diangkat penyakitnya oleh Yang Maha Kuasa,” Moeldoko menambahkan.

Ani Yudhoyono sakit. (@aniyudhoyono)Ani Yudhoyono sakit. (@aniyudhoyono)

Mantan Panglima TNI itu juga mengatakan dirinya akan menjenguk Istri Ani Yudhoyono jika situasi memungkinkan. Namun Moeldoko tidak menjelaskan kapan waktu untuk menjenguk Ani.

“Dilihat situasinya kalau memungkinkan ya pengen sih,” jelasnya.

Seperti diketahui, perempuan bernama lengkap Kristiani Herrawati itu mengeluhkan sakit di otot punggungnya sehingga harus dirawat di salah satu rumah sakit di Singapura. Tim dokter masih melakukan observasi terkait diagnosa penyakit mantan ibu negara tersebut.

JK Sambut Ahok Masuk Politik: Tenang-tenanglah Pak Ahok

Suara.com – Jusuf Kalla, Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf Amin , menyambut Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama masuk ke dunia politik. Ahok resmi menjadi kader PDI Perjuangan .

Jusuf Kalla menyarankan Ahok yang baru bebas dari penjara untuk menikmati masa kebebasaannya terlebih dahulu. Sebelum mulai kembali berpolitik praktis.

“Ya lebih baik situasi seperti inilah, tenang-tenanglah Pak Ahok. Jadi ya jalan-jalan dulu, atau apa. Karena dia, Ahok kan sudah empat kali pindah partai juga,” kata JK di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Ahok mengumumkan masuk PDI Perjuangan, Jumat (8/2/2019) sore. Ahok mengaku tak memiliki jabatan khusus di dalam struktur organisasi partai besutan Megawati Soekarnoputeri tersebut.

“Saya hanya sebagai anggota saja dan saya tidak mengambil jabatan karena saya sibuk,” kata Ahok di kantor PDIP, Denpasar, Bali, Jumat (8/2/2019).

Dia pun mengaku sudah lama ingin bergabung dengan PDI Perjuangan sebagai wadahnya selama berkecimpu

“Sudah dong, saya sudah lama (milih PDIP),” ucapnya.

Selain itu, Ahok juga belum ingin terjun ke dunian politik, karena ia ingin fokus membagikan segala pengalaman atau ilmu yang ia dapat selama ini.

“Supaya bisa membagikan ilmu, yang saya dapat dan bisa bermanfaat,” ujarnya. (Antara)

Kang Emil: Hanya Orang Iseng yang Laporkan Saya ke Bawaslu

Suara.com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengklarifikasi atas pelaporan dirinya ke Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) lantaran diduga melakukan pelanggaran kampanye. Menurutnya, acara HUT ke-93 Nahdlatul Ulama (NU) di Garut Jawa Barat pekan lalu itu memang ada agenda lain yakni berupa deklarasi dukungan untuk pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

Meski ada deklarasi dukungan, lelaki yang akrab disapa Kang Emil itu menyangkal ikut berkampanye saat menghadiri HUT NU yang digelar pada Sabtu (9/2/2019), pekan lalu.

“Saya klarifikasi kegiatannya itu kan terbagi dua. Satu Harlah NU, kedua ada deklarasi. Itu di panggungnya jelas ada nomornya berarti memang acara itu dari awal adalah acara deklarasi. Saya juga tidak pidato di acara yang pertama (Harlah NU ke-93) kan,” tutur Kang Emil di kediaman Ma’ruf Amin, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Dewan Pengarah Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi – Ma’ruf itu mengklaim alasan dirinya datang ke acara NU itu sebagai undangan dari kalangan tokoh Jawa Barat. Dia pun mengaku saat hadir tak membawa kapasitasnya sebagai Gubernur Jabar.

“Acara pidatonya ada di acara deklarasi, kapasitasnya juga MC menyebut tokoh Jawa Barat enggak bawa jabatan. Jadi saya taat aturan datang di hari weekend. Tidak bicara di yang formal, bicaranya di acara deklarasi yang memang posternya sebesar itu di panggung,” kata dia.

Dia pun mengaku sudah paham dengan manuver-manuver lawan politik yang dianggap kerap mencari-cari celah kesalahan dirinya. Namun, dia mengakui sudah tahu konsekuensi atas apa yang sudah dilakukannya.

“Cuma hari ini saya paham apapun yang dilakukan. Ya mungkin orang iseng-iseng aja bikin tafsir kemudian dilaporkan ke Bawaslu. Saya kira itu risiko ya,” imbuhnya.

Sebelumya, Ridwan Kamil dilaporkan ke Bawaslu atas dugaan pelanggaran kampanye . Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB) melaporkan Ridwan Kamil atas dugaan pelanggaran kampanye di luar jadwal.

Dalam laporannya, pihaknya menilai Ridwan Kamil telah melakukan pelanggaran pemilu diantaranya Peraturan KPU No. 5 tahun 2018 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu tahun 2019, serta Pasal 276 ayat (2) Jo. Pasal 492 Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu.

Jokowi ke Penerima Bantuan: Ketahuan Beli Rokok, Kartunya Dicabut

Suara.com – Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) meminta pada seluruh penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk berhati-hati dalam menggunakan anggaran. Jokowi mengatakan anggaran yang diberikan pemerintah dalam program tersebut diperuntukkan untuk kepentingan pendidikan dan gizi anak.

Hal ini dikatakan Jokowi pada acara penyerahan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 1.000 orang warga di Graha Insan Cita, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/2/2019).

“Hati-hati, hati-hati anggaran ini sudah sejak awal memang diperuntukkan untuk kepentingan pendidikan, gizi anak. Beli telur? boleh, ikan? boleh,” ujar Jokowi dalam sambutannya.

Jokowi menuturkan bantuan sosial PKH diprioritaskan untuk anak dan ibu yang hamil. Ia juga mengingatkan ibu hamil untuk menggunakan anggaran dengan sebaik-baiknya.

“Terutama ibu hamil rawat bayi di dalam kadungan sebaik-baiknya dengan anggaran ini. Karena sangat menentukan sampai umur 5 tahun sangat menentukan sehat atau tidak sehat cerdas atau tidak cerdas,” kata dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menuturkan, jika anggaran PKH digunakan untuk membeli rokok suami, pulsa telepon genggam, pemerintah akan mencabut anggaran tersebut.

“Hati-hati kalau ketahuan beli rokok, kartunya dicabut, pak uang ini untuk pendidikan anak-anak kita, gizi anak, tidak boleh untuk beli rokok, jangan dibentak-bentak suaminya,” tandasnya.

Untuk diketahui, jumlah bantuan PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) sekitar Rp 70,55 miliar. Jumlah tersebut terdiri Rp 26,46 miliar untuk 21.374 KPM PKH dan Rp 44,09 miliar untuk 33.408 Penerima BPNT di Kota Depok.

JK Sebut Kehadiran Ahok Buat Elektabilitas Jokowi – Maruf Amin Bisa Turun

Suara.com – Jusuf Kalla, Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf Amin menyarankan TKN tidak memasukkan Ahok jadi bagian dari tim sukses Jokowi – Maruf Amin. Sebab jika Ahok masuk timses, maka elektablitas Jokowi – Maruf Amin akan turun.

JK juga menilai kalau pun Ahok berkampanye untuk Jokowi – Maruf Amin, itu tidak akan memberikan pengaruh signifikan.

“Toh Pemilu dua bulan lagi, juga efeknya tidak akan banyak,” kata JK di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Kebebasan Ahok yang hanya beberapa bulan sebelum Pilpres 2019 dapat berpengaruh pada perolehan suara Jokowi – Maruf Amin. Kelompok masyarakat yang betul-betul memperhatikan kasus penistaan agama oleh Ahok, enggan memilih Jokowi di Pilpres.

“Tentu ada yang nambah, ada yang tergerus. Bagi Ahoker, tentu mungkin menambah; tapi bagi yang konsisten dengan apa yang terjadi kepada Ahok, tentu tidak mau milih (Jokowi-Maruf Amin),” jelasnya.

Bergabungnya Ahok di PDI Perjuangan diungkapkan oleh Sekretaris Dewan Pertimbangan Daerah PDIP Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama saat Ahok menyambangi kantor sekretariat partai tersebut pada Jumat (8/2/2019).

Adi, yang juga Ketua DPRD Provinsi Bali, mengatakan Ahok telah resmi memiliki kartu anggota PDI Perjuangan sejak 26 Januari lalu.

“Beliau selaku anggota PDI Perjuangan tentunya bersilahturahim dengan kita anggota PDI Perjuangan Bali,” ujar Adi. (Antara)

Tantan Teriak Dukung Prabowo di Ruang Sidang UN Ternyata Langgar Aturan

Suara.com – Publik dihebohkan oleh video viral yang merekam seorang lelaki menyatakan dukungan politik kepada Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno , dalam ruangan yang diklaim sebagai ruang sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat.

Video itu menjadi bahan pedebatan publik. Ada yang mengatakan lelaki tersebut adalah diplomat RI yang berada di markas besar PBB .

Dalam video tersebut juga tertulis, rekaman itu dibuat di dalam ruang persidangan Markas Besar PBB.

Hasil bidik layar video lelaki dukung Prabowo-Sandiaga di ruang PBB, (istimewa)Hasil bidik layar video lelaki dukung Prabowo-Sandiaga di ruang PBB, (istimewa)

Video yang diunggah oleh akun Twitter @SuwandaBen, Selasa (12/2/2019), menampakkan lelaki mengenakan jas lengkap sambil memegang secarik kertas bergambar Prabowo – Sandiaga.

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Dari markas besar Persatuan Bangsa Bangsa, United Nations Headquarters, saya ingin menyatakan dukungan saya kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia periode 2019-2024,” kata pria tersebut.

Belakangan diketahui lelaki dalam video tersebut bukanlah diplomat RI. Lelaki itu bernama Tantan Taufiq Lubis , yang berprofesi sebagai pendamping kelompok pemuda asal Indonesia yang menetap di New York.

Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) New York melalui akun Twitternya @indonesiaunny  memberikan keterangkan, Tantan Lubis bukan diplomat.

Tantan Lubis juga bukan staf PTRI New York, maupun bukan delegasi Indonesia untuk pertemuan resmi di PBB.

[WFUNA][WFUNA]

Kehadiran Tantan Lubis di kawasan itu untuk mendampingi kelompok pemuda di Indonesia yang sedang berada di New York.

Adapun kelompok pemuda tersebut melakukan kegiatan kompetisi debat yang diselenggarakan oleh LSM World Federation of United Nations Associations alias WFUNA.

“Bukan merupakan kegiatan yang dilakukan PBB,” tulis PTRI dalam keterangannya yang ditulis di New York, Senin (11/2/2019).

Kemudian PTRI New York mengingatkan adanya aturan dan etika yang harus dipatuhi terkait penggunaan ruang Majelis Umum PBB sesuai dengan aturan Administratif Sekretariat PBB ST/A1/415.

Sementara berdasarkan penelusuran  melalui laman resmi WFUNA, kantor LSM tersebut tidak satu gedung dengan Markas Besar PBB, melainkan di depannya, yakni United Nations Plaza atau UN Plaza.

[PTRI][PTRI]

Langgar Aturan

Tantan Taufiq Lubis bukan seorang diplomat maupun staf PTRI. Ia juga tak terkait dengan WFUNA, organisasi nirlaba yang terasosiasikan dengan PBB.

Ia bisa berada di dalam ruang sidang umum di Markas Besar PBB bertindak sebagai pendamping WNI yang berada di New York dan tengah mengikuti lombat debat WFUNA.

Sementara penggunaan ruang sidang paripurna PBB untuk kepentingan politik, seperti yang disebutkan PTRI, harus mematuhi aturan Administratif Sekretariat PBB ST/A1/415.

Dalam aturan tersebut, ruang sidang itu hanya dibolehkan digunakan untuk kepentingan pertemuan dan rapat PBB maupun pihak-pihak yang disponsori oleh lembaga tersebut. Jadi, menggunakan ruang rapat itu untuk kepentingan pribadi dan guna menyuarakan keputusan politik seseorang dianggap salah.

Saudi Dituding Sembunyikan Gunung Sinai Asli Tempat Nabi Musa Bertemu Tuhan

Suara.com – Gunung Sinai , tempat Nabi Musa alias Nabi Moses bertemu Tuhan mendapatkan 10 perintah utama, ternyata bukan berada di semenanjung Sinai, Mesir , seperti yang tertulis dalam alkitabiah.

Sejumlah peneliti mengungkapkan hasil investigasi terbaru mereka, bahwa Gunung Sinai ternyata berada di seberang Teluk Aqaba, yang kekinian masuk dalam teritori Arab Saudi .

Ryan Mauro, analis keamanan lembaga nonprofit anti-ekstremis Clarion Project sekaligus penleiti di Thomas Research Foundation, mengakui telah dua tahun terakhir melakukan penelitian mengenai situs Gunung Sinai.

Hasil penelitian Mauro dan timnya tersebut kemudian direkam dalam film dokumenter berjudul “Finding the Mountain of Moses”, yang menyimpulkan situs suci itu berada di Arab Saudi.

“Dan Arab saudi sejak lama menyadari fakta ini. Kerajaan Saudi berusaha menyembunyikan lokasinya dari seluruh dunia,” tutur Mauro seperti diberitakan Sputnik News, media berbasis di Rusia.

Mauro menuturkan, Kerajaan Saudi menggunakan aparat kepolisian, pagar, maupun ancaman untuk melindungi situs yang dianggap suci oleh kaum Kristiani, Yahudi, dan Islam tersebut.

Dalam penelitiannya, Mauro juga mewawanarai sejumlah penduduk setempat maupun mereka yang berhubungan dengan kelompok jihadis. Kesemuanya mengungkapkan rahasia, bahwa Gung Sinai berada di Saudi.

“Ketika saya berada dalam kelompok jihadis, semua anggota tahu Gunung Sinai berada di Arab Saudi. Orang-orang di luar, bahkan sebagian besar Muslim tidak tahu bahwa Gunung Sinai ada di Saudi. Karena kaum jihadis tak mau mereka tahu,” tutur orang yang dalam video itu ditutupi cadar.

Sumber yang didapat Mauro dan terekam dalam film dokumenter tersebut juga menuturkan, pemerintah Saudi menyembunyikan dan melindungi situs  tersebut karena alasan prinsip.

“Kami percaya bahwa jika situs itu dibuka keberadaannya, maka akan digunakan untuk penyembahan berhala. Karenanya, menurut hukum Islam, menyembunyikan lokasi Gunung Sinai adalah misi penyelamatan,” tutur jihadis tersebut.

Mauro mengklaim, hasil penelitiannya telah mengunghap bahwa pegunungan tertinggi di semenanjung Arab bernama Jabal Maqla, dan puncaknya di Jabal Al Lawz, adalah tempat sebenarnya bagi Nabi Musa menerima Sepuluh Perintah Tuhan.

Ia menyebutkan, pada Kitab Keluaran dalam Perjanjian Lama, Nabi Musa sempat mengatakan puncak gunung tempat ia menerima 10 Perintah Tuhan berwarna hitam karena baru saja terbakar oleh Tuhan.

Bagi Mauro, ciri-ciri yang diberikan oleh Nabi Musa tersebut cocok dengan Jabal Maqla dan Jabal Al Lawz, di mana banyak terdapat batu-batu vulkanik alami.

Mauro juga menuturkan, telah menemukan Elam, oasis tempat Musa dan bangsa Israel menemukan air setelah melintasi Laut Merah dalam perjalanan ke Gunung Sinai, juga berada di wilayah tersebut.

“Kami juga menemukan di kawasan ini terdapat bebatuan yang dipecah oleh Musa, atau sisa-sisa sebuah altar kuno tempat orang Israel menyembah seekor anak lembu emas saat Nabi Musa berada di puncak,” ungkapnya.

Sementara pihak berwenang Arab Saudi sejauh ini belum mengomentari hasil penelitian Mauro yang terangkum dalam film dokumenter tersebut.

Fahri Hamzah Sebut Irman Gusman Korban Konspirasi KPK

Suara.com – Wakil Ketua Umum DPR RI Fahri Hamzah menilai ada kesengajaan yang dilakukan KPK dalam menjatuhkan hukuman terhadap mantan Ketua DPD Irman Gusman , terkait kasus suap pengurusan kuota gula impor. Fahri menyebut Irman merupakan korban konspirasi KPK.

Hal itu dikatakn Fahri dalam sebuah video yang ditayangkan dalam diskusi bertajuk Eksaminasi Terhadap Putusan Perkara Irman Gusman di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

“Pak Irman adalah korban dari konspirasi, ada pengintipan yang terus-menrus dan para pengintip mendapat kesempatan untuk menjebak atau membuat beliau dalam situasi yang layak dijadikan tersangka,” ujar Fahri.

Menurut Fahri, semua skema penangkapan Irman sudah dirancang dari jauh-jauh hari hingga masuk ke dalam persidangan. Ia menyebut jaksa terkesan melebarkan permasalahan Irman demi menjebloskan Irman ke dalam penjara.

“Itu rekayasa persidangan tidak lagi ada hubungannya dengan perkara. Awalnya di kembangkan dari situlah terjadi kekacauan dalan sistem penegakan hukum kita,” jelasnya.

Fahri menyebut kacaunya sistem penegakan hukum di KPK dikarenakan Undang-Undang yang memberikan kebebasan. Hal tersebut yang menimbulkan kurangnya kontrol dalam tubuh KPK dalam menindak terduga korupsi.

“Kita memberikan kewenangan yang eksesif pada saat penyeledilkan, pada saat penuntutan, dan tanpa batas tanpa mengenal kemungkinan para petugas khususnya penuntut untuk membuat satu tuntutan yang salah,” terangnya.

Dia berharap penegak hukum KPK tidak arogan dan harus berdasarkan dasar hukum yang jelas dalam menindak sebuah perkara. Agar nantinya tidak ada lagi “Irman Gusman-Irman Gusman” lainya yang menjadi korban.

Perlu diketahui, Irman Gusman pada 20 Juli 2017 divonis 4 tahun dan 6 bulan penjara ditambah denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan ditambah pencabutan hak Irman Gusman untuk dipilih dalam jabatan publik selama 3 tahun terhitung selesai menjalani pidana pokok.

Hukuman tersebut diterima karena dirinya tertangkap tangan menerima uang gratifikasi karena membatu merekomendasikan CV Semesta Jaya kepada Perum Bulog dalam operasi pasar untuk gula di Sumatera Barat.

Penerimaan suap Rp 100 juta itu diawali saat pemilik CV Semesta Berjaya, seorang pengusaha dari Sumbar yang merupakan rekan Irman, Memi bertemu dengan Irman pada 21 Juli 2016 di rumah Irman dan menyampaikan telah mengajukan permohonan pembelian gula impor ke Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sumbar sebanyak 3.000 ton untuk mendapatkan pasokan gula.

Tapi permohonan pembelian itu lama tidak direspons Perum Bulog sehingga Memi meminta Irman untuk mengupayakan permohonan CV Semesta Berjaya itu. Irman bersedia membantu dengan meminta “fee” Rp 300 per kg atas gula impor Perum Bulog yang akan diperoleh CV Semesta Berjaya dan akhirnya disepakati oleh Memi. selanjutnya Memi melaporkan kepada suaminya, Xaveriandy Sutanto.

Memi bersama Xaveriandy pada 16 September 2016 mengantarkan uang Rp100 juta sebagai uang terima kasih ke rumah Irman di Jalan Denpasar C3 No 8 Kuningan Jakarta dan tidak lama setelahnya, ketiga orang itu diamankan petugas KPK.

Menteri Susi Curhat Kesulitan Menjaga Ikan di Laut Indonesia

Suara.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan proses menjaga kedaulatan laut Indonesia tidak mudah. Bahkan ia harus melakukan pertemuan berjam-jam dengan sejumlah duta besar negara asing terkait kebijakan yang diterapkan pemerintah Indonesia.

Susi menjelaskan pertemuan itu dilakukan dengan beberapa duta besar seperti dubes China, Vietnam, Filipina, bahkan Australia untuk mencapai moratorium izin penangkapan ikan di laut Indonesia.

“Pertama saya panggil dubes supaya nggak menimbulkan diplomatik, mulai China, Thailand, Filipina, dan Australia, Malaysia itu makan siang sampai 6 jam muter-muter. Ujungnya saya bilang i need your support i want moratorium,” kata Susi dalam diskusi media di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Susi menambahkan, hasil dari moratorium itu terbukti dengan capaian selama 4 tahun, KKP sudah menenggelamkan 488 kapal asing pencuri ikan sebagai tindakan tegas Indonesia terhadap kedaulatan laut dan perikanan.

“Apa yang terjadi sebetulnya jangan lihat 488-nya. The return after that (langkah setelah itu), saya tidak terpikir karena itu hanya deterent effect (efek gentar),” jelasnya.

Selain itu berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan Produksi Perikanan Tangkap meningkat dari 6.424.114 ton pada 2017 menjadi 6.716.050 ton pada 2018.

Lelaki Paruh Baya Tewas di Lokalisasi Seusai Dilayani Pensiunan PSK

Suara.com – Seorang lelaki paruh baya berinisial LKS (52) ditemukan tewas di lokalisasi di kawasan Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau pada Senin (11/2/2019) sore. Terakhir kali sebelum ditemukan tewas, LKS sempat berhubungan seks dengan AM (38), pekerja seks komersial ( PSK ) yang sudah pensiun menjajakan diri di lokalisasi tersebut.

Kapolsek Kundur Kompol Endi Endarto menyampaikan, AM awalnya menegur korban saat terlihat sedang mondar-mandir di lokalisasi. Alasan AM menegur lelaki itu karena pernah dulu sering melayani korban di atas ranjang. 

Saat bertemu, kata Endi LKS sempat mengutarakan niatnya mencari perempuan untuk ditiduri. Namun, lantaran dianggap menjadi pelanggan lamanya,  akhirnya AM menawarkan agar LKS mau berhubungan intim dengannya.

“AM bertanya mau ngapain, jadi LKS jawab mau cari cewek. Nah mendengar pernyataan LKS, lalu si AM menyodorkan dirinya,” kata Endi seperti dikutip Batamnews.co.id–jaringan Suara.com, Selasa (12/2/2019).

Tidak ada perjanjian sebelumnya. Mereka berkencan setelah Am berjumpa LKS yang memang berniat mencari kesenangan di sore yang cukup cerah saat itu.

“Jadi mereka tidak janjian, awalnya korban keliling di situ (lokalisasi) dan ditegur Am,” ujar Kompol Endi.

Keduanya kemudian masuk kamar. Hingga akhirnya LKS sesak nafas dan kejang-kejang saat tidur dengan AM. Dugaan sementara, penyebab lelaki hidung belang itu tewas karena terkena serangan jantung. Namun demikian, polisi masih menyelidiki apakah ada obat kuat yang dikonsumsi LKS sebelum ditemukan tewas di salah satu kamar di lokalisasi tersebut.

Sumber: Batamnews.co.id

Bertemu Menpora, Chris John Harap Muncul Juara Tinju Dunia Baru

Suara.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi , menerima mantan Juara Dunia Tinju Pro, Chris John , di Sports Corner Cafe, Pintu Keluar Halaman Kantor Menpora, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019). Pengurus Chris John Foundation dan Fahiluka Surya Production datang untuk menyampaikan laporan terkait rencana penyelenggaraan Kejuaraan Tinju Dunia.

Didorong semangat untuk mengembangkan olahraga tinju Tanah Air dan demi lahirnya juara-juara dunia baru Indonesia, Chris John Foundation bekerja sama dengan Fahiluka Surya Production akan menggelar Kejuaraan Dunia di GOR Flobamora, Kupang, NTT, 5-7 Juli 2019. Pertandingan tinju internasional tersebut  bertema”Mencetak Juara Dunia Tinju Dari Batas Negara.

“Ini bagus kejuaraan dunia. Jangan sia-siakan. Saatnya dari timur untuk Indonesia,” tegas Menpora, setelah menyimak laporan Chris John.

Setiap usaha dari siapapun untuk kebangkitan dan prestasi olahraga harus didukung oleh semua pihak. Even-even besar, apalagi internasional pasti memerlukan pembiayaan yang tidak sedikit, sehingga hasilnya pasti akan jauh lebih besar, karena membawa kebesaran nama negara.

“Usaha Sang Legenda tinju kita harus didukung. Pemerintah sudah pasti mendukung, dan saya mengajak para sponsor untuk mendukung terus prestasi bangsa, khususnya di dunia tinju profesional kembali berjaya,” ajak Menpora.

Sementara itu, Chris John menyampaikan, kejuaraan ini digelar di NTT, Karena sejak dahulu NTT telah banyak melahirkan petinju dunia di kelasnya. Sebut saja Thomas Americo, Boy Gasparersz, Johny Asadona, Hermensen Ballo, A Roga, dan Alex Bajawa.

Ia berharap, saat The Border Battle 2019 nanti digelar, petinju NTT masa kini yaitu Tibo Monabesa, Defry Palulu, dan John Ruba meroket menjadi juara dunia baru dari Indonesia.

“Maaf-maaf, setelah era saya dan David Jordan, belum muncul juara pro baru. Dengan ini diharapkan akan muncul juara-juara dunia baru di tinju dari Indonesia,” katanya.

Acara tersebut dihadiri pula Deputi Pembudayaan Olahraga, Raden Isnanta, Plt Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Chandra Bhakti, Staf Ahli Hukum Olahraga, Samsudin, Staf Ahli Ekraf, Jonni Mardizal, Staf Ahli Politik, Yuni Poerwanti, Asdep Peningkatan Olahraga Pendidikan, Alman Hudri, Asdep Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan, Herman Chaniago, Ketua CJF, Zahrudin Haris, Sekretaris CJI, Elsa Liu, Ketua FSP, David Kenenbudi, penasihat FSP, Roy Therik, Sekretaris GRI, Paula Judith, dan Bendahara GRI, Sella. 

100 Polisi Jaga Pemeriksaan Ketum PA 212 Slamet Maarif Besok

Suara.com – Sebanyak 100 polisi akan menjaga pemeriksaan Ketua Umum Persaudaraan Alumni atau PA 212 Slamet Maarif di Polda Jawa Tengah di Semarang, Rabu (13/2/2019) besok. Pemeriksaan itu sebagai pemeriksaan tambahan di kasus tindak pidana pemilu .

Berdasar surat panggilan dari Polda Jateng, pemeriksaan terhadap Slamet Ma’arif dijadwalkan pada Rabu (13/2/2019) pukul 10.00 WIB di Mapolda Jateng.

“Pengamanan seperti biasanya, standarnya jika ada pemeriksaan tersangka tertentu Polda Jateng menyiapkan satu SSK (Satuan Setingkat Kompi) gabungan atau sekitar 100 personel,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jateng Komisaris Besar Agus Triatmadja, saat dikonfirmasi, Selasa (12/2/2019).

100 polisi itu akan disiagakan selama pemeriksaan tersangka berada di Polda Jateng.

“Sebagai pengamanan saja, tidak ada yang khusus. Siaga selama tersangka menjalani pemeriksaan di Mapolda Jateng,” lanjut Agus.

Secara teknis, lanjut Agus, pemeriksaan akan dilakukan oleh jajaran dari Polresta Surakarta. Polda Jateng hanya sebagai tempat pemeriksaan saja.

“Yang memeriksa dari Polresta Surakarta, Mapolda Jateng hanya sebagai lokasinya saja,” tuturnya.

Untuk diketahui, Ketua Umum Persaudaraan Alumni atau PA 212 Slamet Maarif resmi menyandang status tersangka. Slamet Maarif ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Surakarta. Slamet Ma’arif dijerat dengan Pasal 492 jo 521 UU Pemilu. Ia dianggap telah berkampanye di luar jadwal saat berorasi di depan massa Tabligh Akbar 212 di Solo Raya, Minggu (13/1/2019) lalu.

Penetapan tersangka Ketua Umum PA 212 itu juga dibenarkan oleh Wakapolresta Surakarta Ajun Komisaris Besar Andy Rifai.

“Penyidik menilai dan mengkaji melalui gelar perkara, bahwa statusnya dinaikkan dari saksi menjadi tersangka,” ujar Andy.

Kontributor : Adam Iyasa

Kasus Penganiayaan Pegawai KPK, Polisi Periksa Dokter di Kantornya

Suara.com – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya tengah memeriksa dokter Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta yang melakukan operasi terhadap pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diduga menjadi korban penganiayaan . Pemeriksaan tersebut berlangsung di kantor dokter RS pada Selasa (12/2/2019) dari pukul 13.30 WIB.

“Di periksa di kantornya,” ujar Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian saat dikonfirmasi, Selasa (12/2/2019).

Namun Jerry tak merinci lokasi pemeriksaan dan nama dokter yang tengah menjalani pemeriksaan tersebut.

“Itu saja dulu. Soal detailnya, belum bisa kami sampaikan dulu,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pegawai KPK bernama Muhammad Gilang Wicaksono menjadi korban pemukulan saat sedang bertugas. Akibatnya, korban mengalami beberapa luka di bagian wajah.

“Korban menderita retak pada hidung, luka memar dan sobek pada bagian wajah,” ujar Argo beberapa waktu lalu.

Argo menjelaskan, peristiwa itu berawal ketika korban sedang bertugas menangani kasus dugaan korupsi dengan mencari data di Hotel Borobudur. Gilang memotret pejabat-pejabat Papua yang melakukan pertemuan tersebut.

“Kemudian korban dan saksi didatangi oleh terlapor kurang lebih 10 orang, lalu terlibat cekcok mulut antara terlapor, korban dan saksi,” ujar Argo.

Saat terjadi cekcok mulut, satu dari 10 orang itu melayangkan bogem mentah kepada korban. Pelaku hingga kekinian masih belum dipastikan identitasnya.

“Tiba-tiba terlapor memukul dengan tangan kosong. Terlapor masih lidik,” katanya.

Atas kejadian tersebut, korban telah membuat laporan ke Polda Metro Jaya pada 3 Februari 2019. Pelaku bakal dijerat Pasal 170 KUHP dan Pasal 211 KUHP dan atau Pasal 212 KUHP.

Peringkat Caleg Eks Koruptor Terbanyak, Golkar dan Hanura Juaranya

Suara.com – Pesta demokrasi Pemilihan Legislasi atau Pileg 2019 sebentar lagi digelar. Meski demikian data calon legislatif atau caleg yang notabene eks koruptor belum juga selesai dirumuskan.

Belum lama ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis data jumah caleg eks koruptor dalam kontestasi Pileg 2019 yakni mencapai 49 orang. Ternyata, angka ini belum mencapai titik final.

Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi ( Perludem ) mencatat ada tambahan 14 nama caleg eks koruptor yang tercecer belum masuk dalam daftar, sehingga total ada 63 caleg eks koruptor.

Angka ini pun diprediksi masih terus mengalami peningkatan. Sejumlah partai politik seakan ‘berlomba’ menjadi juara dengan jumlah caleg eks koruptor terbanyak. Lantas, siapa juaranya? Berikut rangkumannya untuk Anda.

1. Golkar dan Hanura

Partai Golkar dan Hanura menjadi partai dengan jumlah caleg eks koruptor terbanyak dibandingkan partai lain. Tak tanggung-tanggung, masing-masing ada 8 caleg dari dua partai yang lolos maju ke Pileg 2019 itu.

Awalnya, KPU RI hanya mengumumkan ada 5 caleg eks koruptor di tubuh Partai Hanura, sementara di Partai Golkar tercatat sudah ada 8 caleg eks koruptor sejak awal. Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Perludem, ditemui masih ada beberapa nama yang tercecer belum masuk hitungan.

Berikut nama tambahan caleg eks koruptor dari Partai Hanura berdasarkan data Perludem.

– Bonar Zeitsel Ambarita, Caleg DPRD Kabupaten Simalungun, Nomor Urut 9, Daerah Pemilihan Simalungun 4 (Bosar Maligas, Bandar, Ujung Padang).

– Andi Wahyudi Etong, Caleg DPRD Kabupaten Pinrang, Nomor Urut 1, Daerah Pemilihan Pinrang 1 (Tiroang, Watang Sawito).

– H. Darjis, Caleg DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Nomor Urut 1, Daerah Pemilihan Ogan Ilir 4 (Lubuk Keliat, Muara Kuang, Rambang Kuang).

2. Partai Gerindra, Berkarya, Demokrat

Posisi kedua diduduki Partai Gerindra, Berkarya dan Demokrat. Usai melalui hasil verifikasi lanjutan, diketahui jumlah napi eks koruptor ketiga partai itu ada 6 orang.

Ada tambahan dua orang caleg eks koruptor dari Partai Berkarya dan Partai Demokrat. Sementara Partai Gerindra masih sama dengan formasi awal. Berikut data lengkap tambahan caleg eks koruptor Partai Berkarya dan Demokrat.

Partai Berkarya

– Muhlis, Caleg DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Nomor Urut 8, Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan 3 (Takalar, Gowa).

– Djekmon Amisi, DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud, Nomor Urut 2, Daerah Pemilihan Kepulauan Talaud 3 (Salibabu, Lirung, Kalongan, Kabaruan, Damau, Moronge).

Partai Demokrat

– Rahmanuddin DH, Caleg DPRD Kabupaten Luwu Utara, Nomor Urut 7, Daerah Pemilihan Luwu Utara 1 (Mappedeceng, Masamba, Rampi).

– Polman, Caleg DPRD Kabupaten Simalungun, Nomor Urut 4, Daerah Pemilihan Simalungun 4 (Bosar Maligas, Bandar, Ujung Padang).

3. PAN

Posisi tiga besar ditutup oleh Partai Amanat Nasional (PAN). Saat awal pengumuman tercatat ada 4 caleg eks koruptor di tubuh partai ini. Setelah dilakukan penelusuran oleh Perludem, ditemukan ada satu caleg yang tercecer belum masuk data. Ia adalah Firdaus Orbini, Caleg DPRD Kota Pagar Alam, Nomor Urut 9, Daerah Pemilihan Kota Pagar Alam 2 (Dempo Selatan, Dempo Tengah, Dempo Utara).

4. PKPI

Meski menjadi partai baru, PKPI ternyata cukup banyak mengusung caleg eks koruptor dalam Pileg 2019. Hal ini dilihat dari data jumlah caleg eks koruptor mengalami penambahan, dari sebelumnya hanya ada dua caleg kini menjadi 4 caleg.

– Raja Zulhindra, Caleg DPRD Kabupaten Indragiri Hulu, Nomor Urut 10, Daerah Pemilihan Indragiri Hulu 1 (Rengat, Rengat Barat, Kuala Cenaku).

– Yuridis, Caleg DPRD Kabupaten Indragiri Hulu, Nomor Urut 6, Daerah Pemilihan Indragiri Hulu 3 (Peranap, Batang Peranap, Kelayang, Rakit Kulim).

5. Perindo

Sama-sama partai pendatang baru, Perindo dengan ketua umum Harry Tanoesudibjo ini juga mengusung caleg eks koruptor. Tercatat total ada 3 caleg eks koruptor yang masuk dalam Perindo.

Satu dari total 3 orang di antaranya sempat tercecer belum masuk daftar. Ia adalah Ramadhan Umasangaji, Caleg DPRD Kota Parepare, Nomor Urut 2, Daerah Pemilihan Parepare 1 (Bacukiki, Bacukiki Barat).

6. Garuda, PKS dan PPP

Berbeda dengan dua partai baru sebelumnya, Partai Garuda lebih sedikit mengusung caleg eks koruptor. Tercatat hanya ada dua caleg eks koruptor yang bernaung di partai ini.

Sementara, PKS yang sebelumnya diumumkan hanya ada satu calegnya yang pernah dipenjara akibat kasus korupsi, kini bertambah menjadi dua orang. Ia adalah Muhammad Zen, Caleg DPRD Kabupaten OKU Timur, Nomor Urut 2, Daerah Pemilihan OKU Timur 1 (Buay Pemuka Peliung, Bunga Mayang, Jayapura, Martapura).

Adapun untuk PPP, diawal pengumuman KPU merilis bahwa tidak ada caleg dari PPP yang pernah menjadi napi koruptor. Setelah dilakukan penelusuran oleh Perludem, ternyata ditemukan ada dua caleg eks koruptor.

Mereka adalah Rommy Khrisna, Caleg DPRD Kota Lubuklinggau, Nomor Urut 2, Daerah Pemilihan Kota Lubuklinggau 3 (Lubuk Linggau Selatan I, Lubuk Linggau Selatan II); dan Emil Silfan, Caleg DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, Nomor Urut 4, Daerah Pemilihan Musi Banyuasin 4 (Babat Supat, Lais, Sungai Lilin).

7. PDIP

Jauh sebelum Pileg digelar, PDIP terus menyuarakan tidak akan merekrut caleg mantan napi koruptor. Namun, ternyata semangat itu terpatahkan dengan ditemukannya seorang caleg eks koruptor yang bernaung di partai moncong putih ini.

PDIP pun merasa telah kecolongan akibat meloloskan satu orang caleg eks koruptor. Ia adalah Abner Reinal Jitmau, Caleg DPRD Provinsi Papua Barat, Nomor Urut 12, Daerah Pemilihan Papua Barat 2 (Kota Sorong).

8. PSI, Nasdem dan PKB

Di antara beberapa partai yang masih kecolongan mengusung caleg eks koruptor, ternyata ada beberapa partai yang berkomitmen kuat untuk tidak mengusung caleg koruptor. Mereka adalah PSI, PKB dan Nasdem. Dalam tubuh ketiga partai tidak ditemui adanya caleg eks koruptor.

Pemerhati Lingkungan Klaim Jokowi Sukses Turunkan Angka Kebakaran Hutan

Suara.com – Pemerhati Lingkungan Hidup, Wimar Witoelar, mengklaim pemerintahan di era Joko Widodo atau Jokowi sudah berhasil menurunkan angka kebakaran hutan . Namun ia menyebut banyak masyarakat yang belum mengerti capaian ini.

Menurt Wimar, saat ia berpergian ke luar negeri banyak orang asing yang mempertanyakan kebakaran hutan yang masif di Indonesia. Kini, pertanyaan-pertanyaan itu sudah jarang ditemui selama pemerintahan Jokowi .

“Ada juga prescon informal itu riuh sekali sebagian mempertanyakan kenapa sih Indonesia kebakaran hutan terus, dan sebagian malah memuji. saya biarkan orangnya ribut dan mereka-mereka menyimpulkan bahwa kebakaran hutan itu sering terjadi sebelum pemerintah Jokowi jadi Presiden,” kata Wimar saat menghadiri diskusi ‘Langkah Berani Pulihkan Lingkungan’ di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Selain itu Wimar mengklaim banyak masyarakat yang tidak tahu dengan capaian Jokowi saat ini, ia khawatir di tahun politik ini semakin banyak orang yang tak tahu tentang kebenaran yang terjadi.

“Setelah Jokowi jadi Presiden sampai sekarang kebakaran hutan tuh menurun dan banyak orang yang tidak tahu dan kita khawatir jaman kampanye ini yang tidak tahu dibikin tambah tidak tahu,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kebakaran hutan turun drasti sejak tahun 2015.

Pada tahun 2015, kebakaran hutan mencapai 2.610.000 hektar, sedangkan tahun 2016 turun drastis menjadi 438.363 hektar, tahun 2017 menjadi 165.528, dan 2018 sebesar 510.564 hektar.

Bukan Diplomat, Ini Identitas Lelaki Pendukung Prabowo di Ruang Sidang PBB

Suara.com – Identitas seorang lelaki yang menyatakan dukungannya untuk Capres – Cawapres nomor urut 02 Prabowo – Sandiaga di ruang sidang ruang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akhirnya terkuak. Lelaki itu bernama Tantan Taufiq Lubis dan berprofesi sebagai pendamping kelompok pemuda dari Indonesia yang menetap di New York, Amerika Serikat.

Hal itu disampaikan oleh Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) New York melalui akun Twitternya @indonesiaunny pada Selasa (12/2/2019). Dari akun Twitternya, PTRI memberikan keterangkan soal video dukungan Tantan ke Prabowo-Sandiaga yang viral di media sosial .

PTRI menegaskan bahwasanya Tantan Lubis bukan Diplomat Indonesia atau staf PTRI New York serta bukan delegasi Indonesia untuk pertemuan resmi PBB di New York.

Kehadiran Tantan Lubis di ruang Majelis Umum PBB ialah untuk mendampingi kelompok pemuda di Indonesia yang sedang berada di New York. Adapun kelompok pemuda tersebut melakukan kegiatan kompetisi debat yang diselenggarakan oleh LSM WFUNA.

“Bukan merupakan kegiatan yang dilakukan PBB,” tulis PTRI dalam keterangannya yang ditulis di New York pada Senin (11/2/2019).

Kemudian PTRI New York mengingatkan adanya aturan dan etika yang harus dipatuhi terkait penggunaan ruang Majelis Umum PBB sesuai dengan aturan Administratif Sekretariat PBB ST/A1/415.

Sebelumnya, sebuah video beredar yang memperlihatkan seorang lelaki menyatakan dukungan politik kepada Prabowo-Sandiaga saat berada di ruang sidang PBB .

Dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @SuwandaBen pada Selasa (12/2/2019), lelaki itu mengenakan stelan jas lengkap sambil memegang secarik kertas yang bergambar Prabowo-Sandiaga

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Dari markas besar Persatuan Bangsa Bangsa, United Nations Headquarters, saya ingin menyatakan dukungan saya kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2019-2024,” kata pria tersebut.

Punya Masalah di Kampus, Alfons Gunakan Tali Anjing Buat Bunuh Diri

Suara.com – Seorang mahasiswa Universitas Pattimura Ambon bernama Febrianto Alfons (22) ditemukan tewas gantung diri di pintu kamar rumahnya di Dusun Walmeteng Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Selasa (12/2/2019) pagi. Diduga alasan pemuda itu mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena terlilit persoalan di kampus.

Kasubbag Humas Polres Ambon, IPDA Julkisno Kaisupy mengatakan, jasad korban awalnya ditemukan Adelina Alfons (51) saat hendak menuju kamar anaknya. Sontak, Adelina terkejut melihat korban sudah dalam keadaan tak bernyawa dengan posisi menggelantung di pintu kamar dengan tali tambang.

“Saat ibunya ke kamar, ditemukan korban tergantung di pintu kamar dengan tali yang biasa digunakan mengikat anjing,” kata Julkisno seperti dikutip Terasmaluku.com–jaringan Suara.com, Selasa sore.

Melihat hal tersebut, kata Julkisno, ibu korban langsung memanggil ayahnya untuk melepaskan tali yang melilit leher anaknya itu dan langsung membaringkan korban di tempat tidur.

“Setelah itu ibunya memberitahukan keluarga, tetangga terdekat, menghubungi anggota Resmob Polda Maluku, Polsek Bandara dan Teluk Ambon,” katanya.

Berdasarkan keterangan sang ayah, kata Julkisno korban belakangan sering mengeluh terkait permasalahan perkuliahan. “Korban sebelumnya sering mengeluh soal perkuliahan,” ujarnya.

Polsek Bandara dan Teluk Ambon yang tiba di lokasi langsung mengamankan barang bukti. Namun, polisi kesulitan menyelidiki penyebab korban bunuh diri lantaran keluarga menolak jasad Alfons diautopsi.

Sumber: Terasmaluku.com

Di Depan Idrus, Dirut PLN Marahi Kotjo karena Minta Proyek PLTU Riau-2

Suara.com – Direktur Utama PT. PLN Sofyan Basir mengaku sempat marah dengan Bos Blackgold Natural Resource, Johannes B. Kotjo dalam pertemuan di kediaman Sofyan yang saat itu turut dihadiri terdakwa kasus suap PLTU Riau-1 , yang juga mantan Menteri Sosial Idrus Marham .

Hal itu diungkapkan Sofyan Basir dalam kesaksiannya dalam persidangan terdakwa Idrus Marham dalam perkara kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Hal yang membuat marah Sofyan, di mana Kotjo dalam pertemuan tersebut sudah meminta proyek PLTU Riau II. Yang mana mekanisme dari PLN untuk proyek PLTU Riau-1 belum diselesaikan proses penggarapannya oleh Kotjo bersama China Huadian Engineering Company (CHEC).

“Ini sudah lama belum diputus digantung. Pak Kotjo ini jangan diskusi, mimpi saja jangan. Selesaikan saja Riau-1, kalau tidak saya batalkan,” kata Sofyan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Sofyan awalnya hanya mengetahui pertemuan tersebut seharusnya hanya dirinya dengan Idrus Marham. Di mana Idrus yang awalnya mengubungi Sofyan untuk bertemu. Namun, ternyata Idrus turut membawa Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih dan Kotjo.

“Pada saat itu, pak Idrus telpon saya, mau hadir ke rumah. Saya bilang saya pulang malam masih di JCC. Tapi, sudah ada pak Idrus, bu Eni dan pak Kotjo di rumah saya,” ungkap Sofyan.

Sofyan menganggap melihat komunikasi dirinya dengan Kotjo cukup tegang, Idrus langsung menyuruh Kotjo dan Eni untuk keluar dari rumah Sofyan.

“Ini belum selesai diskusi. Nggak lama diam (10 menit). Pak Kotjo dan Dinda Eni pergi dulu keluar (kata Idrus), saya mau urus pembicaraan,” ucap Sofyan mengulang ucapan Idrus ketika itu.

Kemudian, Setelah Kotjo dan Eni meninggalkan rumah Sofyan, tak ada sedikitpun Idrus turut membahas terkait proyek PLTU Riau-1. Namun, Idrus lebih banyak membahas terkait corporate social responsibility (CSR) dari PLN seperti mobil jenazah untuk bantuan.

Dalam persidangan sebelumnya, Idrus Marham didakwa oleh Jaksa menerima suap Rp 2,25 miliar dari bos Blackgold Natural Resource Johannes Budisutrisno Kotjo terkait proyek PLTU Riau-1. Jaksa menyebut uang tersebut diterima Idrus bersama mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih.

Idrus dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Fadli Zon Sindir Jokowi di Kisah Petruk Dadi Ratu, Selalu Membuat kekacauan

Suara.com – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyindir Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan kisah Petruk Dadi Ratu ( Petruk Jadi Ratu). Kisah pewayangan itu menceritakan seseorang yang tidak layak menjadi pemimpin. Begitu jadi pemimpin, dia membuat kekacauan.

Fadli menceritakan awal kisah Petruk Dadi Ratu mulanya Petruk menjelma menjadi Prabu Kanthong Bolong dan berhasil menjadi seorang raja serta mendapatkan wahyu keprabon. Namun saat wahyu keprabonnya lepas, petruk kembali menjadi dirinya semula.

“Ketika dia menjadi petruk yang sesungguhnya apapun yang dia lakukan pasti salah, ngomong salah, pakai baju salah, naik motor salah, marah pun salah,” kata Fadli dalam diskusi bertajuk ‘Jelang Pilpres, Jokowi Blunder dan Panik?’ di Sekretariat Nasional Prabowo – Sandiaga, Jalan HOS Cokroaminoto, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Saat itu Fadli sempat menyamakan dengan momen di mana Jokowi kepentok mikrophone saat tengan menyebut kata antek asing sebanyak tiga kali.

“Mau mengulang-ngulang kata bocor saja mikroponenya yang menendang mulut dia, semuanya salah,” ujarnya.

Menurut Fadli, petruk di kisah Petruk Dadi Ratu itu akan berkuasa apabila mendapatkan wahyu keprabon. Namun, setelah wahyu itu lepas, justru petruk akan kembali kepada bentuk semula.

“Dia kelihatan karena dia rebellion, dia diangkat jadi raja sementara saja, tapi begitu wahyu itu hilang maka dia kembali kepada, ya memang masalahnya kapasitas dan kapabilitas,” pungkasnya.

Jokowi Minta Mendikbud Perbanyak Guru Terampil, Ketimbang Guru Normatif

Suara.com – Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy untuk memperbanyak guru terampil di sekolah kejuruan. Jokowi mengatakan berdasarkan laporan yang diterima, presentase jumlah guru terampil baru sekitar 35 persen, dibanding guru normatif sebesar 65 persen.

“Guru-guru harus diupgrade terutama yang berkaitan dengan kemampuan skill, guru terampil harus lebih banyak dari guru normatif. Misal guru agama, Pancasila, Bahasa Indonesia, itu harus lebih sedikit dan lebih banyak SMK itu guru-guru terampil, yang mampu melatih,” ujar Jokowi saat menyampaikan sambutan di pembukaan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019, Selasa (12/2/2019).

Jokowi meminta Kementerian Pendidikan untuk menyiapkan guru terampil.

“Tugas kementerian, tugas bapak ibu sekalian untuk menyiapkan ini, untuk meng-upgrade agar guru-guru yang terampil lebih banyak, istilahnya guru produktif, guru terampil lah, guru terampil lah,” kata dia.

Menurutnya, alasan meminta perbanyak guru terampil karena saat ini pemerintah tengah fokus membangun Sumber Daya Manusia (SDM).

“Di sini lah bapak ibu dan saudara-saudara sekalian sangat bertanggung jawab berhasil tidaknya nantinya kepada pembangunan pengembangan kualitas sumber daya manusia,” ucap Jokowi.

Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta agar peserta didik juga diberikan pelajaran yang berkaitan dengan digitalisasi, IT, aritificial inteliggent, hingga robotic. Pasalnya kata Jokowi, Industri sudah memasuki revolusi industri 4.0.

“Sudah sering saya sampaikan guru-guru kita anak-anak kita harus ngerti IT, aritificial inteliggent, robotic, dan lain-lain. Mulai dikenalkan karena ini sebuah kesempatan. Kalau kita bisa melompati negara lain inilah kesempatan kita,” tandasnya.

4 Kritikan Rizal Mallarangeng ke Rocky Gerung Soal Akal Sehat

Suara.com – Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Rizal Mallarangeng melontarkan kritik pedas nan tajam kepada akademisi Rocky Gerung mengenai akal sehat yang selalu ia gelorakan. Rizal yang telah menjadi sahabat Rocky sejak 1980 ini mengaku kecewa dengan sikap Rocky yang disebutnya telah banyak berubah.

Berbagai curahan hatinya melihat sosok sang sahabat ia rangkum dalam sebuah tulisan berjudul ‘Rocky Gerung, Kembang, dan Bowoisme’. Tulisan yang diungkapkan oleh Rizal melalui Qureta.com ini pun mendadak viral menjadi perbincangan warganet di media sosial.

Lantas, apa saja poin kritikan Rizal terhadap sosok sahabatnya, Rocky Gerung? Berikut Suara.com merangkum isi curahan hati Rizal Mallarangeng untuk Rocky Gerung.

1. Mulai Muncul Keberpihakan

Melalui tulisannya, Rizal menilai kiprah Rocky Gerung yang kini kian melebar. Rocky muncul dengan berbagai ide dan gagasan yang ia sebut sebagai akal sehat mengomentari berbagai sisi Pilpres 2019.

Sikap kritis Rocky sebagai seorang akademisi dinilai sangat baik untuk menjaga kewarasan dalam sistem demokrasi. Namun, kekinian, Rocky mulai tampak menunjukkan keberpihakannya.

Rocky tak lagi menjadi Rocky yang dulu aktif mengkritisi berbagai sisi.Rocky dinilai sudah kehilangan pijakannya sebagai orang kampus, seperti yang ia terus katakana melabeli dirinya.

“Khusus bagi Rocky, terutama dalam beberapa saat belakangan ini, posisi dan penjelasannya mulai memperlihatkan sebuah ketegangan dalam dirinya sendiri. Ia kelihatannya semakin condong ke Prabowo,” kata Rizal.

2. Cuma Mengkritik Jokowi

Keberpihakan itu diperkuat dengan kehadiran Rocky di salah satu acara kampanye pro-Prabowo. Dalam forum itu, Rocky juga sempat mengeluarkan pernyataan cukup keras yang menunjukkan keberpihakanya.

“Saya akan mengkritik Prabowo 12 menit setelah dia dilantik menjadi presiden (kalau dia menang),” kata Rocky dalam forum.

Rizal yang juga menjadi Koordinator Nasional Relawan Golkar Jokowi(GoJo) ini pun menilai pernyataan itu memberikan justifikasi bahwa Rocky Gerung tidak akan mengkritik Prabowo dan menyentuh sisi-sisi lemah Prabowo.

Sebaliknya, secara implisit Rocky membenarkan bahwa ia akan terus menyampaikan kritikan kepada Jokowi meskipun hal yang terlalu personal sekalipun.

Bagi Rizal, memang tidaklah salah mengkritik petahana. Sebab, petahana pun pasti bisa benar dan bisa salah. Namun, hal ini juga berlku bagi kaum oposisi yang bisa benar dan bisa salah. Bukan selalu benar.

“Buat saya, cara dan ucapan semacam itu memperlihatkan bahwa makin dekat ke pemilu pada April nanti, Rocky makin menjauh dari Rocky yang semula. Bahkan barangkali dia mulai menjadi paradoks bagi dirinya sendiri,” tulis Rizal.

3. Minta Kembali ke Jalan Semula

Rizal pun mengkritik, seharusnya Rocky tidak membedakan antara Prabowo atau Jokowi terlebih berlindung di balik argument seorang akademisi yang selalu mengkritik kekuasaan. Ia pun meminta agar Rocky kembali ke jalan semua, tanpa memihak siapapun.

“Sebagai seorang sahabat, saya tentu berharap Rocky segera kembali ke jalannya semula. Dia memiliki bakat yang baik sebagai seorang pengkritik di luar sistem,” tutur Rizal.

4. Minta Bersikap Adil Kritik Prabowo

Sebagai ganjarannya lantaran selama ini Rocky terus menerus menyerang dan mengkritik Prabowo, Rizal pun menantang Rocky untuk bisa mengkritik Prabowo dan bowoisme-nya. Bowoisme yang dimaksud Rizal adalah pemikiran Prabowo dalam memandang situasi di Indonesia.

“Terus terang, agar berimbang dan tidak melulu mengulas soal Jokowi, saya sangat ingin mendengar bagaimana Rocky menjelaskan atau mengkritik apa yang ingin saya sebut sebagai Bowoisme,” ujar Rizal.

Prabowo dengan bowoisme-nya sangat yakin Indonesia bisa maju bila ekonomi tak didominasi asing, tidak bergantung pada asing, hingga tudingan mengenai lambatnya swasembada pangan dan banyaknya kekayaan alam yang dicuri asing. Padahal, cara pandang ini sudah ditinggalkan pada era deregulasi 1980-an, bahkan oleh Prof. Sumitro Djojohadikusumo, ayahanda Prabowo sekalipun.

Rizal pun menantang Rocky untuk bisa mengkritik bowoisme ini. Rizal ingin melihat bagaimana sudut pandang akal sehat Rocky melihat bowoisme yang ada.

“Bagaimana Rocky menimbang fakta ini dan menjelaskan esensi Bowoisme?” tantang Rizal.

Ridwan Kamil Sambangi Kediaman Ma’ruf Amin

Suara.com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyambangi kediaman Calon Wakil Presiden Maruf Amin . Ridwan Kamil tiba di kediaman Maruf Amin, Jalan Situbondo 12, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Dari pantauan Suara.com, pria yang akrab disapa Kang Emil tiba di lokasi sekitar pukul 15.40 WIB. Kang Emil tampak mengenakan pakaian bercorak batik warna hijau.

Meski begitu, kekinian belum diketahui maksud dari kedatangan orang nomor satu di Jawa Barat tersebut ke kediaman Maruf Amin. Kang Emil mengatakan akan memberi tahu maksud dari kedatangannya itu seusai menemui Maruf Amin.

“Nanti aja ya nanti,” tutur Kang Emil di kediaman Ma’ruf Amin, Jalan Situbondo 12, Menteng, Jakarta Pusat.

Kekinian pertemuan tersebut masih berlangsung secara tertutup.

Sebelumnya menerima kunjungan Kang Emil, Maruf Amin juga telah menerima kunjungan dari beberapa tokoh Adapun tokoh-tokoh. Adapun, tokoh-tokoh itu diantaranya mantan Menteri Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Tanri Abeng dan Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo.

Belum 24 Jam, Polisi Bekuk Pembunuh Wanita Cantik Fitri Suryati

Suara.com – Polisi meringkus seorang pemuda bernama Yudha Lesmana (26) yang diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap Fitri Suryati (24), perempuan cantik yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di kawasan Bengkong Laut, Kepulauan Riau, Senin (11/2/2019) kemarin. Polisi terpaksa menghadiahkan timah panas lantaran Yudha dianggap melawan saat disergap di indekos di kawasan Bengkong Permai, Senin malam pukul 23.30 WIB.

Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto memberikan apresiasi kepada jajarannya atas pengungkapan kasus tersebut yang dinilai begitu cepat dalam perkara kasus pembunuhan tersebut.

“Sangat cepat dan tanggap buat tim gabungan yang bekerja tanpa 1 X 24 jam hingga pelaku bisa dibekuk,” kata Andap kepada batamnews.co.id–jaringan Suara.com, Selasa (12/2/2019).

Fitri disemayamkan di rumah duka marga Tionghoa, Batu Batam. (Batamnews)Fitri disemayamkan di rumah duka marga Tionghoa, Batu Batam. (Batamnews)

Sementara itu, Kapolres Barelang Kombes Pol Hengki menuturkan, sejak dari olah TKP mencurigai satu nama tersangka yang telah diindentifikasi.

“Sejak sore sudah kita buat tim gabungan untuk mengejar pelaku dan akhirnya bisa dibekuk kurang 1 X 24 jam,” pungkasnya.

Lokasi kamar Fitri Suryati, perempuan cantik yang ditemukan tewas. (Batamnews.com)Lokasi kamar Fitri Suryati, perempuan cantik yang ditemukan tewas. (Batamnews.com)

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan kasus penemuan mayat Fitri yang diduga menjadi korban pembunuhan. Saat ditemukan, Fitri ditemukan dalam posisi tertelungkup masih mengenakan baju tidur berwarna pink dengan celana selutut. Tampak seutas tali plastik juga terlihat di tangan korban. Dari informasi, beberapa luka tusukan di leher Fitri. Ruang kamar juga tampak acak-acakan kala korban pertama kali ditemukan bersimbah darah.

Sumber: Batamnews.co.id

Heboh Lelaki Berdasi Sampaikan Dukung ke Prabowo di Ruang Sidang PBB

Suara.com – Sebuah video beredar memperlihatkan seorang lelaki mengenakan jas dan berdasi memberikan dukungan politik untuk Capres – Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno. Diketahui, rekaman video yang kini viral di media sosial itu dibuat di dalam ruang sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @SuwandaBen pada Selasa (12/2/2019), selain mengenakan setelan jas lengkap, lelaki itu juga memegang secarik kertas yang bergambar Prabowo – Sandiaga.

Lelaki itu sempat menyampaikan dukungannya untuk Prabowo – Sandiaga. Dirinya pun menyebut posisinya saat itu sedang berada di markas besar PBB.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Dari markas besar Persatuan Bangsa Bangsa, United Nations Headquarters, saya ingin menyatakan dukungan saya kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2019-2024,” kata pria tersebut.

Dalam video itu, lelaki itu merasa optimistis bakal ada kekuatan besar untuk menggantikan kepemimpinan saat ini. Dirinya juga menyampaikan salam dari New York.

“Insyaallah kita punya kekuatan, kita punya power untuk mewujudkan mimpi Indonesia ganti presiden, Indonesia Prabowo presiden, Insya Allah. Salam dari New York. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” pungkasnya.

Antara 2 Calon Pengganti Wagub Sandiaga, Gerindra: Syaikhu Lebih Pantas

Suara.com – Partai Gerindra menilai Ahmad Syaikhu lebih cocok jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk menggantikan Sandiaga Uno. Ahmad Syaikhu merupakan politisi Partai Keadilan Sejahtera atau PKS.

Ahmad Syaikhu dinilai berpeluang menjadi wakil gubernur DKI Jakarta karena dinilai memiliki kompetensi menjadi orang nomor dua di ibu kota. Hal itu dikatakan Tim panelis perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Syarif, Selasa (12/2/2019).

Dia menilai Ahmad Syaikhu lebih pantas menjadi Wagub DKI untuk menggantikan Sandiaga Uno yang mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2019. Mantan Wakil Wali Kota Bekasi itu dinilai lebih kompeten karena punya pengalaman dan memiliki kemampuan menjalankan pemerintah daerah.

“Bagi saya Syaikhu lebih pantas,” kata Syarif.

PKS mengumumkan Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu menjadi calon wakil gubernur DKI Jakarta terpilih dalam fit and proper test. Namun dua nama itu belum diserahkan ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Menurut dia, Syaikhu pernah sebagai wakil wali kota, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat dan pernah menjadi auditor di Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Tugas wagub kan bukan ‘ban serep’. Jadi mesti miliki kompetensi dan pengalaman,” katanya.

Akbar Tandjung: Tidak Mungkin Irman Gusman Terima Suap

Suara.com – Mantan Ketua DPR RI era Presiden BJ Habibie, Akbar Tandjung menilai tidak mungkin seorang Irman Gusman menerima gratifikasi. Di mata Akbar, Irman merupakan sosok yang jauh dari hal tersebut.

Menurut dia, Irman dikenal sangat menghormati hubungan dengan orang lain dan tidak mungkin memanfaatkan relasi tersebut untuk meminta suap. Hal itu dikatakan Akbar Tanjung dalam diskusi publik bertajuk ‘Eksaminasi Terhadap Putusan Perkara Irman Gusman’.

“Mana mungkin Irman Gusman menerima suap. Dan kedua dia adalah orang yang sangat memperhatikan suatu hubungan dengan orang-orang yang sangat di hormati. Kesimpulan saya, dia orang baik,” ujar Akbar Tandjung di hotel Grand Sahid Jaya, Selasa (12/2/2019).

Ia menilai, selama menjadi ketua DPD, Irman Gusman dikenal aktif memperjuangkan aspirasi daerah asalnya, Sumatra Barat. Kesan ini lah yang membuat Akbar tidak percaya jika Irman meminta gratifikasi pada kasus impor gula beberapa waktu lalu.

“Bahwa dia memang memperhatikan masalah-masalah masyarakat yang ada di wilayah-wilayah di mana dia berasal, yaitu Sumatra Barat. Tidak mungkin dia terima uang (gratifikasi) seperti itu,” jelasnya.

Diketahui, Irman Gusman pada 20 Juli 2017 divonis 4 tahun dan 6 bulan penjara ditambah denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan ditambah pencabutan hak Irman Gusman untuk dipilih dalam jabatan publik selama 3 tahun terhitung selesai menjalani pidana pokok.

Hukuman tersebut diterima karena dirinya tertangkap tangan menerima uang gratifikasi karena membatu merekomendasikan CV Semesta Jaya kepada Perum Bulog dalam operasi pasar untuk gula di Sumatera Barat.

Penerimaan suap Rp 100 juta itu diawali saat pemilik CV Semesta Berjaya, seorang pengusaha dari Sumbar yang merupakan rekan Irman, Memi bertemu dengan Irman pada 21 Juli 2016 di rumah Irman dan menyampaikan telah mengajukan permohonan pembelian gula impor ke Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sumbar sebanyak 3.000 ton untuk mendapatkan pasokan gula.

Tapi permohonan pembelian itu lama tidak direspons Perum Bulog sehingga Memi meminta Irman untuk mengupayakan permohonan CV Semesta Berjaya itu.
Irman disebut bersedia membantu dengan meminta “fee” Rp 300 per kg atas gula impor Perum Bulog yang akan diperoleh CV Semesta Berjaya dan akhirnya disepakati oleh Memi. Selanjutnya Memi melaporkan kepada suaminya, Xaveriandy Sutanto.

Memi bersama Xaveriandy pada 16 September 2016 mengantarkan uang Rp 100 juta sebagai uang terima kasih ke rumah Irman di Jalan Denpasar C3 No 8 Kuningan Jakarta dan tidak lama setelahnya, ketiga orang itu diamankan petugas KPK.

Hiu Paus Berbobot 300 Kg Terdampar di Pelabuhanratu Sukabumi

Suara.com – Seekor ikan hiu paus terdampar di Palabuhanratu , Sukabumi , Jawa Barat. Hiu paus itu seberat 300 kg dan panjang sekira 2 meter.

Hiu paus itu ditemukan terdampar di pantai dekat Dermaga II Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (12/2/2019). Binatang dengan nama latin Rhincodon Typus itu pertama kali ditemukan salah seorang nelayan, Aep Saepuloh (45 tahun) saat hendak memperbaiki perahu sekitar pukul 08.00 WIB.

“Saya waktu itu mau membetulkan perahu dekat Dermaga II. Begitu saya datang, ikan itu sudah ada, terdampar dan terombang-ambing kena deburan ombak,” kata Aep.

Aep saat itu juga langsung melaporkan penemuan hiu paus itu ke Satpol Air Polres Sukabumi untuk ditindaklanjuti.

“Tadi juga langsung petugas dari Pol Air cek lokasi memastikan hiu paus itu mati atau tidak. Ternyata memang sudah mati,” Pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Jaga Satpol Air Polres Sukabumi, Aipda Sutiadji mengatakan, setelah mendapat laporan dari nelayan, pihaknya bersama anggota Satpol Air lainnya langsung melakukan pengecekan ke lokasi.

“Hiu paus itu kan hewan dilindungi. Tadi itu ditemukan nelayan sekitar pukul 08.00 WIB sudah terdampar dalam keadaan sudah mati,” Timpalnya.

Sutiadji memperkirakan, berat hiu paus tersebut sekitar 300 kilogram, dengan panjang lebih dari dua meter. Untuk penanganan selanjutnya, Sutiadji bersama nelayan sekitar mengembalikan hiu tersebut ke tengah laut.

“Ya tadi juga sudah dibawa lagi ke tengah laut, karena kalau di kubur di lokasi terdampar itu tidak memungkinkan. Tempatnya sempit, sementara ikan besar dan berat,” pungkasnya.

Dibunuh, Perempuan Cantik Fitri Berencana Menikah Usai Rayakan UItah

Suara.com – Belum lewat 24 jam, polisi telah meringkus Yudha Lesmana (26), pelaku yang diduga telah membunuh perempuan cantik bernama Fitri Suryati (24). Setelah dibekuk di indekosnya pada Senin (11/2/2019) malam, kini Yudha masih diperiksa secara intensif di Polda Kepulauan Riau untuk mendalami motif dibalik kasus pembunuhan tersebut.

Kasus ini terungkap ketika polisi menerima laporan ada penemuan mayat perempuan yang tewas bersimbah darah di kediamannya di kawasan Bengkong Laut, Kepulauan Riau, Senin (11/2/2019) siang. Ternyata, mayat tersebut bernama Fitri.

Erwan Rahmad alias Meng Ie (65) syok setelah menerima kabar putrinya meninggal dunia secara mengenaskan. Lelaki parah baya itu sempat histeris melihat korban sudah bernyawa. Pasalnya, Fitri dikabarkan berencana menggelar pernikahan setelah merayakan hari ulang tahunnya ke-25 yang jatuh pada 27 Februari mendatang.

“Salah seorang saksi Sutia mengatakan ia mendengar teriakan ayah korban. Dan ternyata korban sudah meninggal,” kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga seperti diwartakan Batamnews.co.id–jaringan Suara.com, kemarin.

Penemuan mayat ini terungkap saat warga bernama Robert (24) hendak membeli gas elpiji di warung milik Fitri, Senin sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, saat baru sampai di warung, Robert terbelalak setelah melihat ada bercak darah di teras. Kecurigaan Robert pun mulai meninggi ketika tak ada sahutan dari pemilik warung saat dirinya hendak membeli gas elpiji.

“Ada bercak darah yang dilihat Robert di teras. Lalu ia memberitahu orangtuanya. Setelah itu mereka menghubungi orangtua korban,” kata Erlangga.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung menghubungi Polsek Bengkong memberitahu bahwa adanya tetangga yang meninggal dunia.

“Mendapat laporan tersebut kemudian anggota Polsek Bengkong dipimpin oleh Kapolsek dan Kanit Reskrim langsung mendatangi TKP, selanjutnya Kapolsek Bengkong menghubungi Kasat Reskrim Polresta Barelang dan Identifikasi (inafis),” terang Erlangga.

Saat pertama kali ditemukan, tubuh Fitri dalam posisi tertelungkup dan masih mengenakan setelan baju tidur berwarna pink dengan celana selutut. Tampak seutas tali plastik juga terlihat di tangan korban. Dari informasi, beberapa luka tusukan di leher Fitri. Ruang kamar juga tampak acak-acakan kala korban pertama kali ditemukan bersimbah darah.

Sumber: Batamnews.co.id

Fadli Zon Curigai Isu Rocky Gerung Menistakan Agama Buatan Kubu Petahana

Suara.com – Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Fadli Zon angkat bicara soal tindakan Rocky Gerung yang diduga telah menistakan agama lantaran menafsirkan surah Al Baqarah ayat 296. Menurutnya, tuduhan semacam yang dialamatkan kepada Rocky merupakan cara untuk mencari-cari kesalahan pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno sebagai penantang pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Fadli juga menilai, isu Rocky Gerung telah menistakan agama merupakan upaya kubu lawan politiknya untuk menyerang lantaran elektabilitas Jokowi-Ma’rut kini dianggap kian merosot.

“Dicari-cari ini karena elektabilitas mangkrak terjadi krisis elektabilitas di petahana maka segala macam dicari-cari, dikorek-korek sampai ke dasar sumur pun dicari-cari,” kata Fadli di Jalan HOS Cokroaminoto, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Menurutnya, isu apapun kerap digulirkan sebagai senjata untuk menyerang Prabowo-Sandiaga . Hal itu dinilai Fadli sebagai alternatif bagi kubu petahana karena sudah kehabisan ide untuk menaikkan elektabilitas.

[Twitter/Katakita][Twitter/Katakita]

“Apa saja yang bisa digoreng, karena mereka sudah kehabisan isu, kehabisan substansi untuk mengerek elektabilitas itu,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Rocky Gerung dituding mengutip dan menafsirkan surah Al Baqarah ayat 269 secara ngawur, saat menjelaskan mengenai akal sehat. Dalam video yang beredar di media sosial, tampak Rocky menerjemahkan makna yang terkandung dalam ayat itu. Momen saat Rocky menerjemahkan makna Surat Al Baqarah ayat 269 itu diabadikan dalam video.

Pada awal video, tampak seorang ustaz menjelaskan makna surat Al Baqarah ayat 269.

“Barangsiapa dikaruniai al hikmah, dia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran dari firman Allah,” ungkap sang ustaz.

Setelah cuplikan tafsir Ustaz Ahmad Zainuddin al Banjary, video berlanjut muncul sosok Rocky yang mengenakan kaos berkerah warna biru dongker. Ia tampak berdiri di atas podium sembari menerjemahkan ayat yang sama.

“Ada satu ayat di dalam Alquran, surah Al Baqarah ayat 269, yang mengatakan bahwa Tuhan memberi akal sehat pada mereka yang dipilih, bukan memberikan akal sehat dan tidak mungkin ditolak kecuali oleh orang yang tidak ingin berpikir,” ungkap Rocky.

Menpora-Dubes Meksiko Bahas Kerjasama Bidang Olahraga

Suara.com – Menpora Imam Nahrawi menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Meksiko untuk RI, Armando G Alvarez beserta jajarannya di Lantai 10, Menpora, Selasa (12/2/2019). Kerjasama bidang olahraga antar kedua negara menjadi pembahasan dalam pertemuan ini. 

Dibidang olahraga, Meksiko pernah menjadi tuan rumah Olimpiade dan tuan rumah Piala Dunia. Harapannya, Indonesia pun bisa samai jejak Meksiko sebagai penyelenggara event tersebut. 

Menurut Armando, Meksiko dan Indonesia memiliki karakteristik yang sama  yaitu masyarakat yang ramah. Sementara, pemuda Indonesia juga memiliki potensi yang sangat bagus. Ini menjadi poin yang sangat baik untuk kerjasama di bidang olahraga.

“(Meksiko-Indonesia) memiliki karakeristik yang sama yaitu ramahnya. Kemudian, pemuda Indonesia juga memiliki potensi yang bagus, ini tentu baik untuk kerjasama di bidang olahraga,” jelasnya.

Armando mengungkapkan, Indonesia memiliki prestasi yang cukup baik dibidang olahraga, terutama setelah penyelenggaraan Asian Games 2018. Selain sukses prestasi, Indonesia jug sukses sebagai tuan rumah. 

Sementara itu, Menpora Imam Nahrawi berterima kasih atas dukungannya di Asian Games 2018. Kesuksesan tersebut diharap bisa menjadi modal baik Indonesia untuk mencalonkan sebagai tuan rumah pada kejuaraan-kejuaraan olahraga berikutnya.

“Terima kasih. Saya harap Meksiko mendukung Indonesia jika mencalonkan diri untuk menjadi tuan rumah olimpiade dan Piala Dunia. Asian Games merupakan wujud nyata kita ketika menjadi tuan rumah dan sukses,” ujar Menpora.

Menpora juga memperkenalkan olahraga pencak silat ke Armando. Pencak silat merupakan salah satu cabang olahraga yang sukses saat gelaran Asian Games 2018. “Suatu saat Pak Dubes bisa berkunjung ke Madiun karena disana salah satu pusat perguruan pencak silat,” kata Menpora.

Kesal Dibilang Tak Mampu Bayar, Cikal Anarki Bunuh PSK di Cafe Jenggot

Suara.com – Warga Dusun Sungai Tebal, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin , Provinsi Jambi dibuat heboh. Seorang perempuan yang berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) tewas dibunuh pria hidung belang, pada Senin (11/2/2019) sekitar pukul 21.30 WIB.

Korban diketahui berinisial YS (20). Ia diketahui sehari-harinya bekerja di cafe Jenggot. Sedangkan pelaku yakni Cikal Anarki (25) seorang petani yang tinggal di Dusun Tebal, Desa Nilo Dingin, Kecamatan Lembah Masurai.

Insiden berdarah itu bermula ketika pelaku datang ke Cafe Jenggot berniat untuk mencari ‘gadis malam’. Sesampainya di lokasi, pelaku bertemu dengan korban.

Pelaku langsung mengajak korban untuk berhubungan intim. Akan tetapi, korban meminta pelaku untuk membayar terlebih dahulu, namun permintaan ini ditolak.

“Kalau tidak sanggup bayar, jangan datang ke sini,” ujar korban kepada pelaku.

Mendengar kata-kata tersebut, pelaku naik pitam dan langsung menusuk dada serta perut korban menggunakan pisau hingga tewas. Usai menusuk korban, Cikal langsung melarikan diri ke dalam kebun.

Warga lain yang melihat kejadian ini sempat ingin menyelamatkan korban. Namun belum sempat dibawa ke rumah sakit, korban sudah meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Merangin, Iptu Khairunnas membenarkan kejadian tersebut.

“Iya ada pembunuhan semalam, saya bersama anggota sudah di lokasi sejak semalam,” ujar Khairunnas seperti dilansir dari Metrojambi.com.

Tak butuh waktu lama, pelaku pembunuhan itu berhasil ditangkap polisi. Cikal Anarki ditangkap di dalam pondok kebun kopi yang berada di kawasan Lembah Masurai.

Cikal ditangkap pada Selasa (12/2/2019) pagi sekitar pukul 06.00 WIB saat tengah bersembunyi di sebuah pondok di tengah kebun kopi. Usai ditangkap, pelaku langsung dibawa ke Mapolres Merangin untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Adi, Pemuda Perusak Motor karena Ditilang Jalani Pemeriksaan Kejiwaan

Suara.com – Adi Saputra (21), tengah menjalani pemeriksaan kejiwaan di Polda Metro Jaya, Selasa (12/2/2019). Adi merupakan pemuda yang membuat heboh karena menghancurkan sepeda motornya karena tidak terima ditilang Polisi di kawasan BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (7/2/2019) lalu.

“Baru hari ini kita periksa, yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan oleh Psikolog di Sub Bag Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya,” ujar Kanit Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Yurikho kepada Suara.com.

Alex menjelaskan, hingga kini pihaknya masih memburu penjual motor berinisial D yang masih berstatus daftar pencarian orang (DPO). D merupakan pelaku yang kedapatan memalsukan surat-surat sepeda motor yang digadai pemiliknya untuk dijual melalui media sosial.

“Saat ini Tim Vipers sedang bekerja memburu pelaku tersebut,” tambahnya.

Polda Metro Jaya sebelumnya telah menetapkan Adi Saputra (21) sebagai tersangka. Peningkatan status itu dilakukan lantaran Adi dianggap telah melakukan tindak pidana pemalsuan terhadap surat-surat kendaraan terkait motor yang dirusaknya itu.

Seorang pria berbaju putih nekat menghancurkan motornya sendiri karena tidak terima ditilang petugas kepolisian di Pasar Modern BSD, Serpong, Tangerang Selatan. (screenshot video viral)Seorang pria berbaju putih nekat menghancurkan motornya sendiri karena tidak terima ditilang petugas kepolisian di Pasar Modern BSD, Serpong, Tangerang Selatan. (screenshot video viral)

Kasus ini berawal dari video viral yang menayangkan aksi perusakan sepeda motor yang dilakukan seorang pemuda di kawasan Tangerang Selatan. Adi bahkan dijerat pasal berlapis dan terancam hukuman pidana maksimal 6 tahun penjara.

Terungkapnya kasus sepeda motor bodong setelah polisi mendalami plat nomor sepeda motor yang dirusak Adi saat ditilang petugas di jalan raya. Dari hasil penelusuran polisi, sepeda motor yang dirusak itu merupakan milik Nur Ichsan, warga yang menggadaikan sepeda motornya kepada seseorang berinisial D yang kini masih diburu polisi.

Adi dibekuk di kediamannya kawasan Rawa Mekar Jaya di RT 1, RW 1, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten Rabu (7/2/2019) malam.

Dukung Jokowi – Maruf Amin, PSI: Muchdi PR Bermasalah

Suara.com – Partai Solidaritas Indonesia atau PSI menilai Muchdi PR bermasalah. Muchdi PR atau Muchdi Purwoprandjono menyatakan mendukung Jokowi – Maruf Amin di Pilpres 2019. Padahal Muchdi PR merupakan politisi Partai Berkarya yang mendukung Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Juru bicara PSI Surya Tjandra menilai Muchdi PR mendukung Jokowi hanya ingin mencari sensasi. Selain itu Muchdi PR akan menjadi kuda troya dalam kubu Jokowi.

“Pantas dipertanyakan apakah dia ingin berperan sebagai kuda troya yang merusak dari dalam, atau memang hanya ingin mencari sensasi belaka?” ujar Surya Tjandra saat dihubungi, Selasa (12/2/2019).

Surya mengatakan bahwa dukungan kepada Jokowi sejatinya adalah bukti nyata dari kinerja yang sudah diberikan oleh Presiden Jokowi hingga mendapat apresiasi yang baik. Termasuk dari petinggi Partai Berkarya yang bukan termasuk partai pendukung. PSI juga menilai dukungan tersebut perlu disikapi dengan hati-hati.

“Karena tidak hanya datang dari seorang petinggi sebuah partai yang dipimpin Tommy Soeharto, pewaris sah rezim otoriter Orde Baru, yang adalah juga pendukung Pasangan Calon Nomor Urut 02, tetapi khususnya juga karena personal Muchdi PR sendiri yang memang bermasalah,” kata Surya.

Surya menekankan bahwa nama Muchdi PR disebut-sebut terlibat di dalam kasus penculikan yang diduga juga melibatkan Capres Prabowo Subianto. Menurut Surya, jika Muchdi tulus mendukung Jokowi – Maruf Amin, yang bersangkutan harus membuka semua nama yang terlibat penculikan aktivis.

Pada pertengahan 2008, Muchdi PR menjadi terdakwa dalam kasus pembunuhan aktivis HAM Munir. Muchdi PR dianggap bertanggung jawab atas kematian Munir.

Dalam persidangan yang sama, terungkap bahwa pada saat Muchdi PR menjabat sebagai Danjen KOPASSUS menggantikan Prabowo, ia justru membebaskan para aktivis yang ditangkap. Pada 31 Desember 2008, Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menvonis Muchdi PR bebas murni dari segala dakwaan.

“Kami menilai dukungan orang macam Muchdi tidak hanya menyakiti para pejuang hak asasi manusia yang masih terus berjuang menuntaskan kasus penculikan aktivis, tetapi juga tidak akan menambah elektabilitas Jokowi – Maruf Amin,” katanya.

“PSI berharap Presiden Jokowi bisa menyikapi hal ini dengan bijaksana, dan terus fokus pada penyampaian capaian-capaian pembangunan yang sudah kian nyata belakangan ini, terutama rencana pembangunan manusia yang akan menjadi fokus pada periode kedua nanti,” tegas Surya.

Germo Batam: Ancam Sebar Video Porno hingga Dapat Fee 40 Persen dari PSK

Suara.com – Polisi telah menetapkan lelaki bernama AS (33) sebagai tersangka kasus prostitusi online di Kota Batam, Kepulauan Riau. Terungkapnya kasus ini, AS yang berperan sebagai germo telah menggeluti bisnis lendir selama dua tahun.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga menuturkan AS memasang tarif bervariasi untuk setiap pekerja seks komersial ( PSK ) yang direkrutnya. Kisarannya tarif yang dipatok AS itu, yakni dari Rp 500 ribu hingga Rp 2,5 juta sekali kencan.

“AS mengambil komisi 40 persen untuk setiap kali transaksi,” kata Erlangga dalam konferensi pers di Mapolda Kepri, Senin (11/2/2019).

Modus AS berbisnis esek-esek secara daring itu lewat lowongan kerja yang dibuatnya di media sosial. Syarat untuk bisa bekerja, para perempuan ini diminta untuk mengirimkan foto dan video porno. Alasan AS meminta video syur itu karena untuk para PSK itu tak bisa lari dari jeratannya. Jika kabur, maka foto dan video seronok itu menjadi senjata ampuh bagi AS.

Saat praktik prostitusi online ini dibongkar polisi, setidaknya ada tujuh pekerja seks komersial yang berada di bawah kendali AS. Mereka adalah NJ (19), RS (18), WA (23) asal Batam, MA (36) asal Medan, FH (31) asal Batam, VR (19) asal Purwakarta dan DR (24) asal Medan. Ketujuh orang ini juga turut diamankan polisi.

Selain itu, kesemua perempuan rekrutannya juga telah ditiduri terlebih dahulu oleh AS. Alasannya untuk memberikan pelatihan dan mengajarkan berbagai posisi berhubungan sebelum melayani konsumennya.

AS kini dijebloskan ke sel tahanan Mapolda Kepri. Germo itu dijerat Pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Pemberantasan Orang (TPPO) dan pasal 45 Ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Sumber: Batamnews.co.id

Hotel Penuh Wisatawan Terbakar di India, 17 Orang Tewas

Suara.com – Sedikitnya 17 orang tewas dan beberapa lainnya terluka pada Selasa (12/2/2019) saat terjadi kebakaran yang melalap sebuah hotel di New Delhi , India .

Virendra Singh, wakil kepala pemadam kebakaran , mengkonfirmasi jumlah korban jiwa ke Anadolu Agency, sekaligus mengungkapkan bahwa dua korban luka telah dilarikan ke rumah sakit.

Menurut dia, sebanyak 35 orang diselamatkan dari insiden itu.

“Sekarang proses evakuasi sudah selesai,” katanya.

Hotel yang terletak di area Karol Bagh yang padat sering dipadati wisatawan.

“Video yang direkam oleh saksi mata menunjukkan api besar membakar teras gedung putih besar itu,” ujar NDTV.

Media lokal menyebutkan sebagian besar korban sedang tidur saat kebakaran terjadi. Kebanyakan meninggal dunia karena sesak napas.

Saksi Kunci Misteri Pembunuhan Godeg Tewas Tergantung di Rumah

Suara.com – Saksi kunci pembunuh Godeg tewas gantung diri di rumahnya sendiri. Saksi kunci pembunuh Godeg itu adalah Asep Abdurahman (37 tahun), warga Kampung Tanjung, Desa Lengkong, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi.

Asep Abdurahman ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri di rumahnya, Senin (11/2/2019) kemarin. Asep Abdurahman atau Ayep ini sudah beberapa tahun hidup menduda sehingga tinggal seorang diri di rumahnya.

Asep Abdurahman merupakan saksi dari kasus tewasnya Nujurmudin alias Godeg. Pembunuhan Godeg menjadi misterius teka-teki. Asep Abdurahman adalah tetangga Godeg.

Asep Abdurahman tewas tergantung ditemukan Euis Rahmawati (30 tahun), keponakan korban sekitar pukul 13.30 WIB kemarin.

Sebelum tewas tergantung, Asep Abdurahman meminta dipijet Euis. Asep Abdurahman mengeluh sakit. Kemudian pada Senin pagi, Euis bersama Asep Abdurahman memanen cabai, namun sekitar pukul 09.00 WIB, korban pulang dulu ke rumahnya untuk makan lalu kembali ke kebun. Pekerjaan memanen cabai selesai pukul 12.00 WIB dan korban pun pulang ke rumahnya.

Setelah zuhur, Euis bermaksud mengajak makan namun tak ada jawaban dari Asep Abdurahman. Euis yang sempat curiga kemudian mendatangi rumah Asep Abdurahman dan mengintipnya dari sela kayu dinding rumah Asep Abdurahman.

“Saat itu saya hanya melihat kakinya tergantung, badannya terhalang dinding ruangan, sedangkan pintunya terkunci dari dalam,” papar Euis.

Euis yang tak sanggup melihat kondisi Asep Abdurahman kemudian memanggil warga lainnya. Keluarga dibantu warga mendobrak pintu rumah dan mengevakuasi jasad Asep Abdurahman.

“Saya tidak ikut evakuasi karena saya tidak sanggup melihatnya, saya lemas dan sempat pingsan,” jelasnya.

Kejadian ini dilaporkan kepada pihak RT dan kepolisian. Polisi melakukan olah TKP dan mengamankan tambang yang digunakan korban.

Pembunuhan Godeg

Godeg bocah keturunan Negeri Jiran Malaysia di Kampung Tanjung, Desa Lengkong, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi terus bergulir. Polisi masih mengumpulkan bukti dan fakta sebab kematiannya.

Godeg tewas dengan hilangnya beberapa organ dalam, mata, dan lengan kiri. Pembunuhan Godeg ini dicurigai bermotif kasus penjualan organ tubuh manusia. Namun dugaan itu belum terbukti hingga kini.

PSI Sebut Dukungan Muchdi PR Tak Akan Mendongkrak Elektabilitas Jokowi

Suara.com – Partai Solidaritas Indonesia ( PSI ) khawatir setelah Wakil Ketua Umum Partai Berkarya Muchdi Purwoprandjono atau Muchdi PR mendukung Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi – Ma’ruf Amin di Pemilu 2019. Mereka menduga dukungan mantan Danjen Kopassus itu akan menjadi ” kuda troya ” dalam kubu pasangan Jokowi-Ma’ruf.

“Pantas dipertanyakan apakah dia ingin berperan sebagai kuda troya yang merusak dari dalam, atau memang hanya ingin mencari sensasi belaka?” ujar juru bicara PSI Surya Tjandra seperti dilansir Antara, Selasa (12/2/2019).

Menurut Surya, dukungan yang datang dari kubu lawan harus disikapi dengan hati-hati. Selain itu Muchdi PR pada pertengahan 2008 pernah menjadi terdakwa dalam kasus pembunuhan aktivis HAM Munir.

“Karena tidak hanya datang dari seorang petinggi sebuah partai yang dipimpin Tommy Soeharto, pewaris sah rezim otoriter Orde Baru, yang adalah juga pendukung Pasangan Calon Nomor Urut 02,” kata dia.

“Tetapi khususnya juga karena personal Muchdi PR sendiri yang memang bermasalah,” Surya menambahkan.

Menurut Surya, nama Muchdi PR disebut-sebut terlibat di dalam kasus penculikan yang diduga juga melibatkan Capres Nnomor urut 02 Prabowo Subianto.

“Kami menilai dukungan orang macam Muchdi tidak hanya menyakiti para pejuang hak asasi manusia yang masih terus berjuang menuntaskan kasus penculikan aktivis, tetapi juga tidak akan menambah elektabilitas Jokowi-Ma’ruf,” katanya.

Menurut Surya, jika Muchdi tulus mendukung Jokowi-Ma’ruf, yang bersangkutan harus membuka semua nama yang terlibat penculikan aktivis.

“PSI berharap Presiden Jokowi bisa menyikapi hal ini dengan bijaksana, dan terus fokus pada penyampaian capaian-capaian pembangunan yang sudah kian nyata belakangan ini, terutama rencana pembangunan manusia yang akan menjadi fokus pada periode kedua nanti,” tegas Surya.

Sebelumnya Muchdi PR hadir dalam acara deklarasi dukungan 1000 perwakilan purnawirawan TNI-Polri untuk Jokowi – Ma’ruf Amin di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/2/2019) kemarin.

Selain Muchdi PR, purnawirawan yang hadir di antaranya, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Letjen TNI (Purn) Suaidi Marasabessy, Jenderal (TNI) Subagyo HS dan Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh.

Kemudian, Laksamana Madya TNI (Purn) Freddy Numberi dan Marsekal (TNI) Agus Supriyatna, Jenderal Pol (Purn) Bimantoro, Jenderal Pol (Purn) Roesmanhadi dan Jenderal Pol (Purn) Da’i Bachtiar.

Tuntut Upah Layak, Serikat Guru di Amerika Serikat Mogok Mengajar

Suara.com – Serikat guru di distrik sekolah terbesar di negara bagian Colorado, Amerika Serikat , melancarkan aksi mogok mengajar sejak Senin (11/2/2019). Aksi itu dimulai setelah mereka gagal mencapai kesepakatan dengan distrik Denver soal upah.

Menurut Kepala Sekolah Umum Denver, Susana Cordova, sekolah akan tetap dibuka karena pengelola dan guru pengganti masih bekerja.

Sementara itu, kegiatan belajar-mengajar bagi Pendidikan Anak Usia Dini dibatalkan, sehingga 5.000 anak tinggal di rumah.

“Ini bukan hari yang normal karena guru dan siswa tidak berada di kelas mereka. Saya tidak akan berpura-pura seakan-akan di sini tidak terjadi apa-apa,” kata Cordova kepada saluran televisi lokal yang dilansir Anadolu.

“Saya harap serikat guru bersedia untuk berunding kembali sehingga kita dapat mencapai kesepakatan,” tambah dia.

Pada Sabtu pekan kemarin, Asosiasi Guru Denver (DCTA) bertemu dengan pengelola sekolah untuk merundingkan kesepakatan tentang “upah layak”.

Setelah gagal mencapai kesepakatan, DCTA mengumumkan akan melancarkan aksi di sekolah-sekolah Denver di seluruh distrik.

“Distrik telah gagal memberikan gaji yang adil, transparan, dan profesional bagi semua guru sehingga mengganggu fasilitas belajar-mengajar,” kata para guru.

Saat ini, anak didik Denver Public Schools jumlahnya mencapai lebih dari 90.000 siswa.

Alasan Latih Posisi Seks, Mucikari Batam Setubuhi 7 PSK Sebelum Dijual

Suara.com – Bisa dibilang tak mau rugi bandar, tersangka kasus prostitusi berinisial AS (33) ternyata kerap menjajal para pekerja seks komersial ( PSK ) yang direkrutnya sebelum dijual kepada lelaki hidung belang. Hal itu terungkap ketika polisi meringkus AS selaku mucikari bisnis online di sebuah perumahan elit kawasan Batam Kota, Kepulauan Riau pada Sabtu (9/2/2019) lalu.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Saptono Erlangga menjelaskan alasan AS menyetubuhi perempuan yang direkrutnya menjadi PSK itu sebagai pelatihan untuk mengajarkan berbagai posisi seks sebelum melayani konsumennya.

“Selain itu, para PSK berbagai daerah tersebut diminta oleh AS untuk mengirim foto atau video sebagai alat untuk mengancam para PSK agar tidak melarikan diri dari bisnis prostitusi ini,” kata Erlangga seperti dikutip Batamnews.co.id–jaringan Suara.com, Senin (11/2/2019) kemarin.

Dalam perekrutan, lanjut Erlangga, AS juga meminta uang tambahan kepada para perempuan yang direkrutnya untuk biaya tiket pesawat.

Selain meringkus AS, polisi juga mengamankan tujuh PSK yang terlibat dalam prostitusi online ini. Mereka adalah NJ (19), RS(18), WA (23) asal Batam, MA (36) asal Medan, FH (31) asal Batam, VR (19) asal Purwakarta dan DR (24) asal Medan.

Dari pengungkapan kasus ini, polisi turut menyita ejumlah barang bukti berupa dua boarding pass kereta api, satu unit mobil, bukti pemesanan hotel, satu buah flashdisk, dua butir pil Norelut Norethisterone, dan dua lembar boarding pass.

Dalam kasus ini, mucikari dalam bisnis esek-esek ini dijejat Pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Pemberantasan Orang (TPPO) dan pasal 45 Ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Sumber: Batamnews.co.id

Kapolri Tito Karnavian Digugat ke Praperadilan karena Kasus Pencurian Motor

Suara.com – Kepala Kepolisian Indonesia atau Kapolri Tito Karnavian digugat seorang korban pencurian motor . Korban pencurian motor, Hartanto Jusman kecewa dengan kerja polisi.

Tak hanya Kapolri Tito Karnavian, Kapolres Cianjur AKBP Soliyah dan Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi juga digugat. Pengacara Hartanto, Boyamin Saiman kecewa dengan penanganan di tingkat kepolisian yang lamban menangani kasus pencurian motor.

Sebab berkas dari pelaku pencurian, Suherman Mihardja alias Aan harusnya sudah bergulir ke kejaksaan alias P21. Namun belum juga ada niat kepolisian pelimpahan ke kejaksaan.

“Dalam satu pekan ke depan kita akan ajukan praperadilan, semuanya mulai dari tingkatan Polres, Polda dan Mabes Polri. Wajar saja saya marah seperti ini karena klien kami mencari keadilan, namun rasa-rasanya seperti dipermainkan,” terang Boyamin dalam rilis kepada wartawan, Senin (11/2/2019) kemarin.

Boyamin menilai, praperadilan menurutnya bisa dilakukan hingga ke tingkat Mabes Polri karena saat proses gelar perkara kasus yang terbilang sederhana ini juga digulirkan hingga ketingkatan yang sama.

“Untuk gelar perkara saja bergulir dari Polres, Polda dan Mabes Polri belum lagi di tingkat Kejaksaan Negeri, Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Agung. Jadi saya rasa hal yang sama akan saya lakukan dengan jalan praperadilan,” lanjutnya.

Informasi terkini yang diterima Boyamin, Polres Cianjur sudah mengeluarkan surat perintah membawa. Namun saat didatangi petugas Boyamin menyebut pelaku Aan yang juga Bos Butik Aliera itu tidak ada ditempat.

“Kabarnya surat perintah membawa sudah keluar namun si tersangkanya ini tidak ada, kami sudah bosan menunggu perkembangan kasus ini,” tandas dia.

Kasus curanmor berlatar sengketa antara korban yang merupakan kakak ipar dari tersangka. Aan adalah adik ipar dari pelapor, peristiwa itu memicu adanya dugaan perebutan harta gono-gini diantara keduanya.

“Klien saya pemilik sebuah rumah sakit di Tangerang, selain itu ada juga yayasan Bonavita yang membawahi beberapa sekolah. Di rumah sakit klien kami sebagai Direktur Utama sementara Aan adalah Direkturnya. Selepas istri klien saya meninggal, tersangka merasa memiliki hak atas kepemilikan dari klien kami, termasuk aksi pencurian motor yang dilakukan di villa milik klien kami,” beber Boyamin dalam sebuah kesempatan.

Serena Kaget Fotonya Dicuri Pak Guru untuk Dijajakan sebagai PSK Online

Suara.com – Terkejut dan marah, itulah reaksi gadis bernama Serena Ngu Qian Xing di Malaysia , setelah mendapati foto-fotonya tersebar di grup obrolan mesum dalam aplikasi Telegram.

Serena, seperti diberitakan MStar.com, Selasa (12/2/2019), bertambah terkejut setelah mengetahui foto-foto seksi dirinya disebar oleh lelaki yang berprofesi sebagai guru sekolah menengah di Kuala Lumpur.

“Aku terkejut dan marah setelah mendapat laporan dari temanku yang menjadi anggota grup obrolan Telegram bernama Matscandal. Kata dia, foto-fotoku disebar oleh seorang guru di grup. Tak hanya itu, guru yang menyebar fotoku menyebutku sebagai pelacur,” jelas Serena.

Setelah mendapat laporan tersebut, Serena meminta lunk grup itu kepada sang teman. Setelah bergabung, ia menemukan banyak foto-fotonya yang dicatut dari akun media sosial tersebar.

“Aku memarahi guru itu di dalam grup. Dia lantas memblokirku. Tapi administrator grup itu mengirim pesan kepadaku bahwa seluruh foto-foto itu telah dihapus.”

Untuk membuat malu pelaku, Serena lantas mengunggah foto hasil bidik layar dirinya tengah memarahi guru penyebar foto-fotonya.

Ternyata, banyak siswi maupun mantan siswi guru itu mengirimkan pesan pribadi kepada Serena untuk mengungkap jati diri lelaki mesum tersebut.

Serena Ngu Qian Xing menyebar profile guru yang mencatut foto dirinya. [MStar]Serena Ngu Qian Xing menyebar profile guru yang mencatut foto dirinya. [MStar]

“Ada siswi dan mantan siswinya yang mengatakan, guru tersebut memang mesum. Mereka ada yang menjadi korban, dirayu, diajak bepergian untuk dicabuli,” ungkapnya.

Gadis yang berprofesi sebagai ahli kecantikan di klinik kawasan Johor Baru itu akhirnya melaporkan kelakuan guru tersebut kepada polisi.

”Polisi kini sudah bergerak, mencari guru tersebut. Saya berharap, siapa pun yang menjadi korban orang yang sama, melakukan hal serupa, yakni lapor ke polisi. Kita perempuan jangan hanya diam saat dilecehkan,” harapnya.

Ia juga mengirimkan pesan kepada seluruh lelaki mesum bahwa, ”Jika Anda bernafsu karena foto-fotoku atau perempuan lain, silakan kendalikan nafus Anda sendiri. Sebab, semua masalah bukan pada kami, tapi dari pikiran Anda.”

Jalan Rusak Parah, Wati Kena Usus Buntu, Dibawa Tandu Sarung ke Puskesmas

Suara.com – Jalan rusak jadi permasalahan besar untuk Wati (37) pada 9 Febuari 2019 lalu. Dia harus segera dibawa ke puskesmas gegara penyakit usus buntu .

Namun bukan cepat. Karena jalanan rusak parah dan mobil ambulance tak bisa masuk, Wati harus dibawa pakai tandu sarung yang dibopong dengan sebilah mampu. Sarung dikaitkan ke bambu, lalu Wati masuk ke dalam sarung sembari tiduran.

Wati adalah warga Kampung Rorah Sadang, RT/RW 01/03, Desa Kuta Karang, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang.

Warga terpaksa menggotong Wati menggunakan tandu, lantaran akses jalan menuju rumahnya rusak parah. Sehingga tak bisa diakses mobil.

Wati gotong pakai tandu sarung sejauh 1 km dengan berjalan kaki. terlebih saat itu malam hari dan harus dilakukan penanganan cepat.

“Digotong satu kilometer sampai menuju jalan yang bisa dilalui mobil, untuk dibawa ke Puskesmas,” kata Hata Suhata tetangga Wati, Minggu (10/2/2019) lalu.

Kondisi jalan di Desa Kuta Karang memang sangat memprihatinkan. Bila hujan jalannan sama sekali tidak bisa dilalui mobil.

Oleh karena itu, ia meminta agar pemerintah memperhatikan akses jalan dan memikirkan kondisi warga di ujung selatan Pandeglang ini.

“Kalau musim hujan mobil tidak bisa masuk ke Kuta Karang, paling bisa nyampe ke Gadog. Bayangkan dari Kuta Karang ke Gadog itu, berapa kilometer. Bagaimana kalau ada warga lainnya yang seperti Wati? Pemerintah harus segera memikirkannya,” tegasnya.

Sindir Jokowi, Fadli Zon: Baru Ini Presiden Bacanya Doraemon dan Shin Chan

Suara.com – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon kembali menyindir soal hobi Presiden Joko Widodo atau Jokowi membaca komik Shin chan. Menurutnya Jokowi tidak memiliki arah menentukan masa depan bangsa.

Menurut Fadli, sejumlah tokoh nasional merupakan pembaca maupun penulis buku. Kebanyakan dari mereka menuangkan cita-citanya soal masa depan bangsa melalui tulisannya.

“Hampir kita tidak menemukan tokoh-tokoh sejarah para pendiri bangsa yang tidak membaca dan tidak menulis,” kata Fadli dalam diskusi bertajuk ‘Jelang Pilpres, Jokowi Blunder dan Panik?’ di Sekretariat Nasional Prabowo – Sandiaga, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

“Semua tokoh-tokoh dari gerakan organisasi negara dari sosialis dari Islam semuanya adalah pemikir mereka adakah pembaca dan juga penulis sekaligus,” sambungnya.

Namun, Fadli mengaku bingung melihat pemimpin sekarang yakni Jokowi. Dirinya mengungkit soal Jokowi yang pernah menyebut hobi membaca buku komik ketimbang menulis pemikiran-pemikirannya.

“Baru sekarang kita menemukan presiden bacanya adalah Doraemon dan Shin Chan. Ini baru sekarang. Ini menjadi sebuah tragedi dalam perjalanan bangsa kita ya. Karena kalo dulu mereka membaca sangat luar biasa,” ujarnya.

Karena itu Fadli kemudian melihat kalau presiden saat ini seperti tidak memiliki acuan untuk mengubah bangsa menuju ke arah yang lebih baik. Padahal menurutnya seorang pemimpin negara seharusnya memiliki cita-cita tersebut dengan pemikiran yang matang.

“Dia (Jokowi) tidak tahu mau dia bawa kemana bangsa ini, 263 juta rakayat, ibaratnya nakhoda kapal, nakhodanya itu tidak tahu mau dibawa kapal ini, kemana akhirnya muter-muter di laut kehabisan BBM, kapalnya bisa karam,” katanya.

“Pulau tujuan yang kita ingin capai tidak tercapai dan akhirnya ini lah yang menurut saya yang terjadi sekarang,” pungkas Fadli Zon.

Syarat Kirim Video Porno, Germo di Batam Buka Loker Calon PSK

Suara.com – Polisi berhasil mengungkap kasus prostitusi online yang bermarkas di sebuah perumahan elit kawasan Batam Kota, Kepulauan Riau. Dari hasil penggerebekan itu pada Sabtu (9/2/2019) lalu, polisi membekuk AS (33) yang berperan sebagai germo dan NJ (19), mahasiswi yang dipekerjakan AS sebagai rekrutan AS sebagai pekerja seks komersial.

“Setelah pendalaman dan pengembangan, kami mengamankan dua orang PSK lain yang juga direkrut oleh tersangka AS antara lain berinisial RS (18) dan WA (23),” kata Direktur Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Pol Hernowo Yulianto, kemarin.

Terkait pengungkapan kasus ini, AS ternyata memiliki 7 PSK. Mereka adalah NJ (19), RS (18), WA (23) asal Batam, MA (36) asal Medan, FH (31) asal Batam, VR (19) asal Purwakarta, dan DR (24) asal Medan.

Modus yang digunakan AS dalam merekrut para calon PSK antara lain dengan membuat website lowongan kerja melalui internet. Syarat untuk bisa bekerja, kata Hernowo AS meminta para pelamarnya mengirim video dan foto porno.

“Bagi wanita yang melamar, AS juga meminta mereka mengirimkan foto serta video bugil,” kata Hernowo seperti dikutip Batamnews.co.id--jaringan Suara.com.

Selain mengamankan AS dan sejumlah PSK, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa dua boarding pass kereta api, satu unit mobil, bukti pemesanan hotel, satu buah flashdisk, dua butir pil Norelut Norethisterone.

Dalam kasus ini, AS dijerat Pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Pemberantasan Orang (TPPO) dan Pasal 45 Ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Sumber: Batamnews.co.id

Ibu Disabilitas Ini Ditolak Masuk ke Mal, Alasannya Kursi Roda Rusak Lantai

Suara.com – Seorang ibu penyandang disabilitas ditolak masuk ke toko cokelat di pusat perbelanjaan modern di daerah Batu Kawan, Penang , Malaysia , dengan alasan diskriminatif.

Seperti diberitakan New Straits Times, Senin (11/2/2019), ibu yang datang bersama bocah perempuan itu ditolak masuk gerai karena dikhawatirkan kursi rodanya merusak lantai toko.

Kasus itu mencuat ke publik setelah pengguna Facebook bernama Rozita Othman mengunggah foto, serta menceritakan kronologis kejadian diskriminatif tersebut.

“Ibu berkursi roda ini adalah saudara iparku. Saat kami berbelanja di mal di Batu Kawan, dan mau membeli cokelat, dia ditolak masuk. Alasan pegawai toko tak masuk akal, bahwa kursi rodanya bakal merusak lantai,” tutur Rozita.

Ia mengatakan, aksi diskriminatif itu terjadi saat mereka hendak memasuki toko. Saat itulah pegawai toko mengadang, menghentikan mereka, dan mengatakan ibu berkursi roda tak boleh masuk. Sebab, kursi roda akan merusak mozaik pada lantai mereka.

Tulisan Rozita itu disebar ulang oleh laman komunitas Facebook Penang Kini, yang kontan menyulut amarah serta protes warga setempat.

Bahkan, warga Penang mencetuskan gerakan memboikot gerai cokelat tersebut. Sebab, ternyata, hal ini bukan kali pertama terjadi.

Berdasarkan penelusuran New Straits Times, Desember 2018, pada halaman resmi toko itu di Facebook, terdapat komplain warga bahwa kereta dorong bayi tak boleh masuk ke gerai tersebut.

New Straits Times menghubungi pemilik gerai cokelat tersebut. Namun, juru bicara gerai itu membantah terdapat aksi diskriminatif.

“Ini mungkin kesalahan dari staf baru kami. Mereka mungkin tidak menyadarinya. Kami tidak memiliki putusan seperti itu. Kami meminta maaf atas nama staf kami. Siapa pun yang membawa kereta dorong atau pemakai kursi roda dapat masuk tanpa masalah, ” kata juru bicara gerai toko.

Sudah Lama Jadi Duda, Ayep Tewas Gantung Diri Usai Tanam Cabai

Suara.com – Asep Abdurahman, Warga Kampung Tanjung, Desa Lengkong, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri di kediamannya, Senin (11/2/2019). Lelaki 37 tahun ini diketahui sudah beberapa tahun terakhir hidup menduda dan tinggal seorang diri di rumahnya.

Keponakan korban, Euis Rahmawati (30) yang pertama menemukan pria yang akrab disapa Ayep sekitar pukul 13.30 WIB.

“Saat itu saya hanya melihat kakinya tergantung, badannya terhalang dinding ruangan, sedangkan pintunya terkunci dari dalam,” ujar Euis seperti diberitakan sukabumiupdate.com – jaringan Suara.com, Selasa (12/2/2019).

Sehari sebelum kejadian, Euis mengaku sempat diminta Ayep untuk memijat punggungnya karena korban mengaku sakit. Kemudian pada Senin pagi, Euis bersama korban memanen cabai , namun sekitar jam 09.00 WIB, korban pulang dulu ke rumahnya untuk makan lalu kembali ke kebun. Pekerjaan memanen cabai selesai 12.00 WIB dan korban pun pulang ke rumahnya.

Setelah adzan dzuhur, Euis bermaksud mengajak makan namun tak ada jawaban dari Ayep. Euis yang sempat curiga kemudian mendatangi rumah Ayep dan mengintipnya dari sela kayu dinding rumah ayep.

Saat itu Euis tak sanggup melihat kondisi Ayep, kemudian ia memutuskan untuk memanggil warga lainnya. Keluarga dibantu warga mendobrak pintu rumah dan mengevakuasi jasad Ayep.

“Saya tidak ikut evakuasi karena saya tidak sanggup melihatnya, saya lemas dan sempat pingsan,” jelasnya.

Kejadian ini langsung dilaporkan kepada pihak RT dan kepolisian. Tidak lama setelah menerima laporan, Polisi melakukan olah tkp dan mengamankan tambang yang digunakan korban.

Untuk diketahui, Ayep merupakan saksi dari kasus tewasnya Nujurmudin alias Godeg yang hingga kini penyebab kematiannya masih menjadi teka-teki. Ayep menjadi saksi karena merupakan tetangga Godeg.

Kaka Slank Kasih Surat Laut ke Prabowo – Sandiaga dan Jokowi – Maruf Amin

Suara.com – Vokalis Slank, Akhadi Wira Satriaji alias Kaka Slank memberikan surat laut ke Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto – Sandiaga Uno dan Jokowi – Maruf Amin. Kaka Slank merupakan aktivis Pandu Laut Nusantara.

Surat laut itu berisi tentang masukan kepada kedua capres – cawapres terkait isu laut dan lingkungan. Kaka Slank menuturkan salah satu hal yang disoroti yakni terkait isu sampah plastik. Pasalnya, Indonesia kekinian dinyatakan sebagai negara nomor dua di dunia penyumbang sampah plastik.

“Dari awal, Pandu Laut Nusantara sudah ada sejak tahun lalu, tapi karena ini isunya dekat Pilpres, jadi Pandu Laut Nusantara itu mikirnya ‘what can we do’. Akhirnya, kita buat acara diskusi ini, kita panggil dua tim pemenangan ini kita ajak diskusi dan kita kasih masukan. Salah satunya tentang sampah plastik,” tutur Kaka di D Lab, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, (12/2/2019).

Terkait hal itu, vokalis grup band Slank tersebut berharap surat laut itu nantinya bisa menjadi masukan bagi capres dan cawapres terpilih dalam menyusun suatu kebijakan yang berkaitan dengan laut dan lingkungan. Kaka Slank mengatakan, sebagai negara maritim penting bagi pemimpin mendatang untuk menjadikan laut sebagai perhatian utama.

“Mudah-mudahan isu laut ini bisa diangkat atau dikemukakan dan bisa terbuka. Karena, suara laut ini menurut saya cukup vital dan cukup menjadi hal yang bisa memotivasi capres mendatang,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Maruf Amin, Roosdinal Salim mengaku akan menyerahkan ‘surat laut’ tersebut kepada Ketua TKN Erick Thohir. Roosdinal mengatakan masukan tersebut juga akan disampaikan untuk menjadi bahan pertimbangan saat debat nantinya.

“Saya pastikan ini akan saya sampaikan ke Ketua TKN Jokowi – Maruf Amin, Pak Erick Thohir untuk nanti disampaikan langsung ke pak presiden. Insyaallah tanggal 14 akan rapat untuk debat nanti akan saya sampaikan, karena masukan ini sangat penting,” tutur Roosdinal.

Berikut isi ‘surat laut’ untuk calon presiden;

1. Memastikan pengelolaan laut yang berkelanjutan dengan memperhatikan daya dukung dan daya tampung dukungan, termasuk penggunaan-penggunanan plastik dan pelarangan plastik sekali pakai;
2. Menjamin hak nelayan kecil untuk mencari ikan dan secara berkelanjutan;
3. Menghentikan segala bentuk kegiatan illegal di laut termasuk penangkapan ikan illegal dan prilaku merusak ekosistem laut Indonesia;
4. Memperhatikan kerentanan pulau-pulau kecil Indonesia dari dampak perubahan iklim;
5. Memastikan kementerian dan lembaganya yang mengurus laut di Indonesia dipimpin individu yang profesional tidak memiliki kepentigan politik;
6. Memprioritaskan pemberdayaan sumber daya manusia di bidang kemaritiman;
7. Memperhatikan kesetaraan hak-hak perempuan nelayan dalam memperoleh fasilitas perlindungan nelayan;
8. Membangun konektivitas yang dapat mendukung ekonomi kelautan;
9. Membuat peogram-program kelautan yang lebih terukur untuk memudahkan pengawasan masyarakat;
10. Perampingan birokrasi;
11. Penguatan pemahaman kemaritiman di masyarakat agar masyarakat dapat menjadi penyangga laut.

Pemilik Salon Korban Longsor Ditemukan Tewas 10 Kilometer dari Lokasi

Suara.com – Sri Murtini (45) menjadi korban usai terseret air saat terjadi longsor yang mengakibatkan meluapnya sungai Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang , Jawa Tengah. Nahas, perempuan itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Sri diketahui sebagai pemilik rumah sekaligus Salon Tin. Jasad Sri Murtini ditemukan petugas Basarnas usai terseret arus hingga ke Sungai Jabungan, Banyumanik sejauh kurang lebih 10 kilometer.

“Pagi tadi kita lanjutkan penyemprotan timbunan longsor di TKP, tapi korban tidak ditemukan. Lalu kami susuri aliran sungai ke arah utara sampai 10 kilometer,” kata Kepala Basarnas Jawa Tengah, Aris Sofingi, Selasa (12/2/2019).

Dari penyusuran tim gabungan itu, korban akhirnya ditemukan berada di hulu Sungai Jabungan yang berjarak 10 kilometer dari lokasi kejadian bencana longsor.

“Korban ditemukan sekitar pukul 10.20 WIB, terseret sejauh 10 kilometer dari lokasi kejadian,” katanya.

Sebelumnya, hujan deras yang terjadi pada Senin (11/2/2019) menyebabkan air Sungai Pudakpayung meluap hingga menerjang rumah pemilik Salon Tin.

“Sekitar Pukul 14.30 WIB kemarin terjadi bencana tanah longsor yang menimpa kios salon bernama ‘Tin’ di dalam rumah ada penghuninya diduga korban tertimbun tanah longsor maupun terbawa arus sungai Pudakpayung,” ujar Aris.

Kontributor : Adam Iyasa

Alasan Dakwaan Masih Disusun, Ratna Sarumpaet Belum Diseret ke Pengadilan

Suara.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan belum melimpahkan tersangka penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan untuk disidangkan. Alasannya, pihak Kejari belum selesai menyusun surat dakwaan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Nirwan Nawawi mengatakan, surat dakwaan itu masih disusun oleh tim gabungan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang terdiri dari Kejari Jakarta Selatan, Kejati DKI dan Kejaksaan Agung.

“Iya, masih belum dilimpahkan ke Pengadilan, masih butuh waktu, tinggal finalisasi saja,” ujar Nirwan saat dikonfirmasi, Selasa (12/2/2019).

Merujuk dalam aturan KUHP, kata Nirwan, aparat kejaksaan diberi waktu 7 hari setelah pelimpahan tahap dua kasus hoaks Ratna dilakukan dari penyidik Polda Metro Jaya ke Kejari Jaksel.

“Iya, tunggu saja nanti. Dalam waktu dekat ini,” jelasnya.

Seperti diketahui, Ratna Sarumpaet telah ditetapkan sebagai tersangka terkait penyebaran hoaks penganiayaan yang viral di media sosial. Ratna pun kini telah mendekam di penjara setelah dibekuk polisi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng pada Kamis 4 Oktober 2018 malam.

Dalam kasus ini, aktivis kemanusiaan itu dijerat Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang-Undang ITE dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Jokowi: Tidak Mungkin Indonesia Bisa Bersaing, Jika Angka Stunting Tinggi

Suara.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menginstruksikan jajaran Kementerian Kesehatan untuk terus menurunkan angka stunting atau gangguan pertumbuhan. Jokowi menyebut Indonesia akan sulit bersaing dengan negara-negara lain jika angka stunting di tanah air masih tinggi.

“Tidak mungkin kita bersaing sama negara lain dengan SDM kita. Jika stunting setinggi itu, tidak mungkin,” ujar Jokowi di acara pembukaan Rakernas Kesehatan Nasional Tahun 2019 di Nusantara Hall ICE BSD, Tangerang, Banten, Selasa (12/2/2019).

Jokowi mengatakan pada 2014 lalu, angka stunting berada di angka 37 persen. Namun angka tersebut kini turun menjadi 30 persen. Kepala Negara menargetkan angka stunting bisa di bawah 20 persen.

“Ini harus turun lagi menjadi 20 persen, menjadi 10 persen, dan hilang,” kata dia.

Dalam kesempatan ini Jokowi juga meminta kepada jajaran terkait untuk fokus menyelesaikan persoalan stunting , khususnya di daerah.

“Oleh karena itu saya minta kepada kepala dinas provinsi, kabupaten/kota konsentrasi di sini. Kalau di kabupaten/kota, provinsi masih ada stunting kejar ini, selesaikan ini,” kata dia.

Selain itu mantan Gubernur DKI Jakarta juga meminta jajaran di Kementerian Kesehatan untuk dapat menekan angka kematian pada ibu.

“Tolong hal-hal yang sangat basic seperti ini diperhatikan. Jangan sampai negara lain sudah berbicara virtual realty, internet of things, big data, tapi kita berbicara stunting saja belum selesai,” kata Jokowi.

“Urusan angka kematian ibu belum rampung. Bagaimana negara ini akan bersaing, berkompetensi. Seperti ini yang harus kita selesaikan terlebih dahulu,” Jokowi menambahkan.

Ahmad Dhani Nilai Dakwaan Jaksa Tak Jelas, Sulit Dimengerti, Harus Batal!

Suara.com – Terdakwa kasus ujaran idiot , Ahmad Dhani menilai dakwaan jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Surabaya tidak jelas, sulir dimengerti dan harus batal demi hukum. Ahmad Dhani didakwa pasal pencemaran nama baik saat aksi #2019GantiPresiden.

Pengacara Ahmad Dhani, Aldwin Rahardian mengatakan dakwaan jaksa tidak menyebutkan secara spesifik di mana terdakwa melakukan distribusi yang memuat tentang penghinaan sebagaimana dalam dakwaan jaksa.

Bahwa Unsur utama dalam delik Pasal 45 Ayat (3) juncto Pasal 27 Ayat (3) UU ITE tersebut, menurut dia, adalah mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang menjadi objek tindak pidana.

“Untuk menentukan ‘locus delicti’-nya haruslah ditentukan di manakah terdakwa mendistribusikan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang menjadi objek tindak pidana,” katanya saat membacakan nota keberatan di hadapan majelis hakim yang dipimpin oleh Anton Widyo Priyono di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (12/2/2019).

Selain itu, kata dia, yang dapat melakukan pengaduan (klacht) atas pelanggaran Pasal 27 Ayat (3) UU ITE hanyalah korban yang dicemarkan nama baiknya atau dihina.

Karena Pasal 27 Ayat (3) UU ITE penerapan keberlakuannya terikat dengan Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP, menurut dia, yang harus menjadi korban dan melakukan pengaduan terhadap pelanggaran Pasal 27 Ayat (3) UU ITE adalah perorangan, bukan organisasi, perkumpulan, atau badan hukum.

Oleh karena itu, kata dia, berdasarkan keseluruhan uraian tersebut penasihat hukum terdakwa memohon kepada majelis hakim yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara ini agar berkenan menjatuhkan putusan sela dengan seadil-adilnya.

“Kami meminta kepada majelis hakim menerima eksepsi atau nota keberatan dari terdakwa melalui penasihat hukumnya untuk seluruhnya, dan juga menyatakan surat dakwaan jaksa penuntut umum batal demi hukum,” ujarnya.

Menanggapi eksepsi ini, hakim Anton Widyo Priyono meminta waktu untuk melanjutkan sidang pada hari Kamis mendatang.

“Sidang ditunda Kamis mendatang,” katanya.

Kasus ini bermula saat Ahmad Dhani akan menghadiri acara deklarasi Ganti Presiden 2019 di Tugu Pahlawan Surabaya. Namun, saat tiba di Hotel Majapahit, dia dihadang oleh kelompok yang mengatasnamakan elemen Bela NKRI.

Saat penghadangan itulah, Ahmad Dhani membuat vlog yang berisi kata-kata berkalimat ‘idiot’ yang diunggah ke media sosial dengan durasi waktu 1 menit, 37 detik. (Antara)

Wali Kota Hadi Jamin Jokowi-Maruf Menang 80 Persen Suara di Solo

Suara.com – Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo berjanji akan memenangkan pasangan nomor urut 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 . Dia pun mengaku memasang target 80 persen terkait perolehan suara Jokowi-Maruf di Solo, Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Hadi sesuai berkunjung di rumah Ma’ruf Amin di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, hari ini. Dalam pertemuan itu, kata Hadi, Ma’ruf memintanya untuk mempertahankan basis suara pemilih di Solo.

“Beliau (Ma’ruf Amin) minta Solo dijaga, oh siap. Solo ditarget 80 persen, Jawa Tengah ditarget 80 persen, kita yang penting bekerja karena yelyelnya Jokowi – Maruf Amin pasti menang ning nyambut gawe,” ujarnya Selasa (12/2/2019).

Namun, Hadi enggan membocorkan strategi untuk memenangkan Jokowi – Ma’ruf di Pilpres 2019. Alasannya, taktik pemenganan itu takuk dicontek lawan politiknya. Terpenting, kata dia, pencapaian target 80 persen pemilih di Solo terpenuhi sesuai target.

“Wah kalau strategi kalau saya sampaikan nanti di tiru. Strategi ya saya sendiri lah. Ya persiapannya yang penting targetnya tercapai,” kata dia.

Dia pun mengklaim tak akan menggunakan cara-cara tak terpuji selama mengampanyekan pasangan Jokowi – Ma’ruf di Solo dan daerah lainnya.

“Yang penting saya menyampaikan kampanye saya adalah kampanye yang santun. Tidak menjelek-jelekan calon lain dan kita menyampaikan prorgram program kerja dari pak Jokowi selama 4 tahun terakhir ini,” terangnya.

Pertempuan Berdarah 2 Hari, Legiun Asing ISIS Coba Kudeta Al Baghdadi

Suara.com – Militan-militan asing kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah alias ISIS , melancarkan serangan dalam upaya kudeta terhadap pemimpin mereka yang diyakini masih hidup, Abu Bakar Al Baghdadi.

The Guardian, media daring berbasis di Inggris, memublikasikan laporan Martin Chulov—koresponden mereka di timur Suriah—bahwa terjadi pertempuran selama dua hari terakhir di wilayah tersebut antara militan asing ISIS dengan pengikut setia Al Baghdadi.

Upaya kudeta itu berakhir gagal. Semua militan asing yang melakukan kudeta ditangkap dan dieksekusi oleh pasukan elite Al Baghdadi.

Jumah Hamdi Hamdan, saksi pertempuran yang berhasil selamat setelah diselundupkan dari dusun terakhir di timur Rusiah mengakui hal tersebut kepada The Guardian.

“Bentrokan terjadi di Al Keshma, desa di sebelah Baghouz sejak bulan September 2018. Saya melihatnya dengan mata kepala sendiri,” kata Jumah seperti diberitakan Guardian, Senin (11/2/2019).

“Sisa-sisa kelompok yang melakukan kudeta sempat melarikan diri tapi akhirnya ditangkap dan dieksekusi kelompok khawarij (ISIS),” tambah lelaki berusia 53 tahun tersebut.

Ia menuturkan, pertempuran antara pemberontak dan loyalis Al Baghdadi berlangsung hebat. Jumah mengungkapkan, para pemberontak memunyai terowongan di antara rumah-rumah untuk memerangi loyalis Al Baghdadi dalam metode gerilya kota.

“Sebagian besar orang yang melakukan kudeta itu militan dari Tunisia. Mereka banyak terbunuh.”

Akibat upaya kudeta, kata Jumah, Al Baghdadi terpaksa pindah ke Baghouz dari tempat persembunyiannya di padng pasir pada awal Januari 2019.

Pengakuan saksi itu senada dengan pernyataan pejabat senior regional yang mengatakan, Al Baghdadi kemungkinan berada di kawasan tersebut dan mencoba mempertahankan sisa-sisa kekhalifahannya.

Pejabat senior Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin suku Kurdi mengakui hal serupa. Ia mengatakan, legiun asing ISIS berkumpul untuk mempertahankan Al Baghdadi dari serangan kelompok pemberontak.

“Termasuk legiun dari Aljazair dan Maroko. Itu adalah bentrokan yang sangat sulit. Para loyalis Al Baghdadi mengucilkan orang-orang yang kalah,” kata seorang komandan SDF di garis depan Baghouz, yang menggunakan nom de guerre alias nama samaran Adnan Afrini.

Adnan mengungkapkan, loyalis Al Baghdadi kekinian menyebar sayembara bagi siapa pun yang bisa membunuh dan membawa kepala Abu Muath Al Jazairi yang diyakini sebagai kepala pemberontak.

Mabes Polri Bantu Polisi Malaysia Usut Kasus Mutilasi Dua WNI

Suara.com – Mabes Polri berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) mengenai dua warga negara Indonesia (WNI) yang diduga tewas dimutilasi di daerah Sungai Buloh, Selangor, Malaysia, beberapa waktu lalu. Terkait penyelidikan ini, Mabes Polri akan meminta keluarga untuk memberikan sampel DNA kepada polisi Malaysia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pengambilan sampel DNA dari keluarga untuk mengidentifikasi mayat dua WNI yang tewas diduga dimutilasi.

“Kami telah meminta pihak keluarga kedua korban untuk memberikan data DNA untuk mengkonfirmasi identitas tubuh korban,” katanya, kemarin.

Menurut Dedi, perkara tersebut sepenuhnya ditangani PDRM karena peristiwa tindak pidana pembunuhan tersebut terjadi di wilayah Malaysia. Namun, Polri tetap akan membantu PDRM untuk mengumpulkan informasi mengenai identitas para korban.

“Kami Polri sudah berkoordinasi dengan Atase Polri KBRI Kuala Lumpur dan tim Konsuler KBRI Kuala Lumpur untuk mengajukan permintaan form sidik jari kedua korban untuk mencocokan identitas kedua korban pembunuhan itu,” kata Dedi seperti dikutip Solopos.com–jaringan Suara.com.

Sebelumnya, PDRM memberikan informasi kepada aparat penegak hukum di Indonesia soal penemuan mayat dua korban mutilasi yang diduga merupakan WNI. Jasad korban yang terdiri dari perempuan dan laki-laki itu awalnya yang ditemukan di Sungai Buloh, Selangor, Malaysia pada Minggu (27/1/2019).

PDRM memprediksi bahwa korban mutilasi tersebut dibunuh di tempat lain dan mayatnya dibuang ke sungai.

Sumber: Solopos.com